Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

MASALAH SOSIAL: KEMISKINAN DAN KEJAHATAN DALAM NOVEL MARYAMAH KARPOV KARYA ANDREA HIRATA Gayo, Gunter Ary; Satini, Ria; Nisja, Indriani
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 3 (2025): September (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i3.786

Abstract

Poverty is a condition in which a person cannot meet basic needs. There are several reasons for poverty, such as a lack of resources to meet basic needs or difficulty obtaining education and employment. The purpose of this study is to describe social problems such as crime and poverty found in Andrea Hirata's novel Maryamah karpov. This study uses a qualitative descriptive analysis method. The data consists of quotations from the novel text that show the types of poverty and crime experienced by the main character Ikal, and the surrounding community. The results of the study show that poverty in the novel is depicted as an economic obstacle that impacts access to education, the fulfillment of basic needs, and injustice in the work system. Meanwhile, crime is depicted as oppression, physical and psychological violence, and racial discrimination experienced by Ikal and other characters in the novel, both in the workplace and in educational institutions. The latest finding of this study is the disclosure of the relationship between poverty and crime as a representation of social inequality that is relevant to Indonesian society today. Andrea Hirata's novel Maryamah Karpov is a sharp social critique of an unfair social system, especially in remote areas such as Belitung.
Konflik Sosial dalam Naskah Drama Senja Dengan Dua Kematian Karya Kirdjomuljo:: Tinjauan Sosiologi Sastra Hidayat, Irfan; Samsiarni, Samsiarni; Satini, Ria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1485

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik sosial realistis dan nonrealistis dalam naskah Senja Dengan Dua Kematian karya Kirdjomuljo. Penelitian ini difokuskan pada bentuk Konflik Sosial Dalam Naskah Drama Senja Dengan Dua Kematian Karya Kirdjomuljo: Tinjauan Sosiologi Sastra Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat dan dialog yang terdapat konflik sosial dalam naskah drama Senja Dengan Dua Kematian karya Kirdjomuljo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, (1) membaca dan memahami naskah drama Senja Dengan Dua Kematian karya Kirdjomuljo, (2) mencatat dan menandai data-data yang berhubungan dengan konflik sosial dalam naskah drama Senja Dengan Dua Kematian karya Kirdjomuljo, (3) mengklasifikasikan data yang berhubungan dengan konflik sosial dalam naskah drama Senja Dengan Dua Kematian karya Kirdjomuljo. Dalam penelitian ini terdapat 30 kutipan data konflik sosial yang ditemukan dalam Naskah Drama Senja Dengan Dua Kematian Karya Kirdjomuljo, yaitu 2 kutipan data konflik sosial realistis hostile feeling, 18 data kutipan konflik sosial realistis hostile behaviour, dan 10 kutipan data konflik sosial nonrealistis dalam Naskah Drama Senja Dengan Dua Kematian Karya Kirdjomuljo.
Permainan Tradisional pada Era Modern di Nagari Maek Kabupaten 50 Kota Listi, Firza Lufita; Samsiarni, Samsiarni; Satini, Ria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat permainan tradisional pada era modern di Nagari Maek. Hal ini didasari oleh berkembang pesatnya teknologi hingga mempengaruhi permainan tradisional. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis adalah suatu metode yang mendeskripsikan atau memberikan gambaran terkait objek yang diteliti melalui data atau sampel yang berlaku untuk umum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional masih bertahan di Nagari Maek, diantaranya panjat pinang, lompat karung, tarik tambang, ABC ada berapa, badia batuang, gasing, injit-injit semut, kelereng, congklak, mancik-mancik, gambar-gambar, kuciang-kuciang, layang-layang, polok, parok tarompa, dan main tali. Permainan tradisional memiliki dua sifat yaitu bermain dan bertanding. Permainan bermain di Nagari Maek lebih dominan dibandingkan permainan bertanding. Pada era modern ini, permainan tradisional di Nagari Maek juga telah mengalami beberapa perubahan. Perubahan tersebut meliputi alat bermain, cara bermain, dan aturan bermain. Perubahan itu terjadi karena permainan mengalami penyesuaian dengan perkembangan zaman.
Nilai-nilai Budaya Jawa dalam Novel Rara Mendut Karya Yb Mangunwijaya Oktavia, Tiara; Bahardur, Iswadi; Satini, Ria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2245

