Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA TERPADU SISWA Murnihati Sarumaha; Darmawan Harefa
Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 5 No 1 (2022): Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/ndrumi.v5i1.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran inquiry terbimbing terhadap hasil belajar IPA terpadu siswa. Jenis penelitian pada kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. dilakukan pada semester I pada mata pelajaran IPA. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan random sampling. Sampel penelitian adalah kelas VIII-a sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 28 siswa dan kelas VIII-b sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 29 siswa. instrument yang digunakan dalam adalah tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Data penelitian dianalisa dengan menggunakan uji liliefors untuk normalitas, tes varian untuk menguji homogenitas, t-test untuk menguji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiry terbimbing merupakan model pembelajaran yang menuntun siswa belajar lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran sehingga siswa dapat melibatkan seluruh alat indera siswa dengan menggabungkan gerakan fisik dengan intelektual siswa dalam belajar.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CRITICAL INCIDENT Sarumaha, Murnihati
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.858 KB) | DOI: 10.57094/tunas.v3i2.438

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas dan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan strategi pembelajaran Critcal Incident. Objek penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri 2 Telukdalam dengan jumlah siswa 27 orang. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Instrumen penelitian: tes hasil belajar, lembar observasi, angket dan lembar wawancara. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif siswa mencapai rata-rata 62,7% (belum mencapai KKM) dan pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar kognitif siswa mencapai 81,4%. Hal ini dikarenakan dengan menerapkan strategi pembelajaran Critical Incident siswa lebih terlibat aktif dalam pembelajaran, lebih memahami konsep materi dengan baik, daya analisis siswa terhadap masalah meningkat dan pembelajaran kelompok yang dilaksanakan membuat siswa lebih terbuka dalam menyampaikan ide-ide baru. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Critical Incident dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa dalam kegiatan pembelajaran serta dapat membangkitkan motivasi belajar, dan menjadi aspirasi dalam pengajaran di sekolah.
PEMANFAATAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper Betle L) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI KECAMATAN LAHUSA Hulu, Lincah Cerdik; Fau, Amaano; Sarumaha, Murnihati
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 1 (2022): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.687 KB) | DOI: 10.57094/tunas.v3i1.480

Abstract

Berdasarkan observasi awal ditemukan bahwa masyarakat Kecamatan Lahusa khsusnya di Desa Hiliabõlata, Desa Tetezõu, Desa Bawõlato, Desa Bawõotaua, dan Desa Bawõzihõnõ daun sirih hijau, dimanfaatkan masyarakat sebagai obat sejak dahulu telah menjadi warisan turun temurun. Hingga sekarang, daun sirih masih banyak dimanfaatakan masyarakat sebagai pengobatan dalam mengobati jenis-jenis penyakit. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui jenis-jenis penyakit yang dapat diobati oleh daun sirih hijau (Piper betle L.), yang dimanfaatkan oleh masyarakat, 2) mengetahui cara mercik/mengolah daun sirih hijau (Piper betle L.) sebagai obat tradisional, 3) mengetahui presepsi masyarakat tentang daun sirih hijau (Piper betle L.) sebagai obat tradisional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 25 orang dalam satu desa berjumlah 5 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 15 jenis penyakit yang diobati oleh daun sirih hijau (Piper betle L.) dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Lahusa sebagai obat. Cara meracik obat Daun Sirih hijau tergantung jenis penyakit yang diobati. Masyarakat Desa Hiliabõlata, Desa Tetezõu, Desa Bawõlato, Desa Bawõotalua, dan Desa Bawõzihõnõ Kecamatan Lahusa berpresepsi baik terhadap daun sirih hijau. Saran, diharapkan dapat mempertahankan kebiasaan menggunakan daun sirih hiijau sebagai obat dan juga supaya dapat memperkaya dan menambah sumber informasi tantang obat daun sirih hijau yang ada disekitar kita.
PENGARUH PENGGUNAAN KULIT PISANG KEPOK (Musa parasidiaca) SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Halawa, Mekhiran; Fau , Amaano; Sarumaha, Murnihati
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 1 (2022): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.427 KB) | DOI: 10.57094/tunas.v3i1.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kulit pisang kepok (Musa parasidiaca forma typica) sebagai pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen murni (true experiment). Dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Populasi penelitian ini adalah tanaman sawi hijau sebanyak 20 polybag dan sampel penelitian adalah tanaman sawi hijau dengan empat perlakuan lima ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0 (tanpa pupuk organik cair), P1 (10 ml), P2 (20 ml), P3 (30 ml), dan P4 (40 ml). Data penelitian ini dianalisis dengan uji kolmogorov-Smirnov untuk uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Anova untuk uji hipotesis, dengan menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 20. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan kulit pisang kepok sebagai pupuk organik cair memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L). Dari analisis, penggunaan pupuk organik cair yang berbeda-beda memiliki tinggi batang dan jumlah helaian daun yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak menggunakan pupuk organik khususnya pupuk organik cair. Saran lebih ditingkatkan lagi untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan supaya memanfaatkan sumber daya alam yang ada.
EKSTRAKSI DAUN PEPAYA, DAUN MENGKUDU DAN SERAI WANGI (STUDI EKSPLORATIF ETNOBOTANI PESTISIDA ALAMIPADA TANAMAN BAYAM) Wau, Hernimae; Ziraluo, Yan Piter B.; Sarumaha, Murnihati
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2020): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v2i2.485

