Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Dan Interval Waktu Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) cinta, Nova; tripama, Bagus; wijaya, Insan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2953

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi PGPR dan interval waktu pemberian PGPR, serta interaksi antara perlakuan konsentrasi PGPR dan interval waktu pemberian PGPR terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun. Penelitian ini dilakukan di Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, dengan ketinggian tempat +49mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua factor, yaitu konsentrasi PGPR (K) dalam 4 taraf, yaitu : K0 = kontrol, K1 = 30 ml/L, K2 = 60 ml/L, K3 = 90 ml/L dan interval waktu pemberian (W) dalam 2 taraf, yaitu : W1 = interval waktu pemberian 7 hst, W2 = interval waktu pemberian 14 hst. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PGPR berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan. Perlakuan interval waktu berpengaruh nyata terbukti pada variabel pengamatan tinggi tanaman, berat buah, jumlah buah perplot, dan berat buah perplot. Interaksi perlakuan konsentrasi PGPR dan interval waktu berpengaruh nyata terbukti pada variabel pengamatan, berat buah, diameter buah, jumlah buah perplot, dan berat buah perplot.
Evaluasi Tingkat Konversi Energi Matahari Beberapa Varietas Jagung (Zea Mays L.) Melalui Modifikasi Tata Letak Tanaman Windiyanti, Ira; Widiarti, Wiwit; Wijaya, Insan; Wahyudi, Iwan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i1.3023

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas penting dalam pertanian di Indonesia. Permintaan yang melebihi produksi nasional menunjukkan potensi besar untuk pengembangan jagung, baik dari segi peningkatan hasil maupun efisiensi produksi. Produksi jagung di Indonesia pada tahun 2017 mencapai 27,9 juta ton, tahun 2018 mencapai 30 juta ton, tahun 2019 mencapai 22,5 juta ton, pada tahun 2020 mencapai 29 juta ton (BPS, 2020). Produktivitas jagung di Indonesia tahun 2022 menunjukkan 5,9 juta ton, pada tahun 2023 menunjukkan 5,8 juta ton. Produktivitas jagung pada tahun 2023 lebih rendah dibandingkan tahun 2022 (BPS,2023), menganalisis pengaruh modifikasi tata letak tanaman terhadap efisiensi energi matahari,Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Percobaan Split Plot dengan 2 faktor perlakuan dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas tanaman jagung sebagai petak utama (Main Plot). Faktor kedua adalah modifikasi tata letak tanam sebagai anak petak (Sub Plot). Analisa data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) 5%. menunjukkan bahwa perlakuan varietas yang berepengaruh nyata pada tinggi tanaman, diameter batang dan Net Assimilation Rate (NAR). Pada morfologi dan efisiensi energi matahari, serta terdapat interaksi antara perlakuan varietas tanaman dan tata letak tanam.
Pengendalian Gulma dan Model Sistem Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) Putri Nurhaliza, Adinda Dwi; Oktarina, Oktarina; Wijaya, Insan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i1.3752

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan penting yang telah menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk dunia. Penurunan produksi padi dapat disebabkan oleh sistem tanam tanaman padi yang digunakan petani. Sistem tanam dalam budidaya padi akan mempengaruhi hasil produksi padi. Produksi padi dapat ditingkatkan melalui penggunaan sistem tanam yang tepat. Penurunan produksi padi ini tergantung adanya faktor-faktor produksi yang digunakan yaitu seperti sistem tanam, dan serangan organisme pengganggu tanaman. Keberadaan OPT juga dapat dipengaruhi oleh sistem tanam yang digunakan. Salah satu OPT yang keberadaannya dipengaruhi oleh sistem tanam yaitu gulma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengendalian gulma dan sistem tanam padi terhadap hasil dan pertumbuhan tanaman padi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Perlakuan penegndalian gulma tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan pengamatan tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah malai. Tetapi berpengaruh terhadap hasil bobot gabah per tanaman, bobot gabah per plot dan berat 1000 butir. Pada perlakuan P1 (pengendalian secara manual) merupakan perlakuan terbaik. Perlakuan sistem tanam menunjukkan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan pengamatan tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah malai. Tetapi berpengaruh terhadap hasil bobot gabah per tanaman dan bobot gabah per plot. Pada perlakuan J2 ( jajar legowo 6:1) merupakan sistem tanam terbaik. Perlakuan interaksi antara pengendalian dan sistem tanam menunjukkan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens) Terhadap Pemberian Jakaba Dengan Media Tanam Pupuk Kandang Dalam Polibag Mutiur Rohman, Muchamad; Hasbi, Hudaini; Wijaya, Insan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 3 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i3.3805

