Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Atribut Pemasaran Digital Pada Ukm Mamazy Brightfood Dengan Menggunakan Imc Quality Dan Model Kano Ayu Amanda Hapsari; Agus Achmad Suhendra; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mamazy Brightfood adalah salah satu UMKM pada bidang kuliner yang berdiri sejak tahun 2014. Pangsa pasar dari Mamazy Brightfood adalah wanita dengan umur 18-50 tahun. Terutama wanita yang menjadi pengambil keputusan dalam kegiatan belanja sehari-hari. Produk yang ditawarkan oleh Mamazy antara lain adalah olahan susu berupa yoghurt dan frozen food atau makanan beku. Variasi dari frozen food yang ditawarkan mencapai 24 jenis. Dalam penjualannya, Mamazy menggunakan sistem penjualan offline maupun online.
Rancangan Program Komunikasi Pemasaran Expert Course Menggunakan Pendekatan Benchmarking Fajri Rahman Qusyaifi; Agus Achmad Suhendra; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Expert Course merupkan salah satu bimbingan belajar mahasiswa yang menawarkan konsep pembejaran small class yang terletakk di Telkom University,kota Bandung. Expert Course merupakan bimbingan belajar mahasiswa yang memiliki harga dari menengah keatas dengan memiliki pengajar yang berkualitas yang dapat bersaing dengan bimbingan belajar mahasiswa lainya. Gejala permasalahan yang ditemui pada Expert Course adalah terjadinya penurunan pendapatan pada setiap pergantian semester ganjil ke semester genap, kemudian rendahanya pengetahuan mahasiswa tterhadap Expert Course. Selain iut Expert Course juga memiliki emapt cabang yang terleta diberbagai universitas di Kota Bandung.permsalahan yang dihadapi oleh Expert Course salah satunya berasal dari kurang maksimal dalam menerapkan program komunikasi pemasaran yang ditreapkan oleh Expert Course. Oleh kerena itu diperlukan perbaikan pada bairam komunikasi pemasran pad EXPert Course agar dapat meningkatkan brand awareness pada mahasiswa yang berkuliah di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan perbaikan dan rekomendasi program komunikasi pemsaran pada Expert Course menggunakan metode Benchmarking dengan tools Analytical Hierarchy Process (AHP). Rancangan komunikasi pemasaran yang dilakukan dapat memberikan damapak positif terhadap Expert Course. Penggunaan metode Benchmarking bertujuan untuk mendapatkan rancangan komunikasi pemasaran terbaik dari competitor Expert Course. AHP digunakan untuk menentukan partner Benchmark yang tepat untuk Expert Course dengan memberikan bobot pada dari setiap bauran komunikasi pemasaran, serta memberikan peringkat pada tahap implementasi. Pada peneilitian ini direkomendasikan bauran komunikasi pemasaran yang perlu diperbaiki pada Expert Course yaitu Iklan, Promosi penjualan, Pemasaran langsung & berbasis data, pemasaran online & media social, Mobile marketing, serta penjualan personal. Kata kunci: Partner Benchmark,Benchmarking,Analytical Hierarchy Process komunikasi Pemasaran, Bimbingan Belajar. Abstract The Expert Course is one of the student tutoring that offers the concept of small class learning provided at Telkom University, Bandung city. Expert Course is a tutoring for students who have a price from middle to above by having quality instructors who can compete with other students' tutoring. The problem encountered in the Expert Course is compensation in each odd semester to the even semester, then the low student knowledge of the Expert Course. In addition to the Expert Course, there are also four branches which are available in various universities in Bandung. Because of that, there needs to be an improvement in the types of customer communication in the EXPert Course in order to increase brand awareness of students studying in Bandung. The purpose of this study is to improve and recommend the marketing communication program on the Expert Course using the Benchmarking method with Analytical Hierarchy Process (AHP) tools. The design of marketing communication that is carried out can provide a positive impact on the Expert Course. The use of the Benchmarking method aims to get the best marketing communication designs from Expert Course competitors. AHP is used to determine the right Benchmark partner for Expert Course by giving weight to each marketing communication mix, as well as ranking at the implementation stage. In this study, it is recommended that the marketing communication mix that needs to be improved in the Expert Course is Advertising, Sales Promotion, Direct & Data-based Marketing, Online Marketing & Social Media, Mobile Marketing, and Personal Sales Keywords: Benchmark Partners, Benchmarking, Analytical Hierarchy Process of marketing communication, Tutoring.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN DIGITAL LEARNING TOOLS UNTUK MELAKUKAN ASESMEN PEMBELAJARAN ALTERNATIF BAGI GURU BAHASA INGGRIS ANGGOTA KOMUNITAS KELAS KREATIF INDONESIA Ima Normalia Kusmayanti; Sari Wulandari; Agus Achmad Suhendra
