Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran IPS Berbasis Isu Kontroversial untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Afifah, Silvi Nur; Segara, Nuansa Bayu; Asnimawati, Asnimawati; Prastiyono, Hendry; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis isu kontroversial dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPS. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas VIII SMPN 5 Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes berpikir kritis dalam bentuk soal uraian yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan uji perbedaan (uji t) untuk membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik berada pada kategori baik (27 siswa) dan hanya 7 siswa pada kategori sangat baik. Setelah pembelajaran, hasil posttest menunjukkan seluruh peserta didik (34 siswa) mencapai kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam merespons isu sosial. Pembelajaran IPS berbasis isu kontroversial terbukti efektif dalam membangun kemampuan analitis dan reflektif siswa terhadap persoalan sosial kontekstual.
Penggunaan Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) Berbasis Nilai Tradisi Nyadran Sidoarjo Terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran IPS Auliyah, Umi Umaroh; Setyawan, Katon Galih; Imron, Ali; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i2.52774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) berbasis nilai tradisi nyadran Sidoarjo terhadap penguatan pendidikan karakter peserta didik pada pembelajaran IPS di SMPN 2 Candi Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimen dengan rancangan penelitian berupa Non-Equivalent Control Group Design. Penelitian ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing kelas terdiri dari 37 peserta didik. Penentuan sampel mengguanakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar angket. Hasil uji normalitas kedua kelas menunjukkan nilai sig. > 0,05 sehingga data bersifat normal. Hasil uji homogenitas dari kedua kelas menunjukkan nilai sebesar 0,266 > 0,05 sehingga data bersifat homogen. Kemudian tahap uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-test untuk mengetahui perbedaan antara hasil awal dan hasil akhir pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,014 yang artinya ada perbedaan penguatan pendidikan karakter peserta didik pada pembelajaran IPS sebelum dan sesudah adanya perlakuan. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dari penggunaan model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) berbasis nilai tradisi nyadran Sidoarjo Kelas VII SMPN 2 Candi Tahun Ajaran 2021/2022.
Analisis kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) kepada guru IPS di Sidoarjo Maulana, Yudistira Rizki; Prasetya, sukma Perdana; Suprijono, Agus; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i2.54634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Pembelajaran IPS yang dapat memotivasi pelajar untuk bisa memecahkan masalah yang ada dan Menerapkan dan mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan mereka sendiri, mereka juga menerapkannya dalam konteks yang relevan dan dapat meningkatkan pemikiran kritis, mendorong inisiatif pelajar di sekolah, mendorong motivasi internal untuk belajar dan mengembangkan hubungan interpersonal didalam kerja kelompok dengan meningkatkan kemampuan berpikir kritis agar pelajar dapat meningkatkan keberhasilannya dalam memecahkan masalah dunia nyata, khususnya di abad ke-21. Berdasarkan latar belakang pada masalah yang dipaparkan, peneliti bermaksud melakukan penelitian yang berjudul Analisis kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) kepada pendidik IPS di Sidoarjo . Menentukan jenis-jenis data yang akan peneliti gunakan merupakan pendekatan kualitatif. Tujuan pendekatan kualitatif pada hakekatnya adalah suatu metode yang dihubungkan dengan pemaknaan atau interpretasi terhadap fenomena atau gejala yang diakibatkan baik oleh pelaku maupun perbuatannya. Interpretasi yang lebih dalam dari fenomena ini membutuhkan metode pengumpulan data yang berbeda secara signifikan dari metode penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil wawancara berkelanjutan dengan berbagai pengalaman mengajar 6-39 tahun. Berdasarkan pendapat responden atas pertanyaan yang diajukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa tenaga pendidik dengan pengalaman mengajar yang minim mampu beradaptasi dengan metode pengajaran yang dilakukan. Melanjutkan penggunaan bantuan teknis untuk menyelesaikan tugas lebih menarik dan lebih baik jika kita menganggap bahwa tenaga pendidik yang sudah lama mengajar baru terbiasa menggunakan pembelajaran berbasis teknologi. dan ada juga tenaga pendidik yang menggunakan aplikasi video edukasi untuk menarik perhatian siswa agar mudah memahami dan memahami materi yang dijelaskan oleh tenaga pendidik. Dan panjang atau pendek, berapa lama mereka mengajar, mereka menggunakan metode ini dengan kurikulum yang sama, sehingga tidak ada perbedaan keterampilan tenaga pendidik
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Materi Potensi Sumber Daya Alam Indonesia Almaghfiroh, Elina; Nasution, Nasution; Marzuqi, Muhammad Ilyas; Prasetya, Sukma Perdana
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i2.55174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar IPS siswa pada materi potensi sumber daya alam Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sidoarjo pada tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control grup design. Sampel dalam penelitian yakni kelas VII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VII J sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar (pretest dan posttest). Teknik analisis yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa hasil belajar IPS peserta didik yang diterapkan model pembelajaran project based learning di kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil pembelajaran dikelas kontrol dengan metode konvensional. Perolehan nilai rata-rata hasil belajar dikelas eksperimen mencapai 78,47 , sedangkan nilai rata-rata di kelas kontrol yakni 69,72. Berdasar hasil pengujian hipotesis di kelas eksperimen diperoleh nilai hasil belajar peserta didik menunjukkan nilai thitung > ttabel yakni menunjukkan hasil 3.240 > 0,235 memiliki nilai signifikasi ? = 0,05 yakni sig (2-tailed) 0,002 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar IPS peserta didik materi potensi sumber daya alam Indonesia.
Pengaruh Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat Terhadap Pemeliharaan Lingkungan di Waduk Long Storage Kalimati Cahyani, Marisa Dwi Nur; Prasetyo, Ketut; Prasetya, Sukma Perdana; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.55566