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai budaya Jawa dalam novel Rara Mendut karya Y.B. Mangunwijaya. Novel ini dipilih karena menggambarkan secara mendalam budaya Jawa, khususnya dalam aspek patriarki, kehidupan sosial, dan sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat. Berbagai nilai budaya yang dianalisis mencakup nilai religius, sosial, moral, serta adat istiadat yang menjadi pedoman hidup masyarakat Jawa. Selain itu, novel ini juga mengangkat isu kesetaraan gender dalam konteks budaya patriarki yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat.Melalui tokoh Rara Mendut, Mangunwijaya menghadirkan kritik terhadap ketidakadilan sosial, keterbatasan pendidikan bagi perempuan, serta eksploitasi dalam sistem patriarki. Selain itu, novel ini juga menampilkan kehidupan keraton dan masyarakat Jawa dengan berbagai tradisi, hierarki sosial, gotong royong, serta kepercayaan mistis yang masih kental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Rara Mendut tidak hanya merepresentasikan budaya Jawa secara autentik, tetapi juga berfungsi sebagai kritik sosial terhadap sistem yang menindas kelompok tertentu, terutama perempuan.Kajian ini penting karena nilai budaya dalam karya sastra tidak hanya mencerminkan realitas sosial, tetapi juga berperan dalam menjaga warisan budaya dan membentuk karakter generasi muda. Analisis terhadap novel Rara Mendut dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai budaya Jawa serta relevansinya dalam kehidupan modern. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam studi sastra Indonesia dan pelestarian nilai-nilai budaya Jawa.
Hasil Belajar Menulis Teks Biografi Menggunakan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Problem Based Learning Siswa Fase E SMA Negeri 3 Pariaman Ramadhani, Fani; Fitri, Rahayu; Satini, Ria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14374

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh, penerapan kurikulum membingungkan, keterbatasan sumber, kesadaran literasi rendah, penggunaan sumber belajar tidak efektif, guru belum menggunakan modul. Penelitian ini penelitian kuantitatif. Sampel penelitian yaitu kelas E4. Instrumen penelitian yaitu modul pembelajaran berbasis Problem Based Learning dan tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data pertama, siswa belajar menggunakan modul. Kedua, siswa mengerjakan tes unjuk kerja. Data dianalisis dengan langkah berikut; memeriksa teks biografi., memberi skor teks biografi sesuai indikator, mengubah skor menjadi nilai, memasukan nilai ke tabel distribusi frekuensi, menentukan rata-rata hitung, mengklasisfikasikan nilai berdasarkan skala 10, menampailkan data dalam bentuk histogram, membahas dan menyimpulkan hasil penelitian. Hasil belajar menulis teks biografi menggunakan modul tergolong ke dalam klasifikasi baik sekali dengan rata-rata 89,66 pada rentangan 86-95%.
Pengaruh Penggunaan Multimedia Presentasi Terhadap Kemampuan Menuliskan Kembali Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman Agustina, Mimin Indri; Afdetis, Lira Hayu; Satini, Ria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9614

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sebagai berikut ini. Pertama, Kemampuan menuliskan kembali siswa SMP N 3 Pariaman dianggap masih rendah. Kedua, Siswa belum mampu menuliskan kembali teks deskripsi. Ketiga, siswa terkendala dalam menggunakan, menentukan serta memahami kaidah kebahasaan yang ada di dalam teks deskripsi. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan Pengaruh Penggunaan Multmedia Presentasi Terhadap Kemampuan Menuliskan Kembali Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah One Group Pretes-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP 3 Pariaman. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 3 Pariaman yang berjumlah 28 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan menuliskan kembali teks deskripsi sebelum menggunakan multimedia presentasi dan skor kemampuan menuliskan kembali teks deskripsi sesudah menggunakan multimedia persentasi siswakelas VII SMP N 3 Pariaman. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada Bab IV dapat disimpulkan tiga hal berikut ini. Pertama, kemampuan menuliskan kembali teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman sebelum menggunakan Multimedia Presentasi memperoleh nilai rata-rata 73,80 berada pada rentangan 66-75% dengan kualifikasi yaitu Lebih dari Cukup (LdC). Kedua, kemampuan menuliskan kembali teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman sesudah menggunakan Multimedia Presentasi memperoleh nilai rata-rata 87,14 berada pada rentangan 86-95% dengan kualifikasi yaitu baik sekali (BS). Ketiga, berdasarkan uji-t terdapat pengaruh Multimedia Presentasi berbantuan media gambar terhadap kemampuan menuliskan kembali teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman karena thitung= 7,34 dan ttabel = 1,70 kriteria pengujian t diterima jika thitung > ttabel dengan kata lain H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian penggunaan Multimedia Presentasi berpengaruh terhadap kemampuan menuliskan kembali teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Teks Biografi Siswa Fase E SMA Negeri 3 Pariaman Fitria, Aqsyana; Fitri, Rahayu; Satini, Ria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9782

