Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI TEKS FABEL PADA SISWA KELAS VII MTS NURUL HUDA MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2022/2023 Br Bangun, Emiya Isnaini; Febriyana, Mutia
Jurnal Bahastra Vol 8, No 2 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i2.7920

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran role playing terhadap kemampuan menceritakan kembali teks fabel pada siswa kelas VII MTs Nurul Huda Medan Tahun Pembelajaran 2022/2023. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di MTs Nurul Huda Medan yang beralamat di Jl. Jamin Ginting Km.8 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 100 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-A yang berjumlah 28 siswa sebagai kelas eksperimen yang menerima pembelajaran menggunakan model role playing dan kelas VII-B yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol yang menerima pembelajaran menggunakan model ceramah. Metode penelitian ini bersifat eksperimen menggunakan posttest only control design. Instrumen penelitian ini berupa tes lisan yaitu dengan menceritakan kembali teks fabel. Berdasarkan teknik analisis data, dapat diketahui bahwa kemampuan menceritakan kembali teks fabel dengan menggunakan model pembelajaran role playing memperoleh nilai rata-rata rata 85,93 dibuktikan dengan rincian 76-100 berjumlah 23 siswa dengan presentase 82,14% dan 51-75 berjumlah 5 siswa dengan presentase 17,86%. Sedangkan kemampuan menceritakan kembali teks fabel menggunakan model pembelajaran ceramah dengan nilai rata-rata 61,97 dibuktikan dengan rincian 76-100 berjumlah 3 orang dengan presentase 8,33% dan 51-75 berjumlah 33 siswa dengan presentase 91,67%. Berdasarkan pengujian hipotesis nilai uji t maka diperoleh  yaitu 12,75 1,670 sehingga Ha pada penelitian ini terbukti dan diterima. Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model role playing terhadap kemampuan menceritakan kembali teks fabel pada siswa kelas VII MTs Nurul Huda Medan tahun pembelajaran 2022/2023.
Portrait of Indonesian Vocabolary in Writing Skills: Case Study of Darul Maaref School Foundation, Thailand Nasyahirah, Nurul; Febriyana, Mutia
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i1.9865

Abstract

Indonesian is an asset for the Indonesian nation which is always maintained both in the realm of Education and non-Education. Therefore, Indonesian is expected to be global for other countries. Related to this, the Indonesian program for Foreign Speakers (BIPA) as a bridge in introducing the language to the world, namely through four language skills. One of them is writing skills. This study aims to determine students' ability to write Indonesian vocabulary through the  Indonesian teaching program for foreign speakers (BIPA) at Darul Maaref School Foundation, Satun, Thailand. This research method is descriptive qualitative with a case study approach. The results of the study found that written language errors in  Darul Maaref School Foundation students included the use of incomplete sentence types, namely 11 data, word arrangement 3 data, capital letters 96  data, pronouns 1  data, prepositions 15  data, word choice 27  data, spelling 46  data, hyphen 3  data, and affix 2 data. The factors causing students' written language  errors  are  caused by  the influence of spoken language, students have not fully understood Indonesian grammar, students have not carefully  written Indonesian, and BIPA learning has not been effective.  Related to these findings, BIPA teaching materials are needed by emphasizing Indonesian that are in accordance with the rules of Indonesian Spelling  (EBI)  and presented as innovative and fun BIPA learning for students.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Tema 7 Sub Tema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan pada Siswa Kelas V SD Negeri 064966 Medan Perjuangan Tarihoran, Diana L. Rada; Febriyana, Mutia; Lubis, Kartina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12480

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari proses pembelajaran yang berlangsung di kelas V SD Negeri 064966 Medan Perjuangan belum terlaksana dengan baik. Proses pembelajaran Tematik yang kurang terlaksana dengan maksimal karena guru belum memberi kesempatan pada siswa untuk menemukan konsep sendiri, dan guru belum memberikan masalah-masalah dalam pembelajaran sehingga siswa tidak dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Tujuan penelitian ini adalah Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Tema 7 Sub Tema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan Pada Siswa Kelas V SD Negeri 064966 Medan Perjuangan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas V dengan jumlah siswa 17 orang dan peneliti. Data penelitian ini hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan. Sumber data adalah proses pembelajaran Tematik dengan menggunakan model PBL berbantu media aplikasi Canva di Kelas V SD Negeri 064966 Medan Perjuangan. Hasil pengamatan perencanaan pembelajaran siklus I 77,7% meningkat menjadi 91,6% pada siklus II. Hasil pengamatan aspek guru pada siklus I adalah 82,14% meningkat menjadi 96,4% pada siklus II. Hasil pengamatan aspek peserta didik pada siklus I 82,4% meningkat pada siklus II menjadi 96,4%. Dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbantu media aplikasi Canva dapat Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Tema 7 Sub Tema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan Pada Siswa Kelas V SD Negeri 064966 Medan Perjuangan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Puzzle pada Materi Pecahan Kelas V SD Negeri 060909 Medan Denai Manik, Thera Maora; Febriyana, Mutia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15194

