Claim Missing Document
Check
Articles

USAHA UNTUK MENINGKATKAN CAKUPAN ASI EKSLUSIF DENGAN PENDEKATAN EMOTIONAL DEMONSTRATION IKATAN IBU DAN ANAK Yuni Khoirul Waroh; Setiana Andarwulan; Setiawandari .; Nina Hidayatunnikmah
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 3 No 2 (2020): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.391 KB) | DOI: 10.36456/abadimas.v3.i2.a2170

Abstract

Kegiatan PPM (Pengabdian Pada Masyarakat) tentang Usaha Untuk Meningkatkan Cakupan ASIEkslusif Dengan Pendekatan Emotional Demonstration Ikatan Ibu Dan Anak dilaksanakan diKelurahan Siwalankerto Kecamatan Wonocolo Kotamadya Surabaya. Kegiatan pengabdian inibertujuan untuk meningkatkan ketrampilan kader di wilayah kelurahan Siwalankerto. Selain ituemo demo itu untuk meingkatkan pengetahuan dalam melakukan sosialisasi kepada para ibunantinya. Emo demo tentang ikatan ibu dan anak bertujuan untuk membangun hubungan yanglebih erat antara ibu dan anak. Hubungan erat akan memberikan dampak positif terhadappsikologi anak. Melalui sentuhan dan kontak mata antara ibu dan bayi akan semakin menambahikatan. Hasil yang dicapai pada kegiatan pengabdian ini adalah bahwa pelatihan emo demo yangdiberikan kepada kader dapat melatih para ibu, sehingga semakin siap dalam memberikan ASInya.Dengan demikian cakupan ASI esklusif dapat tercapai dengan maksimal.
PENGARUH PENGGUNAAN LAYANAN WHATSAPP SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN IBU NIFAS DI DESA TAMBAKSAWAH KECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO: PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN IBU NIFAS DI DESA TAMBAKSAWAH KECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO Setiana Andarwulan
EMBRIO Vol 11 No 1 (2019): EMBRIO (MEI 2019)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.829 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol11.no1.a1851

Abstract

Sistem pelayanan merupakan bagian paling penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Pasien merasa puas apabila kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya sesuai harapan. Salah satu cara meningkatkan pelayanan dengan penggunaan internet. Yang diwujudkan dalam penggunaan aplikasi WhatsApp. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Layanan WhatsApp Sebagai Sarana Komunikasi Dalam Meningkatkan Kepuasan Ibu Nifas Di Desa Tambaksawah Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian semua ibu nifas pada bulan September–November tahun 2018 sebanyak 119 orang di Desa Tambaksawah. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah accidental sampling dan sampel sebanyak 35 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan pearson correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: penggunaan WhatsApp sebagai sarana komunikasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan ibu nifas di Desa Tambaksawah, karena nilai probabilitas menunjukkan 0.000 < 0,05. Dan di dapatkan nilai uji pearson correlation sebanyak 0,724 dan dinyatakan signifikasi kuat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh penggunaan WhatsApp mampu memberikan nilai yang signifikan dalam meningkatkan kepuasan ibu nifas di Desa Tambaksawah.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU HAMIL TERHADAP FREKUENSI PEMERIKSAAN KEHAMILAN BPM G. N. MAYA D. TAMBAK SAWAH: HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU HAMIL TERHADAP FREKUENSI PEMERIKSAAN KEHAMILAN BPM G. N. MAYA D. TAMBAK SAWAH Setiana Andarwulan
EMBRIO Vol 11 No 2 (2019): EMBRIO (NOVEMBER 2019)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.163 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol11.no2.a2040

Abstract

Antenatal care is a health service carried out by a health worker to a mother during her pregnancy in accordance with established antenatal care standards. The use of antenatal care services by a number of pregnant women in Indonesia has not been fully in accordance with established guidelines. The lack of use of antenatal care by pregnant women is related to many factors. One of the factors is the education of pregnant women. The purpose of this study was to determine the relationship of the education level of pregnant women with the frequency of antenatal care at BPM G. N. Maya D Tambak Sawah. The research was carried out in May - July 2019. The research was carried out by cross sectional method, which has research variables, namely the level of education and the frequency of antenatal care. Total population of 36 pregnant women while the sample of 33 pregnant women. Data collection is done by filling out questionnaires made by researchers and filled out by respondents. Furthermore, the data collected was processed using SPSS version 20 computer program help to be analyzed by Chi-square test with a significance level (α) of 0.05. The results showed a low level of education as much as 54.5% frequency of pregnancy check irregularities as much as 54.5%, the relationship between the level of education and the frequency of antenatal care was x2 = 33> from x2 table = 5.99. The conclusion in this study there was a relationship between the level education of pregnant women with the frequency of antenatal care.
Hubungan Teknik Jahitan terhadap Gejala Infeksi Luka Perineum pada Ibu Nifas Hari Keenam di BPM Sri Utami Surabaya Setiana Andarwulan
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2020): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (MEI)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v12i1.2354

