Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Public Relations dalam Membangun Komunikasi Karyawan dan Pimpinan yang Konstruktif pada Perusahaan Natasha Ismail, Aisha; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 8 No. 1 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i1.27563

Abstract

In this research author analyzes the role of PR in building constructive internal communication at Megatama Internal company. Communication is an important thing that is needed in life, including for conveying ideas and messages, as well as conveying messages to understand each other, so communication is really needed in the company to create better relationships and build constructive communication. To build constructive communication Public Relations is needed to maintain good values ​​and mutual understanding between audiences. Public Relations divided by two audiences, one of which is internal Public Relations which serves as a liaison between audiences within the company, namely between management and employees so that there are no misunderstandings within a company. Therefore, the aim of this research is to determine the role of PR in building good internal communication. building between employees and leaders at the Megatama Internal company. This research uses qualitative research methods, interviews with internal parties, and connects it with interpersonal communication which has five aspects, namely Equality, Empathy, Expressiveness, Cooperation and Proximity. The conclusion of this research is to find out that Public Relations has four roles in trying to build constructive communication at the Megatama Internal company.  Dalam penelitian ini penulis memiliki tujuan menganalisis peran PR dalam membangun komunikasi internal yang konstruktif pada perusahaan Megatama Internal. Komunikasi merupakan hal penting yang diperlukan dalam kehidupan antara lain untuk penyampaian ide dan gagasan, juga penyampaian pesan agar saling memahami, maka komunikasi sangat dibutuhkan dalam perusahaan guna menjalin hubungan yang lebih baik dan membangun komunikasi yang konstruktif. Guna membangun komunikasi yang konstruktif pada perusahaan Megatama Internal        Public Relations  atau PR dibutuhkan untuk menjaga nilai baik dan saling pengertian antar khalayak. PR terbagi menjadi dua khalayak salah satunya merupakan internal PR yang bertugas sebagai penghubung antara khalayak di dalam perusahaan yaitu antara manajemen dan karyawan agar tidak terjadi kesalah pahaman pada suatu perusahaan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran PR dalam membangun komunikasi internal yang konstruktif antara karyawan dan pimpinan pada perusahaan Megatama Internal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, wawancara dengan pihak internal dan menghubungkan dengan komunikasi interpersonal yang mempunyai lima aspek yaitu Equality, Empathy, Expresiveness, Coorperation dan Immediacy Kesimpulan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bahwa Public Relations  memiliki empat Peran dalam mencoba untuk membangun komunikasi yang konstruktif pada perusahaan Megatama Internal. yaitu communication, relationship,back up management dan good image maker untuk membangun komunikasi yang konstruktif.
Analisis Peran Humas dalam Meningkatkan Citra Perusahaan di Media Sosial Instagram Yosef, Juan; Setyanto, Yugih
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27639

Abstract

Image is one of the most important things that a company needs to build and maintain. For parties outside the company, the image is built with the aim that the company can be received positively by society. On the other hand, companies also need to build a good image of their company. Building a company image is the main task of Public Relations. In today's era of globalization, technology and information are becoming increasingly sophisticated, and there is no doubt that humans, the internet and social media coexist. The reason is, people themselves can easily get what they want through social media, especially Instagram. On this occasion, large companies such as Telkom Indonesia also took advantage of these technological advances by using the Instagram account @telkomindonesia to improve the company's image. This research aims to determine the role of Telkom Indonesia's public relations in improving its good image through social media managed on Instagram. This research approach is qualitative with a case study methodology and uses data collection techniques through observation, interviews, documentation and also literature reviews. This research shows that Telkom Indonesia has utilized and used technological developments properly to build a positive image through their Instagram social media account. Citra merupakan salah satu hal terpenting yang perlu dibangun dan juga dipelihara oleh suatu perusahaan. Bagi pihak luar perusahaan, citra dibangun dengan tujuan agar perusahaan tersebut dapat diterima secara positif oleh masyarakat. Di sisi lain, perusahaan juga perlu membangun suatu citra yang baik pada perusahaannya. Membangun citra perusahaan merupakan tugas utama Humas. Di era globalisasi sekarang ini, teknologi dan informasi menjadi semakin canggih, dan tidak ada keraguan bahwa manusia, internet, dan media sosial hidup berdampingan. Pasalnya, masyarakat sendiri bisa dengan mudah mendapatkan apa yang diinginkannya melalui media sosial, khususnya Instagram. Pada kesempatan ini, perusahaan besar seperti Telkom Indonesia juga memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut dengan menggunakan akun Instagram @telkomindonesia untuk meningkatkan citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran humas Telkom Indonesia dalam meningkatkan citra yang baik melalui media sosial yang dikelola di Instagram. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan metodologi studi kasus dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan juga tinjauan pustaka. Penelitian ini menunjukkan bahwa Telkom Indonesia telah memanfaatkan dan menggunakan perkembangan teknologi dengan semestinya untuk membangun citra positif melalui akun media sosial Instagram yang mereka miliki.
Peran Komunikasi Antarpribadi Orang Tua dalam Meningkatkan Prestasi Anak Tjang, Stella; Setyanto, Yugih
Koneksi Vol. 7 No. 1 (2023): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v7i1.16047

