Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

Menyiapkan Generasi Sehat di Desa Wisata Melalui Pelatihan Pengolahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Lokal untuk Anak Umur 6-12 Bulan Wayan Sugandini; Ni Ketut Erawati; Made Juliani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i2.68476

Abstract

Air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama masa hidupnya merupakan nutrisi terbaik bagi anak, karena ASI mengandung gizi yang sangat lengkap bagi pertumbuhan anak. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) mulai diberikan saat anak menginjak usia 6 bulan, agar terpenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Masih terdapat ibu yang pengetetahuannya kurang tentang pemberian MP-ASI. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang MP-ASI. Metode pelaksanaannya melalui persiapan materi dan pertanyaan tentang MP-ASI, pada pelaksaanaan dilakukan pre-tes, pemberian materi dan demonstrasi mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan dan pada akhir sesi dilakukan post-tes. Hasil post-tes menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang MP-ASI dan cara mengolahnya dimana nilai rata-rata pre-test 61,5 sedangkan rata-rata nilai post-test 81,25. Pelatihan yang telah dilaksanakan telah memberikan pemahaman yang baik tentang makanan pendamping ASI dan cara mengolahnya dengan benar kepada ibu-ibu. Pelatihan sangat membantu ibu-ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya untuk mengolah makanan pendamping ASI. Simpulan bahwa pelaksanaan pelatihan mengolah MP-ASI dapat meningkat pengetahuan dan cara mengolah MP-ASI untuk anak umur 6-12 bulan. Implikasi pelatihan ini dapat menekan terjadinya stunting.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU MEMBUAT PUDDING JAGUNG MODISCO UNTUK PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PENYULUHAN DI DESA TEGALLINGGAH Wayan Sugandini; Erawati, Ni Ketut; Mertasari, Luh
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.51152

Abstract

Tujuan pengabdian ini melatih kader posyandu mengolah hasil perkebunan di desa menjadi makanan tambahan yang bergizi dan disukai balita berupa pudding jagung modisco. Pesertanya 14 kader posyadu desa Tegallinggah. Kegiatan dilaksanakan tanggal 15 dan 16 juni 2022 di balai desa. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan kader tentang makanan tambahan, selanjutnya pemberian materi dan demontrasi membuat pudding. Hari kedua kader diberi kesempatan memasak pudding, dan dilanjutkan pots-test. Hasil pre-test rata-rata nilai 69, hasil post-test terjadi peningkatan yaitu rata-rata nilai 89. Peserta dapat memasak pudding jagung modisco dengan baik, serta pada kegiatan posyandu bulan juli kader sudah menyiapkan makanan tambahan sesuai hasil pelatihan, memberikan penyuluhan tentang makanan tambahan kepada ibu balita. Dapat disimpulkan peserta pelatihan sudah mengetahui makanan tambahan yang bergizi dan dapat mengolah dengan baik. Makanan tambahan yang bernilai gizi baik, dapat membantu meningkatkan berat badan balita sesuai umur sehingga derajat kesehatan balita meningkat.
MENYIAPKAN GENERASI SEHAT BERPRESTASI BEBAS STUNTING MELALUI PENDAMPINGAN IBU “ASIEK” DI DESA TEGAL LINGGAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKASADA I Luh, Mertasari; Wayan Sugandini; Komang Sulyastini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.51519

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif merupakan strategi awal dalam pencegahan stunting di Indonesia. Namun saat ini cakupannya masih rendah karena pemberian MP ASI yang tidak logis. Tujuan pengabdian untuk mensukseskan program ASI eksklusif. Pendampingan, dan pemberian edukasi secara individu dan kelompok. Adapun hasil pendampingan dari tanggal 10 Mei - 25 Juli 2022 adalah dari 20 ibu menyusui terdapat 10 orang yang berhasil ASI eksklusif, 2 orang mengalami bendungan ASI dan tetap menyusui, 1 orang gagal MAL tapi tetap menyusui,5 orang sedang proses ASI ekslusif, dan 5 orang yang drop out ASI karena ASI tidak cukup pada bulan ke 4. Hasil penimbangan bulan Juli total bayi mengalami kenaikan berat badan dan dengan hasil deteksi perkembangan normal. Melakukan pendampingan Ibu ASIEk cukup efektif untuk mensukseskan program ASI ekslusif, mencegah dan mengatasi permasalahan menyusui dan menciptakan generasi sehat bebas stunting. Kata Kunci : Pendapingan, ASI Ekslusif, stunting.