Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Intan Nursing

Pengetahuan tentang Pemenuhan Nutrisi pada Masa Nifas Berdasarkan Sosial Budaya Ibu Eka Putri , Syabrina; Ramie, Agustine; Maria, Insana
Journal of Intan Nursing Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v1i1.53

Abstract

Pendahuluan : Pemenuhan nutrisi yang baik bagi ibu dalam masa nifas adalah salah satu program yang dapat menurunkan Angka Kematian Ibu. Kebutuhan nutrisi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25%, karena berguna untuk proses kesembuhan karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. Pada beberapa budaya, pantang makan pada ibu nifas dapat berpengaruh terhadap asupan nutrisi. Terutama pada suku Banjar di Kalimantan Selatan yang masih kental dengan budayanya yang memiliki banyak pantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya ibu di Desa Tambak Anyar Ulu. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 114 orang. Pengukuran menggunakan kuisioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya ibu di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar dengan kategori baik 69 responden (60,5%), cukup 42 responden (36,8%), dan kategori kurang 3 responden (2,6%).   Kesimpulan : Pengetahuan ibu tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya masih belumoptimal sehingga diharapkan ibu mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan.
Tingkat Kecemasan dengan Perilaku Protokol Kesehatan Amalia, Kiki; Maria, Insana
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i1.59

Abstract

Pendahuluan : Pada Desember 2019, sejumlah pasien dengan pneumonia misterius dilaporkan untuk pertama kalinya di Wuhan, Cina. Virus ini telah dinamai sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Coronavirus 2 (SARS-CoV-2)dapat menimbulkan perasaan takut akan tertular dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Perilaku Protokol Kesehatan Di Desa Sungai Riam Kec. Pelaihari Kab.Tanah Laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan masyarakat dengan perilaku protokol kesehatan di Desa Sungai Riam Kec. Pelaihari Kab.Tanah Laut. Metode : Desain Penelitian yang digunakan adalah rancangan analitik korelasional dengan jenis cross sectional. Sampel yang digunakan adalah sebesar 100 responden dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas kecemasan masyarakat Desa Sungai Riam yaitu tidak mengalami kecemasan (74%), mayoritas responden sejumlah 61 (61%) memiliki perilaku yang melakukan protokol kesehatan. Ada Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Perilaku Protokol Kesehatan Di Desa Sungai Riam Kec. Pelaihari Kab. Tanah Laut Tahun 2020 (p = 0,000< (α = 0,05). Kesimpulan : Ada Hubungan antara tingkat kecemasan dengan perilaku protocol kesehatan sehingga diharapkan masyarakat tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19.
Tingkat Kecemasan Orangtua Terhadap Penyakit Thypoid Abdominalis Maria, Insana; Fadilah, Haris
Journal of Intan Nursing Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v1i2.67

Abstract

Pendahuluan Keluarga yang menghadapi anaknya dalam keadaan sakit akan merasa cemas khususnya pada penderita thypoid abdominalis dikarenakan tidak mengetahui hal-hal yang terjadi selama proses penyakit thypiod abdominalis tersebut. Hal ini akan mempengaruhi proses penyembuhan anaknya dikarenakan kurang pengetahuan orang tua tersebut terhadap jalannya penyakit thypoid abdominalis. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat kecemasan orang tua terhadap penyakit Thypoid Abdominalis Pada Anak Di Ruang Anak RSUD Ratu Zalecha Martapura Tahun 2019 Metode : Populasi sebanyak 343 yang sakit thypoid abdominalis dengan jenis penelitian ini yang digunakan deskriptif dan pendekatan cross sectional dengan menggunakan instrumen penelitian (kuesioner) pengambilan sampel dilakukan dengan cara Aksidental Sampling sehingga mendapatkan sampel sebanyak 30 responden Hasil: Dari hasil penelitian terhadap 30 responden menunjukkan bahwa kategori tidak ada cemas (6,7%), cemas ringan (56,7%), cemas sedang (20%), cemas berat (16,7%). Kesimpulan : Diharapkan hasil penelitian ini jadi bahan masukan bagi tenaga kesehan untuk memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat terutama bagi orang tua untuk mengontrol tingkat cemas pada anak yang sakit typoid abdominalis.
Hubungan Komunikasi Efektif dengan Kepuasan Mahasiswa dalam Proses Belajar Mengajar di Stikes Intan Martapura Wirandi, Muhammad; Jumiyati, Jumiyati; Prima Afsyah, Lystiana; Mahribdiani, Rizka; Risda, Nor; Maria, Insana; Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v3i1.173