Abstract

The Covid-19 outbreak has an impact on education where learning is done online. Parents get an additional role or task, namely being a companion for children in online learning. Therefore, effective communication must be established between parents and children. The author wants to know how the role of parents in improving children's achievement through interpersonal communication. Researchers use the theory of interpersonal communication according to Joseph DeVito, namely the existence of aspects of openness, empathy, support, positive attitude and similarity. Researchers conducted a qualitative method by conducting interviews with parents in this case the mother and child. In fact, interpersonal communicationplays an important role in improving children's achievement. In addition to support, openness, empathy, and a positive attitude, parents need to provide feedback or rewards during learning so that children feel valued. Wabah Covid-19 berdampak bagi pendidikan dimana pembelajaran dilakukan dengan secara online. Orang tua mendapatkan peran atau tugas tambahan yaitu menjadi pendamping anak dalam pembelajaran online. Oleh karena itu, komunikasi yang efektif harus terbangun antara orang tua dan anak. Penulis ingin mengetahui bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan prestasi anak melalui komunikasi antarpribadi. Peneliti menggunakan teori komunikasi antarpribadi menurut Joseph DeVito yaitu adanya aspek keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif dan kesamaan. Peneliti melakukan metode kualitatif dengan melakukan wawancara terhadap orangtua dalam hal ini ibu dan anaknya. Faktanya komunikasi antarpribadi berperan penting dalam meningkatkan prestasi anak. Selain dukungan, keterbukaan, empati, dan sikap positif, orangtua perlu memberikan timbal balik atau reward selama pembelajaran agar anak merasa dihargai.
Implementasi Pola Komunikasi dalam Membentuk Kohesivitas di Organisasi Kemahasiswaan Pradipta, William; Setyanto, Yugih
Koneksi Vol. 7 No. 2 (2023): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v7i2.21350

Abstract

This study examines the patterns of communication that occur in an organization in order to build solidarity. Researchers took a study at the Student Executive Board of the Faculty of Communication Sciences, Padjadjaran University. The methodology used is a qualitative methodology with data collection techniques through interviews, observation, and documentation collected by researchers. The theories used are organizational communication theory, leadership communication, communication patterns, and solidarity. After conducting the research, the researcher concluded that the communication process at BEM Fikom Unpad took place in three stages, namely primary, which means directly face-to-face. Then secondarily, through media or digital platforms, and lastly, circularly characterized by feedback. the communication model runs in a participatory manner with openness to opinions, criticism, and suggestions and the involvement of every individual in the organization. A star-shaped or overall communication pattern that allows each individual to be a continuous communicator and communicate. The process of good communication, openness, and empathy creates the same emotional experience and close trust in one another and has an impact on building a sense of belonging and high solidarity within the organization. Penelitian ini mengupas pola komunikasi yang terjadi pada suatu organisasi dalam rangka membangun kohesivitas. Peneliti meneliti Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi organisasi, komunikasi kepemimpinan, pola komunikasi, dan kohesivitas. Peneliti menemukan bahwa proses komunikasi pada BEM Fikom Unpad berlangsung dalam tiga tahap, yaitu secara primer, artinya secara langsung; secara sekunder, melalui media atau platform digital; dan yang terakhir, secara sirkular ditandai dengan adanya timbal balik. Model komunikasi berjalan secara partisipatif dengan adanya keterbukaan pendapat, kritik, dan saran serta keterlibatan individu dalam organisasi. Pola komunikasi berbentuk bintang atau menyeluruh yang memungkinkan setiap individu komunikator dan komunikan. Proses komunikasi yang baik, keterbukaan, dan empati menimbulkan pengalaman emosional yang sama dan kepercayaan satu sama lain yang erat dan berimbas terbangunnya rasa memiliki dan kohesivitas organisasi yang tinggi.
Pemanfaatan Event oleh Kementerian Pertanian untuk Memperkenalkan Usaha Pertanian pada Masyarakat Simanjuntak, Juniko; Setyanto, Yugih
Koneksi Vol. 7 No. 2 (2023): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v7i2.21425