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi ekstraksi daun pepaya, daun mengkudu dan serai wangi (studi eksploratif etnobotani pestisida alami pada tanaman bayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat ekstraksi daun pepaya, daun mengkudu dan serai wangi sebagai pestisida alami pada tanaman bayam. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini adalah tanaman bayam sebanyak 20 polybag yang masih dalam tahap perawatan. Sampel penelitian ini dipilih untuk mendapatkan hama yang akan di basmi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa adanya manfaat ekstraksi daun pepaya, daun mengkudu dan serai wangi sebagai pestisida alami pada tanaman bayam, dengan menyemprotkan campuran ekstrak daun pepaya, daun mengkudu dan serai wangi terhadap tanaman bayam yang diserang oleh hama. Manfaat penelitian ini adalah sebagai pedoman dan sumber informasi dalam melaksanakan kegiatan penelitian ataupun pertanian untuk mengetahui manfaat dan penggunaan ekstraksi daun pepaya, daun mengkudu dan serai wangi sebagai pestisida alami pada tanaman bayam. Serta pengetahuan terhadap masyarakat agar dapat menggunakan dan memanfaatkan campuran ekstrak daun pepaya, daun mengkudu dan serai wangi sebagai pestisida alami pada tanaman bayam serta memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan mengurangi penggunaan pestisida sintetik.
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PADAT TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L) Bu’ulolo, Emiliana Mefita; Sarumaha, Murnihati; Bago, Adam Smith
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2020): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v2i2.487

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan limbah padat tahu terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah padat tahu terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen murni (true eksperimen) dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Populasi penelitian ini adalah bawang merah (Allium cepa L) sebanyak 20 polybag dan sampel penelitian ini menggunakan simple random sampling yang terdiri dari 20 polybag tanaman bawang merah (Allium cepa L) dengan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0 (tanpa limbah), P1 (100 gr), P2 (200 gr), P3 (300 gr), P4 (400 gr). Data penelitian ini dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan analisis menggunakan uji one way anova menunjukkan bahwa pemberian limbah padat tahu pada perlakuan P4 (400 gr) pada tanaman bawang merah (Allium cepa L) memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah helaian daun, dan panjang daun bawang merah. Hasil analisis data dari uji Beda Nyata Terkecil (BNT) Duncan juga diperoleh bahwa nilai Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini disebabkan karena semakin banyak dosis limbah padat tahu yang diberikan, maka nitrogen yang terkandung dalam limbah padat tahu semakin banyak yang diterima oleh tanah. Berdasarkan kesimpulan menunjukan bahwa penggunaan limbah padat tahu terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L) dapat mempengaruhi proses pertumbuhan pada tanaman bawang merah. Saran peneliti, bagi masyarakat khususnya kepada para petani, sebaiknya agar dapat memanfaatkan pupuk organik dan bagi peneliti lanjut, sebagai sumber informasi kepada peneliti berikutnya dalam melakukan penelitian.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASILBELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 ONOLALU PEMBELAJARAN 2022/2023 Bago, Adam Smith; Sarumaha, Murnihati
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v3i2.546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil belajar siswa rendah. Hasil belajar yang tidak memenuhi KKN mencerminkan pelaksanaan pembelajaran. Guru belum menerapkan Inkuiri terbimbing pada proses pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di kelas VIII SMP. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi experimen dan jenis penelitian adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kelas VIII SMP yang berjumlah 40 orang. Sampel penelitian adalah kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 23 orang dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol berjumlah 17 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar yaitu tes awal dan tes akhir. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan maka nilai rata-rata tes awal pada kelas eksperimen diperoleh sebesar 28.91 sedangkan kelas kontrol sebesar 29.12. Nilai rata-rata tes akhir pada kelas eksperimen di peroleh sebesar 63.91 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 62.06. berdasarkan pengujian hipotesis secara statistik, harga t dengan signifikan 0.05 diperoleh thitung = 1.713 dan ttabel = 1.684 sehingga thitung> ttabel yaitu 1.713 > 1.684, maka Ha diterima dan Ho ditolak dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendekatan pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VIII SMP khususnya pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Saran yang ditawarkan yaitu (1) Hendaknya dijadikan model pembelajaran Inkuiri terbimbing sebagai alternatif dalam pembelajaran khusus pada mata pelajaran IPA Biologi; (2) Hendaknya penelitian ini menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam kegiatan pembelajaran; (3) hendaknya hasil penelitian ini menjadi bahan referensi kepada penelitian lanjutan yang relevan dengan penelitian ini.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPA BIOLOGIDI SMP NEGERI 2 AMANDRAYA Murnihati Sarumaha
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 4 No 2 (2023): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v4i2.1157

