Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Faktor Ibu Yang Berkaitan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Cempaka Tahun 2022 Sari, Aprilyani Puspita; Yuliana, Fitri; Lestari, Yayuk Puji; Lathifah, Nur
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.147

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk gizi kurang ditandai dengan indikator tinggi badan menurut umur. Faktor ibu yang berkaitan dengan kejadian stunting adalah tinggi badan ibu karena faktor genetik keluarga yang tubuhnya tinggi maupun pendek. KEK dan usia ibu saat hamil kurang dari 20 dan lebih dari 35 tahun berisiko melahirkan bayi BBLR yang jika tidak ditangani berlanjut stunting. Menganalisis Faktor Ibu Yang Berkaitan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Cempaka. Metode yang digunakan yakni Analitik Observasional dengan pendekatan Case control dan teknik sampel yang digunakan adalah non random sampling dengan teknik accidental sampling. Data yang digunakan adalah jenis data kuantitatif yang bersumber dari data sekunder. Instrumen pengambilan data menggunakan ceklis. Data dianalisa menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian dari 316 balita terdapat 50 persen balita mengalami stunting dan 50 persen balita tidak mengalami stunting. Ibu tinggi badan pendek sebanyak 38,9 persen dan ibu dengan tinggi badan normal sebanyak 61,1 persen. Ibu dengan Riwayat KEK saat hamil sebanyak 42,1persen dan ibu tidak KEK sebanyak 57,9 persen. Ibu dengan usia berisiko saat hamil sebayak 65,5 persen dan ibu dengan usia yang tidak berisiko sebanyak 34,5 persen. Hasil uji Chi-Squere, didapatkan hubungan antara faktor ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskemas Rawat Inap Cempaka tahun 2022.
Improving the knowledge women of reproductive age about contraception through use of Klik KB Aryvia, Nabilla Salsa; Hestiyana, Nita; Mahdiyah, Dede; Lathifah, Nur
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 2: August 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i2.62

Abstract

Background: Family planning is a vital public health initiative aimed at enhancing reproductive health and ensuring sustainable population growth. Despite advancements, knowledge gaps persist, particularly in underserved areas, leading to misconceptions about contraceptive methods. Klik KB, a mobile application by BKKBN, has shown potential in improving contraceptive knowledge, yet its utilization remains limited. Objective:   This study evaluates the effectiveness of the Klik KB application in improving contraceptive knowledge among women of reproductive age. Method:   A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed, involving 30 women aged 15–49 years. Participants completed a structured questionnaire before and after guided use of the Klik KB application. Statistical analysis was performed using the Wilcoxon signed-rank test. Results:  The mean knowledge score significantly increased from 80.32 (SD = 11.82) pretest to 88.17 (SD = 8.74) posttest (p = 0.013). The proportion of participants with good knowledge rose from 70% to 93.3%, while no respondents remained in the poor knowledge category after the intervention. Conclusion:  The Klik KB application effectively improves contraceptive knowledge among women of reproductive age, highlighting its potential as a digital tool for enhancing reproductive health education and outcomes.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI SUNTIK SEBAGAI KB PASCA SALIN DI PUSKESMAS TERMINAL BANJARMASIN Pratama Putri, Nanda; Lathifah, Nur; Noor Anisa, Fadhiyah
Midwifery And Complementary Care Vol 3 No 2 (2024): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v3i2.464

Abstract

Background: In Indonesia in 2021 it was 57.4%. Based on provincial distribution, the highest prevalence rate of family planning use is south Kalimantan, which is 67.9%. Various factors influence postpartum mothers in choosing the right contraceptive according to their needs. Objective:. Analyze and identify what factors are related to the selection of Injectable Contraceptives as Postpartum Family Planning at the Banjarmasin Terminal Health Center. Methods: The method used in this study is the Cross Sectional method. By using a simple random sampling technique in sampling, the number of samples was obtained from 224 postpartum mothers. Data analysis using chi square test. Result: The results of the study that chose Injectable Birth Control were much more, namely 198 people (88.39%) compared to those who chose Non-Injectable Birth Control which was 26 people (11.61 %). The results of the chi square test on age were obtained that there were 25% cells with an expected value of < 5 so, the fisher exact test used with a p-value of 0.279. The results of the chi square test on education obtained a p-value with a value of 0.615. And the results of the chi square test against parity obtained a p-value with a value of 0.005. Conclusion: There is a relationship between parity and the selection of injectable contraceptives as postpartum birth control, while other factors such as age and education are not related to the selection of injectable contraceptives as postpartum birth control at the Banjarmasin Terminal Health Center.
HUBUNGAN KEPATUHAN MEMINUM SUPLEMEN ASUPAN KALSIUM DENGAN TINGKAT DISMENOREA PADA KARYAWATI RSIA PARADISE Djariah, Ainun; Lathifah, Nur; Yuliantie, Putri
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v1i12.1073

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi dismenorea primer di Indonesia cukup tinggi yaitu 60-75% pada perempuan muda. Di Indonesia 64,25% yang terdiri dari 54,89% dismenorea primer dan 9,36% dismenore sekunder. Dismenorea merupakan gangguan berupa nyeri atau kram otot rahim. salah satu yang berperan dalam relaksasi otot termasuk otot organ reproduksi diakibatkan oleh pembuluh darah. Relaksasi terjadi dengan mengeluarkan ion kalsium secara aktif menembus membrane plasma dan kembali ke dalam retikulum sarkoplasma. Ketika ion kalsium dibersihkan, miosin mengalami defosforilasi dan tidak lagi dapat berinteraksi dengan aktin sehingga kontraksi myometrium akan menurun, vasokonstriksi akan menurun, dan nyeri dismenorea akan menurun adalah konsumsi kalsium (Nurwana, Sabilu & Fachlevy, 2017). Hasil: Penelitian ini menunjukan responden dengan usia Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan meminum suplemen asupan kalsium dengan tingkat dismenorea pada karyawati RSIA Paradise. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan yang digunakan adalah cross sectional populasi target dalam penelitian ini adalah karyawati, dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling berupa total sampling yaitu pengambilan sampel keseluruhan dari populasi. Penelitian ini menggunakan data primer dengan analisis chi-square program SPSS dalam pengolahan data dengan tingkat signifikan 0,05 dengan convidence interval 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara kepatuhan meminum suplemen asupan kalsium terhadap kejadian dismenorea pada karyawati di RSIA Paradise didapatkan nilai ρ = <0,001 (< α 0,050). Berdasarkan hasil uji statistic chi Square didapatkan nilai ρ = <0,001 < α 0,050 maka hipotesis penelitian diterima.Simpulan: ada hubungan antara kepatuhan meminum suplemen asupan kalsium terhadap kejadian dismenorea pada karyawati di RSIA Paradise, disarankan kepada karyawati untuk terus mengkonsumsi kalsium untuk mengurangi nyeri saat haid.