Abstract

The study aims to describe and identify efforts by the ministry of agriculture's public affairs affairs to manage the inspirational kekinian talk-show (TIKTalk) to introduce agriculture to the public. The approach used in this study is a qualitative approach with case study methods and with data retrieval techniques through participative observations, interviews, documenting. The research site for the ministry of agriculture's sub section of inter-society relations and sub sections of libraries, exhibits, and demonstrations. The study shows that the pr of the ministry of agriculture in its public communication is using media programs as intermediaries with the aim of educating today's policies for the development of agriculture and encouraging people especially today's youth to pursue a further investment in agriculture and yet to be limited in performing its role asa communication facilitator, which is linked to signals. Sometimes refining social media platforms, weather conditions, and inconsistency in carrying out the event plan. Penelitian ini mendeskripsikan dan mengetahui upaya Biro Humas Kementerian Pertanian dalam mengelola acara Tani Inspiratif Kekinian Talkshow (TIKTalk) guna memperkenalkan usaha di bidang pertanian kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus serta dengan teknik pengambilan data melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi. Lokasi penelitian ini pada Biro Humas Kementerian Pertanian Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga dan Sub Bagian Perpustakaan, Pameran, dan Peragaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kementerian Pertanian dalam penyampaian komunikasinya kepada publik menggunakan media acara atau event sebagai perantara dengan tujuan mengedukasi kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam bidang pertanian dan mengajak masyarakat khususnya anak muda untuk lebih mendalami usaha bidang pertanian.  Namun humas masih terbatas dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator komunikasi. Hal ini disebabkan persoalan sinyal, gangguan pada platform social media, kondisi cuaca, hingga tidak konsisten dalam menjalankan perencanaan acara.
Analisis Semiotika Representasi Maskulinitas Karakter Perempuan dalam Film Love and Leashes Putri Rossa, Aldila; Setyanto, Yugih
Koneksi Vol. 8 No. 1 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i1.27562

Abstract

In gender research, there are terms called masculine and feminine. In traditional environments, women are seen as more feminine characters who are restricted in expression. Meanwhile, the modern environment provides a platform for women to perform the roles they want. Men don't have to have a character, and women don't have to have a feminine character. This is shown in the Korean movie Love and Leashes, which attaches masculinity to female characters. This research uses a descriptive qualitative approach that refers to John Fiske's semiotic analysis method and is divided into three aspects: the level of reality, the level of representation, and the level of ideology. The results of this study show that there are messages of masculinity through female characters, which are conveyed through independent, assertive, and rational female figures. Masculinity is displayed in terms of appearance, shooting angle, and ideology that wants to be given in the movie. Dalam penelitian mengenai gender, ditemukan istilah yang disebut maskulin dan feminim. Di lingkungan tradisional, perempuan lebih dipandang sebagai karakter yang feminim namun terbatas dalam berekspresi. Sementara itu, lingkungan modern memberikan wadah bagi perempuan dalam menunjukkan peran yang diinginkannya. Laki-laki tidak harus berkarakter, Perempuan tidak harus memiliki karakter feminim. Hal itu ditunjukkan pada film Korea berjudul Love and Leashes yang justru melekatkan maskulinitas pada karakter perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang merujuk pada metode analisis semiotika John Fiske dan dibagi menjadi tiga aspek, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya penyampaian pesan maskulinitas melalui karakter perempuan, yang disampaikan melalui sosok perempuan yang mandiri, tegas, dan rasional. Maskulinitas itu diperlihatkan baik dari segi penampilan, sudut pandang kamera maupun ideologi yang ingin disampaikan dalam film. 
Pengaruh Public Relation Instagram @balonboxjakarta Terhadap Minat Beli Konsumen Chung, Ifan; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33078

