Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Menuju Kemandirian Ekonomi Umat: Panduan Bisnis Plan dan Strategi Penetapan Harga Berbasis Syariah Albar, Kholid
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Article In Press: VOL. 9 NOMOR 1 MARET 2025 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v9i1.23815

Abstract

Kemandirian ekonomi umat merupakan aspek krusial dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat Muslim. Namun, keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun business plan, strategi penetapan harga berbasis syariah, serta pemanfaatan teknologi digital masih menjadi kendala bagi calon wirausahawan muda. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas siswa SMK Assaadah Bungah Gresik dalam berwirausaha berbasis syariah melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif dengan kombinasi pelatihan teoritis, workshop praktis, dan simulasi bisnis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta wawancara dan observasi untuk menilai dampak implementasi pelatihan dalam praktik kewirausahaan mereka. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam penyusunan business plan sebesar 40% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, peserta pelatihan lebih memahami strategi penetapan harga berbasis syariah yang menyeimbangkan antara keuntungan bisnis dan kesejahteraan konsumen. Pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran juga meningkat signifikan, dengan lebih dari 75% peserta mampu menggunakan platform digital untuk promosi produk secara etis sesuai dengan prinsip Islam. Selain itu, kesadaran terhadap alternatif pembiayaan syariah meningkat, dengan 60% peserta menunjukkan minat untuk mengakses modal usaha melalui skema mudharabah atau musyarakah. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis syariah di lingkungan pendidikan. Implikasinya tidak hanya meningkatkan kesiapan siswa dalam berwirausaha, tetapi juga dapat menjadi model pembelajaran kewirausahaan berbasis syariah bagi institusi pendidikan lainnya. Dengan memperluas cakupan dan menambahkan aspek pembinaan berkelanjutan, program ini dapat semakin berkontribusi dalam mendorong kemandirian ekonomi umat.
Menuju Kemandirian Ekonomi Umat: Panduan Bisnis Plan dan Strategi Penetapan Harga Berbasis Syariah Albar, Kholid
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Article In Press: VOL. 9 NOMOR 1 MARET 2025 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v9i1.23815

Abstract

Kemandirian ekonomi umat merupakan aspek krusial dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat Muslim. Namun, keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun business plan, strategi penetapan harga berbasis syariah, serta pemanfaatan teknologi digital masih menjadi kendala bagi calon wirausahawan muda. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas siswa SMK Assaadah Bungah Gresik dalam berwirausaha berbasis syariah melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif dengan kombinasi pelatihan teoritis, workshop praktis, dan simulasi bisnis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta wawancara dan observasi untuk menilai dampak implementasi pelatihan dalam praktik kewirausahaan mereka. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam penyusunan business plan sebesar 40% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, peserta pelatihan lebih memahami strategi penetapan harga berbasis syariah yang menyeimbangkan antara keuntungan bisnis dan kesejahteraan konsumen. Pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran juga meningkat signifikan, dengan lebih dari 75% peserta mampu menggunakan platform digital untuk promosi produk secara etis sesuai dengan prinsip Islam. Selain itu, kesadaran terhadap alternatif pembiayaan syariah meningkat, dengan 60% peserta menunjukkan minat untuk mengakses modal usaha melalui skema mudharabah atau musyarakah. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis syariah di lingkungan pendidikan. Implikasinya tidak hanya meningkatkan kesiapan siswa dalam berwirausaha, tetapi juga dapat menjadi model pembelajaran kewirausahaan berbasis syariah bagi institusi pendidikan lainnya. Dengan memperluas cakupan dan menambahkan aspek pembinaan berkelanjutan, program ini dapat semakin berkontribusi dalam mendorong kemandirian ekonomi umat.
Value Theory in Islamic Economics: Implications for Market Structures and Pricing Mechanisms Albar, Kholid; Misbach, Irwan; Muin, Rahmawati
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v8i2.570

Abstract

This article discusses the analysis of value theory in the context of markets and prices in Islamic economics. Using a qualitative approach, this study examines how the moral and ethical values contained in Islamic teachings affect market dynamics and pricing. Referring to Surah Al-Baqarah (2:188) which emphasizes the importance of fairness in transactions, as well as Surah Al-Anfal (8:28) which reminds of the need for transparency, this study shows that pricing in the Islamic economy should not only be based on economic factors, but also on the underlying sharia principles. Recent data shows that the halal product market is experiencing significant growth, with the market value estimated to reach USD 2.3 trillion by 2023. Growing consumer awareness of Shariah-compliant products, as reflected in Surah Al-Maidah (5:88), is creating greater demand for ethical goods and services. The research also identified challenges faced in the application of value theory, including fraudulent practices and unfairness in pricing. Therefore, the need for regulations that support the development of halal markets and Islamic economic education is crucial. The conclusion of this study shows that the application of value theory in the context of markets and prices is expected to create a more just and sustainable economic environment, as well as contribute to the development of economic practices based on sharia principles.
Implementasi Prinsip Ekonomi Syariah dalam Pemasaran Produk Pertanian : Kasus di Komunitas Tani Desa Bolo Ujung Pangkah Muhammad Fatkhur Rozy; Kholid Albar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.7852

