Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EFEKTIVITAS BEHAVIOUR THERAPY TERHADAP RISIKO PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROF. Dr. MUHAMMAD ILDREM PROVSU MEDAN Pardede, Jek Amidos; Siregar, Laura Mariati; Hulu, Efendi Putra
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3 No 1 (2020): JURNAL MUTIARA NERS
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The risk of violent behavior is a symptom of schizophrenic patients that can be controlled through Behavior Therapy. Behavior Therapy is one approach to understanding the behavior of individuals who perceive individuals in terms of physical phenomena, and tend to ignore mental aspects. The purpose of this study was to determine the effect of Behavior Therapy on changes in symptoms of the risk of violent behavior in schizophrenic patients. This study used the quasi experimental pre-post test method. The population in this study amounted to 155 people with a total sample of 13 people. The sampling technique is purposive sampling. The research instruments used were questionnaires, SOP standart operation prosedurt and observation sheets. The results of this study were analyzed by univariate analysis and bivariate analysis with Paired T-Test. The results showed that there was an effect of Behavior Therapy on Changing Symptoms of Violent Behavior Risk before and after doing Behavior Therapy Researchers concluded that Behavior Therapy had a significant effect on changes in symptoms of the risk of violent behavior in Prof.Dr.Muhammad Ildrem Provsu Medan Hospital marked with Pvalue = 0,000 <p = 0.05. It is recommended for the hospital to provide a special place / place to conduct Behavior Therapy so that the respondent stays concentrated in following Behavior Therapy
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI KELURAHAN PASAR GUNUNGTUA KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Siregar, Siti Arafah; Siagian, Mindo Tua; Sitorus, Mido Ester J.; Richadi, R. Kintoko; Pardede, Jek Amidos; Hakim, Lukman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2739

Abstract

Covid-19 is an infectious disease caused by a new type of coronavirus with common symptoms of fever, fatigue, cough, convulsions and diarrhea. 8 Covid-19 cases were found and 1 person died in Pasar Gunungtua Village. It is suspected that this is due to the low participation of the community in preventing Covid-19. The purpose of the study was to analyze the factors that influence community participation in preventing Covid-19 in Pasar Gunungtua Village, North Padang Lawas Regency. The type of research is descriptive analytic with a cross sectional approach carried out in March-June 2021. The population is the head of the family who lives in Pasar Gunungtua Village as many as 2,507 families and the sample is 113 people. The results of the bivariate analysis showed that all independent variables had an effect on community participation in the prevention of Covid-19 (p<0.05). Based on the results of multivariate analysis, the dominant variables that influence community participation in preventing Covid-19 are opportunity (OR=5,10), willingness (OR=10,810), ability (OR=6,791), the role of the environmental head (OR=6,613) and the role of cadres/health workers (OR=3.765). It was concluded that people who have a good will tend to participate 10,810 times in preventing COVID-19 disease than those who have a bad will.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS MATITI KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2022 Siregar, Bertua SM; Hutasoit, Linda; Wandra, Toni; Pardede, Jek Amidos; Siagian, Mindo Tua; Sitorus, Friska; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8946

Abstract

Pengguna jasa pelayanan kesehatan di puskesmas menuntut pelayanan yang berkualitas, tidak hanya menyangkut kesembuhan dari penyakit secara fisik. Akan tetapi juga menyangkut kepuasan terhadap sikap, pengetahuan dan keterampilan petugas dalam memberikan pelayanan serta tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dan dapat memberikan kenyamanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien Di Puskesmas Matiti Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Matiti selama 3 hari sebanyak 106 orang. Sampel penelitian ini adalah total populasi. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariate, bivariate dengan uji chi-square dan multivariate dengan menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bivariate diperoleh nilai Signifikan 0,000 (variabel tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty). Melalui analisa multivariate, variabel emphaty memiliki nilai Signifikan > 0,25 sehingga variabel tersebut tidak layak masuk model multivariate. Dari 4 variabel yang tersisa, variabel yang paling berhubungan adalah reliability dengan nilai Signifikan = 0,002. Kesimpulannya adalah ada hubungan yang signifikan antara tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan), emphaty (perhatian) dengan tingkat kepuasan pasien. Uji regresi logistik berganda terlihat bahwa variabel yang paling berhubungan adalah reliability. Diharapkan kepada Puskesmas Matiti agar memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dari semua tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty sehingga dapat memperbaiki mutu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas yang dapat menciptakan tingkat kepuasan pasien menjadi meningkat
STOP STIGMA DAN DISKRIMINASI ODHA DI KOTA MEDAN Simanjuntak, Galvani Volta; Saragih, Masri; Hasibuan, Eva Kartika; Pardede, Jek Amidos
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stigma dan diskriminasi terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) merupakan salah satu hambatan utama dalam pengendalian dan pengobatan HIV/AIDS. Adanya stigma dan diskriminasi membuat ODHA enggan melakukan pengobatan dan kelompok beresiko tinggi enggan untuk melakukan pemeriksaan dini. Ketakutan yang irasional akan penularan HIV dan persepsi masyarakat bahwa orang yang terinfeksi HIV memiliki perilaku yang tidak baik adalah alasan utama masyarakat menstigma dan mendiskriminasi ODHA. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengabdian masyarakat dengan kegiatan: 1) Pemberian informasi yang benar tentang HIV/AIDS, dan 2) Testimoni ODHA. Tujuan dan target dari kegiatan ini adalah: 1) Masyarakat memiliki pengetahuan yang benar tentang HIV, 2) Stigma dan diskriminasi terhadap ODHA berkurang atau hilang. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah metode penyuluhan dan interaktif. Hasil dari kegiatan ini, masyarakat tidak takut saat berinteraksi dengan ODHA seperti ngobrol dan bersalaman. Masyarakat juga berkomitmen untuk tidak lagi menstigma dan mendiskriminasikan ODHA.
The Caring Attitude of Nurses and Mother’s Motivation for Child Immunization Attendance Pardede, Jek Amidos; Simamora, Mathalena; Irwan, Farhana
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 2 No. 1 (2020): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v2i1.4003

