Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Pascal: Journal of Physics and Science Learning

PENGEMBANGAN BUKU ELEKTRONIK (E-BOOK) PRAKARYA ELEKTRONIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 TERINTEGRASI KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA Yaspin Yolanda
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research started with the absence of E-Books that facilitate students in improving their creative thinking skills, the low cognitive understanding of students about relay components, infrared sensors and Arduino Uno need to be taught to students as new knowledge in the development of robotic-based technology, as well as students' weak skills in make electronics. This study aims to describe students' creative thinking skills. The research subjects were physics education students at PGRI Silampari University, from August 2022 to. January 2023. Kemp's model is used in this research and development. Diagnostic instruments in the form of tests and non-tests. Analysis using descriptive. The results of the study show that this E-Book is valid and practical so that it can facilitate students to work on electronics projects using relay modules, infrared sensors and Arduino Uno modules in assessing creative thinking skills with an average achievement of creative thinking skills of 58.9% of developing students. as expected, 15.6% developed and 13.3% started to develop and 12.2% did not develop.
PENERAPAN ALUR MERDEKA PADA MATA KULIAH TELAAH KURIKULUM BUKU TEKS FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN KREATIF MAHASISWA Yaspin Yolanda
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh capaian kompetensi keterampilan mahasiswa masih rendah dalam berkolaborasi, minimnya kreativitas, aktivitas mahasiswa dalam berkerjasama hanya saat berdiskusi materi saja, belum menunjukkan kerjasama yang solid dalam merancang modul ajar kurikulum merdeka. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreatif mahasiswa menggunakan alur merdeka, yang dipadukan  Project Based Learning (PjBL) sehingga mampu meningkatkan keterampilan abad 21. Subjek mahasiswa Pendidikan fisika Universitas PGRI Silampari. Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan lembar observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil menunjukan Pertemuan open class 1, 2 dan 3 sebesar N-gain 0.92 menunjukkan keterampilan kolaborasi mahasiswa menggunakan alur merdeka terdapat peningkatan pada hasil skor N-Gain selama tiga kali pertemuan, yaitu kategori tinggi. Hasil yang telah diperoleh dapat diartikan bahwa penggunaan alur merdeka dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi mahasiswa, apabila hasil lembar observasi awal lebih kecil daripada hasil dari lembar observasi akhir, maka dapat dikatakan bahwa keterampilan kolaborasi dan kreatif mahasiswa mengalami peningkatan.
PENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA MENGGUNAKAN TES PISA DENGAN MENERAPKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN LMS Yolanda, Yaspin; Pribadi, Imam Arif
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v9i1.11161

Abstract

Permasalahan berawal dari rendahnya angka melek sains siswa dan indeks literasi sains siswa tergolong rendah di sekolah. Penelitian ini bertujuan (1). Mengukur literasi sains siswa dan (2) Mengindentifikasi upaya sekolah dalam menimgkatkan literasi sains siswa. Penelitian dilaksanakan dari Januari s.d Mei 2025 melibatkan 48 siswa jenjang SMP di Wilayah Kota Lubuklinggau. Jenis penelitian yakni penelitian kuantitatif eksperimen semu menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kontekstual berbantuan LMS (Learning Management System) yang dilakukan secara hybrid (daring dan luring) dengan fitur materi PDF, video pembelajaran dan latihan soal-soal PISA. Instrumen yang digunakan berupa tes sains PISA (Programme for International Student Assessment). Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains siswa kategori literasi nominal dengan capaian 80%, literasi sains siswa kategori literasi fungsional dengan capaian 80%, literasi sains siswa kategori literasi konseptual/prosedural dengan capaian 75% dan literasi sains siswa kategori literasi multidimensional dengan capaian 70% sehingga rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,82 kategori tinggi. Selanjutnya berdasarkan hasil FGD bersama guru menghasilkan upaya sekolah dalam meningkatkan literasi sains siswa dengan cara (1). Memperbanyak latihan-latihan soal PISA tahun sebelumnya. (2). Menerapkan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa, melibatkan siswa dalam kegiatan ilmiah. (3). Memanfaatkan teknologi informasi dan mengintegrasikan materi menggunakan lingkungan belajar yang mendukung untuk mengaitkan sains dengan kehidupan sehari-hari. (4). Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru melalui pelatihan menyusun soal -soal berbasis literasi sains.
PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MATA KULIAH TELAAH KURIKULUM TOPIK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN FASILITASI Yolanda, Yaspin; Mulyanto, Ahmad Budi
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 8, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v8i1.9305