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 65 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII-A berjumlah 22 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII-B berjumlah 22 orang sebagai kelas kontrol. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 2,748 dan ttabel sebesar 2,018. Hal tersebut menunjukan bahwa nilai thitung > ttabel. Karna nilai thitung > ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Mind Mappingberpengaruh terhadaphasil belajar kognitif siswa. diharapkan kepada setiap guru mata pelajaran IPA Biologi supaya menerapkan model pembelajaran Mind Mapping demi meningkatkan kemampuan yang dimiliki siswa, serta dapat memperbaiki cara belajar mengajar serta menjadi bahan referensi kepada peneliti lanjutan yang relevan dengan penelitian ini.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PELAJARAN BIOLOGI KELAS X DI SMK SWASTA AMAL MAS 1 LAHUSA JURUSAN ASISTEN KEPERAWATAN Ferniwati Amazihono; Murnihati Sarumaha
TUNAS : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/tunas.v5i1.1804

Abstract

This research aims to determine students' learning motivation, namely producing descriptive data in the form of written and verbal words from the people and behavior observed. The research method used is a qualitative research method with a descriptive method which aims to describe phenomena or symptoms that occur around and that can be seen. The data collection techniques used are observation, interviews and documents or archives. The subjects in this research were 20 students of the Amal-Mas 1 Lahusa Private Vocational School, majoring in Nursing Assistant. The research results show that student learning motivation has a very important role in the teaching and learning process for both teachers and students. So it can be concluded that learning motivation in learning shows the level at which students there have very good motivation. Learning motivation can influence student learning outcomes in biology subjects. Researcher suggestions (1) teachers should be able to understand the factors that can influence the results of student learning motivation. (2) Future researchers should carry out this research with a wider scope.
SOSIALISASI TUMBUHAN CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA L.) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL Murnihati Sarumaha; Harefa, Darmawan; Adam Smith Bago; Amaano Fau; Wira Priatin Lahagu; Toni Lastavaerus Duha; Musafir Zirahu; Hartaniat Warisman Lase
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/haga.v2i2.1994

Abstract

The socialization in this service aims to find out the identification of ciplukan, the use of the ciplukan plant (Physalis angulata L) in Hiliganowo Village, and to find out the community's response to the ciplukan plant as a medicinal plant. The method used in this service is data collection techniques through observation, interviews and documentation. Based on the results and findings of research that has been carried out, the identification of ciplukan is that ciplukan is a wild plant in the form of a bush or shrub. Having a height of 0.1-1 m, ciplukan also has an indistinct main stem with quite a lot of branches and forks and has a hollow stem, a single leaf with a stem, a single flower with an oval or elliptical stem, and has a round fruit with seeds. Many are small and green when unripe and yellowish when ripe. The use of the ciplukan plant (Physalis angulata L) as a traditional medicine in Hiliganowo Village is used as a medicine for heartburn and allergies (itching on the skin).
Co-Authors Adam Smith Bago Amaano Fau Anita Zagoto Baziduhu Laia Bestari Laia Bu’ulolo, Emiliana Mefita Citra Sarumaha Dakhi, Agustin Sukses Dastik Dao DUHA, AGUSTINUS Efrata Ge’e Egis Hulu Ekardiana Bohalima Elisabeth Gaurifa Eltris Waoma Emiliana Mefita Bu’ulolo Esti P. S. Zai Fau, Yohanna Theresia Venty Ferniwati Amazihono Friska Tafonao Gee, Efrata Halawa, Mekhiran HAREFA, ARIANUS Harefa, Darmawan Hartaniat Warisman Lase Hemat Zagoto Hernimae Wau Hulu, Fatolosa Hulu, Lincah Cerdik Imannuel Duha Intan Bestarii Duha Jhosep Edison Gowasa Jurisman Waruwu Kaminudin Telaumbanua Karia Buulolo, Niscaya Putri Kristiurman Jaya Mendrofa Laia , Askarman Laia, Maria Septyani Lase , Indah Permata Sari Lase, ndah Permata Sari Liberkat Solomasi Hulu Lies Dian Marsa Ndraha Lira Sari Balaki Laia Lisda Telaumbanua Mastawati Ndruru Mastawati Ndruru Mastawati Ndruru Mastawati Ndruru Mastawati Ndururu Mastawati Ndururu Michael Laia Musafir Zirahu Ndruru, Mastawati Ndururu, Kalvintinus Nelson Duha Nibezokho Duha Novialdi, Andrian Okte R.T.M. Gowasa Pansakti Laia Rikamawati Hulu Samanoi Halowo Fau Selfi Yanti Bali Tafonao, Aluiwaauri Tatema Telambanua Telambanua, Kaminudin Telaumbanu, Tatema Telaumbanua, Tatema Titin Dakhi Toni Lastavaerus Duha Trielman Lature, Raihfan Trilis Debora Laia Wau, Hernimae Westi Sarumaha Wira Priatin Lahagu Yan Piter Basman Ziraluo Yonathan Sebastian Laowo Yudika Daya Yuniati Halawa Yurmanius Waruwu Zagoto, Impiani ZALUKHU, MERRI CHRISTINA Ziraluo, Yan Piter B.