Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Di Desa Sanggraagung Bangkalan Yuli Hermianti; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan usaha dalam menekan pertumbuhan penduduk. Pasangan Usia Subur dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai dengan kondisi kebutuhannya. Peserta KB aktif memilih suntikan dan pil sebagai alat kontrasepsi yang dominan dibanding dengan metode kontrasepsi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan Analisis Observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor MJKP yang terdata dalam register KB yang berada di Desa Sanggraagung Bangkalan 55 dengan sampel 40 responden. Penelitian dilaksanakan di Desa Sanggraagung Bangkalan dari bulan Januari – Mei 2023. Variabel independen usia, paritas, tingkat pendidikan, tujuan KB, pengetahuan dan variabel dependen Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan spearman rank (0,05). Hasil penelitian dari hasil uji statistik terdapat pengaruh usia dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.002. Terdapat pengaruh paritas dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.042. Terdapat pengaruh tingkat pendidikan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.036. Terdapat pengaruh tujuan KB dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.000. Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.009. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang adalah paritas dan usia di Desa Sanggraagung Bangkalan. Disarankan wanita usia subur dapat meningkatkan informasi untuk dapat memilih program kontrasepsi jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan dirinya dan keluarga
Perbedaan Tekanan Darah Pada Akseptor KB Suntik Progestin Dan Suntik Kombinasi Di Desa Parseh Puskesmas Jaddih Sri Istatik; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi adalah usaha untuk mencegah kehamilan yang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan, merencanakan jumlah anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga agar dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak Kontrasepsi suntik sering dipakai karena merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang daya kerjanya panjang/lama dan sangat efektif, pemakaiannya sangat praktis, harganya relatif murah, aman dan tidak membutuhkan pemakaian setiap hari atau setiap akan berhubungan seksual, tetapi tetap reversible. Namun alat kontrasepsi suntik juga mempunyai berbagai efek samping seperti perubahan tekanan darah. Penelitian analitik observasional dengan cross sectional. Populasi dan sampel akseptor KB suntik sebanyak 66 orang di Desa Parseh Puskesmas Jaddih pada bulan Januari – Maret 2023 dengan tehnik total sampling. Variabel Akseptor KB suntik dan Tekanan Darah. Instrumen yang digunakan adalah lembar kueioner dan SOP tekanan darah. Hasil penelitian penggunaan KB suntik progestin dengan tekanan darah didapatkan mean 1.48 , standart deviasi 0.566, standart deviasi error mean 0.098. Penggunaan KB suntik kombinasi dengan tekanan darah didapatkan mean 2.36, standart deviasi 0.822, standart deviasi error mean 0.143. Sedangkan signifikansi (α ) yang didapatkan antara penggunaan KB suntik progestin dan kombinasi dengan tekanan adalah 0.000 yang berarti ada perbedaan tekanan darah pada akseptor KB suntik progestin dan suntik kombinasi. Saran bagi ibu menignkatkan pengetahuan tentang erbedaan tekanan darah pada akseptor kb suntik progestin dan suntik kombinasi.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra) Terhadap Respon Nyeri Tumbuh Gigi Pada Bayi Usia 6-9 Bulan Sri Suhartini; Retno Setyo Iswati; Desta Ayu Cahya R; Setiana Andarwulan