Abstract

Public Relations is a process of interaction between people and organisations that creates public opinion, perception, understanding, motivation, and public participation. Most companies use marketing public relations to retain consumers by providing satisfaction with product quality. Marketing public relations requires social media, such as Instagram. One of the party supplier business sectors that utilise social media is @balonboxjakarta. Instagram content @balonboxjakarta is used to provide information and increase consumer buying interest. The purpose of this study was to determine whether there is an influence of Public Relations Instagram @balonboxjakarta in maintaining consumer buying interest and how large the percentage of influence is. The number of samples in this study was 130 respondents who were followers of the @balonboxjakarta Instagram account. This study uses a quantitative approach that is explanatory and uses purposive sampling techniques in sampling. The final result of this study is the influence of Public Relations Instagram @balonboxjakarta in maintaining consumer buying interest by 54,4%, while the rest is influenced by other factors outside this study. Public Relations merupakan proses interaksi antar masyarakat maupun organisasi yang menciptakan opini publik, persepsi, pengertian, motivasi, dan partisipasi publik. Sebagian besar perusahaan memiliki Marketing Public Relations untuk mempertahankan konsumen dengan cara memberikan kepuasan terhadap kualitas produk. Marketing Public Relations membutuhkan media sosial contohnya Instagram. Salah satu sektor bisnis party supplier yang memanfaatkan media sosial yakni @balonboxjakarta. Konten Instagram @balonboxjakarta digunakan untuk memberikan informasi dan meningkatkan minat beli konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh Public Relations Instagram @balonboxjakarta dalam mempertahankan minat beli konsumen dan seberapa besar persentase pengaruh tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 responden yang merupakan followers akun Instagram @balonboxjakarta. Didalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat eksplanatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pengambilan sampel. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 29. Hasil akhir dari penelitian ini adalah adanya pengaruh Public Relations Instagram @balonboxjakarta dalam mempertahankan minat beli konsumen sebesar 54,4% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Pengaruh Positif Komunikasi Pemasaran terhadap Citra Merek Bank ICBC Indonesia Maxwell, Maxwell; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33082

Abstract

The world is starting to enter the era of globalization which has many impacts on companies in the business market, competition is becoming increasingly fierce and every company is becoming competitive. Companies are required to compete each other and create strategies that have a positive impact on competition in the market. Banks must create new innovations, develop their products and carry out effective marketing communications. This research aims to prove whether marketing communications give positive influence for brand image of Bank ICBC Indonesia. This research uses quantitative methods with purposive sampling techniques. To obtain research data, we will conduct a questionnaire survey using google form with a target population of the general public aged at least 21 years and domiciled in Jakarta, and a sample of 100 respondents will be taken. To assist the research process, data analysis was assisted with IBM SPSS 29 software. The reliability test in this study showed a number greater than 0.6, which means all data is reliable for use. The T test results show a t-count of 8.096. For the coefficient of determination test, the results obtained were that 40% of the brand image variable could be explained by marketing communication variables, and the remaining 60% was explained by other variables outside of this research. So it can be concluded that marketing communications give positive impact for the brand image of Bank ICBC Indonesia. Dunia yang mulai memasuki era globalisasi memberikan banyak dampak bagi perusahaan yang ada di dalam pasar bisnis, persaingan menjadi semakin ketat dan setiap perusahaan menjadi kompetitif. Para perusahaan dituntut agar dapat bersaing dan menciptakan strategi-strategi yang memberikan dampak positif bagi persaingan dalam pasar. Para bank harus menciptakan inovasi baru, mengembangkan produk mereka dan melakukan komunikasi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah komunikasi pemasaran memberikan pengaruh positif terhadap citra merek Bank ICBC Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif serta menggunakan teknik purposive sampling. Untuk mendapatkan data penelitian akan melakukan survey kuisioner melalui google form dengan target populasi masyarakat umum berusia minimal 21 tahun dan berdomisili di Jakarta, serta untuk sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Untuk membantu proses penelitian, analisis data dibantu dengan software IBM SPSS 29. Hasil uji reliabilitas dalam penelitian ini menunjukkan angka lebih besar dari 0.6 yang berarti seluruh data reliabel untuk digunakan. Hasil dari uji T menunjukkan hasil t-hitung sebesar 8,096. Untuk uji koefisien determinasi mendapat hasil 40% variabel citra merek mampu dijelaskan oleh variabel komunikasi pemasaran, dan 60% sisanya bisa didapat dan dijelaskan oleh variabel lain yang ada diluar dari penelitian ini. Maka dapat disimpulkan komunikasi pemasaran memberikan dampak positif terhadap citra merek Bank ICBC Indonesia.
Strategi Pemasaran dalam Menarik Konsumen Wedding Organizer Willy, Ricky Ricardo; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33083

