Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Media Sosial dalam Mempertahankan Citra Perusahaan PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama Hung, Jocellyne Stephanie; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33188

Abstract

Social media has become one of the most important strategic tools for building and maintaining a company’s reputation, Calbi brand’s owner, PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama, mostly uses Instagram and TikTok as their primary social media platforms. The purpose of the research is to analyze the implementation of PR strategy based on the phases of research, planning, communication–action, and evaluation. The research methodology used qualitative using a case study method,. Information was collected via interviews, documentation, observation, and literature reviews. According to the findings, the business conducts extensive research to understand consumer behavior and ensures that the uploaded content complies with each platform’s requirements. Promotion, entertainment, and influencer partnerships are all used in content planning to increase brand awareness. Through social media capabilities, the business keeps up active engagement in its operations and immediately responds to client complaints and questions. Consumer feedback and content performance are analyzed regularly to show improved customer loyalty, engagement, and brand awareness. Calbi is successfully creating an excellent brand reputation because of PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama’s social media–based PR strategy, also keeps the business competitive in the market. Media sosial saat ini telah menjadi salah satu alat strategis yang penting dalam membangun dan mempertahankan citra perusahaan. PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama, pemilik merek Calbi, memanfaatkan media sosial Instagram dan Tiktok sebagai platform utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi PR berbasis tahapan Research, Planning, Communication – Action, dan Evaluation. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Penulis mengumpulkan data dengan studi pustaka, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan melakukan riset mendalam untuk memahami perilaku audiens, sehingga konten yang diunggah sesuai dengan karakteristik masing – masing platform. Dalam pelaksanaannya, perusahaan menjaga interaksi aktif melalui fitur media sosial, memberikan respons cepat terhadap pertanyaan dan keluhan konsumen. Evaluasi rutin dilakukan dengan menganalisis performa konten dan feedback konsumen, yang menunjukkan peningkatan brand awareness, engagement, dan loyalitas pelanggan. Strategi PR berbasis media sosial yang diterapkan PT. Sumber Kreasi Cipta Pratama telah berhasil membangun citra positif merek Calbi sekaligus memastikan perusahaan tetap relevan di pasar yang kompetitif.
Kegiatan Pengelolaan Media oleh Prokopim Kota Tangerang dalam Realisasi Penataan Pasar Sipon Dewi, Nada Ignacia; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33204

Abstract

This research discusses the media management activities by Prokopim Tangerang City in the realization of the Sipon Market revitalization in 2024. Media management is crucial in building an organization’s relationship with the media. Therefore, this research aims to explore the media management by Prokopim Tangerang City in implementing one of the government programs in 2024, the revitalization of Sipon Market. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The research results show that Prokopim Tangerang City applies a two-way symmetric communication model, which aligns with the Excellence theory in government Public Relations. It was found that Prokopim actively establishes relationships with various local and national media through press releases and press conferences, and it involves media in field coverage to enhance the accuracy of the information shared. The communication carried out by Prokopim with the media is transparent and responsive, which strengthens the good relationship with the media and supports the success of the Sipon Market revitalization program. Penelitian ini membahas kegiatan pengelolaan media oleh Prokopim Kota Tangerang dalam realisasi penataan Pasar Sipon tahun 2024. Pengelolaan media menjadi faktor penting dalam membangun hubungan sebuah organisasi dengan media. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan media yang dilakukan oleh Prokopim Kota Tangerang dalam merealisasikan salah satu program pemerintah di tahun 2024 yaitu penataan Pasar Sipon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prokopim Kota Tangerang menerapkan komunikasi dua arah simetris yang sesuai dengan teori Excellence dalam Humas pemerintah. Diketahui, Prokopim Kota Tangerang aktif menjalin hubungan dengan berbagai media lokal hingga nasional melalui siaran pers, konferensi pers, dan pelibatan media dalam liputan lapangan untuk meningkatkan akurasi informasi yang disampaikan. Komunikasi yang dilakukan Prokopim Kota Tangerang dengan media bersifat transparan dan responsif, sehingga dapat memperkuat hubungan baik dengan media serta mendukung kesuksesan program penataan Pasar Sipon.
Peran Komunikasi Korporat PT Bank Central Asia Tbk dalam Menyebarkan Informasi melalui Media Sosial Internal Vallerie, Vallerie; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33207