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gigi pertama umumnya akan tampak dalam mulut ketika bayi berusia antara 6 sampai 14 bulan. Pada pertumbuhan gigi gusi akan tampak teriritasi, kemerahan dan sedikit menggembung, bila diraba akan adanya puncak gigi. Gejala lain yang sering mengikuti adalah meningkatnya temperature tubuh atau demam, mual dan anak menjadi rewel. Minyak atsiri dikenal baik untuk mengatasi sejumlah kondisi kesehatan. Pasalnya, kandungan ini dapat bertindak sebagai analgesik, antipiretik, antiseptik, antijamur dan antibakteri sehingga seluruh efek tersebut dapat membantu mengurangi rasa sakit pada gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun kayu putih (Melaleuca leucadendra) terhadap respon nyeri tumbuh gigi pada anak usia 6-9 bulan.Metode Penelitian yang digunakan pra eksperimental desain one group pra-post test design dengan jumlah sample 17 orang melalui teknik accidental sampling. Uji statistic yang digunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan respon nyeri tumbuh gigi sebelum diberikan ekstrak sebagian besar nyeri hebat (64,71 persen). Respon nyeri tumbuh gigi setelah diberikan ekstrak daun kayu putih sebagian besar tidak nyeri sejumlah (35,29 persen). Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,005 yang artinya H0 ditolak. Kesimpulan Ada pengaruh pemberian ekstrak daun kayu putih (Melaleuca leucadendra) terhadap respon nyeri tumbuh gigi pada anak usia 6-9 bulan.
Peran Penyuluh Kb Dalam Peningkatan Partisipasi Kb Pasca Salin Di Puskesmas Tongguh Kuttiya; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana memberikan kesempatan untuk mengatur jarak kelahiran atau mengurangi jumlah kelahiran dengan menggunakan metode kontrasepsi hormonal atau non hormonal. Upaya ini dapat bersifat sementara ataupun permanen, meskipun masingmasing jenis kontrasepsi memiliki tingkat efektifitas yang berbeda dan hampir sama. Penyuluh KB sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) juga bertambah perannya dalam program percepatan partisipasi akseptor KB. Penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif dengan menggunakan studi kasus sebagai pendekatannya. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Tongguh dengan subyek penelitian 10 PLKB. Pengumpulan data melalui indept Interview dan analisis data menggunakan analysis interaktif. Triangulasi dilakukan kepada 10 PLKB dengan berbagai latar belakang. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar penyuluh telah melakukan pemberian penyuluhan pada akseptor KB. Pelaksanan pemberian penyuluhan pada akseptor KB mampu meningkatkan partisipasi akseptor KB pasca salin.
Perbedaan Metode Ceramah Dan Lembar Balik Akseptor Kb Terhadap Pengambilan Keputusan Pemakaian Kb Pasca Salin Di Puskesmas Burneh Yenita iswahyuni; Setiana Andarwulan; Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga berencana berperan dalam mengurangi resiko kematian ibu pada waktu melahirkan yang disebabkan karena terlalu sering melahirkan dan jarak antara kelahiran yang terlalu pendek. Ceramah merupakan suatu proses penyampaian pesan pertukaran pikiran atau keterangan dalam rangka menciptakan rasa saling mengerti dan saling percaya demi terwujudnya hubungan yang baik antara seseorang dengan orang lain. Selain itu untuk memengaruhi secara positif perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi, baik menggunakan komunikasi antar pribadi maupun komunikasi massa. Metode penelitian eksperimental merupakan salah satu metode kuantitatif yang ditujukan untuk melakukan penelitian hubungan sebab akibat dengan memanipulasi satu atau lebih variabel terhadap satu atau lebih kelompok eksperimental. Desain penelitian yang digunakan quasi eksperimental dengan two group pre-post test design, mengatakan, bahwa two group pretest-posttest design adalah kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (pre test) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (post test). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada 40 responden pasangan usia subur di Puskesmas Burneh Bangkalan di dapatkan hasil uji statistik chi-square didapatkan sig. 0,005 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Artinya terjadi terdapat pengaruh metode ceramah dan lembar balik terhadap akseptor KB dengan pengambilan keputusan pemakaian KB pasca salin di Puskesmas Burneh, Kabupaten Bangkalan.
CEGAH STUNTING DENGAN PEMBERIAN MP-ASI YANG BERAGAM DAN BERGIZI Annah Hubaedah; Indria Nuraini; Setiana Andarwulan; Nyna Puspita Ningrum
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol7.no01.a7866