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis kebutuhan bahan ajar teks biografi. Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil wawancara yang dilakukan dengan siswa dan guru SMA Negeri 3 Pariaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan analisis kebutuhan bahan ajar teks biografi siswa fase E SMA Negeri 3 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitataif. Data dalam penelitian ini berasal dari wawancara untuk melihat kebutuhan bahan ajar teks biografi. Hasil yang diperoleh kemudian dideskripsikan. Teknik pengolahan data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan bahan ajar teks biografi diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Pertama, pada indikator analisis kurikulum bahwa kurikulum yang digunakan di SMA Negeri 3 Pariaman yaitu kurikulum merdeka yang sudah terlaksana dengan baik. Kedua, pada indikator analisis konsep, dari segi materi dalam buku paket yang digunakan sebagai acuan wajib oleh guru dan siswa pada proses pembelajaran dalam kurikulum merdeka adalah buku siswa dan buku guru. Ketiga, pada indikator analisis siswa. Pada materi teks biografi siswa kesulitan dalam elemen menulis dikarenakan kurangnya sumber belajar. Dalam kurikulum merdeka siswa dituntut untuk mampu belajar secara mandiri tetapi di dalam buku paket yang dimiliki siswa, masih terdapat kekurangan pada materi, contoh, dan latihan soal sehingga membuat siswa sulit dalam belajar secara mandiri dan harus didampingi oleh guru.
PRAKTIKALITAS MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MATERI MENULIS TEKS BIOGRAFI BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING SISWA FASE E SMA NEGERI 3 PARIAMAN Rahayu, Lidia Sri; Fitri, Rahayu; Satini, Ria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.25303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru belum pernah membuat modul pembelajaran khususnya pada modul keterampilan menulis teks biografi karena masih minimnya pengetahuan guru tentang modul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hasil pratikalitas modul pembelajaran bahasa Indonesia berbasis Problem Based Learning siswa Fase E SMA. Pratikalitas yang dilihat adalah pratikalitas dari praktisi baik siswa maupun guru. Jenis penelitian ini adalah bagian dari penelitian pengembangan untuk melihat nilai pratikalitas modul pembelajaran menulis teks biografi berbasis Problem Based Learning siswa Fase E SMA. Hasil dari penelitian ini adalah modul pembelajaran menulis teks biografi berbasis Problem Based Learning siswa Fase E SMA yang praktis untuk diujicobakan pada kelas bahasa Indonesia Fase E SMA N 3 Pariaman. Berdasarkan hasil analisis data terhadap lembar praktikalitas oleh guru, diperoleh nilai praktikalitas sebesar 88,75 dengan kategori sangat praktis secara keseluruan. Untuk indikator 1 kemudahan dalam menggunakan modul dengan nilai pratikalitas 93,33 dengan kategori sangat praktis, Untuk Indikator 2 efisien waktu diperoleh nilai pratikalitas sebesar 87,50 dengan kategori sangat praktis. Untuk indikator 3 diperoleh nilai pratikalitas sebesar 93,75 dengan kategori sangat praktis. Ketiga, berdasarkan hasil analisis terhadap lembar praktikalitas oleh siswa, diperoleh nilai praktikalitas sebesar 85,07 dengan kategori sangat praktis secara keseluruhan. Untuk indikator 1 kemudahan dalam menggunakan modul dengan nilai pratikalitas 86,10 dengan kategori sangat praktis, Untuk Indikator 2 efisien waktu diperoleh nilai pratikalitas sebesar 79,76 dengan kategori praktis. Untuk indikator 3 diperoleh nilai pratikalitas sebesar 85,71 dengan kategori sangat praktis.
MANTRA MASYARAKAT MELAYU DI DESA PULAU BINJAI KECAMATAN KUANTA MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI : TINJAUAN EKOLOGI BUDAYA Stiani, Ongki Erkin Stiani; Bahardur, Iswadi; Satini, Ria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.33598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur mantra masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Kerangka kerja untuk mengkaji masalah dengan menerapkan metode kualitatif deskriptif analisis dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis untuk memperoleh struktur mantra masyarakat Melayu, Tradisi dan Keyakinan Masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi : Tinjauan Ekologi Budaya. Data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi terus terang, wawancara terstruktur kepada informan sebagai pemilik mantra. Temuan penelitian menunjukan bahwa dalam mantra masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai memiliki struktur mantra, yaitu pembuka, isi dan penutup. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya struktur mantra masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai struktur mantra pemilik mantra terdiri dari pembukaan, isi dan penutup. Pembukaan mantra diawali dengan lafaz taauz selanjutnya basmalah, bagian isi mantra berisi penjelasan mengenai bahasa dalam mantra menggunakan bahasa melayu, bagian akhir mantra diakhiri dengan kalimat lailahaillaallah.
PENGGUNAAN DIKSI MAKIAN OLEH WARGANET DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN X (TWITTER) TANYAKANRL: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Putri, Rahma Aulia; Ramadhanti, Dina; Satini, Ria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas diksi makian yang ada dalam kolom komentar akun tanyakanrl berdasarkan teori makian oleh Jay. Bahasa sebagai media komunikasi menjadi aspek penting dalam berinteraksi. Interaksi didalam bahasa tidak hanya terbatas pada komunikasi lisan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga berupa tulisan yang dapat ditemui pada media sosial. Media sosial menjadi sebuah trend masa kini yang tidak hanya populer dikalangan remaja, tetapi juga dikalangan anak-anak dan dewasa. Media sosial merupakan platfrom yang menyediakan tempat untuk berinteraksi secara daring. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis yang menjelaskan bahwa metode deskriptif adalah penelitian pada data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka yang disebabkan oleh adanya jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan dapat disimpulkan bahasa makian atau diksi makian yang digunakan tidak selalu mengarah pada makna negatif tergantung pada konteks sosial yang terdapat didalam aspek bahasa tersebut dan Ungkapan makian menjadi hal yang selalu ada didalam media sosial, namun sebagai masyarakat bahasa yang paham akan bahasa, makian yang digunakan dalam media sosial adalah makian yang ditujukan sebagai pengekpresian diri.