Abstract

In this era of globalization and rapid technological development, success in conducting good and effective communication in a company is assisted by the existence of a communication team that plays an important role in communicating company-related information. Internal Corporate Communication is a part of PT Bank Central Asia Tbk (BCA) that strives for communication between employees and management to be conveyed in accordance with the message to be conveyed through new media. New media is a communication technology that becomes a bridge in communication. Social media is an example of such new media. Instagram and TikTok are two social media platforms used by BCA Corporate Communications. Both platforms are increasingly popular among BCA employees, which is why BCA Internal Corporate Communications utilizes these platforms to disseminate information. This research uses a qualitative approach with a case study research method, with data collection through in-depth interviews and non-participatory observation. The focus of this research is the role of BCA Internal Corporate Communication and the experience of employees in receiving information disseminated by BCA Internal Corporate Communication. The results of this study show the important role that BCA Internal Corporate Communication plays in disseminating information to employees. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat ini, keberhasilan dalam melakukan komunikasi yang baik dan efektif dalam suatu perusahaan dibantu dengan adanya tim komunikasi yang berperan penting dalam mengkomunikasikan informasi terkait perusahaan. Komunikasi Korporat Internal menjadi bagian dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang mengusahakan komunikasi antara karyawan dengan manajemen dapat tersampaikan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan melalui media baru. Media baru adalah teknologi komunikasi yang menjadi jembatan dalam berkomunikasi. Media sosial adalah contoh dari media baru tersebut. Instagram dan TikTok menjadi dua media sosial yang digunakan oleh Komunikasi Korporat BCA. Kedua platform tersebut semakin popular di kalangan karyawan BCA, karena itulah Komunikasi Korporat Internal BCA memanfaatkan platform tersebut untuk menyebarkan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi non-partisipatif. Fokus pada penelitian ini adalah peran Komunikasi Korporat Internal BCA dan pengalaman karyawan dalam menerima informasi yang disebarkan Komunikasi Korporat Internal BCA. Hasil penelitian ini menunjukkan peran penting yang dilakukan Komunikasi Korporat Internal BCA dalam menyebarkan informasi kepada karyawan.
Strategi Public Relations dalam Membangun Brand Image Melalui Instagram Lime Light Bar Harmia, Dara Ayu Sofie; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.35348

Abstract

Lime Light Bar is a new company operating in the food and beverage sector and was founded in 2023 by PT. Untung Sejahtera Makmur, Lime Light Bar offers a Tequila Bar, Nightclub and Lounge concept which is packaged attractively in terms of concept, products, services, and even uploads on social media. If it is related to increasing the brand image of Lime Light Bar in the eyes of the public, then this cannot be separated from the role and function of public relations itself. The image of Lime Light Bar varies according to public perception because this is related to individual assessment. The purpose of this research is to determine the role of public relations in building brand image through Instagram Light Lime Bar. The uniqueness of this bar is its cool atmosphere and different from the others. This research method uses qualitative research methods. This research is research with a qualitative approach. The research was conducted by conducting interviews with Adelwine Rene as Public Relations of Lime Light Bar, Qesya Aliyya, Bramantya Widyanto, Citta Nathania, Salwa Desvitha as customers and Instagram followers @lime.lightbar. The research results found that Lime Light Bar meets a good brand image assessment, namely; (1) Strength of Brand Association (2) Favorability of Brand Association (3) Uniqueness of Brand Association. Lime Light Bar merupakan salah satu perusahaan baru yang bergerak dalam bidang food and beverage dan didirikan tahun 2023 oleh PT. Untung Sejahtera Makmur, Lime Light Bar menawarkan sebuah konsep Tequila Bar, Klub malam, dan Lounge yang dikemas secara atraktif baik secara konsep, produk, pelayanan, hingga unggahan di media sosial. Apabila dikaitkan dengan peningkatan brand image Lime Light Bar di mata masyarakat, maka hal itu tidak terlepas dari peran dan fungsi public relations itu sendiri. Citra Lime Light Bar berbeda-beda menurut persepsi masyarakat karena hal ini berkaitan dengan penilaian secara individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Public Relations Dalam Membangun Brand Image Melalui Instagram Light Lime Bar. Keunikan dari bar ini adalah suasananya yang keren dan beda dari yang lain. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara pada Adelwine Rene selaku Public Relations Lime Light Bar, Qesya Aliyya, Bramantya Widyanto, Citta Nathania, Salwa Desvitha selaku customer dan pengikut instagram @lime.lightbar. Hasil Penelitian menemukan bahwa Lime Light Bar memenuhi penilaian brand image yang baik yaitu; (1) Strength of Brand Association (2) Favorable of Brand Association (3) Uniqueness of Brand Association.
Strategi Komunikasi Pemasaran Perusahaan Trading dalam Membangun Kepercayaan Konsumen Vardiman Jefriwinata Hia, Philipus; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 1 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i1.29381