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan media puzzle pada peserta didik di kelas rendah SD Negeri 060909 Medan Denai, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Hasil belajar adalah Hasil belajar adalah kompetensi atau kemampuan tertentu yang dicapai oleh siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar dan meliputi keterampilan kognitif, afektif, maupun psikomotor. Media pembelajaran adalah adalah alat yang dapat membantu proses belajar mengajar sehingga makna pesan yang disampaikan menjadi lebih jelas dan tujuan pendidikan atau pembelajaran dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Model Based Learning adalah model pembelajaran yang dikembangkan untuk membantu guru mengembangkan kemampuan berpikir dan keterampilan memecahkan masalah pada siswa selama mereka mempelajari materi pembelajaran.Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK), dimana guru dan beserta peneliti adalah pelaksana pembelajaran dan pengamat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik tes, obeservasi, dan dokumentasi. Prosedur penelitian ini dilaksanakan sebanyak II siklus, langkah-langkah setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian didalam penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan ketuntasan menulis permulaan dengan menggunakan media gambar sebanyak 25% antara Siklus I dan Siklus II. Pada Siklus I hasil yang diperoleh adalah 58,3% dan pada Siklus II diperoleh hasil peningkatan sebesar 83,3%. Penggunaan media pembelajaran sangatlah penting didalam proses pembelajaran, hal ini akan membuat pembelajaran lebih berkesan, menarik dan bermakna.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Wordwall pada Pembelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri 060909 Medan Denai Siregar, Ester Vika; Febriyana, Mutia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15195

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan media wordwall pada peserta didik di kelas rendah SD Negeri 060909 Medan Denai, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Hasil belajar adalah Hasil belajar adalah kompetensi atau kemampuan tertentu yang dicapai oleh siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar dan meliputi keterampilan kognitif, afektif, maupun psikomotor. Media pembelajaran adalah adalah alat yang dapat membantu proses belajar mengajar sehingga makna pesan yang disampaikan menjadi lebih jelas dan tujuan pendidikan atau pembelajaran dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Model Based Learning adalah model pembelajaran yang dikembangkan untuk membantu guru mengembangkan kemampuan berpikir dan keterampilan memecahkan masalah pada siswa selama mereka mempelajari materi pembelajaran.Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK), dimana guru dan beserta peneliti adalah pelaksana pembelajaran dan pengamat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik tes, obeservasi, dan dokumentasi. Prosedur penelitian ini dilaksanakan sebanyak II siklus, langkah-langkah setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian didalam penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan ketuntasan menulis permulaan dengan menggunakan media gambar sebanyak 20% antara Siklus I dan Siklus II. Pada Siklus I hasil yang diperoleh adalah 57,5% dan pada Siklus II diperoleh hasil peningkatan sebesar 90%. Penggunaan media pembelajaran sangatlah penting didalam proses pembelajaran, hal ini akan membuat pembelajaran lebih berkesan, menarik dan bermakna.
PELAFALAN KOSA KATA BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING: (PEMBELAJAR THAILAND) MELALUI PENERAPAN DIRECT METHOD Amelia, Gita; Febriyana, Mutia; Kemal, Isthifa
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The language skills that will be a careful focus in this research are pronunciation skills. The object of research is Thai learners with Indonesian teachers as teachers and researchers. Data was analyzed using the observation method, namely jumping in and looking directly at the subject and object of interest. By using direct methods in teaching, the data obtained shows the ability of Thai learners to pronounce Indonesian vocabulary. This research is qualitative research looking at pronunciation ability as evidence of the success of teaching methods. At the first meeting of class VIII students, it was found that 5 out of 16 students knew simple Malaysian Malay, which was only spoken, not written. At the second meeting, 2 out of 16 students were able to spell names in Indonesian. In the third meeting, students were able to write their names in Indonesian and pronounce the alphabet. At the fourth meeting, errors were found in reading the text of 3 words on the blackboard, such as the word "saudara" being read as "suadara", "bersih" being read as "berseh" and several words with vowel combinations which made it difficult for the students to read the text. At the fifth meeting, students were able to read writing in one paragraph with several pronunciation errors, such as the letter C being pronounced SI. From this data it is known that the ability to pronounce Indonesian vocabulary by Thai learners has increased with each meeting.
Integrasi Pengajaran Bahasa Dan Budaya Dalam Kegiatan KKN Internasional Di Sekolah Tarikeeyahtul-Ummah Miasari, Yumna; Febriyana, Mutia
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil pengajaran bahasa Indonesia yang terintegrasi dengan pengenalan budaya Indonesia kepada siswa Sekolah Tarikeeyahtul-Ummah di Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan refleksi kegiatan pembelajaran selama program KKN berlangsung. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Tarikeeyahtul-Ummah yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran bahasa Indonesia dapat berlangsung secara efektif apabila dilakukan secara bertahap, kontekstual, dan partisipatif. Materi dasar seperti kosakata warna, angka dalam bentuk tulisan, serta penggunaan bahasa dalam konteks sederhana terbukti membantu siswa membangun pemahaman awal terhadap bahasa Indonesia. Pendekatan pembelajaran yang aplikatif melalui praktik langsung, penggunaan media visual, dan interaksi dua arah mampu meningkatkan keterlibatan serta motivasi belajar siswa. Selain aspek kebahasaan, integrasi pengajaran budaya Indonesia melalui pengenalan Batik, Kerawang Gayo, dan daerah Takengon, Aceh, memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman siswa terhadap bahasa Indonesia sebagai representasi identitas dan nilai budaya masyarakat penuturnya. Meskipun demikian, hasil pembelajaran menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap bahasa dan budaya Indonesia masih berada pada tahap pengenalan awal dan belum sepenuhnya terintegrasi dalam kemampuan berbahasa yang lebih kompleks. Oleh karena itu, diperlukan keberlanjutan program pembelajaran agar kemampuan bahasa dan pemahaman budaya siswa dapat berkembang secara lebih mendalam. Secara keseluruhan, kegiatan KKN internasional ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia serta mempererat hubungan antarbudaya melalui pendidikan.
The Use of Puzzle Media in BIPA Learning to Improve the Language Ability of Foreign Learners at Sangprathif Wittaya School Aulia, Natasya Putri; Febriyana, Mutia
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1749