Abstract

Sektor pertanian menjadi salah satu andalan utama mata pencaharian penduduk Indonesia, salah satu contoh hasil pertanian Indonesia yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah tanaman cabai. Tanaman cabai merupakan tanaman hortikultura yang biasanya digunakan sebagai bumbu masakan, sambal atau saus, industri bubuk cabai, dan mie instan yang membutuhkan cabai dalam jumlah puluhan bahkan ratusan ton per bulan dapat mengakibatkan harga cabai meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jakaba dan pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan Jakaba (J4 dengan konsentrasi 80 ml/L) merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan tanaman cabai rawit sedangkan perlakuan jakaba (J3 dengan konsentrasi 60 ml/L) merupakan perlakuan terbaik pada produksi tanaman cabai rawit. Perlakuan pupuk kandang kambing (K1 = pupuk kandang kambing 1 kg : 2 kg tahah) merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Perlakuan kombinasi J3K1 (jakaba 60 ml/L dan pupuk kandang kambing 1 kg : 2 kg tanah) merupakan interaksi terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit.
Respons Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Daun (Allium Fistulosum L.) Terhadap Pemberian Poc Daun Kelor Dan Poc Daun Lamtoro Amal, Ihlasul; Tripama, Bagus; Wijaya, Insan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 3 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i3.3973

Abstract

Bawang daun (Allium fistulosum L.) atau juga disebut dengan daun bawang merupakan tanaman sayuran penting, bukan hanya di kota tertentu namun di seluruh Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC daun kelor dan POC daun lamtoro terhadap pertumbuhan dan produksi bawang daun. Penggunaan pupuk anorganik yang secara terus menerus dengan tidak dilakukan penambahan pupuk organik dapat mengakibatkan ketidak seimbangan unsur hara di dalam tanah, struktur tanah menjadi rusak. Oleh karena itu untuk meningkatkan produksi tanaman dan memperbaiki struktur tanah yang rusak dapat menggunakan bahan-bahan organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdapat dua faktor, Faktor pertama adalah POC daun kelor yang terdiri dari 4 taraf : (K0 = 0 ml/L, K1 = 100 ml/L, K2 = 200 ml/L, K3 = 300 ml/L), Faktor kedua yaitu POC daun lamtoro yang terdiri dari 4 taraf : (L0 = 0 ml/L, L1 = 75 ml/L, L2 = 150 ml/L, L3 = 225 ml/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakun POC daun kelor (K3 dengan konsentrasi 300 ml/L) merupakan perlakuan terbaik pada produksi bawang daun. Perlakuan POC daun lamtoro (L3 dengan konsentrasi 225 ml/L) merupakan perlakuan terbaik pada produksi bawang daun. Perlakuan interaksi (K2L3 dengan konsentrasi 200 ml/L+ 225 ml/L) merupakan konsentrasi terbaik pada produksi bawang daun
Peran Nutrisi Terhadap Serangan Hama dan Penyakit Tanaman Jagung Pada Berbagai Kondisi Tanah Ridho, Alvin; Suroso, Bejo; Wijaya, Insan; Wahyudi, M Iwan; Jalil, Abdul
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Vol. 22 No. 1 (2024): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v22i1.1875