Abstract

Penelitian melibatkan 40 mahasiswa Pendidikan Fisika, dari bulan Januari s.d Mei 2024, dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan kompetensi pedagogik mahasiswa dalam pengetahuan perencanaan pembelajaran dan praktik pembelajaran. Jenis penelitian eksperimen dengan analisa deskriptif kuantitatif.  Fokus masalah yaitu peningkatan keterampilan fasilitasi sebagai calon guru. Instrumen yang digunakan adalah 1) Lembar observasi keterampilan mengajar untuk observer, dan 2) Instrumen refleksi six thinking hats. Implementasi PJBL dilakukan sebanyak 12 kali yakni 1 kali pengenalan proyek dan membangun kesepakatan kelas, 5 kali dilakukan pembimbingan kelompok oleh dosen, dan 6 kali exhibition proyek. Hasilnya yakni keterampilan saat membuka pelajaran, menyampaikan indikator, apersepsi dan dengan capaian terampil. Selanjutnya pada kegiatan inti keterampilan bertanya dan memberikan pertanyaan dan umpan balik, penggunaan media digitalisasi, keterampilan memantik materi, keterampilan dalam mengelola kelas dengan capaian terampil. Kegiatan penutup menunjukkan keterampilan dalam menarik kesimpulan (inferensi), memfasilitasi refleksi dengan capaian terampil. Sehingga terdapat peningkatan keterampilan fasilitasi mahasiswa dengan N-gain 0.80 kategori tinggi, selama exhibition enam kali pertemuan kategori terampil.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SALING TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Milasari, Dian Indah; Sulistiyono, Sulistiyono; Yolanda, Yaspin
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 8, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v8i1.9322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika berbasis project-based learning  (PjBL) dan mengetahui kelayakan modul yang dikembangkan serta untuk melihat peningkattan ketrerampilan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 2 Saling tahun ajaran 2023/2024 dalam memahami materi fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan model pengembangan Plomp lima tahap. Populasi dan subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Saling yang berjumlah 21 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, terdiri dari 9 siswa pada tes skala kecil dan 21 siswa pada tes skala besar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan memeriksa kelayakan produk yang dikembangkan dan mengidentifikasi perbaikan pembelajaran. Kelayakan modul fisika yang diuji oleh validator ahli adalah 100 poin dengan kategori “sangat baik” untuk ahli materi, 67 poin dengan kategori “sangat baik” untuk ahli media pembelajaran, dan  35 poin dengan kategori “sangat baik”. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa terlihat pada hasil pre dan post test dengan N-Gain. Tes uji skala kecil menunjukkan peningkatan sebesar 0,5 dengan kategori sedang, dan tes skala besar menunjukkan peningkatan sebesar 0,7 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul fisika berbasis pembelajaran berbasis proyek dinilai layak digunakan dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
GAMIFIKASI PEMBELAJARAN PERUBAHAN IKLIM MENERAPKAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN LITERASI SAINS Yolanda, Yaspin; Pribadi, Imam Arif
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v9i1.11121

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur literasi digital dan literasi sains mahasiswa dengan menerapkan gamifikasi pembelajaran berbasis masalah (PBL). Sampel penelitian melibatkan 30 mahasiswa mahasiswa Pendidikan fisika Universitas PGRI Silampari di semester V yang diambil secara Purposive Sampling yang mengambil mata kuliah media pembelajaran di semester genap. Penelitian selama satu semester dari Agustus 2024 s.d. Januari 2025. Jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yakni tes literasi digital, tes literasi sains, survey dan wawancara. Selanjutnya data hasil temuan di deskripsikan berdasarkan tahap indentifikasi kebutuhan, tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap simpulan. Untuk mengukur peningkatan kompetensi literasi digital mahasiswa menggunakan uji N-Gain Skor. Hasil asesmen awal dan akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat (1). Peningkatan literasi digital mahasiswa dengan N-Gain 0.89 kategori tinggi. (2). Peningkatan literasi sains mahasiswa dengan N-Gain 0.82 kategori tinggi. Sehingga gamifikasi pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan literasi digital dan literasi sains mahasiswa. Selanjutnya gamifikasi pembelajaran berbasis Problem Based Learning mampu keterlibatan mahasiswa dalam menemukan solusi, sehingga mereka lebih aktif, termotivasi dan bertanggung jawab atas proses pembelajaran.