Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Coaching Clinic Teknik Dasar Bolabasket pada Anak Usia Sekolah Dasar Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Andi Sahrul Jahrir; Andi Febi Irawati; Sufitriyono; Sudirman Burhanuddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i1.30

Abstract

Anak usia sekolah dasar adalah tahap penting dalam perkembangan fisik, mental, dan sosial mereka. Pengenalan olahraga, khususnya bola basket, melalui coaching clinic merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan minat olahraga sejak dini. Artikel ini membahas kegiatan coaching clinic yang dilakukan di Makassar dengan melibatkan 20 peserta anak usia sekolah dasar. Program ini bertujuan untuk mengajarkan teknik dasar bola basket, seperti dribbling, passing, dan shooting, serta menanamkan nilai-nilai sosial seperti kerja sama dan disiplin. Metode pelatihan mencakup sosialisasi dan demonstrasi langsung, yang dirancang untuk mendorong perkembangan motorik, keseimbangan, serta keterampilan sosial peserta. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman teknik bola basket dan mendorong aktivitas fisik anak-anak, yang diharapkan dapat memunculkan potensi atlet muda di masa depan.
Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat melalui Senam Kebugaran Jasmani Bagi Masyarakat Rappocini Raya Makassar. Muh Syachrul Syamsuddin; Irvan Sir; Andi Ridwan; M. Said Zainuddin; Sudirman Burhanuddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesadaran hidup sehat. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini meliputi sosialisai dan praktek senam bersama. Hasil yang didapat dari hasil kegiatan ini adalah Bertambahnya pengetahuan tentang pentingnya kesadaran hidup sehat melalui aktifvit fisik, dengan Kegiatan senam ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik, seperti peningkatan stamina, fleksibilitas, dan kebugaran tubuh, tetapi juga mempererat hubungan sosial dengan menciptakan rasa kebersamaan di antara peserta. Kesimpulan adalah meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga rutin
Peningkatan Kompetensi Wasit Lisensi Dasar Melalui Refreshment Peraturan Olahraga Soft Tenis Di Kota Makassar Yusnadi; Ruslan; Rusli; Sudirman Burhanuddin; Awaluddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i2.345

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi wasit berlisensi dasar melalui refreshment peraturan olahraga soft tenis di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah workshop yang dikombinasikan dengan praktik simulasi yang melibatkan 30 orang wasit berlisensi dasar yang terdaftar dalam Persatuan Soft Tenis Indonesia (PESTI) Kota Makassar. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu pembelajaran klasikal peraturan ISTA terbaru dan simulasi lapangan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman wasit terhadap peraturan soft tenis, dengan rata-rata nilai meningkat dari 58,7 menjadi 82,4. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menerapkan peraturan dalam situasi pertandingan simulasi. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas perwasitan dan prestasi soft tenis di Kota Makassar.
Analysis of Basic Shooting Skills in Soccer Among Extracurricular Participants at SMA Muhammadiyah Klaten Aldi Danu Prakasa; Gatot Jariono; Nurhidayat Nurhidayat; Sudirman Burhanuddin
Ilmu Olahraga Vol 26 No 2 (2026): Sport Science: Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani
Publisher : Center for Sports Science , Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify and describe the level of basic shooting technique skills among students participating in the football extracurricular activity at SMA Muhammadiyah Klaten. The study employed a quantitative descriptive approach to provide an objective description of students' shooting abilities based on numerical data obtained through field testing. The research was conducted at SMA Muhammadiyah Klaten, Central Java, involving all 34 students participating in the football extracurricular activity using a total sampling technique. Data collection was carried out using a football shooting test instrument adapted from Sepdanius et al (2019), by providing three opportunities to perform a shot from a distance of 16.5 meters toward predetermined target areas on the goal. The assessment was conducted based on the aspects of target accuracy, movement execution, ball control, and technique consistency. The data were analyzed using quantitative descriptive statistics with the assistance of IBM SPSS Statistics to obtain frequency distributions and percentages. The results showed that the level of students' basic shooting technique skills was generally in the moderate category. Of the 34 students who participated in the test, 3 students (8.82%) were classified in the very good category, 11 students (32.36%) in the good category, 15 students (44.12%) in the moderate category, 5 students (14.70%) in the poor category, and no students were classified in the very poor category. These findings indicate that the football extracurricular training program has made a positive contribution to the development of students' shooting abilities, particularly in the aspects of accuracy, movement coordination, and shooting control. Therefore, continuous and structured training is required to further improve students' shooting skills so that they can support the achievement of more optimal football performance.
PENGARUH LATIHAN INTERVAL DAN LATIHAN CONTINUE TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX RENANG GAYA KUPU-KUPU PADA ATLET SULAWESI SELATAN Kurnia, Kurnia; Burhanuddin, Sudirman; Ihsan, Andi; Kamaruddin, Ilham; Hudain, Muh Adnan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58446

Abstract

This study aimed to analyze and compare the effectiveness of interval training and continuous training in improving aerobic capacity (VO₂Max) among butterfly stroke swimmers from South Sulawesi Province, Indonesia. A quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design was employed. The participants consisted of 30 butterfly stroke athletes who were equally assigned to two intervention groups: interval training and continuous training, with 15 athletes in each group. VO₂Max was measured before and after the intervention using a respirometer. Data were analyzed using paired-sample t-tests to examine within-group changes and independent-sample t-tests to compare differences between groups at a significance level of 0.05. The results demonstrated that interval training significantly improved VO₂Max from a mean value of 3.816 to 4.048 L/min (Δ = 0.232; p < 0.001). Similarly, continuous training produced a significant increase in VO₂Max from 3.805 to 4.027 L/min (Δ = 0.222; p < 0.05). Although both training methods yielded positive effects on aerobic capacity, the between-group comparison revealed no statistically significant differences at either the pretest (p = 0.891) or posttest (p = 0.804). In conclusion, both interval training and continuous training are equally effective in enhancing VO₂Max among butterfly stroke swimmers, with no significant difference in their effectiveness. These findings suggest that coaches may flexibly incorporate either training approach into conditioning programs to optimize the aerobic capacity of competitive butterfly swimmers.