Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MANFAAT PRENATAL YOGA UNTUK IBU HAMIL Wahyu Ernawati; Allania Hanung; Ratna Dewi; Wahyuningsih
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i3.4172

Abstract

Latar Belakang: Prental yoga menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil agar dapat beradaptasi dengan perubahan fisik dan psikis selama kehamilan serta mempersiapkan persalinan. Tujuan Penelitian: untuk menelaah evidence terkait manfaat prenatal yoga untuk ibu hamil dengan cara mereview. Metode Penelitian: Literatur Review dengan cara mencari di Pubmed, Google Scholar, Science Direct. Kriteria kata kunciyaitu “prenatal yoga”dan “pregnancy”. Setelah dilakukan telah didapatkan artikel nasional dan internasional. Pertanyaan Penelitian: 1) Fisiologis prenatal yoga pada ibu hamil?, 2) Apakah manfaat prenatal yoga pada ibu hamil?, 3) Apakah manfaat prenatal yoga pada janin ? Hasil Penelitian: Dari delapan artikel yang telah direview, terdapat evidence dari delapan artikel yang menunjukkan bahwa ibu yang sedang hamil mengalami perubahan fisiologis dan prenatal yoga dapat mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil, menurunkan kecemasan, stress, meningkatkan hubungan sosial, membantu dalam persiapan persalinan, menurunkan komplikasi maternal dan neonatal, mempererat hubungan keterikatan ibu dan janin, serta memperbaiki presentasi janin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prenatal yoga merupakan latihan yang bermanfaat bagi ibu hamil dan janin sehingga pelaksanaannya harus terus dipromosikan untuk perawatan kehamilan. Kesimpulan: prenatal yoga merupakan latihan yang bermanfaat bagi ibu hamil dan janin sehingga pelaksanaannya harus terus dipromosikan untuk perawatan kehamilan sehingga ibu dapat melahirkan dengan nyaman dan rileks.
Education and Training on MP-ASI Processing Skills for Posyandu Cadres in Randusari Village Dwihestie, Luluk Khusnul; Ningrum, Allania Hanung Putri Sekar; Mustikaningrum, Fitriana
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/z8eqnj47

Abstract

Stunting is a condition where a child's height does not match the standard at 2-5 years old. If proper stunting correction is not carried out, it will cause the development and growth of children to be inappropriate for their age. The most appropriate stunting correction is by providing balanced nutrition. Health cadres are elements of society that are expected to be pioneers in improving the healthy behavior of the community. Providing education and training to health cadres on age-appropriate complementary food processing is one step that is expected to improve the ability of cadres to provide a balanced complementary food menu for toddlers.  From the results of this community service, it was found that there was an increase in the knowledge and skills of cadres in processing balanced nutritious local food ingredients for toddlers.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERENCANAAN KEHAMILAN PADA MASA PRAKONSEPSI DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN RISIKO DI PUSKESMAS KARANGGEDE rismawati, rismawati; Hanung PSN, Allania; Sulistiani, Ardiani; Dwihestie, Luluk Khusnul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37137

Abstract

Proses kehamilan perlu dipersiapkan sejak masa prakonsepsi atau sebelum hamil. Kehamilan risiko tinggi dapat dicegah dengan melakukan persiapan prakonsepsi. Faktor yang berperan dalam pencegahan kehamilan risiko tinggi pada ibu hamil adalah pengetahuan ibu. Data ibu hamil resiko tinggi di Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali tercatat dari 530 ibu hamil, terdapat 240 (45,3%) ibu hamil resiko tinggi, dimana 3 ibu grandemultipara dan 70 (29,1%) ibu dengan KEK. Berdasarkan laporan di Puskesmas Karanggede pada tahun 2023 faktor yang mempengaruhi kehamilan risiko tinggi adalah faktor usia (63%), jarak kehamilan (12,8%) dan preeklamsi (6,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang perencanaan kehamilan pada masa prakonsepsi dengan kejadian kehamilan risiko tinggi di Puskesmas Karanggede. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 97 ibu hamil di Puskesmas Karanggede. Tehnik sampling menggunakan tehnik total sampling. Sampel penelitian ini sejumlah 97 responden. Penelitian ini menggunakan data primer dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisa data univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang perencanaan kehamilan pada masa prakonsepsi dengan kejadian kehamilan risiko tinggi di Puskesmas Karanggede dengan nilai p-value 0,007 (p<0,05). Disimpulkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan dengan kehamilan risiko tinggi dikarenakan pengetahuan menjadi landasan seseorang untuk memahami informasi dan membentuk perilaku.
Factors Influencing Exclusive Breastfeeding Practices In Rural Indonesia: Evidence From Lampung Province Ningrum, Allania Hanung Putri Sekar; Kartikasari, M. Nur Dewi; Sulistiani, Ardiani
Women, Midwives and Midwifery Vol. 5 No. 3 (2025): Women, Midwives and Midwifery journal
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/wmm.5.3.81-92.2025

