Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Evaluasi Penggunaan Electronic Medical Records (EMR) Di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara TK II Surabaya Tahun 2025 Putri, Nadya Noor Mulya Putri Mulya; Suratmi, Tri; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7147

Abstract

ABSTRAK Penerapan Electronic Medical Records (EMR) di rumah sakit bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat akses informasi medis, serta mendukung pengambilan keputusan klinis berbasis data yang akurat. Namun, implementasi EMR masih menghadapi berbagai tantangan teknis dan operasional yang dapat memengaruhi efektivitas penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan EMR di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara TK II Surabaya pada tahun 2025, dengan fokus pada kendala yang dihadapi tenaga medis dalam penggunaan sistem serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan. Penelitian ini merupakan operation research (riset operasional) dengan pendekatan campuran (mix method), yang mengombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 informan kunci dan informan utama yang merupakan tenaga medis yang berperan langsung dalam penggunaan EMR. Objek penelitian adalah sistem EMR itu sendiri. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan Focus Group Discussion, sedangkan analisis data menggunakan metode content analysis. Validasi data dilakukan dengan metode triangulasi sumber data untuk memastikan akurasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan kapasitas server, gangguan jaringan, serta kurangnya pelatihan bagi tenaga medis merupakan kendala utama dalam implementasi EMR. Selain itu, integrasi data antarunit pelayanan, seperti laboratorium, farmasi, dan rawat inap, belum berjalan optimal, sehingga menghambat efisiensi layanan. Dampak dari kendala ini meliputi keterlambatan proses klaim JKN, perpanjangan durasi rawat inap pasien, serta peningkatan risiko kesalahan administratif. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan infrastruktur teknologi, optimalisasi integrasi sistem antarunit, serta peningkatan pelatihan bagi tenaga medis guna meningkatkan efektivitas penggunaan EMR. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, serta sistem rujukan di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Surabaya. Kata Kunci: Electronic Medical Records, Klaim BPJS, Durasi Rawat Inap, Rujukan.
Penanganan Latah Pada Lansia Dengan Metode Reading Backward di Wilayah Kecamatan Makasar Jakarta Timur Tahun 2022 Lestari, Nining; Suratmi, Tri; Indrawati, Lili
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v7i1.2830

Abstract

Latah adalah suatu perilaku menyimpang yang bisa diderita oleh lansia. Perilaku menyimpang ini mengakibatkan sesuatu yang ingin disampaikan tidak dapat tersampaikan dengan baik , sehingga mengakibatkan lansia yang mengalami latah menjadi cemas, malu dan stress berakibat kepada kesehatan fisik dan mental lansia tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang penanganan latah pada lansia dengan metode reading backward di wilayah kecamatan Makasar Jakarta Timur. Menggunakan disain penelitian action research dengan pendekatan kualitatif, tehnik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi  partisipan, telaah dokumen, dan focus group discussion pada 4 (empat) subjek utama dan 6 (enam) subjek  kunci . Analisis data menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan hasil wawancara ditranskrip melalui teknik verbatim. Hasil penelitian ini didapat gambaran jenis kelatahan pada lansia yang paling menonjol adalah koprolalia (bicara kata-kata tabu), seperti menyebutkan alat kelamin (laki-laki) selain ada juga jenis kelatahan lainnya, seperti echolalia, ekopraksia dan automatic abodience. Jenis kelatahan yang dialami seorang lansia bisa lebih dari satu jenis. Faktor penyebab lansia menjadi latah karena faktor mimpi melihat alat kelamin yang cukup banyak disekitarnya, dan faktor lainnya seperti  adanya faktor pemberontakan, faktor pengkondisian dan faktor pengalaman. Dukungan keluarga diperlukan dengan memberi rasa aman dan lingkungan  sekitar dapat mengurangi kelatahan pada lansia, tidak mengganggu lansia serta memberi stimulus kepada lansia latah dan para lansia yang mengalami kelatahan. Lansia latah yang menjadi subjek penelitian ini  bekerja sebagai buruh cuci, pedagang dan pengasuh anak.  Metode reading backward bisa digunakan untuk meningkatkan konsentrasi yang dapat mengurangi kelatahan.
Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021 Audina, marchella; Suratmi, Tri; Samingan, Samingan
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v7i1.2642

