Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Menyinergikan Kecerdasan Spiritual, Emosional, dan Intelektual Melalui Perspektif Al-Qur’an Albar, Kholid; Harun, Hamzah; Latif, Muhaemin
Jurnal Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v7i2.247

Abstract

This article discusses the importance of synergizing the three types of human intelligence, namely spiritual, emotional and intellectual intelligence, through the perspective of revelation. According to the Quran, humans were created with hearing, sight and conscience as a means to understand and manage themselves in a balanced manner. Spiritual intelligence is related to the human ability to establish a close relationship with the Creator, emotional intelligence is related to the ability to manage emotions and empathize, and intellectual intelligence is related to the ability to think critically, creatively, and innovatively. The research approach in this study will use a qualitative approach with a library research method. Where this research wants to explore and understand the concept and perspective of revelation in synergizing spiritual, emotional, and intellectual intelligence. The data analysis technique in this research is content analysis where the process is to analyze the content and meaning of the data sources collected, then interpretation and synthesis, namely by understanding, interpreting, and synthesizing information from various sources to build a comprehensive understanding. The results show that the current phenomenon shows that many people only develop one aspect of intelligence, resulting in an imbalance. Individuals who only focus on developing intellectual intelligence tend to become rigid, self-centered, and insensitive. Conversely, individuals who only develop spiritual and emotional intelligence tend to be less able to think critically and face life's challenges effectively. Therefore, this article emphasizes the importance of synergizing the three aspects of intelligence through the perspective of revelation so that humans can achieve true blessings and happiness in life and carry out their functions and responsibilities as caliphs on earth.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DALAM MENCIPTAKAN DESA MANDIRI DAN CEK KESEHATAN GRATIS Rolianah, Wiwik Saidatur; Albar, Kholid; Putri, Lidia Adimata; Yuliati, Luluk; Mufidah, Hafidhotul; Auliyah, Yusda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.515-521

Abstract

The purpose of the community service program is to help increase community awareness in creating independent villages with the role of women. This is done because data in Sidokumpul Village states that some women work as farmers or housewives whose daily life still relies on income from their spouses or husbands. Therefore, it is hoped that the role of women or mothers in Sidokumpul Village, Bungah District, Gresik Regency, East Java Province can process agricultural products and earn income to help meet their daily needs. If the husband's income is added to the income from mothers or women, the level of family welfare will certainly increase and can help the village economy and create an independent village with more innovative women's work in managing agricultural products, then the better income is usually accompanied by attention to public health. The method used for community services activities is discourse and discussion in front of the participant’s mothers, a total of 40 enthusiastic participants participated in the event.
PENYULUHAN UMKM NEW NORMAL TIME DENGAN PRIORITAS EKONOMI DIGITAL MARKETING DI DESA KARANGREJO KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK Rubianti Citra Dewi, Ana; Albar, Kholid; Istifadhoh, Nurul; Saidatur Rolianah, Wiwik; Yusuf Aria Widjaja, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3479-3485

Abstract

Setelah melewati bencana Virus Covid-19 akhirnya Indonesia mulai bangkit dari Virus tersebut dan memasuki Tahapan baru yaitu Era New Normal. Masa Era New Normal saat ini merupakan tahapan bagi masyarakat dan pemerintah untuk menyelesaikan dan bangkit dari masalah Ekonomi yang terjadi karena Dampak Virus Covid-19. Pada Era Baru Normal saat ini sangatlah penting bagi kita untuk memanfaatkan Teknologi yang semakin canggih saat ini, salah satunya adalah Teknologi Digital yang terus perkembang pesat. Maka dengan memanfaatkan Era New Normal saat ini, Mahasiswa KKN Tematik Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Gresik membuat kegiatan Penyuluhan UMKM yang bertujuan untuk Membangkitkan dan meningkatkan semangat berwirausaha dengan memanfaatkan Teknologi Digital Marketing untuk para Warga pelaku UMKM Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Penyuluhan ini diikuti oleh 21 warga pemilik UMKM desa Karangrejo Manyar Gresik, dengan memberikan ilmu manfaat dan cara kegunaan Marketing Digital untuk pemasaran usahanya, yang diharapkan pelaku UMKM lebih maju dan lebih luas jangkauan pemasaran untuk Produknya.
PENGENALAN DIGITAL MARKETING DALAM PENINGKATAN DAYA JUAL UNTUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI DESA KARANGREJO KEC. MANYAR KAB. GRESIK Fidat, Faizatul; Saidatur Rolianah, Wiwik; Albar, Kholid; Istifadhoh, Nurul; Ghofur, Abdul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3422-3428