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on conventional businesses, giving rise to people's interest in starting a trading business. Trading is one of the business options for turning over money in a long or short term process. As time went by, the trading business experienced a decline due to the large number of frauds against the public, resulting in a negative image. People are careful when doing trading business. This research wants to know the marketing communication strategies of trading companies in building public trust. This research found that the crisis that has become a problem in the world of the Indonesian capital market is caused by people's negligence in understanding market trading. Capital market education needs to be improved, so that is what trading companies are doing by releasing new innovations. The company makes good use of various social media platforms. Pandemi Covid-19 berdampak pada bisnis konvensional sehingga memunculkan minat masyarakat memulai bisnis trading. Trading merupakan salah satu bisnis pilihan untuk memutar uang dengan proses yang jangka panjang maupun pendek. Seiring berjalannya waktu, bisnis trading mengalami penurunan dikarenakan banyaknya penipuan terhadap masyarakat sehingga muncul citra yang negatif. Masyarakat berhati-hati dalam melakukan bisnis trading. Penelitian ini ingin mengetahui strategi komunikasi pemasaran perusahaan trading dalam membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa krisis yang menjadi permasalahan dalam dunia pasar modal Indonesia disebabkan karena kelalaian masyarakat dalam memahami market trading. Edukasi pasar modal perlu ditingkatkan sehingga hal itulah yang dilakukan oleh perusahaan trading dengan mengeluarkan inovasi baru. Perusahaan memanfaatkan berbagai platform media sosial dengan baik.
Mengedukasi Masyarakat Manfaat Investasi pada Logam Mulia Secara Online sebagai Humas Arieputera, Alexander; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30175

Abstract

With the emergence of online platforms, trading in precious metals has become more accessible to the public. But it also provides challenges that are mainly related to understanding knowledge and also the benefits of investing in precious metals. Investment is sacrificing current assets to gain greater assets in the future. Investment can mean investing a certain amount of funds in real assets (for example, land, gold, machinery, or buildings) or financial assets (deposits, shares, or bonds) are the most common. Therefore, here I want to analyze the role of public relations in educating the public about the very important benefits of investing in precious metals. The research approach used in this research is a qualitative approach because it has a descriptive basis for understanding an existing phenomenon. The results of this research are that public relations has an important role in providing education about the benefits of investing in metals to the public. At Ibank, public relations provides education to the public about the many benefits of investing in precious metals and how to carry out buying and selling precious metals online safely without having to go to a physical shop. The research results show that public relations has a role as an expert advisor, communication facilitator, problem solver, and communications technician. Dengan munculnya platform online, perdagangan logam mulia semakin mudah diakses oleh masyarakat. Tetapi juga memberikan tantangan yang terutama terkait dengan pengetahuan pemahaman dan juga manfaat dari investasi logam mulia. Investasi adalah mengorbankan aset saat ini untuk mendapatkan aset yang lebih besar pada masa yang akan datang. Investasi dapat berarti menginvestasikan sejumlah dana pada aset real (misalnya, tanah, emas, mesin, atau bangunan) atau aset finansial (deposito, saham, atau obligasi) adalah yang paling umum. Oleh karena itu, disini saya ingin menganalisa peran humas dalam mengedukasi masyarakat tentang manfaat investasi logam mulia menjadi sangat penting. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini adalah dengan pendekatan kualitatif karena memiliki dasar deskriptif guna memahami suatu fenomena yang ada. Hasil dari penelitian ini humas memiliki peranan penting dalam memberikan edukasi mengenai manfaat investasi logam kepada masyarakat Di Ibank humas memberikan edukasi kepada Masyarakat mengenai banyak manfaat dalam berinvestasi di logam mulia dan carta melakukan transaksi jual beli logam mulia melalui online dengan aman tanpa harus pergi ke toko fisik. Hasil penelitian menunjukkan, humas memiliki peran sebagai penasehat ahli, fasilitator komunikasi, pemecah masalah, teknisi komunikasi.
Optimalisasi Penggunaan Instagram untuk Meningkatkan Reputasi Positif Polri melalui Media Sosial Tiani, Alni; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 2 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i2.30176