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi setelah kanker payudara. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor resiko yaitu salah satunya hubungan seksual, wanita yang aktif secara seksual memiliki resiko tinggi mengidap kanker serviks. Kasus kanker serviks dapat ditekan dengan upaya pencegahan primer seperti meningkatkan atau intensifikasi kegiatan deteksi dini kanker serviks seperti pap Smears atau IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) Pada Wanita Usia Subur Diwilayah Kerja Puskesmas Simpang Katis Tahun 2021. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuaantitatif dan rancangan cross sectional. Populasi yang diambil dalam  penelitian ini yaitu wanita dengan usia subur (30-50 tahun) sebanyak 3,548 wanita. Jumlah sampel 108 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara Accidental Sampling. Analisis data menggunakan analisis statistik yang meliputi analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 78,7% wanita usia subur yang tidak pernah melakukan pemeriksaan sebelumnya. Hasil analisis bivariat yang berhubungan signifikan adalah tingkat pendidikan p 0,000, sikap p 0,000, keterpaparan informasi p 0,000, keterjangkauan jarak p 0,014, dukungan suami p 0,000, dukungan tenaga kesehatan p 0,020. Hasil analisis multivariat logistik menunjukan variabel yang dominan adalah tingkat pengetahuan dengan nilai p 0,008 dan OR tertinggi sebesar 38,797. Diharapkan agar para pemangku kepentingan seperti Dinas Kesehatan dan Puskesmas Simpang Katis untuk meningkatkan lagi penyediaan informasi (leaflet, poster, banner buku saku) mengenai kesehatan masyarakat khususnya kanker serviks dan pencegahan deteksi dini kanker serviks, memberikan penyuluhan kesehatan maupun sosialisasi di puskesmas, posyandu, posbindu dengan bantuan kader kesehatan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.Kata Kunci : IVA, Pengetahuan, Perilaku, Wanita Usia Subur
Sikap dan Dukungan Keluarga dalam Merawat Pasien Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Wilayah Kerja Puskesmas Patia Kabupaten Pandeglang Tahun 2023 Sukiyah, Dodon; Suratmi, Tri; Indrawati, Lili
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v7i2.3456

Abstract

Patients with mental disorders (ODGJ) require special treatment. In the treatment process, family involvement is expected. This research aims to study and explain the attitudes and support of families in caring for ODGJ in the working area of the Patia Health Center, Pandeglang district. This research uses a quantitative approach with a cross sectional design. The population in this study was 126 patients with mental disorders with a sample of 56 respondents who were families who provided care for ODGJ patients using accidental sampling data collection techniques. The research instrument is a questionnaire which was constructed by the researcher himself and has been tested for validity and reliability using a trial sample of 20 people. Based on the results of the analysis using chi square statistical testing, it was found that the p-value of family support (0.018), family role (0.024) and source of family support (0.001) was related to the length of treatment for ODGJ. The dominant variable related to the length of treatment for ODGJ is family support (0.031) with an OR value of 11.7. Family support has an 11.7 times chance of helping the healing process. Keywords : Attitudes, Family Support, Care
Beban Kerja Caregiver Dalam Mendampingi Lansia Dengan Demensia di Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan Jakarta Tahun 2022 Jumiarti, Jumiarti; Suratmi, Tri; Rahardjo, Tri Budi W
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v7i1.2560

Abstract

Caregiver adalah orang dewasa yang berperan dalam memberikan pendampingan kepada lansia yang mengalami ketergantungan ringan, sedang, berat sampai total. Caregiver dapat berasal dari anggota keluarga maupun orang yang terlatih sebagai caregiver lansia yang bekerja untuk memberi layanan pendampingan di panti wreda. Karakteristik lansia di panti wreda beragam, diantaranya lansia penyandang demensia. Lansia dengan demensia mengalami perubahan pada aspek fisik, psikologis, hubungan sosial, dan kemandirian pada aktivitas sehari-hari yang mempengaruhi kualitas hidup. Perubahan pada lansia demensia, kemampuan caregiver, dan lingkungan kerja merupakan kondisi yang dapat menimbulkan stres pada caregiver sehingga berisiko mengalami burn out. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran beban kerja caregiver dalam mendampingi lansia dengan demensia di Sasana Tresna Werdha (STW) RIA Pembangunan. Penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, telaah dokumen, dan focus group discussion kepada sepuluh responden. Analisis data menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan hasil wawancara ditranskrip menggunakan teknik verbatim. Hasil penelitian diperoleh gambaran tentang beban kerja berlebih pada caregiver dalam mendampingi lansia dengan demensia akibat faktor kelelahan emosional yang berkaitan dengan lansia kelompok usia tua, kurangnya keterampilan caregiver dalam mendampingi lansia dengan demensia, pendapatan yang rendah, waktu kerja, dan lingkungan kerja secara psikologis. Dibutuhkan kebijakan manajemen dalam menangani lansia dengan demensia di panti wreda, pelatihan khusus penanganan lansia dengan demensia, dan pemberian insentif yang memadai.
Quality Of Elderly Life With Chronic Diseases In The Working Area of Kembangan District Hospital Maringka, M C Gina; W.Rahardjo, Tri Budi; Suratmi, Tri
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v4i10.886