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.732 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18421

Abstract

Identification Customer Needs of Shuttle Travel by Using Servqual and Kano Methods Syeren Anastasya; Sari Wulandari; Agus Achmad Suhendra
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol 7 No 02 (2023): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v7i02.238

Abstract

Bhinneka Shuttle is a companies which is engaged in customer delivery transportation services and was founded in 1972. Throughout 2022, Bhinneka Shuttle experienced an unstable amount of revenue and did not achieve the target number of passengers. Based on the results of a comparison of the four branches of Bhinneka Shuttle outlets in Bandung City, it is known that Bhinneka Shuttle Mekar Wangi needs to get improvement priority. This is supported by the low Google review rating and many complaints about the performance of the services provided. Customer dissatisfaction and high competition in the transportation business require Bhinneka Shuttle Mekar Wangi to improve and increase the quality of its services. This study aims to identify True Customer Needs by using the integration of the Servqual method and the Kano Model so that priority attributes are obtained for improvement and become basic recommendations for designing company service quality improvements. The attribute needs were obtained by conducting a study of the literature and Voice of Customer which were classified into five Servqual dimensions, that is Reliability, Comfort, Extent of Service, Safety, and Affordability (RESCA). According to research result, 11 attributes True Customer Needs that needed to be improved which states that the services provided by Bhinneka Shuttle still does not provide satisfaction to consumers. Bhinneka Shuttle are suggested to pay more attention to weak attributes that are included in the must be category because they are basic need in company’s services.
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Purchase Intention Dengan Mediasi Trust Dan Purchase Value Pada Konsumen Produk Furnitur Di Indonesia Ismail, Muhammad Ravi; Maria Apsari Sugiat; Agus Achmad Suhendra
Jurnal Niara Vol. 17 No. 3 (2025): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i3.25622

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh social media marketing terhadap purchase intention konsumen produk furnitur di Indonesia dengan mediasi trust dan purchase value. Fenomena kesenjangan antara tingginya engagement media sosial dan rendahnya konversi penjualan menjadi latar belakang penelitian, seperti yang terlihat pada kasus All For Work dimana peningkatan followers dari 15.852 menjadi 17.852 tidak berkorelasi dengan peningkatan penjualan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian melibatkan 400 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entertainment dan interaction memiliki pengaruh positif signifikan terhadap trust (β=0.437 dan β=0.445) dan perceived value (β=0.312 dan β=0.530). Trust dan perceived value terbukti memediasi hubungan antara social media marketing dan purchase intention dengan koefisien masing-masing 0.281 dan 0.710. Model penelitian menjelaskan 90.1% variasi dalam purchase intention, mengindikasikan bahwa strategi pemasaran media sosial yang memadukan aspek hiburan dan interaksi, serta mampu membangun kepercayaan dan nilai yang dirasakan konsumen, sangat efektif dalam mendorong niat pembelian produk furnitur. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pemasaran digital dalam industri furnitur Indonesia