Abstract

This research aims to explore effective advertising strategies via Instagram to increase the positive image of the National Police. The focus of this research is on the Central Jakarta Police Criminal Investigation Unit as an important representation of the Indonesian National Police (Polri). The main objective of the research is to evaluate the strategy for using the Instagram platform by the Criminal Investigation Unit in forming and maintaining a positive image of the National Police in the eyes of the public. The methodology used includes a qualitative approach with a case study approach, involving members and managers of Instagram accounts, as well as their followers. Research findings reflect a variety of social media utilization strategies, from content types to active interactions with followers. It is hoped that the results of this research will provide in-depth insight regarding the effectiveness of Polri's communication efforts via Instagram, as well as its positive contribution in designing institutional communication strategies in the future. These findings also provide a foundation for a deeper understanding of how police agencies can be relevant. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi advertising yang efektif melalui Instagram guna meningkatkan citra positif Polri. Fokus penelitian ini tertuju pada Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat sebagai representasi penting dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tujuan utama penelitian adalah untuk mengevaluasi strategi pemanfaatan platform Instagram oleh Satuan Reserse Kriminal dalam membentuk dan memelihara citra positif Polri di mata masyarakat. Metodologi yang digunakan mencakup pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan anggota dan pengelola akun Instagram, serta pengikutnya. Temuan penelitian mencerminkan beragam strategi pemanfaatan media sosial, dari jenis konten hingga interaksi aktif dengan pengikut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam terkait efektivitas upaya komunikasi Polri melalui Instagram, serta kontribusi positifnya dalam perancangan strategi komunikasi institusional di masa depan. Temuan ini juga menjadi landasan bagi pemahaman lebih mendalam tentang cara lembaga kepolisian dapat secara relevan.
Digital Communication & Socialization Using Media Video Content During Pandemic Valentina, Anny; Chrissandy, Ruby; Jesslyn, Brigitta; Setyanto, Yugih
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v14i2.17407

Abstract

A continuation research about the media used by human to communicate during PSBB period. This content of this research is about type of creative contents that can be used on social media. From the previous research, it was found that, in order to survive during pandemic and to live their daily lives, human need socializing and entertainment. Those are two important things for them. The purpose of this research is to find out types of media and digital content that are not only interesting to the respondent but also effective in conveying the communication message and can be utilize as a socialization platform. The concept of "social-media forum" which is applied to the published contents is considered different from other content in general. When the speaker invited is a person who also experiencing the same problem, audience interprets them as a friend who understand the problem and their feelings deeply, and from this angle it is hoped that the speaker and the audience can start to bond to exchange stories and opinions, not particularly about the solutions but might be just a perspective from different angle. However, doing this in virtually because of pandemic is tiring, all parties involved felt extreme fatigue after the event was over. It is because virtual meetings force human brain and body to put more focus and more alert for a long time, in the end, even casual conversation feels tiring. The samples taken for this research are located in Jakarta, focused to 20-29 years old  men and women. Data collection method is using qualitative approach with observation techniques, literature study, FGD, and interviews. When situations force us to shift into the digital and virtual realms, a recommendation for creative content format for screen-based social media is needed to be studied further, resulting in all parties involved do not have to feel an extreme fatigue but can become a useful communicator who offers solutions to others.
Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure pada Lagu “Paralel” Karya Febian Winanda Putri, Shintya; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 4 No. 4 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i4.36792

