Claim Missing Document
Check
Articles

Circular Economy Policy of Shrimp Waste as an Effort to Implement Green Economy Suning Suning; Djoko Adi Walujo; Linda Dwi Rohmadiani; Prihono Prihono
Jurnal Kawistara Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.68866

Abstract

This study aims at determining the conditions and characteristics of shrimp waste, the economic value of the potential for shrimp waste, as well as the policy direction for implementing the Circular Economy of Shrimp Waste as a Green Economy Alternative in the Bulak Banteng Kenjeran Coastal Area, Surabaya City. The research method used is descriptive qualitative and quantitative with the process hierarchy analysis technique (AHP). The data collection method was carried out by distributing questionnaires and in-depth interviews with selected respondents. The results showed that the characteristics of shrimp waste in the form of shrimp heads and shells were still not used for economic value activities, and people dumped them in gutters around homes and at sea. The priority policy directions that can be applied to the Circular Economy of Shrimp Waste as an Alternative to a Green Economy are; 1) providing innovation and technology for economic-based shrimp waste processing with a total CR (consistency ratio) value of 1.878; 2) to improve environmental health by not disposing of shrimp waste around the house, the total value of CR is 1.127; and, 3) the government provides a shrimp processing industry for fishermen with a total CR value of 0.094. Each policy priority can be carried out in synergy so that shrimp waste can be handled properly.
Pemanfaatan Sistem Informasi Spasial untuk Pengelolaan Aset di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Moch. Shofwan; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Linda Dwi Rohmadiani; Suning Suning; Siti Nuurlaily Rukmana; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 4 (2022): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i4.239

Abstract

Bligo Village is a village located in Candi District, Sidoarjo Regency. Utilization of the village spatial information system is highly expected for the realization of village asset data collection that is able to support the Bligo Village Government which is good governance and competitive. The purpose of this study is to provide training on Village Spatial Information Systems for Village Asset Management. The method used is divided into two stages of data collection, namely primary data collection consisting of observation and documentation. Subsequent data collection is carried out on a secondary basis by being obliged to fill in the data that has been distributed into the questionnaire. As a result, it is known that the SWOT value in this analysis is located in quadrant I, meaning that it is able to improve the quality of human resources in village officials regarding the use of spatial information systems for asset management in Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA MEJONO KABUPATEN KEDIRI BERBASIS EKONOMI KREATIF Suning; Silvia Hawanayu Rahmadhany
Jurnal Plano Buana Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2022)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jpb.v3i1.6297

Abstract

Kabupaten Kediri memiliki potensi wisata salah satunya berlokasi di Desa Wisata Mejono. Desa Wisata Mejono memiliki karakteristik khusus sebagai desa wisata meliputi beberapa destinasi wisata dan produk unggulan yang berkearifan lokal. Namun, pengembangan Desa Wisata Mejono masih kurang optimal dalam berkontribusi meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, sekaligus untuk penguatan ekonomi lokal dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tujuan dari penelitian ini adalah merumuskan arahan pengembangan Desa Wisata Mejono Kabupaten Kediri berbasis ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik analisis skala likert dan SWOT. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data sekunder dan primer melalui sebar kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan Desa Wisata Mejono telah memiliki beberapa aspek kelengkapan sebagai Desa Wisata diantaranya aspek daya tarik wisata (attraction), fasilitas pendukung (amenity), kelembagaan (anciliarry), aksesbiitas (accesbility), keterlibatan masyarakat (community involvement), promosi dan informasi (promotion and information). Terdapat tujuh potensi subsektor ekonomi kreatif yaitu arsitektur; desain interior; desain komukasi visual; film, animasi dan video; fotografi; kuliner; dan periklanan. Strategi yang didapat dari analisis SWOT untuk pengembangan desa wisata Mejono tersebut adalah dengan bersinergi atau kolaborasi dengan stakeholder terkait secara pentahelix dimana pengelola desa wisata secara aktif mengupayakan untuk bermitra dengan pihak akademisi, pelaku usaha, komunitas wisata/ masyarakat setempat, pemerintah desa/ pemerintah kabupaten, dan media massa.
Rancangan Taman Rekreasi Dan Olahraga Di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Siti Nuurlaily Rukmana Rukmana; Moch. Shofwan; Anak Agung Sagung Alit Widyastuti; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari1; Suning Suning; linda Dwi Rohmadiani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i02.a6029