Abstract

Background: Breast milk is an ideal food for babies. Breast milk has benefits not only for the baby but also for the mother and the environment. However, the exclusive breastfeeding rate in Indonesia and the world is still low. Purpose: This study aims to find the factors that cause low exclusive breastfeeding in rural areas in Indonesia. Methods: this study is quantitative research with a cross-sectional approach. The sample involved in this study was 164 mothers who had children aged 0-6 months in 6 villages. The analysis used in this study is bivariate and multivariate. Results: There was no statistically significant association between mothers' work and exclusive breastfeeding in rural areas. The mother's age and parity are also unrelated to exclusive breastfeeding. Income, education, infant age, first breastfeeding opportunities, delivery methods, and delivery aides contributed 20.1% to exclusive breastfeeding of infants aged 0-6 months in rural areas. Conclusion: This study is useful to find out the factors related to exclusive breastfeeding in rural areas in Lampung.
Reducing the Intensity of First Stage Labor Pain through Therapeutic Communication Fitria, Aida; Suriyani, Elvi; Savitri, Meli; Ningrum, Allania Hanung Putri Sekar
International Journal of Nursing Information Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijni.v2i1.66

Abstract

The direct causes of maternal death during childbirth are bleeding, infection, and eclampsia. Within bleeding and infection as causes of death, deaths due to infected abortion and prolonged labor are also included. Meanwhile, one of the causes of prolonged labor is tension and fear, which aggravates labor pain and ultimately slows down the birth of the baby. One method of non-pharmacological pain control is through nursing communication, namely therapeutic communication. This research aims to determine the effect of implementing therapeutic communication in efforts to reduce the intensity of labor pain in the first stage. This research method is an analytical survey method that uses one group pretest-posttest. The total sample was 25 maternal patients giving birth. Data analysis used the paired sample t-test. The study's results showed a significant difference in the intensity of pain in the first stage of labor before and after the therapeutic communication intervention was given. Therapeutic communication can strengthen the relationship between the midwife and the mother in cases of the intensity of first-stage labor pain, increase the mother's understanding, encourage emotional expression, and reduce worry and anxiety. Based on evidence of the effectiveness of research data, this research contributes to recommending therapeutic communication as a non-pharmacological strategy for overcoming tension and fear that aggravate labor pain.
DAMPAK ANEMIA KEHAMILAN TERHADAP PERDARAHAN POST PARTUM Indah Risnawati; Allania Hanung PSN
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan postpartum akibat Atonia uteri  merupakan salah satu penyebab terbesar pada kematian ibu di Indonesia. Hal  ini diperberat dengan  kondisi ibu hamil yang mengalami anemia saat kehamilannya, anemia dalam kehamilan yang sering disebabkan oleh defisiensi zat besi prevalensinya masih cukup tinggi di Indonesia. Anemia dalam kehamilan yang merupakan rendahnya kadar hemoglobin dalam darah diduga menjadi faktor yang dapat memengaruhi terjadinya perdarahan postpartum.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan jumlah perdarahan postpartum pada ibu hamil yang menderita anemia dan tidak anemia, subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang akan melahirkan di 2 BPM yaitu BPM Rohmah dan Sri Mulyani, dengan metode cross sectional yaitu dengan mengukur kadar hemoglobin ibu saat awal proses persalinan dan mengukur jumlah perdarahan  2 jam postpartum dengan jumlah kehilangan darah menggunakan bengkok dan  mengukur tekanan darah systole dan diastole kemudian hasil dari 2 pengukuran akan dianalisis.Pada penelitian didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara anemia dan perdarahan, perdarahan dan penurunan tekanan darah, karena responden pada penelitian ini hanya ditemukan anemia ringan. Peningkatan deteksi  anemia pada ibu hamil sedini mungkin menjadi salah satu upaya menurunkan kematian ibu akibat perdarahan post partum.