Abstract

Perineal injury occurs almost every first labor and is not uncommon. Perineal injuries occur due to excessive head extension, the majority of which occur during rotation. Normal childbirth care recommends using the most efficient suture technique for the wound in suturing. Bold stitches have the advantage of being able to close the wound more tightly. This s
Hubungan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Selama Masa Pandemi Covid-19 terhadap Cakupan Pemeriksaan Kehamilan di Kelurahan Kertosari Kabupaten Banyuwangi Miftahul Hakiki; Nurul Eko Widiyastuti; Setiana Andarwulan
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 14 No 1 (2022): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (MAY)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v14i1.4211

Abstract

Pregnancy is a natural process. Changes that occur in women during normal pregnancy are physiological, the care provided by minimize intervention. The impact of the Covid-19 pandemic on pregnant women is the emergence of a concern/anxiety related to neonatal growth and development. Therefore, pregnant women need special attention regarding prevention, diagnosis, and management. Anxiety is a state of understanding or worrying that something bad will happen. According to WHO policy, the standard of care for pregnancy is at least 4 visits, one time visit in the 1st trimester, one time visit in the 2nd trimester, two time visit in the 3nd trimester. The study aims to identify the anxiety of pregnant women during the Covid-19 pandemic, to identify the coverage of antenatal care and to analyze the relationship between the anxiety of third trimester pregnant women during the Covid-19 pandemic and the coverage of antenatal care.Cross sectional research design. The population is all third trimester pregnant women in Kertosari Village. The sample taken is 35 respondents, using purposive sampling technique. Collecting data using questions for the anxiety of pregnant women and coverage of antenatal care. Data analysis using Chi Square test with significant results 0.005 where significant 0.005 > 0.05. It was concluded that there was a positive correlation between the anxiety of pregnant women in the third trimester of coverage of antenatal care during the Covid-19 pandemic. So it can be said that the high anxiety of pregnant women in the third trimester will cause low antenatal care visits.
THE RELATIONSHIP OF YOGA THERAPY TO INSOMNIA IN ASTHMA'S YOGA GYMNASTIC GROUP Surabaya Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 4, No 2 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v4i2.199

Abstract

AbstrakPerubahan usia yang terjadi menyebabkan kemampuan fisik menjadi menurun salah satu penyebabnya adalah penurunan kekuatan fisik dalam fase tidur lansia. Cara pengobatan yang ditempuh dengan penggunaan konsumsiobat penenang dengan harapan cepat tertidur, namun mengkonsumsi obat jangka panjang dapat memberikan efek kimia di dalam tubuh, sehingga pemakaian obat–obatan terbuat dari bahan alam menjadi salah satu solusi dalam menunkan insomnia. Alternatif lainnya dengan melakukan olahraga. Salah satu olahraga yang direkomendasikan adalah yoga. Yoga yang dilakukan secara rutin dapat digunakan dalam menurunkan insomnia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah preeksperimental, dengan uji statistik yang digunakan yaitu uji chisquare. Hasil penelitian yang di dapatkan melalui perhitungan SPSS.20 menunjukkan nilai Asymp. Sig ( 2-sided ) sebesar 0,044. Nilai hasil uji statistik ini lebih kecil dari α=0,05. Sehingga dari hasil penelitian dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan antara terapi senam yoga yang rutin terhadap insomnia. Terapi senam yoga yang diberikan secara rutin secara efektif dalam menurunkan insomnia pada lansia.  Kata kunci: terapi, senam, yoga, insomnia, lansia  Abstract The age changes decreased physical abilities is one of the causes of decreasing in physical strength in the sleep phase of the elderly. The method of treatment is the use of sedative drugs to lead falling asleep quickly, but taking long-term drugs can have a chemical effect in the body, so the use of drugs made from natural ingredients is one solution in reducing insomnia. Another alternative is to do sports. One of the recommended sports is yoga. Yoga that is done regularly can be used to reduce insomnia. The method used in this research is pre-experimental, with the statistical test used is the chi-square test. The research results obtained through the calculation of SPSS.20 show the value of Asymp. Sig (2-sided) is 0.044. The value of this statistical test result is smaller than α = 0.05. So from the results of the study, it can be concluded that there is a significant relationship between routine yoga therapy toward insomnia. Yoga exercise therapy that is given regularly is effective in reducing insomnia in the elderly. Keywords:  therapy, gymnastics, yoga, insomnia, elderly
MAKING ESSENTIAL AS AN EFFORT TO INCREASE BREAST MILK PRODUCTION THROUGH OXYTOCIN MASSAGE IN HERBAL VILLAGE, NGINDEN JANGKUNGAN SURABAYA Tetty Rihardini; Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah; Setiawandari Setiawandari
International Journal of Engagement and Empowerment Vol. 1 No. 2 (2021): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v1i2.8