Abstract

Prevalensi stunting menurut hasil Survey Stutus Gizi Indonesia (SSGI) 2022 mencapai 21,6%, dengan target penurunan Angka Stunting 14% di tahun 2024. Penyebab stunting dipengaruhi oleh Jenis pemberian MP-ASI dan waktu pemberian MP-ASI. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan edukasi dan keterampilan cara membuat MP-ASI yang beragam dan bergizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan mulai 10 Mei sampai dengan 16 Juni 2023 di Kelurahan Menanggal Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dengan memberikan Penyuluhan, Pelatihan dan Pendampingan pada Ibu-Ibu kader Posyandu dan Ibu-Ibu Balita sejumlah 29 peserta. Tahapan kegiatan ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah ibu balita mampu membuat menu MP-ASI yang beragam dan bernilai gizi sesuai dengan usia dan dapat mengatur jadwal pemberian MP-ASI. Selain itu terdapat perubahan pengetahuan antara sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan dari tingkat pengetahuan kurang (51,7%) menjadi tingkat pengetahuan baik (69%). Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dan pelatihan memberikan dapat merubah pengetahuan dan perilaku. Pengetahuan dan perilaku ibu tentang MPASI, berdampak positif terhadap status gizi sehingga dapat mencegah terjadinya malnutrisi.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua Tentang Tumbuh Kembang Dengan Perkembangan Anak Usia 4 – 6 Tahun Di Desa Sumberjati Kabupaten Banyuwangi Miftahul hakiki; Setiana Andarwulan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.451

Abstract

Abstract Knowledge is something that comes from the five senses and experience by reason that arises spontaneously. As for its nature consists of 3 things, namely, spontaneous, subjective and intuitive. Thus knowledge is also true/honest because it is in accordance with the existing reality. Growth and development is a dynamic process throughout human life. So that development monitoring needs to be done early on so that you can immediately recognize disorders in the development of movement, speech and language abilities as well as socialization and independence in children that take place optimally according to their age. Like children aged 4-6 years who are able to run and jump, jump with big steps, swing, climb, and even somersault. This is a correlation analytic study with a Cross Sectional approach and Simple Random Sampling technique. The research sample consisted of 70 kindergarten children aged 4-6 years and their mothers using questionnaires and KPSP. Furthermore, scoring, tabulating and statistical analysis were carried out. The results showed that 65% of mothers had good knowledge and 65% of Kindergarten children aged 4-6 years had developments appropriate to their age. Spearman rank statistical results 0.000 <0.005 level Sig. (2-Tailed) which means that there is a significant relationship between mother's knowledge about growth and development and the development of kindergarten children aged 4-6 years in Curahjati Village, Banyuwangi Regency in 2023. Good mother's knowledge about child growth and development will be able to monitor the development of her child. It is recommended to provide education to mothers about children's growth and development according to their age so that children's development is more controlled Keywords: Knowledge, growth and development Abstrak Pengetahuan merupakan suatu hal yang berasal dari panca indra dan pengalaman oleh akal yang timbul secara spontan. Sedangkan untuk sifatnya terdiri dari 3 hal yaitu, spontan, subjektif dan intuitif. Dengan demikian pengetahuan juga bersifat benar / jujur karena sesuai dengan realitas yang ada. Tumbuh kembang yaitu suatu proses yang dinamik sepanjang kehidupan manusia. Sehingga pemantauan perkembangan perlu dilakukan sejak dini agar dapat segera mengenali gangguan perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian pada anak yang berlangsung secara optimal sesuai dengan umur mereka. Seperti anak usia 4 – 6 tahun yang mampu untuk berlari dan melompat, melompat dengan langkah besar, mengayun, memanjat, dan bahkan jungkir balik. Ini adalah penelitian analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dan tekhnik Simple Random Sampling. Sampel penelitian sebanyak 70 responden anak TK usia 4 – 6 Tahun beserta ibunya menggunakan lembar kuisioner dan KPSP. Selanjutnya dilakukan scoring, tabulating dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan 65% ibu memiliki pengetahuan baik dan 65% anak TK usia 4 – 6 Tahun yang memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya. Hasil statistic rank spearman 0,000 < 0,005 level Sig. (2-Tailed) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak TK usia 4-6 tahun di Desa Curahjati Kabupaten Banyuwangi Tahun 2023. Pengetahuan ibu yang baik tentang tumbuh kembang anak maka akan dapat memantau perkembangan anaknya. Disarankan dapat memberikan edukasi kepada ibu tentang tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya sehingga perkembangan anak lebih terkontrol. Kata kunci : Pengetahuan, tumbuh kembang dan perkembangan
PELATIHAN AKUPRESURE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI setiana andarwulan; Indria Nuraini; Annah Hubaedah; Nyna Puspita Ningrum
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a6040