Abstract

Tanaman jagung merupakan tanman yang tergolong kedalam jenis serealia. Tanaman jagung merupakan komoditi yang sangat dimintai, kebutuhannya selalu meningkat setiap tahun, tepai produksinya masih mengalami naik turun. Teknologi yang dapat digunakan yaitu dengan memanfaatkan nutrisi Si untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit sehingga produktivitas tanaman akan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  peran nutrisi Si pada kondisi tanah yang berbeda terhadap serangan hama dan penyakit pada tanaman jagung. Analisis yang dipakai adalah Analysis of Variance dengan uji lanjut DMRT apabila terdapat beda nyata antar perlakuan terhadap variabel pengamatan.fakor yang digunakan yaitu varietas dan model tata letak tanam. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dengan nutrisi yang tercukupi dengan baik kaan mampu memaksimalkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit yang menyerang dan tanaman mampu membuat antioksidan yang dapat mengurangi tingkat serangan hama dan penyakit.
Budidaya Ikan Rainbow Dalam Bak Plastik Dengan Media Substrat Rumpai-Rumpai Tali Rafia Di Panti Asuhan Budi Mulia Muhammadiyah Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Wijaya, Insan; Ridho, Atok Ainur; Widiarti, Wiwit; Suroso, Bejo; Hazmi, Muhammad
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i2.23763

Abstract

Pengabdian Masyarakat Unmuh Jember merupakan salah satu bagian mengatasi masalah-masalah kegiatan social di tengah masyarakat yang salah satunya pada Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif Desa Berbasis Kearifan Lokal Dan Kewirausahaan.. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah terdapat system informasi kepada masyarakat untuk memberikan pendidikan pada masyarakat perkotaan khususnya pada binaan Panti Asuhan Budi Mulia Muhammadiyah Jember sebagai solusi keterbatasan lahan yang dimiliki namun berkeinginan melakukan kegiatan usaha budidaya ikan hias rainbow dalam bak plastic dengan substrat menggunakan rumpai-rumpai tali rafia.. Dengan diterapkannya sistem program pengabdian ini diharapkan mampu menjadi solusi dari permasalahan masyarakat keterbatasan lahan dengan budidaya ikan hias khususnya diperkotaan dan tambahan pendapatan khususnya Panti Asuhan Budi Mulia Muhammadiyah Jember serta melatih generasi muda anak panti membangun jiwa berwirausaha. Program ini juga mampu memepererat hubungan antara Universitas Unmuh Jember dengan masyarakat khususnya Panti Asuhan Budi Mulia Muhammadiyah Jember sebagai wujud nyata implementasi transfer teknologi perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah Jember melalui program pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan masyarakat ini dilakukan di Panti Asuhan Budi Mulia Muhammadiyah, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Rangkaian kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan, pendidikan dan pelatihan budidaya ikan rainbow dalam bak plastik dengan media rumpai-rumpai tali rafia,
Persistence of Seed Dormancy in Superior Rice Varieties across Different Storage Durations Sulaiman, Amri Farhan; Suroso, Bejo; Wijaya, Insan
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 10 No 1 (2026): MARCH
Publisher : Kadiri University - Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v10i1.7026

Abstract

Varietal differences in dormancy persistence often delay germination, complicating seed quality certification and distribution. This study analyzes the dormancy characteristics and physiological readiness of two superior rice varieties, Inpari 32 and Memberamo, across storage intervals of 2, 3, 4, and 5 weeks post-harvest. The research employed a completely randomized design with eight treatment combinations and three replications. Core methods included standardized testing for germination rate, maximum growth potential, vigor index, and dormancy intensity, along with moisture content analysis. Quantitative results revealed a significant interaction between variety and storage duration: Inpari 32 dissipated dormancy faster, reaching an 88% germination rate by the third week, whereas Memberamo required five weeks to meet the national standard at 87%. Dormancy intensity significantly declined from 29.0% to 2.7% for Inpari 32 and from 66.0% to 8.0% for Memberamo over the five-week period. These findings indicate that Inpari 32 reaches optimal physiological maturity earlier than Memberamo, providing a critical basis for variety-specific storage management and quality testing schedules.