Abstract

Oxytocin massage is a complementary treatment that can be used to increase breast milk production. Oxytocin massage is done by massaging the points on the back of the back. We do oxytocin massage to stimulate the letdown reflex in nursing mothers. In addition to oxytocin massage, increasing breast milk production can be done by using aromatherapy by utilizing natural herbal ingredients. The combination of oxytocin massage and the use of herbal aromatherapy will be more effective in producing breast milk. Next, we applied for a permit to carry out activities in the Nginden Jangkungan village. Then we started community service activities and taught how to do oxytocin massage and aromatherapy to the herbal village community in Nginden Jangungan village, Surabaya. We carry out community service with the title "Essential Manufacturing as an Effort to Increase Breast Milk Production Through Oxytocin Massage". We hope that this training will enable postpartum mothers, especially in the Herbal Village area, Nginden Jangungan Village, to be able to do oxytocin massage and use aromatherapy independently to increase breast milk production. So that exclusive breastfeeding can be fulfilled for 6 months
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Yuni Khoirul Waroh; Setiana Andarwulan
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan peristiwa yang paling bersejarah bagi seorang seorang wanita, dalam kelancaran proses persalinan dibutuhkan 4P (Power, Passage, Passanger dan Penolong). Menurut Kementerian Kesehatan pada tahun 2020 menunjukkan 4.627 kematian ibu di Indonesia. Penyebab Angka Kematian Ibu di Indonesia antara lain: perdarahan, hypertensi dan gangguan sistem peredaran darah. Power ibu memegang peranan penting dalam kelancaran proses persalinan ,yang salah satunya dipengaruhi oleh ambang nyeri seseorang. Salah satu cara untuk mengurangi rasa sakit adalah yoga prenatal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara prenatal yoga dengan intensitas nyeri pada persalinan kala I.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga dengan intensitas nyeri persalinan. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental menggunakan post test yang terdiri dari 2 kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah 40 ibu hamil trimester III dengan bagian terendah letak kepala di RSIA Cempaka Putih Permata Surabaya. Hasil pengujian menunjukkan perbandingan intensitas nyeri antara yang diberikan perlakuan prenatal yoga dengan tidak ada perlakuan (p = 0,078) pada ibu bersalin kala I. Intensitas nyeri ibu bersalin yang diberi perlakuan yoga adalah 4,3 sedangkan yang tidak mendapat perlakuan intensitas nyeri 6,3 skala pengukuran intensitas nyeri 0-10. Kesimpulan prenatal yoga sangat berpengaruh terhadap intensitas nyeri selama persalinan, sehingga ibu bisa menjalani persalinan normal per vaginam.
Perbedaan Tingkat Nyeri Luka Perineum Antara Penjahitan Jelujur Dan Terputus Pada Ibu Nifas Di BPM Maya Waru - Sidoarjo Setiana Andarwulan
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.759 KB)