Abstract

Nurses’ caring attitude is the core in nursing standard practices that is mandatory for all nurses. In practicing caring attitudes, nurses show their empathy and care to patients in order to positively affect patients’ healing process. Furthermore, caring attitudes by nurses to mothers are expected to increase mothers’ motivation to attend to child immunization at public health centers regularly. The objective of the study was to identify the relationship between nurses’ caring attitude and the motivation of mothers in regularly taking their children for immunization at Belawan Public Health Center. This study employed correlational descriptive method using cross sectional approach. A total number of 52 mothers with the children of 0-12 months old served as research population. Sampling technique was total sampling technique in this study. By performing spearman rank statistical test, it was obtained that there was a strong correlation between caring attitude of nurses and mothers’ motivation for child immunization attendance (p= 0.005; r= 0.551). It is concluded that caring attitude of the nurses improve the motivation of mothers for child immunization attendance. It is suggested that nurses should practice caring while serving mother patients in order to increase awareness and internal motivation among mothers to bring their children to Public Health Center for immunization. Keywords: caring attitude of nurses; mothers’ motivation; immunization attendance.
DETERMINAN PENINGKATAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KOTA LANGSA Syahputra, Edi; Rochadi, Kintoro; Pardede, Jek Amidos; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1712

Abstract

ABSTRAKGangguan jiwa merupakan masalah kesehatan jiwa berat yang menyebabkan terganggunya kognitif, afektif dan hambatan fungsi sosialnya sehingga individu tidak mampu melakukan  akitivitas sehari-harinya. Gangguan jiwa dapat dialami oleh seluruh kalangan mulai dari anak-anak. remaja, dewasa, hingga lansia. Saat ini, prevalensi gangguan jiwa terus meningkat setiap tahunnya termasuk di Kota Langsa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang empengaruhi terhadap peningkatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Langsa. Jenis penelitian menggunakan metode analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional dan mengambil sampel 82 orang dari seluruh populasi. Cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Hasil uji regresi logistik mendapatkan bahwa ada pengaruh faktor genetik (p = 0,000; OR = 13,81), Pengalaman traumatik (p = 0,001; OR = 12,37) dan Pola Asuh (p = 0,022;         OR = 5,14) terhadap gangguan jiwa. Sedangkan faktor pekerjaan dan sosial ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap gangguan jiwa. Kesimpulan bahwa ada pengaruh faktor genetik, pengalaman traumatik dan pola asuh terhadap peningkatan ODGJ di Kota Langsa. Disarankan,  Bagi Dinas Kesehatan Kota Langsa khususnya bidang kesehatan jiwa melakukan trauma healing bagi masyarakat yang memiliki pengalaman traumatik, melakukan seminar dan penyuluhan pola asuh anak dan remaja dalam keluarga. Kata kunci : Genetik, pengalaman traumatik, pola asuh, gangguan jiwa
Tinjauan Pelaksanaan Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir Sinaga, Taruli Rohana; Pardede, Jek Amidos; Purba, Sri Dearmaita
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan jiwa adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia. Tujuan penelitian Untuk mengetahui penerapan pelaksanaan UU No.18 tahun 2014 tentang kesehatan jiwa dalam hal pelaksanaan penanganan pasien orang dengan gangguan jiwa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Buhit Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi kasus (case studies). Lokasi penelitian ini dilakukan di Puskesmas Buhit Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir. Dalam pemilihan informan menggunakan metode Purposive Sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penanganan ODGJ di Puskesmas Buhit belum maksimal disebabkan karena kurangnya tenaga kesehatan jiwa, kurangnya pelatihan peningkatan keterampilan penanganan ODGJ bagi petugas kesehatan, alat kesehatan belum tersedia, sertarumah singgah yang belum ada. Saran penelitian adalah agar kedepannya Puskesmas Buhit perlu penambahan sumber daya kesehatan jiwa, mendapatkan pelatihan, pengadaan alat kesehatan dan pembangunan rumah singgah untuk menunjang peningkatan pelayanan dalam mengimplementasikan UU No.18 tahun 2014 di Puskesmas Buhit.