Abstract

Pemeliharaan lingkungan merupakan upaya pengelolaan yang dipahami menjadi usaha untuk menjaga, memelihara, dan melestarikan lingkungan guna memenuhi kebutuhan dengan sebaiknya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat sekitar terhadap pemeliharaan lingkungan yang ada di Waduk Long Storage Kalimati. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa tes, kuesioner, dan dokumentasi dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dengan jumlah sampel yaitu 87 responden dan teknik analisis data penelitian ini menggunakan perhitungan SPSS 21 dan Excel. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan masyarakat terhadap pemeliharaan lingkungan di Waduk Long Storage Kalimati tergolong sedang (71,3%), sikap masyarakat terhadap pemeliharaan lingkungan di Waduk Long Storage Kalimati tergolong sedang atau cukup baik (63,22%), dan perilaku masyarakat terhadap pemeliharaan lingkungan di Waduk Long Storage Kalimati tergolong kategori sedang (68%). Berdasarkan Uji Statistika menggunakan uji regresi linear berganda dapat diketahui bahwa Ha diterima karena adanya hubungan kedua variabel yang kuat. Sehingga variabel pengetahuan, sikap, dan perilaku memiliki pengaruh yang positif terhadap pemeliharaan lingkungan.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantu Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Ecoliteracy Siswa SMP Afriliana, Ulfa Nikmah; Setyawan, Katon Galih; Marzuqi, Muhammad Ilyas; Prasetyo, Ketut
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.55733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Project Based Learning berbantu media Pop Up Book untuk meningkatkan Ecoliteracy siswa SMP. Peneliti menggunakan Quasi Eksperimen dengan Nonequivalent Control Grup Design. Populasi dalam penelitian yakni seluruh kelas VII di SMP Negeri 42 Surabaya dengan pengambilan sampel berupa purposive sampling sehingga didapati kelas eksperimen VII-H dengan menerapkan model Project Based Learning berbantu media Pop Up Book, sementara itu kelas kontrol VII-I dengan penerapan model Problem Based Learning. Berdasarkan hasil temuan, hipotesis dengan Uji Paired Sample T Test pada aspek pengetahuan Ecoliteracy kelas eksperimen yakni sig (2-tailed) 0,000 < 0,005 maka Ha diterima dan H0 ditolak, Artinya terdapat perbedaan sebelum dan setelah menerapkan model pembelajaran Project Based Learning berbantu media Pop Up Book terhadap Ecoliteracy siswa SMP. Meskipun pada kedua kelas mengalami peningkatan akan tetapi Ecoliteracy aspek pengetahuan pada kelas eksperimen yang mendapatkan perlakukan model Project Based Learning berbantu media Pop Up Book lebih meningkat yakni perolehan NGain sebesar 0,517 kategorisasi NGain sedang, dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning yakni 0,444.
Persepsi Guru Mata Pelajaran IPS dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Sidoarjo Anam, Mokhamad Misbakhul; Utami, Wiwik Sri; Khotimah, Kusnul; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.56021

