Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Provide Instructors with A Learning Experience That is Fun, Convenient, and Enjoyable For Students Suwarni Suwarni; Srikandi Dwi Poncowati; Eka Supriatna; Dede Kurnia Adiputra; Hernita Pasongli
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.719

Abstract

An engaging, enjoyable, and comfortable learning method is presented in this study. A research method emphasizing literature reviews of scholarly books and journals was used in this study. For teachers seeking to improve instructional methods in elementary schools, the results of this study can be a valuable resource. This research identifies methods, characteristics, and factors that can optimize students' ability to learn and motivate, resulting in a fun, comfortable, and enjoyable learning experience. Through the consideration of individual differences in the classroom and the school, it is hoped that this research will increase the learning motivation of students. The study demonstrates the importance of the role of the teacher in using effective learning techniques so that students can develop their potential in a comfortable and pleasant learning environment. The purpose of this research is to identify the teacher's role in enhancing students' learning activities through the use of engaging teaching methods and learning principles. Schools should provide a comfortable learning environment where students can explore new, life-relevant ideas.
Provide Instructors with A Learning Experience That is Fun, Convenient, and Enjoyable For Students Suwarni, Suwarni; Poncowati , Srikandi Dwi; Supriatna, Eka; Adiputra, Dede Kurnia; Pasongli, Hernita
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.719

Abstract

An engaging, enjoyable, and comfortable learning method is presented in this study. A research method emphasizing literature reviews of scholarly books and journals was used in this study. For teachers seeking to improve instructional methods in elementary schools, the results of this study can be a valuable resource. This research identifies methods, characteristics, and factors that can optimize students' ability to learn and motivate, resulting in a fun, comfortable, and enjoyable learning experience. Through the consideration of individual differences in the classroom and the school, it is hoped that this research will increase the learning motivation of students. The study demonstrates the importance of the role of the teacher in using effective learning techniques so that students can develop their potential in a comfortable and pleasant learning environment. The purpose of this research is to identify the teacher's role in enhancing students' learning activities through the use of engaging teaching methods and learning principles. Schools should provide a comfortable learning environment where students can explore new, life-relevant ideas.
Pengembangan Literasi Budaya Berbasis Virtual Reality Pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Sampurna, Iman; Fauzi, Rian; Adiputra, Dede Kurnia; Suwarno, Suwarno
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v6i1.735

Abstract

Pembelajaran IPS yang selama ini diajarkan kurang memberikan sentuhan yang kuat kepada siswa karena kurangnya inovasi dalam pembelajaran dan terlalu tekstual sehingga cenderung membosankan bagi siswa. Selain itu, guru di kelas kurang mengaitkan keberagaman budaya yang sedang terjadi dalam masyarakat sehingga siswa kurang mengenal tentang budaya yang ada disekitarnya. Pembelajaran yang diterapkan guru juga masih tampak kurang keterpaduan, baik dengan mata pelajaran lain maupun pemilihan model dan strategi pembelajarannya. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang tujuannya adalah untuk mengembangkan literasi budaya berbasis virtual reality (VR). Metode penelitian ini menggunakan pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop and Disseminate). Pengembangan model 4D terdiri dari empat tahapan yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Keunggulan dari penelitian ini ditunjukkan pada virtual reality yang memuat atau menonjolkan bentuk keragaman budaya yang ada di Baduy, Hasil penelitian berupa potensi sumber daya alam udara, air, hutan, tambang, laut, sehingga kearifan lokal dapat dijaga secara arif agar potensi sumber daya alam dapat terjaga sampai ke generasi berikutnya, siswa senang menggunakan VR kebudayaan Baduy sehingga meningkatkan literasi budaya
PENERAPAN PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA KURIKULUM SDN 1 JATIMULYA MELALUI INTEGRASI CODING DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN Dede Kurnia Adiputra; Yuyun Yuningsih; Nadia Mustofa; Inda Dwi Aulia; Melinda Dwi Linggasari; Rika Rahayu Pramudita
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENGABDI Vol. 2 No. 2, Juli (2025): Jurnal PkM Serumpun Mengabdi
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENGABDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN 1 Jatimulya, Kabupaten Lebak, dengan tujuan meningkatkan pemahaman guru dan mahasiswa terhadap penerapan kurikulum berbasis deep learning yang terintegrasi dengan pengenalan coding dan kecerdasan artifisial (AI) dalam pembelajaran sekolah dasar. Peserta kegiatan terdiri atas 15 guru SDN 1 Jatimulya dan 5 mahasiswa Universitas Setia Budhi Rangkasbitung. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung penggunaan perangkat pembelajaran berbasis deep learning. Kegiatan ini menekankan pada integrasi teknologi digital, khususnya coding sederhana dan AI, sebagai sarana penguatan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengintegrasikan deep learning ke dalam kurikulum, serta mampu memanfaatkan coding dan AI sebagai media inovatif dalam pembelajaran. Sementara itu, mahasiswa berperan aktif dalam pendampingan teknis serta turut mengembangkan model pembelajaran kolaboratif antara dunia akademik dan sekolah. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas pendidik di sekolah dasar dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif dan inovatif.
KOMUNITAS BELAJAR GURU UNTUK OPTIMALISASI TEKNOLOGI AI, VR, DAN MEDIA INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Adiputra, Dede Kurnia; Gunawan, Akto; Islamia, Islamia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5617