Abstract

Pendahuluan:. Keberhasilan proses belajar mengajar sangat didukung faktor penting yaitu penggunaan komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif terdapat proses pertukaran ide, pemikiran, pengetahuan dan informasi sedemikian rupa sehingga tujuan atau niat dapat terpenuhi dengan sebaik mungkin. Komunikasi effektif antara dosen dan mahasiswa akan membangun sebuah ikatan emosi yang positif dan hal ini sangat membantu dalam menghadapi berbagai masalah dalam pendidikan serta peningkatan prestasi belajar bagi mahasiswa. Tujuan: Mengetahui hubungan komunikasi effektif dengan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Stikes Intan Martapura. Metode: analitik korelasional dengan jenis cross sectional, responden mahasiswa semester 1 Tahun Akademik 2023/2024 berjumlah 115 orang dengan teknik total samplin, Instrumen menggunakan kuesioner, analisis univariat dan bivariat menggunakan uji spearman rho. Hasil: Hasil dari penelitian ini menggunakan uji spearman rho diperoleh nilai p = 0,000 yang berarti H) di tolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan antara Komunikasi Effektif dengan Kepuasan Mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Stikes Intan Martapura. Kesimpulan: terdapat hubungan yang kuat pada komunikasi effektid dengan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Saran:. Penelitian menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan komunikasi effektif dalam perkuliahan dan pengembangan mata kuliah komunikasi dasar keperawatan.
Hubungan Pengetahuan Senam Kaki Diabetes Dengan Motivasi Mencegah Ulkus Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus: The Relationship Between Knowledge of Diabetic Foot Exercises and Motivation to Prevent Diabetic Foot Ulcers in Diabetes Mellitus Patients Maria, Insana
Journal of Intan Nursing Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v4i2.348

Abstract

Pendahuluan: Tantangan kesehatan di era modern dengan adanya penyakit degeneratif yang memiliki berbagai komplikasi salah satunya adalah penyakit Diabetes Mellitus. Upaya mencegah komplikasi amputasi kaki dengan melakukan senam kaki diabetic sebagai aktifitas jasmani dan aerobk, memiliki manfaat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot kecil kaki. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan senam kaki diabetes dengan motivasi mencegah ulkus kaki diabetic. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 150 orang dan sampel sebanyak 109 responden dengan teknik consecutive sampling, instrument menggunakan kuesioner. Analisis bivariate menggunakan spearman rank. Hasil: Pengetahuan responden mayoritas kurang dan motivasi dalam mencegah ulkus kaki diabetik mayoritas sedang. Hasil uji statistik ρ = 0,034 < α 0,05 dengan nilai r = 0,221, yang berarti bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan senam kaki diabetes dengan motivasi mencegah ulkus kaki diabetik pada pasien Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan senam kaki diabetes dengan motivasi mencegah ulkus kaki diabetik pada pasien Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur.
Pengalaman Ibu Merawat Balita Dengan Diare: Studi Kualitatif: Mothers' Experiences in Caring for Toddlers with Diarrhea: A Qualitative Study Jumiyati, Jumiyati; Ikasari, Filia Sofiani; Maria, Insana; Rusdiana, Rusdiana
Journal of Intan Nursing Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v4i2.422

Abstract

Pendahuluan: Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas pada balita dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti dehidrasi. Ibu sebagai pengasuh utama memiliki peran sentral dalam penanganan awal diare di rumah. Namun, kajian yang mengeksplorasi pengalaman ibu secara mendalam dalam merawat balita dengan diare masih terbatas, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ibu dalam merawat balita yang mengalami diare, meliputi aspek penanganan, kendala, respon emosional, dukungan keluarga, dan upaya pencegahan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Partisipan sebanyak 12 ibu dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 127 ibu yang memiliki balita dengan riwayat diare. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil: Analisis data menghasilkan lima tema utama, yaitu: (1) penanganan diare di rumah secara farmakologis dan nonfarmakologis, termasuk penggunaan pengobatan tradisional; (2) kendala dalam perawatan, seperti kelelahan fisik dan tekanan emosional; (3) respon ibu berupa kecemasan, kepanikan, dan upaya pencarian informasi; (4) dukungan keluarga sebagai faktor penguat dalam proses perawatan; dan (5) upaya pencegahan melalui peningkatan kebersihan makanan dan minuman anak. Kesimpulan: Pengalaman ibu dalam merawat balita dengan diare dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, kondisi emosional, serta dukungan sosial keluarga. Edukasi berbasis keluarga dan penguatan peran tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan ketepatan penanganan diare dan mencegah komplikasi pada balita.