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris menghadapi tantangan serius dalam sektor pertanian, termasuk di Jawa Timur. Salah satu permasalahannya adalah rantai distribusi yang panjang dan ketergantungan petani pada tengkulak sehingga tidak sesuai dengan prinsip ekonomi Islam karena menggunakan sistem tebasan dan borongan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan prinsip ekonomi syariah dalam pemasaran produk pertanian di Desa Bolo dengan memberikan edukasi dan solusi berbasis hukum ekonomi Islam.Pengabdian masyarakat dilakukan dengan pendekatan observasi, koordinasi dengan pihak desa dan kelompok tani, serta penyuluhan mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah yang relevan, seperti larangan riba, gharar, dan maysir. Program ini mencakup workshop, pendampingan, dan evaluasi terhadap hasil implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% petani yang terlibat mengalami peningkatan pemahaman tentang pemasaran berbasis syariah dan menerapkan praktik pemasaran yang lebih transparan, adil, serta menguntungkan
Integrating Maqasid Shariah in Enhancing MSME Business Sustainability in the Digital Economy Albar, Kholid; Amiruddin K; Abdullah, Wahyuddin
el-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam Vol. 13 No. 1 (2025): el-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ej.v13i1.13174

Abstract

This study aims to explore the integration of Maqasid Shariah in the measurement of Islamic business performance in the dynamic digital economy era. In this context, Maqasid Syariah, which includes the protection of religion, soul, mind, offspring, and property, offers an ethical and universal framework to guide Islamic business operations. This research focuses on Sharia MSMEs in Sidayu sub-district, which have adopted these principles in their operations. This research methodology uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with sharia business actors and secondary data analysis from the annual reports of relevant MSMEs. Thematic analysis was used to identify patterns and key themes related to the integration of Maqasid Sharia in performance measurement. The results showed that Sharia MSMEs in Sidayu have successfully implemented performance indicators covering spiritual, social and material dimensions. The use of digital technology, such as blockchain, is proven to increase transparency and operational efficiency, and strengthen consumer trust. The integration of technology-based and Environmental, Social, and Governance (ESG) indicators in performance measurement not only improves competitiveness but also ensures compliance with sharia principles. This study concludes that a performance measurement approach that incorporates spiritual values and modern technology can enrich the literature on Islamic business and offer practical guidance for businesses and policy makers. The implication of these findings is the need for the development of Maqasid Shariah-based performance measurement tools that can be applied more broadly, as well as further exploration in the non-financial sector to expand the application of Shariah principles in various industries
Optimalisasi Literasi Keuangan Penjual Shopee Melalui Program Pengabdian di Desa Ketapanglor untuk Peningkatan Kinerja UMKM Syithrotul Ahammi, Ihyani; Rolianah, Wiwik Saidatur; Albar, Kholid; Istifadhoh, Nurul; Arifiansyah, Farhadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4931

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pemasaran digital bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Ketapanglor, yang sebagian besar masih menghadapi tantangan dalam memasarkan produk secara online serta mengelola keuangan dengan baik. Masalah ini ditemukan pada 124 UMKM yang meskipun telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), masih kesulitan memahami mekanisme pemasaran di platform e-commerce, khususnya Shopee. Solusi yang ditawarkan melalui program PkM ini adalah pelatihan literasi keuangan dan pemasaran digital berbasis ekonomi syariah, yang meliputi sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek). Metode yang digunakan mencakup diskusi kelompok, praktik pembuatan konten pemasaran, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman pelaku UMKM terhadap literasi keuangan dan kemampuan dalam memasarkan produk di Shopee. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Strategi Digitalisasi dalam Pemberdayaan UMKM Desa Ketapanglor untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal Zahroh, Nabilah Anisatuz; Rolianah, Wiwik Saidatur; Istifadhoh, Nurul; Arifiansyah, Farhadi; Albar, Kholid
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4990