Abstract

Pemasaran merupakan suatu elemen penting dalam menjalankan sebuah usaha. Banyak pelaku usaha yang meluangkan waktunya untuk memikirkan metode pemasaran apa yang tepat agar produk yang dijualnya laku di pasaran, karena sukses tidaknya usaha bergantung pada metode/ cara pemasaran apa dan bagaimana yang dilakukan oleh pelaku dunia usaha, khususnya usaha kecil dan menengah masalah utama yang dihadapi. pelaku UMKM adalah minimnya pengetahuan pemasaran baik secara langsung (offline) maupun online, khususnya secara e-commerce. Minimnya pengetahuan anggota UMKM dalam pemasaran digital mendorong kami untuk turun ke masyarakat untuk Memberikan sosialisasi dan pelatihan Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Anggota UMKM memahami pentingnya pemasaran digital untuk peluang bisnis, kami berharap mereka  Termotivasi untuk menggunakan pemasaran digital sebagai satu kesatuan Sarana dan Peluang Komunikasi media sosial untuk bisnis mereka, dan mereka dapat mempraktikkannya langsung melalui Media sosial. Terkait masalah utama dari pelaku UMKM adalah Informasi manajemen pemasaran tidak ada, solusi disponsori mereka adalah menyediakan materi terkait Pemasaran digital, offline untuk meningkatkan penjualan. Penggunaan Ceramah, diskusi, QA, simulasi. Tujuan yang ingin dicapai perusahaan Hal ini berlaku untuk penerapan digital marketing dalam pemasaran online.peningkatan daya jual agar produk-produk UMKM di desa karangrejo ini lebih bisa di kenal banyak orang
PENERAPAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN BAGI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI DESA KARANGREJO KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK Puspita Sari, Dewi; Istifadhoh, Nurul; Saidatur Rolianah, Wiwik; Albar, Kholid; Muhlis, Muhlis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3429-3435

Abstract

Digital Marketing adalah suatu kegiatan pencarian pasar serta promosi atau pemasaran suatu produk atau merek menggunakan media digital secara online. Pelatihan ini dengan tujuan guna menambah pemahaman, keterampilan dan wawasan para peserta pelatihan UMKM mengenai pemasaran digital (Digital Marketing). Terutama sosial media sebagai sarana untuk meningkatkan keuntungan serta penjualan. Peserta pelatihan tersebut dihadiri oleh pelaku UMKM desa karangrejo, metode yang dipakai pada pelatihan sebagai berikut : pertama, metode ceramah. Metode ini lebih banyak digunakan untuk strategi menyampaikan materi sesuai dengan tujuan pelatihan yang dijelaskan secara terinci oleh narasumber. Apa yag dibahas tentu saja tergantung pada topik materi yang dibahas. Kedua, diskusi serta berbagai pengalaman. Terakhir, memberikan praktik secara langsung pembuatan akun pada peserta pelatihan disertai dengan tutorial. Media digital yang digunakan yaitu akun bisnis yang terdapat dimedia sosial seperti GoogleBisnis. Hasil yang didapatkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut bahwa minimnya pengetahuan para peserta UMKM tentang digital marketing serta kegiatan pemasaran yang dilakukan masih sangat tradisional. namun terdapat beberapa peserta yang sudah menggunakan sosial media untuk promosi produk UMKM, tetapi tidak memisahkan akun bisnis dan akun pribadinya, dan beberapa peserta yang lainnya belum menggunakan sosial media sebagai media promosi sebab terbatasnya teknologi.  
Peningkatan Niat Beli Konsumen Melalui Pelatihan Brand Concept dan Brand Image di Pujasera Kuliner Wisma (SIG) Gresik Krisnawati, Wenti; Rosyihuddin, Muhammad; Albar, Kholid
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.1353

Abstract

The growth and development of MSMEs in Indonesia in the last two years has shown very interesting changes and dynamics, which reflect changes in business patterns, existing consumer behavior and the acceleration of digitalization are very influential. Talking about MSMEs, it is close to the development of food courts in Indonesia with various types of existing categories, ranging from traditional and modern categories which are commonly called food courts. The purpose of this community service activity is to help increase purchase intention and the number of visits to the Wisma SIG Culinary Food Shop (KWSIG). In the journey of the KWSIG Food Court, there are still many things that must be completed before entering the digital world, namely how MSMEs in the Food Courts are able to prepare products with a clear and good identity or we usually call product branding. The method of implementation in this activity began with socialization and then held training with a total of 24 participants which was carried out in Gresik Regency. The result of this activity is that the tenant has a product brand that is ready to be used according to the product being sold.