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), dan media interaktif guna mendukung pembelajaran di sekolah dasar. Program dilaksanakan melalui pendekatan komunitas belajar guru di SDN Sindangsari 1, Kabupaten Serang. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, pelatihan praktik, serta pendampingan penggunaan teknologi dalam merancang strategi pembelajaran inovatif, serta melakukan praktik pemanfaatan media VR berbasis kearifan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang potensi AI untuk personalisasi pembelajaran, pemanfaatan VR untuk menciptakan pengalaman belajar imersif, serta penggunaan media interaktif sebagai alternatif penyajian materi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi dan simulasi pembelajaran berbasis teknologi. Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya termotivasi untuk berinovasi, tetapi juga memiliki keterampilan awal dalam merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, menyenangkan, kebermaknaan dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar serta mendukung transformasi pendidikan di era digital.
Digital Storytelling dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Dampaknya terhadap Perkembangan Bahasa dan Keterlibatan Siswa Eman Sulaeman; Debi Fauzi Asidiqi; Dede Kurnia Adiputra; Dine Trio Ratnasari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital storytelling terhadap perkembangan bahasa dan keterlibatan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain explanatory sequential, yang diawali dengan kuasi-eksperimen tipe non-equivalent control group design dan dilanjutkan dengan analisis kualitatif. Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas IV di SDN Batubantar, Kabupaten Pandeglang, yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes perkembangan bahasa, angket keterlibatan siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji ANCOVA dan effect size, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital storytelling berpengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa siswa (p < 0,05) dengan effect size kategori besar. Selain itu, keterlibatan siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dalam aspek kognitif, emosional, dan perilaku. Temuan kualitatif memperkuat hasil kuantitatif yang menunjukkan bahwa pembelajaran menjadi lebih interaktif, kreatif, dan bermakna. Penelitian ini menegaskan bahwa digital storytelling merupakan strategi pembelajaran inovatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
Digital Storytelling dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Dampaknya terhadap Perkembangan Bahasa dan Keterlibatan Siswa Eman Sulaeman; Debi Fauzi Asidiqi; Dede Kurnia Adiputra; Dine Trio Ratnasari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital storytelling terhadap perkembangan bahasa dan keterlibatan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain explanatory sequential, yang diawali dengan kuasi-eksperimen tipe non-equivalent control group design dan dilanjutkan dengan analisis kualitatif. Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas IV di SDN Batubantar, Kabupaten Pandeglang, yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes perkembangan bahasa, angket keterlibatan siswa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji ANCOVA dan effect size, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital storytelling berpengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa siswa (p < 0,05) dengan effect size kategori besar. Selain itu, keterlibatan siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dalam aspek kognitif, emosional, dan perilaku. Temuan kualitatif memperkuat hasil kuantitatif yang menunjukkan bahwa pembelajaran menjadi lebih interaktif, kreatif, dan bermakna. Penelitian ini menegaskan bahwa digital storytelling merupakan strategi pembelajaran inovatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.