Abstract

This study aims to improve the language ability of foreign learners through the use of puzzle media in BIPA learning in Matthayom 2 class at Sangprathif Wittaya School, Thailand. In this study, the language ability referred to in the title refer to the reading skill component. The research method used is Classroom Action Research (CAR) which was implemented in two cycles through the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects consisted of 15 BIPA learners, with data collected through tests, observation, and documentation. The results of the study showed a significant increase in reading skills, especially in the aspects of word recognition accuracy, understanding of meaning, and spelling and sound relationships. The average score increased from 60 (pre-action) to 74 (cycle I) and 87 (cycle II). The percentage of learners with the very good category increased from 0% in the pre-action to 20% in cycle I and 33% in cycle II. Thus, the use of puzzle media has proven effective in improving the language ability of foreign learners in BIPA learning, especially in the aspect of reading skills.
PENERAPAN KARTU FONIK BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN HURUF DAN BUNYI BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH ANSORIAH ADDENEYAH Khairunisya, Nurul; Febriyana, Mutia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37320

Abstract

This study aims to improve the ability to master Indonesian letters and sounds in Thai students through the application of picture phonics cards in class Matayum 3 Ansoriah Addeneyah School, Thailand. The method used is Classroom Action Research (CAR) with two cycles, where each cycle includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects consisted of 10 Thai students, with data collection through tests, observation, and documentation. The results of the study showed a significant increase in the ability to master Indonesian letters and sounds, especially in the aspects of recognizing letters, pronouncing letter sounds, and understanding letter-sound relationships. These findings confirm that the application of picture phonics cards is effective in improving the mastery of Indonesian letters and sounds in Thai students.
The Use of Indonesian Children's Songs to Improve The Language Ability of Foreign Students at Suksa Muslim School Tama Ritonga, Zahra; Febriyana, Mutia
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1596

Abstract

This study aims to improve the Indonesian language skills of foreign students in class Matthayom 4 at Suksa Muslim School through the use of the Indonesian children's song "Balonku" as a learning medium. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method which is implemented in two cycles, each including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 20 Thai students who are studying Indonesian at the elementary level. Data collection techniques were carried out through tests, observations, and documentation. The results of the study indicate that the use of Indonesian children's songs can significantly improve students' language skills, both in the aspects of Vocabulary Mastery, Pronunciation, Writing Accuracy. The improvement is seen from the average scores of students in the pre-action stage, cycle I, to cycle II. In addition, student learning activities have increased in terms of activeness, motivation, and emotional involvement during the learning process. Thus, Indonesian children's songs are proven to be effective in improving the language skills of foreign students.