Perancangan Perbaikan Atribut Produk Gaun Pada Ems Daster Berdasarkan Preferensi Pelanggan Menggunakan Metode Conjoint Analysis Lian, Rayhan Bagus; Sagita, Boby Hera; Suhendra, Agus Achmad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Ems Daster merupakan salah satu brand lokal diindustri fashion yang menawarkan beberapa produk sepertidaster, gaun, celana pendek, dan setelan. Di antara produkproduk tersebut, gaun menjadi produk unggulan. Namun,penjualan gaun cenderung fluktuatif karena persaingan dengankompetitor yang memiliki produk serupa. Salah satu masalahyang dihadapi oleh Ems Daster adalah kesulitan dalammencapai target penjualan yang telah ditetapkan. Penelitian inimenggunakan metode conjoint analysis dengan tujuan Untukmeningkatkan daya tarik produk, perhatian utama harusdiberikan pada motif, diikuti oleh desain model, bahan, warna,dan kualitas jahitan. Rekomendasi meliputi memperbanyakmotif polos, meningkatkan variasi model mini gaun,menggunakan bahan katun rayon, menambah variasi warnayang Soft , dan menambahkan kualitas jahitan yang standar.Atribut yang digunakan dalam penelitian ini meliputi bahan,warna, model, kualitas jahitan, dan motif. Penelitian inimenghasilkan 16 stimuli, yang kemudian digunakan untukmembuat plan card pada kuesioner. Responden akanmemberikan penilaian terhadap setiap plan card yang tersedia.Teknik sampling yang diterapkan dalam penelitian ini adalahnonprobability sampling dengan menggunakan purposivesampling. Kuesioner disebarkan secara online melalui googleform dengan ukuran sampel yang dibutuhkan sebanyak 160responden. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwaatribut motif merupakan faktor terpenting yangdipertimbangkan konsumen dalam membeli produk gaun EmsDaster. Atribut penting berikutnya adalah model, bahan,warna, dan terakhir kualitas jahitan. Kata kunci— Ems Daster, Atribut Produk, PrefrensiKonsumen, Conjoint Analysis
Perancangan Perbaikan Positioning Readyset Perfumery Berdasarkan Perceptual Mapping Dengan Metode Multidimensional Scalling (Mds) Dan Swot Analysis Ayuni, Nurul; Wulandari , Sari; Suhendra, Agus Achmad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Readyset Perfumery merupakan brand parfumlokal di Indoensia yang memasarkan produknya sebagaiperfumery pada tahun 2020 dan penjualannya berkembangpesat pada tahun 2021. Dalam data penjualan pada tahun 2022hingga 2023 menunjukkan bahwa tren penjualan ReadysetPerfumery yang masih dibawah dari tren penjualan nasionalserta pangsa pasar yang rendah. Hal ini disebabkan olehbeberapa faktor seperti tingkat heart share dan diferensiasibrand yang rendah, serta penerapan program komunikasipemasaran yang belum optimal. Akar permasalahan terkaitpada faktor product, promotion, dan brand. Pendekatan yangakan digunakan dalam adalah perceptual mapping, yangbertujuan untuk mengetahui penilaian konsumen terhadapatribut brand parfum serta memahami bagaimana posisi brandReadyset Perfumery dalam persepsi konsumen dibandingkandengan kompetitor sejenis. Metode yang digunakan adalahmultidimensional scaling (MDS) dan analisis SWOT yangbertujuan untuk memetakan posisi Readyset Perfumery danmerumuskan rekomendasi strategi positioning. Pengolahandata ada Tugas Akhir ini sejumlah 150 pengguna brand parfumlokal. Pada wilayah A dikuasai oleh Saff n Co. dengan atributPopularitas Brand. Wilayah B dikuasai oleh AlchemistFragrance dengan atribut Desain Kemasan. Wilayah Cditempati oleh tiga merek, yaitu De.Claires, ReadysetPerfumery, dan Mine Perfumery. Ketiga merek tersebutdipersepsikan kuat pada atribut variasi aroma dan variasiukuran. Kata kunci— Positioning, Multidimensional Scaling,Perceptual Mapping, SWOT Analysis, Readyset Perfumery.
Perancangan Perbaikan Kualitas Konten Marketing Bibelots dengan Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) Fahrani , Anisa; Suhendra, Agus Achmad; Wulandari, Sari
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas konten marketing Bibelots melalui penerapan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode ini memungkinkan identifikasi kebutuhan pelanggan dan penerjemahannya ke dalam spesifikasi teknis yang relevan untuk perbaikan konten. Proses penelitian melibatkan pengumpulan data Voice of Customer, analisis kebutuhan, dan penentuan critical part yang kemudian diverifikasi dan divalidasi bersama pihak Bibelots. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi yang diberikan, seperti penambahan fitur interaktif, peningkatan frekuensi publikasi, dan kerjasama dengan influencer, telah sesuai dengan harapan pelanggan dan siap untuk diimplementasikan. Penerapan rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan engagement rate serta daya saing Bibelots di pasar yang kompetitif. Kata kunci— Quality Function Deployment, konten marketing, Voice of Customer, critical part, media sosial