Abstract

Peningkatan produksi ASI pada ibu nifas akan mendukung program pemberian ASI eklusif pada ibu menyusui. Kebutuhan menyusu pada seorang bayi diberikan selama 6 bulan supaya petumbuhan bayi bisa optimal. Pemberian ASI kepada bayi dapat menjadi salah satu upaya dalam memerangi angka stunting, sehingga peningkatan angka stunting dapat ditekan. Salah satu upaya dalam peningkatan produksi ASI adalah dengan terapi secara non konvensional. Terapi ini diberikan dengan alamiah, sehingga ibu nifas yang masih memberikan ASI dapat melakukannya secara mandiri. Terapi komplementer yang dimaksudkan adalah dengan memberikan pelatihan akupresure. Akupresure merupakan suatu ilmu dengan memberikan penekanan pada titik – titik akupoint yang menjadi lokasi penekanan. Dimana titik tersebut dapat mensupport dalam meningkatkan produksi ASI. Pelatihan ini dilakukan kepada ibu nifas dan menyusui di kelurahan Krembung kabupaten Sidoarjo. Sistem pelaksanannya dimulai dengan perijinan di wilayah setempat, kemudian melakukan koordinasi dengan lintas sektoral termasuk koordinasi dengan bidan desa. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan akupresure dalam meningkatkan produksi ASI. Dalam pelaksanaan dilakukan pemberian kuesioner di langkah awal dan akhir. Langkah selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi dari hasil kegiatan tersebut.
Sosisalisasi Optimalisasi Pembudidayaan Bunga Matahari di Desa Pengalangan Kabupaten Gresik Setiana Andarwulan; Asti Rahayu; Asri Wido Mukti; Prisma Trida Hardani; Ira Purbosari; Intan Ayu Kusuma Pramushinta; Dewi Perwito Sari; Nadya Ambarwati; Amanda Safirtri Sinulingga; Adella Eka Berliyanti; Danang Prasetya Eka Saputra; Tatang Sopandi; M. Nusron ali Mukhtar; Ria Andriani Mukti; Prasmita Dian Wijayanti; , Fatmawati
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i2.1446

Abstract

Kegiatan Matching Fund sosialisasi pemberdayaan bunga matahari sebagai upaya dalam memanfaaatkan secara optimal bunga matahari. Bunga matahari memiliki banyak manfaat selain dikonsumsi secara langsung. Program matching fund ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta yaitu anggota Bumdes dalam memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan bunga matahari. Bunga matahari diambil manfaatnya melalui bijinya, yang nantinya akan dibuat atau dikembangkan menjadi minyak biji bunga matahari. Peran aktif anggota bumdes sangat penting dalam proses pelaksanaan sosialisasi pembudidayaan bunga matahari sebagai tindak lanjut pengembangan. Dengan demikian bisa terjadi perubahan pengetahuan dan ketrampilan dalam memanfaatkan bunga matahari.
Test the Effectiveness of Mulberry Leaf Extract (Morus Nigra) Against the Inhibitory Power of Pseudomonas Sp. Anik Latifah; Setiana Andarwulan; Septi Ardiyanti; Miftahul Hakiki
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2024): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i1.827

