Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendidikan Literasi dan Inklusi Keuangan Untuk Mewujudkan Masyarakat Berdaya Saing Sakifah; Masitoh, Noneng; Wursan; Badriatin, Tine; Rosyadi, Agi; Rahmani, Dede Arif
Bakti Cendana Vol 8 No 2 (2025): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.8.2.2025.100-108

Abstract

This community service activity aims to provide financial literacy and inclusion education in Putrapinggan Village, Kalipucang District, Pangandaran Regency. So far, in general, the local community still simply manages money, knowing that the function of a bank is limited as a place to save and apply for loans, both for consumptive needs and business capital. Through this PPM activity, the community receives training in good financial management, by separating the recording of business finances and personal needs. The community, some of which are also MSME actors, is starting to recognize the capital market as an investment alternative other than property, gold, or livestock and garden produce. The method used in this training is Participatory Action Research (PAR) with presentation and direct interaction involving resource persons from OJK and the West Java Region Indonesia Stock Exchange. As a result, people are getting to know various kinds of banking and capital market products, getting to know legal and illegal financial institutions, and understand the dangers of fraud or financial crimes that are increasingly rampant so they know how to prevent them.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH RUMPUT LAUT MENJADI PRODUK AGAR-AGAR UNTUK DIVERSIFIKASI EKONOMI MASYARAKAT Yuniasih, Yuyun; Masitoh, Noneng; Rosyadi, Agi; Hidayat, Deny; Friantoro, Dian
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.542

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan melalui skema Program Pengabdian Berbasis Kewirausahaan (PPBK) di Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Tujuan utama program adalah memberdayakan masyarakat pesisir melalui peningkatan keterampilan dan pemanfaatan potensi lokal rumput laut. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan pengetahuan dalam mengolah rumput laut menjadi produk bernilai tambah serta kurangnya kemampuan dalam melakukan pemasaran produk secara lebih luas. Untuk menjawab persoalan tersebut, tim pelaksana melaksanakan pelatihan pengolahan rumput laut menjadi produk diversifikasi berupa agar-agar, pendampingan pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan lokal yang melibatkan aparat desa, Karang Taruna, dan kelompok PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah rumput laut menjadi produk inovatif serta meningkatnya pemahaman mengenai strategi pemasaran digital. Selain itu, program ini mendorong terbentuknya kolaborasi antarkelompok masyarakat sehingga tercipta peluang pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan. Implikasi kegiatan ini adalah terciptanya model pemberdayaan berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat pesisir dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Pendidikan Literasi dan Inklusi Keuangan Untuk Mewujudkan Masyarakat Berdaya Saing Masitoh, Noneng; Wursan, Wursan; Badriatin, Tine; Rosyadi, Agi; Rahmani, Dede Arif Arif; Sakifah, Sakifah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i1.345

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendidikan literasi dan inklusi keuangan di Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran. Selama ini umumnya masyarakat daerah tersebut masih mengelola uang dengan cara sederhana, mengetahui fungsi bank terbatas sebagai tempat menyimpan dan mengajukan pinjaman baik untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif maupun modal usaha. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, masyarakat menerima pelatihan pengelolaan keuangan yang baik, dengan cara memisahkan pencatatan keuangan usaha dan kebutuhan pribadi. Masyarakat yang sebagian juga pelaku UMKM mulai mengenal pasar modal sebagai alternatif investasi selain properti, emas, atau hewan ternak dan hasil kebun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) melalui presentasi dan interaksi langsung dengan melibatkan narasumber perwakilan dari OJK dan Bursa Efek Indonesia Wilayah Jawa Barat. Hasilnya, masyarakat mulai mengenal berbagai macam produk perbankan dan pasar modal, mengenal lembaga keuangan yang legal dan ilegal serta memahami bahaya penipuan atau kejahatan keuangan yang semakin marak terjadi sehingga tahu bagaimana cara mencegahnya.