Perancangan Usulan Perbaikan Program Komunikasi Pemasaran Pada UMKM A&H Collection Menggunakan Metode Benchmarking Narendra, Erlangga Nadhif Dwi; Wulandari, Sari; Suhendra, Agus Achmad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya populasi muslim di Indonesia menciptakan pasar yang besar bagi industri fashion muslim. Selain itu, tren konsumtif yang besar juga merupakan faktor yang memberikan dorongan terjadinya pertumbuhan industri fashion muslim yang signifikan sehingga menciptakan persaingan pasar yang semakin ketat. Kajian ini berfokus pada UMKM sektor fashion muslim, A&H Collection. A&H Collection sendiri berdiri pada tahun 2021 di Kabupaten Bandung. Dalam memasarkan produknya, A&H Collection memiliki masalah yang di mana memiliki sales growth dibawah rata-rata sales growth industri fashion Indonesia. Selain itu, A&H Collection juga menghadapi tantangan dalam program komunikasi pemasarannya. Penelitian dilakukan pada A&H Collection untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pemasaran mereka. Dalam melakuan pengamatan menyarankan sejumlah solusi alternatif terkait dengan aspek product, place, dan promotion, dengan aspek promosi mengungkapkan masalah mendasar yang lebih besar. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan untuk merancang rekomendasi untuk memperbaiki program komunikasi pemasaran pada A&H Collection. Upaya ini bertujuan untuk membantu A&H Collection memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume penjualannya. Dengan merancang usulan perbaikan komunikasi pemasaran, diharapkan A&H Collection dapat mengatasi tantangan pemasaran yang dihadapi dan mencapai pertumbuhan bisnis yang diinginkan. Metode benchmarking dipilih sebagai dasar perbandingan dan rekomendasi rancangan komunikasi pemasaran terbaik. Kata Kunci : Industri Fashion Muslim, A&H Collection, Komunikasi Pemasaran, Promotion, Benchmarking
Penerapan Theory Of Planned Behavior Dalam Menganalisis Niat Penggunaan Live Streaming Sebagai Metode Pemasaran Pada Umkm Noeya, Adisty Azzahra; Suhendra, Agus Achmad; Martini , Sri
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjangkau konsumen secara luas melalui digital marketing. Namun, tingkat adopsi teknologi digital oleh UMKM di Sumatera Barat masih rendah, yaitu hanya sekitar 8%. Salah satu strategi yang efektif namun belum optimal digunakan adalah pemasaran dengan menggunakan live streaming. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat penggunaan siaran langsung. sebagai strategi pemasaran digital oleh UMKM di Sumatera Barat. Pendekatan teori yang digunakan adalah Theory of Planned Behavior (TPB) dengan penambahan variabel knowledege. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 100 responden UMKM. Data dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat penggunaan live streaming. Untuk merumuskan strategi implementasi, digunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Strategi prioritas yang dihasilkan adalah menggunakan strategi FOMO saat live, melibatkan komunitas pengguna, dan mempermudah proses pembelian. Penelitian ini merekomendasikan live streaming sebagai strategi pemasaran berkelanjutan bagi UMKM, khususnya pada sektor kuliner Kata kunci— live streaming, UMKM, digital marketing, TPB, niat, SEM
Co-Authors Abd. Karim Basir Adhi Tio Rachman Agnar Mokhammad Akbar Bima Nugrahanto Amelia Kurniawati Angga Darmawan Aprilia, Hafiza Arif Bijaksana, Moch Arnol Hendra Manyu Ayu Amanda Hapsari Ayuni, Nurul Boby Hera Sagita Budi Praptono Cahyaningtyas, Rosa Virginia Clarisa Presty Pangeran Devayanti , Komang Sriasih Laksmi Dewi , Nadia Aprilia Deyana Prastika Putri Dipta Raga Pratama Dityo, Daffa Raihan Efrata Denny Saputra Yunus Eliza Anggraini Joefatha Endang Chumaidiyah Esa Purnama Fahrani , Anisa Fajri Rahman Qusyaifi Farantino, Richy Fauzan Haeqal Arifin Firdho, Muhammad Ghaisani, Inten Ayuning Haikal, Muhammad Fikri Hamidah, Siti Nur Huda, Ilham Ika Arum Puspita Ilma Mufidah Ima Normalia Kusmayanti Iman Nur Hidayat Irzaputri, Khalista Muthia Ismail, Muhammad Ravi Jasmine Raisya Salsabila Jodia Ridha Arrozak Kurniawan, Tiara Fadhila Lian, Rayhan Bagus Listrianto, Redi Isman Luciana Andrawina M. Yazid Dhiyaulhaq Mardhiyyah Mardhiyyah Maria Apsari Sugiat Martini , Sri Meldi Rendra Muhammad Dary Fauzan Muhammad Iqbal Muhammad Surya Dwi Kurniawan Narendra, Erlangga Nadhif Dwi Nina Kurnia Hikmawati Noeya, Adisty Azzahra Ozki Septariadi Pradipta, Fenta Pretty Prima Roza Putra Fajar Alam Putra, Muhammad Aldio Rozan Rifa Rizka Anisah Rio Aurachman Rizkan Iskandar Wigena Rizki Wicaksono Parasto Rosad Ma'ali El Hadi Sari Wulandari Sari Wulandari Sari Wulandari Sevy Safira Handini Sri Martini Syahputra, Arnanda Eka Syeren Anastasya Syeren Anastasya Trisyan Admaja Kuncoro Vietra Shauma Ranabilla Wali Hakim Pradana Wawan Tripiawan Winda Hariani Br Munthe Yati Rohayati