Abstract

Robekan perineum terjadi hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Robekan ini dapat dihindarkan atau dikurangi dengan menjaga tidak sampai dasar panggul dilalui kepala janin dengan cepat. Sebaliknya kepala janin yang akan lahir tidak ditahan terlampau kuat dan lama karena menyebabkan asfiksia perdarahan dalam tengkorak janin dan melemahkan otot-otot pada dasar panggul karena direnggangkan terlalu lama. Rasa nyeri merupakan mekanisme pertahanan tubuh, yang timbul bila ada jaringan rusak, dan hal ini akan menyebabkan individu bereaksi dengan cara memindahkan stimulus. Asuhan persalinan normal merekomendasikan menggunakan sedikit mungkin jahitan untuk mendekatkan jaringan, jahitan jelujur untuk menutup mukosa vagina dan otot perineum, penjahitan secara terputus dapat dilakukan jika luka mencapai lapisan otot perineum, Teknik penjahitan jelujur pada penutupan kulit laserasi perineum dikatakan berhubungan dengan derajat nyeri perineum jangka pendek, akan tetapi evaluasi objektif yang kritis dan mendukung pernyataan tersebut jarang dilakukan. Monitoring nyeri dilakukan setelah penjahitan laserasi pada perineum untuk menilai proses penyembuhan berjalan baik atau tidak. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan tingkat nyeri luka antara jahitan jelujur dan terputus pada ibu nifas di Bidan Praktek Mandiri Maya. Rancang bangun penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental dengan desain penelitian analisis observasional. Sampel sebanyak 22 responden ibu nifas dengan teknik pengambilan data secara total sampling, kemudian dilakukan randomisasi. Kemudian dilakukan uji normalitas data dengan Shapiro-Wilk. Bila data tidak berdistribusi normal dilakukan uji Mann-Whitney. Berdasarkan pada hasil uji Mann-Whtney nilai p value = 1 lebih besar dari nilai ?= 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada tingkat nyeri ibu nifas antara jahitan jelujur dan terputus. Sehingga tidak ada hubungan yang berarti antara tingkat nyeri denga perbedaan jahitan baik itu jelujur maupun terputus. Kata kunci : perineum, teknik jahitan, rasa nyeri
PELATIHAN PEMBUATAN JAMU DAUN KATUK (SAUROPUS ANDROGYNUS) PELANCAR ASI SEBAGAI UPAYA MENSUKSESKAN GERAKAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN GUNUNG ANYAR SURABAYA Retno Setyo Iswati; Yefi Marliandiani; Anik Latifah; Setiana Andarwulan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 1 No. 2 (2019): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.075 KB) | DOI: 10.47859/wuj.v1i2.125

Abstract

Gunung Anyar is a village in Gunung Anyar, Surabaya Municipality. In this area the puerperal mother cannot breastfeed properly. One way to overcome this problem is to make herbal drinks from katuk leaves. Some houses in Kelurahan Gunung Anyar have enough area to plant katuk leaf seedlings. Training on making herbal drinks from katuk leaves can improve the skills of cadres and pregnant women. This activity can also build innovation and creativity in varying the utilization of katuk leaves. Method: This activity is carried out through demonstration of making herbal drinks with the target being cadres and pregnant women. Results: The results of the training were very good. All participants actively participate and can train other pregnant women to make herbal drinks from katuk leaves at home. Conclusion: Training can be done at home by pregnant and lactating mothers
Co-Authors , Fatmawati Abdiyah, Ulfatul Adella Eka Berliyanti Amalia, Sri Hidayati Amanda Safirtri Sinulingga Anik Latifah Asri Wido Mukti Asti Rahayu bambang suryadi, dwina suprobo Danang Prasetya Eka Saputra Desta Ayu Cahya R Diva Tresna Anggraini Djaha, Yohan Traiyanus Encup Evi Dwiyanti Fatmawati Fatmawati Framono, Indra Dwi Hardani, Prisma Trida Hubaedah, Annah Husnul Hotimah, Husnul Indria Nuraini Indria Nuraini Indria Nuraini Indria Nuraini Intan Ayu Kusuma Pramushinta Koosnadi Saputra Koosnadi Saputra Kuttiya M. Nushron Ali Mukhtar M. Nusron ali Mukhtar Maulidiyah, Zahro Al Miftahul Hakiki Miftahul Hakiki Miftahul Hakiki Mufidah, Rofikatul Muhammad Syafri, Muhammad Mukti, Asri Wido Mukti, Ria Andriani Mukti, Ria Andriani Nadya Ambarwati Natasya Angelie firdaus Neneng Sri Sulistiya Wati Nina Hidayatunnikmah Ningrum, Nyna Puspita Ningsih, Fitriana Nourma Yuniarsih nuraini, indria Nurul Eko Widiyastuti Nurvitriana, Nidya Comdeca Nyna Puspita Ningrum Nyna Puspita Ningrum Permata Sari, Shara Ayu Prasmita Dian Wijayanti Prasmita Dian Wijayati Puji Hartini Mundasari Purbosari, Ira Qurrota’ayun, Sofa Rahayu, Asti Retno Setyo Iswati Retno Setyo Iswati Ruagadi, Henry A. Rusita Rusita Sari, Dewi Perwito Septi Ardiyanti Septi Ardiyanti setiawandari, setiawandari Shohebatuz Sofiyah Sima, Yenni Sinulingga, Amanda Safithri Sofiyah, Shohebatuz SOLICHATIN Sri Istatik Sri Suhartini Suharti Sumiati Sumiati Tatang Sopandi Tetty Rihardini Wahyuni, Ria Waroh, Yuni Khoirul Yakin Ngguna Yefi Marliandiani Yenita iswahyuni Yuli Hermianti Yulia Tiska Yuliani, Nur Rohmah