Abstract

Perkembangan pada abad 21 mempengaruhi perkembangan dunia pendidikan, pendidikan memiliki peran serta taggung jawab yang sangat penting untuk dapat mengatasi dan menjawab permasalahan yang muncul. Pemerintah pun meluncurkan upaya untuk dapat mempersiapkan genersi selanjutnya, salah satu upaya pemerintah yaitu meluncurkan kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru mata pelajaran IPS dalam implemetasi kurikulum merdeka belajar serta untuk mengetahui kendala atau faktor penghambat dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan mengunakan metode penelitian survei dengan teknik pengumpulan datanya melalui kuisioner cetak maupun berbantuan google form. Sampel penelitian ini adalah guru IPS di SMP Sidoarjo yang tergabung dalam MGMP IPS Sidoarjo berjumlah 92 guru IPS. Teknik analisis data dengan analisis kuantitatif deskriptif yang disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan persepsi guru mata pelajaran IPS dalam implementasi kurikulum merdeka di SMP Sidoarjo menunjukkan hasil sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai terletak pada interval skor 87,75 < X, dimana pada interval skor tersebut secara rinci menunjukkan diperoleh 66% (61 guru) memiliki persepsi sangat baik, 32% (29 guru) memiliki persepsi baik, 0% (0 guru) memiliki persepsi cukup baik, 2% (2 guru) memilki persepsi tidak baik dan 0% (0 guru) memiliki persepsi sangat tidak baik. Persepsi guru mata pelajaran IPS menunjukkan respon atau hasil yang positif. Dalam kendala atau faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka belaja diperoleh diperoleh 91% (84guru) memiliki hambatan, 9% (8 guru) tidak memiliki hambatan, disimpulkan bahwa faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka belajar masih banyak guru yang menemui hambatan dalam pengimplementasian kurikulum merdeka belajar seperti keterbatasan referensi, kurangnya daya dukung pembelajaran/sarpras.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Berpikir Induktif (Thinking Inductively) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran IPS Supriadi, Andika; Suprijono, Agus; Imron, Ali; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.56197

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah kunci dari kehidupan, pendidikan menjadi sektor vital demi memajukan sebuah negara, negara yang maju dapat dinilai dari tingkat kependidikan dari bangsanya. Era pendidikan tak luput dari berjalannya waktu demi waktu, terlebih di era globalisasi saat ini berbagai kompetensi diperlukan demi memenuhi kebutuhan dalam kehidupan nyata, salah satu kompetensi yakni 4C, (Critical Thinking, Creative Thinking, Collaboration, and Communication). Sehingga dalam kebutuhannya, sektor pendidikan menjadi peran penting dalam memenuhi keterampilan yang dimiliki oleh para peserta didik guna memenuhi kebutuhan di dalam kehidupan setelah sekolah. Sehingga dalam pengelolaan model pembelajaran guru dituntut untuk dapat berinovasi dan berkreativitas dalam mengembangkan model pembelajaran Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Quasi Eksperimental Design dengan model Non-equivalent Control Group Design. Dengan menggunakan sampel Peserta Didik kelas VIII E dan F SMP Muhammadiyah 2 Taman. Yang mana kelas VIII-F sebagai kelas eksperimen dan VIII-E sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah nonprobability sampling yang berjenis cluster sampling purposive dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan pada uji hipotesis yang telah dilakukan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran berpikir induktif (Thinking Inductively) terhadap kemampuan berpikir kritis pada peserta didik berdasarkan pada uji Mann Whitney. Dari hasil uji Mann Whitney didapatkan nilai Sig. 0,000 sehingga Ha dapat diterima. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berpikir induktif berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kirtis pada peserta didik
Pengembangan Media Pop-up Book dengan Model ADDIE untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII di UPT SMPN 9 Gresik Maghsyuroh, Risdyah Khurum; Utami, Wiwik Sri; Suprijono, Agus; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i4.56498

Abstract

Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran IPS sebagai Upaya Pengembangan Kemampuan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Kelas VIII UPT SMP Negeri 31 Gresik Tamama, Izza Hafia; Larasati, Dian Ayu; Marzuqi, Muhammad Ilyas; Segara, Nuansa Bayu
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i4.57150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam terkait penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan upayanya terhadap perkembangan kemampuan kolaborasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan jenis pendekatan deskriptif. Subjek penelitian atau informan adalah seluruh peserta didik kelas VIII B UPT SMP Negeri 31 Gresik. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPS sebagai upaya pengembangan kemampuan keterampilan kolaborasi peserta didik VIII B UPT SMP Negeri 31 Gresik ini memiliki peran serta dalam mengembangkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Didukung hasil penelitian yang menunjukkan perkembangan dari pertemuan pertama hingga pertemuan kedua. Diperoleh bahwa lebih dari setengahnya jumlah peserta didik masuk dalam kategori kolaboratif, kemudian kurang dari setengahnya jumlah peserta didik masuk dalam kategori sangat kolaboratif, dan sebagian kecil peserta didik masuk dalam kategori cukup kolaboratif. Perkembangan yang sangat terlihat yaitu ketika perbaikan dalam interaksi dan kolaborasi antar peserta didik pada saat pembelajaran yang menggambarkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif secara langsung terhadap pengembangan keterampilan sosialnya juga.