Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JES-TM Social and Community Service

Memahami Preferensi Generasi Z dalam Pariwisata Pesisir Halal: Studi Kasus dan Rekomendasi Putra, Rama Dani Eka; Fitri, Tessa Zulenia; Kurniadi, Deri
Journal of Social and Community Service Vol. 3 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v3i3.175

Abstract

Understanding the preferences of Generation Z in halal coastal tourism is crucial, given their unique characteristics of prioritizing religious values, sustainability, and authentic experiences. This study aims to provide recommendations for the development of a sustainable tourism industry that positively impacts society and the environment. The methodology employed involves surveys and interviews with Generation Z respondents to identify factors influencing their choices, such as religious aspects, sustainability, and authentic experiences. The findings of this study indicate that Generation Z has unique and specific preferences for halal coastal tourism, reflecting their religious values, sustainability, and desire for authentic experiences. 
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Pelaku Usaha Desa Tanjung Alai Menuju Pariwisata Makanan Halal Kurniawati, Yenni; Nugroho, Handi Wilujeng; Putra, Rama Dani Eka; Fitri, Tessa Zulenia
Journal of Social and Community Service Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v4i3.319

Abstract

Indonesia, dengan keragaman budaya dan kuliner yang dimilikinya, memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pariwisata kuliner, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Tanjung Alai yang kaya akan sumber daya makanan lokal. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku usaha kuliner di Desa Tanjung Alai dalam memperoleh sertifikasi halal, serta meningkatkan potensi desa sebagai destinasi pariwisata kuliner halal. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan langsung dalam proses sertifikasi halal. Sebanyak 20 usaha kuliner terlibat, dengan 85% di antaranya memenuhi dokumen dan standar yang diperlukan. Survei sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap standar sertifikasi halal sebesar 70%, dan 100% terbit sertifikasi halal. Hasil pendampingan ini menunjukkan bahwa sertifikasi halal berperan penting dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya tarik usaha kuliner bagi wisatawan Muslim. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadikan Desa Tanjung Alai sebagai destinasi pariwisata kuliner halal terkemuka, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan membuka akses pasar global.
Implementasi Gugus Kendali Mutu di Divisi Millwork Dengan Metode Quality Filter Mapping (QFM) Yasin, Muhamad; Munanda, M. Arif; Foci, Nia Arfina; Putra, Rama Dani Eka; Fitri, Tessa Zulenia
Journal of Social and Community Service Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v4i3.323

Abstract

Divisi Millwork merupakan unit manufaktur kayu yang memproduksi produk custom seperti pintu, kusen, lis, dan panel dinding, namun menghadapi tingkat cacat yang cukup tinggi pada kisaran 0,04%–0,45% sehingga menurunkan daya saing perusahaan. Defect terbesar muncul pada proses Gesso, terutama cipping, yang terjadi karena produk belum kering sempurna dan rendahnya kesadaran mutu pekerja. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menerapkan Gugus Kendali Mutu (GKM) yang dipadukan dengan Quality Filter Mapping (QFM) sebagai pendekatan pengendalian kualitas yang praktis dan efektif. Penelitian berlangsung selama enam minggu pada Shift 1 produksi dengan pengambilan data secara random sampling untuk cacat produk S4S pada lini Gesso, kemudian dianalisis menggunakan delapan langkah GKM dan tujuh quality tools meliputi check sheet, histogram, Pareto, fishbone, control chart, scatter, dan stratifikasi. QFM digunakan untuk memetakan cacat pada setiap tahap proses sehingga sumber masalah dapat diidentifikasi secara akurat, lalu perbaikan dirancang melalui penambahan langkah conditioning setelah proses Gesso serta sosialisasi kualitas kepada seluruh karyawan. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa cipping memiliki persentase tertinggi yaitu 0,41%, melebihi batas toleransi, namun setelah implementasi perbaikan berupa langkah conditioning dan peningkatan quality awareness, defect cipping menurun dari 0,45% menjadi 0,17% atau berkurang 0,28%. Uji signifikansi menunjukkan bahwa penurunan proporsi ini bermakna secara statistik, menegaskan bahwa perbaikan berdampak nyata terhadap kualitas produk. Integrasi GKM–QFM terbukti efektif dalam menemukan akar penyebab cacat, merancang solusi yang tepat, memastikan produk kering sempurna sebelum proses berikutnya, meningkatkan kepedulian mutu pekerja, dan menghasilkan perbaikan yang dapat distandarkan untuk keberlanjutan, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing industri manufaktur kayu berskala IKM.