Abstract

Program pemberdayaan UMKM di Desa KetapangLor dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar melalui digitalisasi, khususnya pemanfaatan platform e-commerce dan media sosial. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup survei awal untuk memahami kondisi UMKM setempat, sosialisasi terkait pentingnya digitalisasi, serta pendampingan intensif dalam penerapan teknologi digital. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Desa KetapangLor masih bergantung pada metode pemasaran tradisional, dengan keterbatasan dalam akses dan pemahaman teknologi digital. Hanya sekitar 40% UMKM yang telah memiliki akses ke perangkat digital, dan mayoritas pelaku usaha belum familiar dengan platform pemasaran online seperti Shopee dan TikTok. Sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan oleh tim pengabdian berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi digital untuk pemasaran produk. Pelaku usaha diperkenalkan dengan cara mengoptimalkan Shopee sebagai marketplace serta TikTok sebagai platform promosi kreatif melalui video pendek. Meski terjadi peningkatan adopsi teknologi, tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya masih dihadapi oleh beberapa pelaku UMKM dalam memproduksi konten secara konsisten. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan hasil positif dalam membuka peluang baru bagi UMKM di Desa KetapangLor, terutama dalam memperluas akses pasar melalui platform digital. Pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa pelaku usaha dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Overcoming Barriers to Halal Certification: A Study of SMEs in Indonesia’s Food Industry Kholid Albar; Nasrullah Bin Sapa; Cut Muthiadin
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 7 No 3 (2025): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v7i3.378

Abstract

This study examines the challenges and opportunities associated with halal certification for small and medium-sized enterprises (SMEs) in Indonesia’s food industry. The objective is to explore how SMEs perceive and navigate the halal certification process, as well as the role of government initiatives and technological tools in overcoming barriers to certification. The research employs a qualitative methodology, using semi-structured interviews and case studies to gather data from SMEs, certification bodies, and government officials. Thematic analysis is applied to identify key themes related to the challenges, such as a lack of understanding and the high costs of certification, as well as the support provided by government programs like SEHATI (Free Halal Certification) and the use of digital tools in streamlining the process. The findings indicate that while SMEs face significant barriers in obtaining halal certification, including financial constraints and knowledge gaps, government support and technological innovations play a crucial role in facilitating access to certification. Halal certification is shown to improve the competitiveness of SMEs by enhancing product quality, fostering consumer trust, and opening access to global markets. Additionally, it promotes sustainable and ethical production practices. The study contributes to the understanding of halal certification’s impact on SMEs, highlighting the need for continued collaboration between stakeholders. It suggests further research into the long-term effects of halal certification on SMEs’ financial performance and the role of digital tools in simplifying certification processes.
Peningkatan Literasi Keuangan Syariah di Desa Ketapanglor melalui Digitalisasi: Peluang dan Tantangan di Era Modern Khoirul Anam, Ahmad Muhammad; Albar, Kholid; Istifadhoh, Nurul; Rolianah, Wiwik Saidatur; Arifiansyah, Farhadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.5664

Abstract

Literasi keuangan syariah menjadi aspek krusial dalam membangun sistem keuangan yang inklusif dan sesuai dengan prinsip Islam, terutama di komunitas pedesaan yang masih memiliki keterbatasan akses informasi dan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital masyarakat Desa Ketapanglor dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah melalui pelatihan berbasis aplikasi keuangan digital. Metodologi kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui workshop dua hari yang mencakup pengenalan konsep keuangan syariah dan praktik penggunaan aplikasi seperti BRIS Online, LinkAja Syariah, dan Finansialku. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi langsung, serta diskusi kelompok. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dasar keuangan syariah, seperti larangan riba, gharar, dan maysir, serta peningkatan keterampilan teknis dalam menggunakan aplikasi keuangan syariah untuk kebutuhan sehari-hari. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap adopsi teknologi dalam praktik keuangan. Kendala yang dihadapi meliputi gangguan jaringan dan keterbatasan pemahaman awal terhadap teknologi, namun dapat diatasi melalui pendampingan intensif. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan digitalisasi berbasis syariah efektif sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Implikasinya, pendekatan ini dapat direplikasi untuk memperluas inklusi keuangan syariah di komunitas serupa.
Kontruksi Yuridis Hybrid Contract Dalam Pembiayaan Take Over KPR pada Perbankan Syariah Albar, Kholid
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Justisia Ekonomika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v2i1.1688

Abstract

Abstract            In the process of the occurrence of hybrid contract in the process of take over of course the bank which in this case is sharia banking will certainly experience the risks in the financing that is influenced by several factors including the rate of inflation so that it also affects the liquidity of sharia banking itself, today due to the liquidity of sharia banking largely depends on the acquisition of third party funds either in the form of investment account or current account which will be channeled into financing according to sharia, such as mudharabah, musyarakah, murabaha, salam, isthisna and ijarah which can generate profit sharing margin which is the main profit source (income) of sharia banks. Lack of liquidity will cause banks to bankruptcy quickly, whereas if excess liquidity is also dangerous is a low probability that leads to the same thing. So the risk of liquidity will be a consideration for depositors to choose which bank for customers save funds. Because the purpose of this study, First to determine the effect of hybrid contract variables, inflation rate and concepts of profit sharing simultaneously and partially to liquidity risk in Islamic banking. Keywords : Hybrid Contract, Take Over dan Syariah Bank