Abstract

Marketing communications in business development is very important, as are the marketing activities of Ohana Enterprise Wedding Organizer. In this business, marketing is the key to increasing a company's consumers. The author's aim in conducting this research is to find out how the marketing communication strategy used by the Ohana Enterprise Wedding Organizer team builds consumer engagement and encourages purchasing decisions. In this research the author also uses several theories and concepts as a theoretical basis, namely communication strategy, marketing communication, marketing communication concepts, and marketing communication mix. This research approach is qualitative and uses case study methodology. Researchers have the data and information needed by conducting participant observation, in-depth interviews, documentation, and literature study. The research results show that the marketing communication strategy carried out by Ohana Enterprise Wedding Organizer shows the emergence of a desire to make purchases, build loyalty, and encourage audiences to recommend products to other parties. In fact, this method has also proven that it can help companies continue to exist during times of crisis such as Covid-19. Komunikasi pemasaran dalam perkembangan usaha sangatlah penting, Begitu juga dengan aktivitas marketing Ohana Enterprise Wedding Organizer. dalam usaha ini marketing sangat menjadi kunci dalam meningkatkan konsumen suatu perusahaan. Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh tim Ohana Enterprise Wedding Organizer dalam membangun engagement konsumen sert mendorong keputusan pembelian. Dalam penelitian ini penulis juga memakai beberapa teori dan konsep sebagai landasan teoritis yaitu strategi komunikasi, komunikasi pemasaran, konsep komunikasi pemasaran, dan bauran komunikasi pemasaran. Pendekatan penelitian ini kualitatif dan menggunakan metodologi studi kasus. Peneliti mempunyai data dan informasi yang dibutuhkan dengan melakukan observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Ohana Enterprise Wedding Organizer menunjukkan munculnya keinginan untuk melakukan pembelian, membangun loyalitas, serta mendorong audiens untuk merekomendasikan produk kepada pihak lain. Malah cara ini juga membuktikan dapat membantu perusahaan tetap eksis pada masa krisis seperti pada Covid-19.
Peran Babinsa dalam Menjalin Hubungan Masyarakat dan Lingkungan Syalafi, Wilda; Setyanto, Yugih
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33107

Abstract

The large population and abundant natural resource management in Indonesia make this country vulnerable to potential attacks from foreign parties that could threaten the country's sovereignty. As part of the Indonesian Army, Babinsa is tasked with developing regional, population and socio-cultural aspects. The aim of this research is to determine and describe the function of Babinsa's public relations in improving environmental security. Based on this explanation, the author uses a qualitative approach because it is in accordance with the problem formulation that the author formulated in this research. In this research, the subject is Babinsa, then the object of this research is the role of Babinsa in establishing relations between society and the environment. The data collection methods used in this research were in-depth interviews and observation as primary data. Based on the research results, Babinsa plays a role in fostering good relations between the TNI and the local community. Their main function is to maintain public order and security, and support rural development. Overall, the Babinsa program has played a role in increasing public awareness and building cooperation between government security agencies and the community to create a peaceful and safe environment. Jumlah penduduk dan hasil pengelolaan sumberdaya alam yang melimpah di Indonesia membuat negara ini rentan terhadap potensi serangan dari pihak asing yang dapat mengancam kedaulatan negara. Sebagai bagian dari TNI AD, Babinsa bertugas dalam pembinaan kewilayahan, penduduk, dan aspek sosial budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan fungsi humas Babinsa dalam meningkatkan keamanan lingkungan. Berdasarkan penjelasan tersebut penulis menggunakan pendekatan kualitatif karena sesuai dengan rumusan masalah yang penulis susun pada penelitian ini. Pada penelitian ini, yang menjadi subjek adalah Babinsa, selanjutnya yang menjadi objek penelitian ini adalah peran Babinsa dalam menjalin hubungan masyarakat dan lingkungan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dan observasi sebagai data primer. Berdasarkan dari hasil penelitian, Babinsa berperan dalam membina hubungan yang baik antara TNI dan masyarakat setempat. Fungsi utama mereka adalah menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, serta mendukung pembangunan pedesaan. Secara keseluruhan, program Babinsa telah berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan membangun kerjasama antara lembaga keamanan pemerintah dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang tenteram dan aman.