Abstract

The success of health development in Indonesia has increased the life expectancy of the Indonesian people. West Jakarta Kembangan Hospital has responsibility for improving the quality of life of the elderly in their working area, in line with Government Policy Number 17 of 2014 concerning Geriatric Service Standards in Hospitals. The aim of the study was to analyze the quality of life of elderly people with chronic diseases in the working area of Kembangan Hospital, West Jakarta in 2023. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design, with an elderly population in the working area of Kembangan Hospital and a sample size of 60 elderly people by Simple Random Sampling. The research instrument used the WHOQOL-Bref questionnaire, while the questionnaire was used to measure the variable characteristics of the elderly. Research time: Juni 2023. Data analysis techniques using univariate, bivariate and multivariate analysis. The results showed that the most chronic diseases were hypertension (50%), diabetes mellitus (23.7%), hypertension and diabetes mellitus (6.7%), hypertension and heart (6.7%), arthritis (3.3%), the rest is a combination of existing chronic diseases. The proportion of high quality of life for the elderly (63.3%) and low quality of life for the elderly (36.7%), marital status, education, employment, income and status of residence as well as the length of chronic disease in the elderly are related to the quality of life for the elderly, while age, gender, name of chronic disease and the number of chronic diseases are not related to the quality of life of the elderly. The dominant variable related to the quality of life of the elderly is income with OR = 0.269. Suggestions that can be recommended to the Kembangan Hospital are reactivating geriatric services through promotive efforts for elderly health so that chronic diseases in the elderly can be detected early and receive optimal treatment so as to improve the quality of life of the elderly, can open geriatric innovation services that are "One Stop Service for the Elderly"
The Correlation Between Physical Activity And Quality of Life Among The Elderly In North Jakarta Veranica, Romauli; Budi, Tri; Suratmi, Tri
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025 ( Indonesia - Thailand)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i4.446

Abstract

Indonesia has experienced a significant increase in its elderly population. According to Statistics Indonesia (BPS) in 2024, the number of older adults reached approximately 29 million, representing 12% of the total population. In Koja District, North Jakarta, based on the 2024 Koja Health Center Profile, the elderly population is recorded at 28,020 individuals. This demographic shift poses major challenges in maintaining and improving the quality of life of older adults, which can be promoted through active ageing strategies.This study aimed to analyze the correlation between physical activity and quality of life among the elderly. The research employed a descriptive-analytic design with a quantitative cross-sectional approach. The study population consisted of older adults living in the Koja Health Center working area, with respondents selected using random sampling. A total of 120 participants were included, determined by Slovin’s formula. Data collection utilized the WHOQOL-BREF questionnaire to assess quality of life and a modified PASE instrument to measure physical activity.Data analysis was conducted using univariate, bivariate (chi-square test), and multivariate (logistic regression) methods. The findings showed that most elderly participants engaged in moderate levels of physical activity, and their quality of life was categorized as fair to good. A statistically significant correlation was found between physical activity and quality of life (p < 0.05), with moderate physical activity showing the highest odds ratio (OR = 3.600). Moreover, independence level and family support were also significantly associated with quality of life.These findings confirm the essential role of physical activity in supporting elderly well-being. Strengthening community-based interventions, such as the Prolanis program and elderly health posts (posyandu lansia), is recommended to sustain elderly participation in physical activity and improve their overall quality of life.
Determinants Related to User Perceptions of the Quality of Health Home Outpatient Services in DKI Jakarta After Rebranding in 2025 Narsih, Tri; Suratmi, Tri; Ulfa, Laila; Irwan, Irwan
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025 ( Indonesia - Thailand)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i4.488

Abstract

Healthcare service quality is a key indicator in evaluating the effectiveness of healthcare facilities, influencing patient satisfaction and loyalty. Understanding users' perceptions of service quality is essential for developing strategies to improve outpatient care. This study aims to analyze factors affecting users' perceptions of service quality at Rumah Sehat outpatient units in Jakarta in 2025. A quantitative survey design was employed, involving 96 purposively sampled respondents. The data were analyzed using the chi-square test to determine the relationship between demographic characteristics, payment methods, and users' perceptions of service quality. The results indicate that users' perceptions are significantly influenced by age, education, and payment methods, with payment method being the most dominant factor. Moreover, professional, friendly, and responsive healthcare staff, along with adequate and comfortable facilities, contribute to positive user perceptions. These findings provide practical implications for Rumah Sehat management to enhance service quality, patient satisfaction, and user loyalty.