Abstract

Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo diketahui bahwa fasilitas umum berupa ruang publik/taman kota belum dimiliki oleh desa Bligo. Namun untuk lapangan olahraga telah dituliskan sebesar 2,94 Ha dan keberadaannya saat ini juga belum optimal. Hal ini tentu menjadi tugas Bersama baik aparatur desa dan masyarakat untuk membangung ruang public yang ada di desa tersebut. Sesuai dengan peraturan PU No 5 Tahun 2008 fasilitas umum berupa taman rekreasi dan olahraga bagian dari RTH yang harus dimiliki di perkotaan dengan presentase 20% ruang terbuka publik dan 10% ruang terbuka privat. Tujuan dari PKM ini adalah pembuatan rancangan siteplan taman rekriasi dan olahraga di desa Bligo. Solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi perancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Hasil yang dicapai dari PkM ini adalah tersedianya gambar rancangan siteplan Taman Rekreasi dan Olahraga di Desa Bligo. Pemahaman masyarakat dan apparat Desa juga meningkat khususnya pentingnya keberadaan RTH serta metode pembuatan rancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di desa Bligo, yaitu dari 30% menjadi 70% Kata Kunci: Desain, Ruang Terbuka Hijau, Taman Olahraga Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency has not had public facilities in the form of public spaces/city parks. However, this village has a sports field of 2.94 hectares and its current existence is also not optimal. This is of course the duty of the village apparatus and the community to build public spaces in the village. Under PU regulation No. 5 of 2008, public facilities in the form of recreation and sports parks are part of the green open space that must be owned in urban areas with a percentage of 20% public open space and 10% private open space. This PKM aims to design a recreational and sports park site plan in Bligo village. The solution offered is the socialization of the design of the recreation and sports park site plan in Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency. The results achieved from this PKM are the availability of a design drawing of the Recreation and Sports Park site plan in Bligo Village. The understanding of the community and village officials has also increased, especially the importance of the existence of green open space and the method of designing a recreation and sports park site plan in Bligo village, from 30% to 70%. Keywords: Design, Public space, Sport Parks
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Rancangan Fasilitas Pendukung Badan Usaha Milik Desa Buncitan Sedati Sidoarjo Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Linda Dwi Rohmadiani; Moch. Shofwan; Suning Suning; Siti Nuurlaily Rukmana; Annisa Bhudiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v3i2.373

Abstract

Desa memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan nasional. Banyak program pemerintah pusat memberikan ruang pada desa untuk mengembangkan potensi yang ada melalui kewenangan dalam pengelolaan desa secara mandiri. Salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kemandirian desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya adalah melalui progam pendirian BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).  Potensi dan Kebutuhan desa menjadi landasan BUMDes membuat program kerja. Desa Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo menjadi lokasi pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat karena mempunyai beberapa potensi berupa lahan BUMDes yang luas yang bisa dikembangkan sebagai usaha mendukung kegiatan BUMDes berupa fasilitas bidang usaha. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi tentang BUMDes dan penyebaran kuisioner kepada apparat pemerintahan desa dan pengelola BUMDes. Hasil identifikasi potensi yang diharapkan adalah berupa pembukaan lahan untuk kegiatan kuliner berupa rumah makan dengan konsep back to nature serta bisnis kolam pemancingan yang sekarang ini marak di lingkungan perkotaan. Bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat BUMDes adalah ide/gagasan, tenaga, dan keterampilan.
Strategi Penanganan Banjir Dengan Pendekatan Perencanaan Water Sensitive Urban Design (WSUD) Suning Suning; Nadhia Bella Fierzha
Wahana Vol 75 No 1 (2023): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v75i1.7419

