Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Digital Mindset Deficit in MSMEs Leadership: A Grounded Theory Study of Pottery Enterprises in Lombok Urfina, Yasyifa Dian; Syiam, Nazilatus; Hadi, Sulhan; Candra , Candra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4037

Abstract

The digital economy has significantly transformed the global business environment, making digital technology a critical determinant of business competitiveness and sustainability. Despite their strategic importance, many small and medium enterprises (SMEs) face significant challenges in implementing digital transformation initiatives. This study investigates leadership-related barriers to digital transformation among Pottery SMEs in Lombok, Indonesia, with a particular focus on how deficiencies in digital mindsets emerge and shape managerial decision-making. Adopting a grounded theory approach, qualitative data were collected through in-depth interviews and participant observation involving SME owners and managers. Data analysis was conducted through systematic open, axial, and selective coding procedures, supported by NVivo software, to generate substantive theory grounded in empirical findings. The results reveal a persistent gap between awareness of digital technologies and their effective integration into daily business practices. Cognitive limitations, uncertainty, and sociocultural norms influence leaders' perceptions of digital technologies and limit their confidence in adopting digital solutions. Consequently, decision-making regarding digital initiatives remains largely intuitive and reactive rather than strategic and forward-looking, reflecting limited digital leadership capabilities. Despite this, SME leaders expressed a generally optimistic view of digital transformation, particularly regarding market expansion and business sustainability. They emphasized the importance of practical training, ongoing mentoring, and accessible digital infrastructure to facilitate digital adoption. This study provides context-specific insights into the barriers to digital mindsets in SME leadership and underscores that successful digital transformation requires not only technological readiness but also cognitive readiness and supportive institutional and socio-cultural conditions.
Pengaruh Harga, Online Customer Rating, Biaya Ongkir dan Kecepatan Pengiriman Terhadap Keputusan Pembelian di Platform E-commerce (Studi Kasus Pengguna E-commerce di Kota Mataram) Fani, Muhammad Zainul; Hadi, Sulhan; Wirastomo, Handoyo
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 6, No 2 (2025): November
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v6i2.36990

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia, termasuk di Kota Mataram, telah mengubah pola perilaku konsumen dalam melakukan pembelian secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, online customer rating, biaya ongkir, dan kecepatan pengiriman terhadap keputusan pembelian konsumen di platform e-commerce. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 98 responden, ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara online customer rating, biaya ongkir, dan kecepatan pengiriman terbukti berpengaruh signifikan. Uji simultan (uji F) memperlihatkan bahwa keempat variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai Adjusted R² sebesar 81,1% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variaebl Independen. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks konsumen e-commerce di Kota Mataram, faktor layanan seperti biaya ongkir, kecepatan pengiriman, dan kepercayaan melalui rating lebih dominan dibandingkan pertimbangan harga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku e-commerce dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk meningkatkan daya saing di pasar digital.
Implementasin Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) pada Administrasi Badan Hukum di Kantor Wilayah Kementrian Hukum NTB Nafisah, Nurul; Ramadhani, Sheila; Hadi, Sulhan
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 7 (2026): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ecs2ws72

Abstract

Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) merupakan salah satu bentuk layanan publik yang berbasis digital dengan tujuan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam pengelolaan badan hukum. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui program magang di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat pada sektor Administrasi Hukum Umum (AHU). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan aplikatif dan partisipatif melalui dokumentasi, observasi, serta keterlibatan langsung mahasiswa dalam proses administrasi pelayanan badan hukum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi sistem AHU Online berhasil meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam pelayanan kepada masyarakat. Mahasiswa berkontribusi dalam pelayanan meja AHU, pengecekan dokumen awal, penyampaian informasi layanan, serta aktivitas koordinasi dan sosialisasi hukum. Walaupun masih ada tantangan seperti masalah sistem dan rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, pelayanan AHU di Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB secara keseluruhan telah mencerminkan pelayanan publik yang berkualitas, responsif, dan fokus pada kebutuhan masyarakat.