Abstract

Introductions : Urinary Tract Infection (UTI) is one of the impacts caused by the use of IUDs, namely IUDs. The cause of UTI itself is dominated by the presence of microorganisms that infect the urinary tract. Pseudomonas is one of the bacteria that causes the third largest UTI after E. Coli and Enterococcus. Pseudomonas is capable of infecting the urinary tract when it is inserted, besides that the bacteria can also enter due to improper cleaning techniques. Mulberry leaves are believed to have antibacterial properties such as flavonids, tannins, alkaloids and terpenoids, which can inhibit the growth of bacteria. Methods : The method used in this study uses laboratory experimental methods, by measuring the cause and effect of the independent variable on the dependent variable. Using a post-test only control group design approach. Result : The results showed that there was an inhibition zone formed at the smallest concentration of 60% with the medium category of 8,4 mm and the widest inhibition zone was found at a concentration of 100% with the strong category of 12, 6 mm. The results of the analysis test using One Way Anova proved that there was a significant effect of giving mulberry leaf extract on the inhibition of Pseudomonas with a P value of 0.000. Pos Hoc’s test results showed the most influential concentration in each treatment, namely 100%. Conclusions : From the research results, it was found that concentrations of 100% were the most effective concentrations in inhibiting the growth of Pseudomonas bacteria.
Co-Authors , Fatmawati Abdiyah, Ulfatul Adella Eka Berliyanti Amalia, Sri Hidayati Amanda Safirtri Sinulingga Anik Latifah Asri Wido Mukti Asti Rahayu bambang suryadi, dwina suprobo Danang Prasetya Eka Saputra Desta Ayu Cahya R Diva Tresna Anggraini Djaha, Yohan Traiyanus Encup Evi Dwiyanti Fatmawati Fatmawati Framono, Indra Dwi Hardani, Prisma Trida Hubaedah, Annah Husnul Hotimah, Husnul Indria Nuraini Indria Nuraini Indria Nuraini Indria Nuraini Intan Ayu Kusuma Pramushinta Koosnadi Saputra Koosnadi Saputra Kuttiya M. Nushron Ali Mukhtar M. Nusron ali Mukhtar Maulidiyah, Zahro Al Miftahul Hakiki Miftahul Hakiki Miftahul Hakiki Mufidah, Rofikatul Muhammad Syafri, Muhammad Mukti, Asri Wido Mukti, Ria Andriani Mukti, Ria Andriani Nadya Ambarwati Natasya Angelie firdaus Neneng Sri Sulistiya Wati Nina Hidayatunnikmah Ningrum, Nyna Puspita Ningsih, Fitriana Nourma Yuniarsih nuraini, indria Nurul Eko Widiyastuti Nurvitriana, Nidya Comdeca Nyna Puspita Ningrum Nyna Puspita Ningrum Permata Sari, Shara Ayu Prasmita Dian Wijayanti Prasmita Dian Wijayati Puji Hartini Mundasari Purbosari, Ira Qurrota’ayun, Sofa Rahayu, Asti Retno Setyo Iswati Retno Setyo Iswati Ruagadi, Henry A. Rusita Rusita Sari, Dewi Perwito Septi Ardiyanti Septi Ardiyanti setiawandari, setiawandari Shohebatuz Sofiyah Sima, Yenni Sinulingga, Amanda Safithri Sofiyah, Shohebatuz SOLICHATIN Sri Istatik Sri Suhartini Suharti Sumiati Sumiati Tatang Sopandi Tetty Rihardini Wahyuni, Ria Waroh, Yuni Khoirul Yakin Ngguna Yefi Marliandiani Yenita iswahyuni Yuli Hermianti Yulia Tiska Yuliani, Nur Rohmah