Ni Luh Putu Ratih Vibriyanti Karna
Departemen Dermatologi Dan Venereologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Gema Kesehatan

EFEKTIVITAS TERAPI SISTEMIK DAN TOPIKAL DALAM PENGOBATAN MELASMA Ni Made Ari Purwaningrum; Sang Ayu Arta Suryantari; Ni Luh Putu Ratih Vibriyanti Karna
GEMA KESEHATAN Vol. 12 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v12i2.136

Abstract

Melasma secara klinis digambarkan sebagai makula tidak teratur atau bercak hiperpigmentasi kronis yang umumnya terjadi pada wajah. Patogenesis melasma belum diketahui secara pasti namun berkaitan dengan paparan sinar ultraviolet (UV). Karena sifatnya yang kronis dan sering kambuh, melasma sulit untuk ditangani. Pengobatan yang tersedia saat ini seringkali memiliki efek samping yang tidak diinginkan dan hasil yang kurang optimal. Ulasan sistematis dibuat untuk merangkum efektivitas dan rekomendasi terapi sistemik dan topikal pada pengobatan melasma. Metode: Pencarian artikel di basis data PubMed, Cochrane library dan Medline dari Januari 2010 sampai Desember 2019. Hanya studi RCT, meta-analisis dan ulasan sistematis yang berfokus pada terapi sistemik dan topikal pada melasma yang dilakukan ekstraksi, analisis dan didiskusikan. Didapatkan total 17 artikel yang sesuai dengan kriteria tersebut. Terapi sistemik dan topikal yang diulas yaitu glutathione, asam traneksamat melatonin, cysteamine, flutamide, methimazole dan serum pengoreksi pigmen. Agen tersebut terbukti efektif, aman dan ditoleransi dengan baik. Berbagai bukti terapi sistemik, topikal dan kombinasi saat ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan modalitas pengobatan harus disesuaikan dengan tingkat keparahan, luas dan lokasi melasma. Pemahaman yang lebih baik tentang melasma melalui penelitian lebih lanjut dapat meningkatkan pilihan terapi dengan efek samping yang paling sedikit.
Co-Authors A.A.G.P. Wiraguna Anak Agung Gde Putra Wiraguna Anak Agung Indah Jayanthi Andrew Wicaksono Aurelia Stephanie Aurelia Stephanie Bharata, Putu Evindya Vipascitadewi Nandanaya Darmaputra, I Gusti Nyoman Desak Nyoman Trisepti Utami Dewa Ayu Agung Dwita Arthaningsih Dewa Ayu Agung Dwita Arthaningsih Dewi Gotama Dewi Gotama Duarsa, Putu Laksmi Anggari Putri Elice Wijaya Elice Wijaya Elvina Veronica Elvina Veronica Gotama, Dewi Hartawan, I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulya Herman Saputra Herman Saputra I Gusti Ayu Agung Dwi Karmila I Gusti Ayu Agung Elis Indira I Gusti Ayu Agung Praharsini I Gusti Ayu Agung Praharsisni I Gusti Ayu Sattwika Pramita I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulya Hartawan I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulya Hartawan Ida Ayu Ide Nanda Divyani Ida Ayu Uttari Priyadarshini Ida Ayu Uttari Priyadarshini Juliari, Gusti Ayu Made Karina Chandra Ketut Kwartantaya Winaya Ketut Wida Komalasari Komang Saputra Yadnya Luh Made Mas Rusyati Luh Putu Sustiana Kartika Sari Made Hermina Laksmi Made Hermina Laksmi Made Martina Windari Made Wardhana Mario Korwa Nandya Dwizella Nevristia Pratama Ni Made Ari Purwaningrum Ni Made Dwi Puspawati Ni Putu Ayu Riska Yunita Sari Ni Putu Tamara Bidari Sweta Ni Putu Tamara Bidari Sweta Nyoman Suryawati Prima Saraswati Sanjiwani Sudarsa Prima Sudarsa Primasari, Putu Yunita Priyadarshini, Ida Ayu Uttari Putu Gde Hari Wangsa Putu Gde Hariwangsa Roslina Horo Sadeli, Marrietta Sugiarti Sissy Sissy Sissy Sissy, Sissy Somia Sri Subramaniam Sudarsa, Prima Sweta, Ni Putu Tamara Bidari Triatmakusuma, Yogi Veronica, Elvina Winaya, Ketut Kwartantaya