Abstract

Desa Lebani Suko termasuk daerah kawasan Gresik Selatan yang merupakan daerah yang memiliki potensi tinggi terhadap banjir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik banjir di Desa Lebani Suko dan bagaimana pendekatan konsep Water Sensitive Urban Design dalam penanganannya. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis skoring dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik genangan terdapat di RW II dan RW IV dengan nilai rendah sebesar 62.5. RW I dan RW III dengan nilai sebesar 85 yaitu RW I dan RW III. Lokasi yang mengalami genangan tersebut memiliki topografi lebih rendah daripada lokasi lainnya, sehingga diperlukan penanganan banjir dengan konsep water sensitive urban design (WSUD). Karakteristik WSUD di Desa Lebani Suko yaitu buffer strips, filtration, networked public open spaces, drainage Corridors, natural drainage, setbacks, buffer zones, road alligment, dan roadside detention. Dari karakteristik tersebut, maka konsep WSUD yang dapat diterapkan di Desa Lebani Suko adalah dengan mengembangkan vegetasi yang dilengkapi dengan jalur pejalan kaki, pembangunan taman dan lapangan, pembangunan ponds pada muara drainase, normalisasi sungai dan himbauan larangan membuang sampah di sungai, penggunaan permeable pavement, perlebaran jalan, detention pond (kering) dan parit filtrasi.
Kualitas Sumber Air Baku Sungai Mangetan Kanal-3 Untuk Ketersediaan Air Bersih Suning Suning; Sugito; Ardian Amirullah
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol. 6 No. 2: September 2023
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jprs.v6i2.6753

Abstract

The development of the quality and quantity of clean water is one of the environmental infrastructure developments that needs attention, because it is one of the most important resources for the community. Water is all water contained in and derived from water sources both above and below the ground surface. This study aims to determine the existing condition of raw water sources and provide policy direction for the raw water sources of the Mangetan River Kanal-3, Gedangan District for the availability of clean water. The method used is descriptive quantitative with laboratory analysis techniques and AHP (process hierarchy analysis). Data collection was carried out by taking water sample points from the Mangetan River Kanal-3, secondary data and in-depth interviews with the Irrigation Service and communities around the river. The results showed that the Mangetan River Kanal-3 with Color parameters and E-coli still did not meet the quality requirements for raw water sources. As for the parameters of acidity (PH), temperature, turbidity, and odor from laboratory test results, they meet the quality requirements for raw water sources. The main policy priority directives implemented for the availability of clean water from the raw water of the Mangetan River Kanal-3 are to pay attention to the quality, continuity and quantity of water. The policy implication obtained from this research is how the community protects the environment by not throwing garbage or other waste into the river so that the river can be used as raw water for the availability of clean water and meets the criteria for clean water according to quality standards.
Pengembangan Kawasan Wisata Berkelanjutan di Pantai Lon Malang Kabupaten Sampang, Madura Suning, Suning; Wahyuni, Hasri; Ratnawati, Rhenny
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 19, No 4 (2023): JPWK Volume 19 No. 4 December 2023
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v19i4.49835