Abstract

Music is an art form with extraordinary power in conveying emotions and messages. Lyrics function as a medium of expression in music, through which songwriters employ creativity and linguistic play to create distinctive meanings and aesthetic appeal. The song “Paralel” by Febian Winanda demonstrates strong artistic and symbolic qualities, making it a compelling subject for academic analysis, particularly through a semiotic approach. This study aims to identify and interpret the meanings and messages embedded in the lyrics of “Paralel” as received by listeners. The research draws upon Reception Theory and popular culture theory as its theoretical framework. A qualitative research method is employed, utilizing Ferdinand de Saussure’s semiotic analysis to examine the relationship between signs and meanings in the song lyrics. The findings reveal that most listeners occupy a dominant position, in which they accept the song’s message in accordance with the songwriter’s intended meaning. However, some listeners adopt a negotiated position, interpreting the lyrics by adapting the meaning to their personal experiences. Furthermore, each word and phrase in the song is understood not only at a literal level but also as a signifier that refers to deeper emotional and symbolic meanings (signifieds), such as hope, distance, and unrequited love. The relationship between sign and meaning is shown to be arbitrary and contextual, shaped by the listener’s social background and lived experiences. Musik merupakan salah satu bentuk seni yang memiliki kekuatan luar biasa dalam menyampaikan emosi dan pesan. Lirik berfungsi sebagai medium ekspresi dalam musik, di mana pencipta lagu memanfaatkan kreativitasnya dalam memainkan kata-kata sehingga menghasilkan lirik yang memiliki daya tarik dan makna yang khas. Lagu “Paralel” karya Febian Winanda memiliki nilai artistik dan simbolik yang tinggi, sehingga layak untuk dikaji secara akademis, khususnya melalui pendekatan semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna dan pesan yang terkandung dalam lirik lagu “Paralel” sebagaimana dimaknai oleh para pendengarnya. Penelitian ini menggunakan Reception Theory dan teori budaya populer sebagai landasan teoretis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas audiens berada pada posisi dominan, yaitu menerima pesan lagu sesuai dengan maksud penciptanya. Sementara itu, sebagian audiens berada pada posisi negosiasi, dengan menafsirkan makna lagu berdasarkan pengalaman pribadi masing-masing. Selain itu, setiap kata dan frasa dalam lagu tidak hanya dipahami secara literal, tetapi juga sebagai tanda (signifier) yang merujuk pada makna emosional atau simbolik (signified), seperti harapan, jarak, dan cinta tak berbalas. Relasi antara tanda dan makna bersifat arbitrer dan kontekstual, bergantung pada latar belakang sosial serta pengalaman pendengar.
Kontribusi Organisasi dalam Mendukung Proses Adaptasi Budaya Mahasiswa Rantau (Indonesia Bolaang Mongondow Bandung) Amore, Abigail Paquita; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 5 No. 1 (2026): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v5i1.37001

Abstract

Increasing educational mobility has encouraged students to pursue higher education outside their regions of origin, leading to the emergence of migrant students. This condition requires adaptation to new social and cultural environments, which often results in culture shock due to differences in language, values, customs, and social interaction patterns. Based on the concepts of cultural adaptation and social support, this study aims to analyze the role of the Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow (KPMIBM) Bandung Branch in assisting its members in coping with culture shock. This research employed a qualitative approach using in-depth interviews and observations involving members of the KPMIBM Bandung Branch. The findings indicate that KPMIBM functions as a provider of social support and mentoring through peer interaction, senior guidance, and organizational activities. These roles help members reduce anxiety, overcome communication barriers, and minimize feelings of isolation during the early stages of migration. In conclusion, regional student organizations play an important role in supporting the cultural adaptation of migrant students in multicultural educational environments. Meningkatnya mobilitas pendidikan mendorong mahasiswa menempuh studi di luar daerah asal dan memunculkan fenomena mahasiswa perantau. Proses perantauan menuntut kemampuan adaptasi terhadap lingkungan sosial dan budaya baru yang sering kali menimbulkan culture shock akibat perbedaan bahasa, nilai, norma, kebiasaan, dan pola interaksi sosial. Berdasarkan konsep adaptasi budaya dan dukungan sosial, penelitian ini bertujuan menganalisis peran Organisasi Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mogondow (KPMIBM) Cabang Bandung dalam membantu anggotanya menghadapi culture shock. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi terhadap anggota KPMIBM Cabang Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organisasi KPMIBM Cabang Bandung berperan sebagai wadah dukungan sosial dan pendampingan melalui interaksi antarsesama anggota, bimbingan senior, serta kegiatan organisasi. Peran tersebut membantu mahasiswa mengurangi kecemasan, mengatasi hambatan komunikasi, dan mengurangi rasa keterasingan pada masa awal perantauan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa organisasi mahasiswa kedaerahan memiliki peran penting dalam mendukung proses adaptasi budaya mahasiswa perantau di lingkungan pendidikan multikultural.