Abstract

Meningkatnya jumlah pengunjung di Pantai Lon Malang akan menyebabkan kerusakan lingkungan jika daya dukung dan daya tampung lingkungan tidak diperhatikan mulai dari sekarang. Guna mengurangi kerusakan lingkungan, tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kawasan wisata, daya dukung dan daya tampung wisata dan arahan pengembangan kawasan wisata berkelanjutan di Pantai Lon Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik fotomapping dan presentase, perhitungan daya dukung dan daya tampung, dan Analythical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan wisata Pantai Lon Malang memiliki daya tarik wisata alam berupa pantai pasir putih yang membentang didukung dengan fasilitas dan aktivitas yang di tawarkan seperti berenang, banana boat, berkuda, ATV, permainan anak, camping, dan spot foto. Hasil perhitungan analisis daya dukung dan daya tampung menunjukkan  jumlah maksimum wisatawan yang dapat di tampung secara fisik atau luas wilayah sebesar 2308 pengunjung/hari, dan  daya tampung maksimum yang dapat mempengaruhi ruang atau riil kegiatan wisatawan sejumlah 344 pengunjung/hari, serta  jumlah maksimum wisatawan yang dapat di tampung dengan mempertimbangkan kapasitas manajemennya atau daya dukung efektif sebanyak 227 pengunjung/hari, kondisi ini masuk dalam klasifikasi daya dukung besar yang artinya wisata Pantai Lon Malang saat ini masih dapat menampung wisatawan dengan segala aktivitas wisata yang dilakukan dengan memperhatikan kapasitas manajemennya, baik  kondisi sosial ekonominya, lingkungan maupun budayanya. Arahan pengembangan wisata Pantai Lon Malang agar berkelanjutan adalah dengan mempertahankan kondisi daya dukung dan daya tampung baik secara fisik, riil maupun daya dukung efektifnya. Implikasi kebijakan yang dapat dilakukan ke depan adalah kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengelola Pantai Lon Malang agar potensi eksisting dipertahankan dan kebersihan pantai dapat dilakukan secara periodik.
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Rancangan Fasilitas Pendukung Badan Usaha Milik Desa Buncitan Sedati Sidoarjo Widyastuty, Anak Agung Sagung Alit; Rohmadiani, Linda Dwi; Shofwan, Moch.; Suning, Suning; Rukmana, Siti Nuurlaily; Tribhuwaneswari, Annisa Bhudiyani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i2.373

Abstract

Desa memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan nasional. Banyak program pemerintah pusat memberikan ruang pada desa untuk mengembangkan potensi yang ada melalui kewenangan dalam pengelolaan desa secara mandiri. Salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kemandirian desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya adalah melalui progam pendirian BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).  Potensi dan Kebutuhan desa menjadi landasan BUMDes membuat program kerja. Desa Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo menjadi lokasi pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat karena mempunyai beberapa potensi berupa lahan BUMDes yang luas yang bisa dikembangkan sebagai usaha mendukung kegiatan BUMDes berupa fasilitas bidang usaha. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi tentang BUMDes dan penyebaran kuisioner kepada apparat pemerintahan desa dan pengelola BUMDes. Hasil identifikasi potensi yang diharapkan adalah berupa pembukaan lahan untuk kegiatan kuliner berupa rumah makan dengan konsep back to nature serta bisnis kolam pemancingan yang sekarang ini marak di lingkungan perkotaan. Bentuk partisipasi masyarakat untuk memperkuat BUMDes adalah ide/gagasan, tenaga, dan keterampilan.
Circular Economy Policy of Shrimp Waste as an Effort to Implement Green Economy Suning Suning; Djoko Adi Walujo; Linda Dwi Rohmadiani; Prihono Prihono
Jurnal Kawistara Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.68866

Abstract

This study aims at determining the conditions and characteristics of shrimp waste, the economic value of the potential for shrimp waste, as well as the policy direction for implementing the Circular Economy of Shrimp Waste as a Green Economy Alternative in the Bulak Banteng Kenjeran Coastal Area, Surabaya City. The research method used is descriptive qualitative and quantitative with the process hierarchy analysis technique (AHP). The data collection method was carried out by distributing questionnaires and in-depth interviews with selected respondents. The results showed that the characteristics of shrimp waste in the form of shrimp heads and shells were still not used for economic value activities, and people dumped them in gutters around homes and at sea. The priority policy directions that can be applied to the Circular Economy of Shrimp Waste as an Alternative to a Green Economy are; 1) providing innovation and technology for economic-based shrimp waste processing with a total CR (consistency ratio) value of 1.878; 2) to improve environmental health by not disposing of shrimp waste around the house, the total value of CR is 1.127; and, 3) the government provides a shrimp processing industry for fishermen with a total CR value of 0.094. Each policy priority can be carried out in synergy so that shrimp waste can be handled properly.