Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Stres Dengan Gangguan Menstruasi Pada Remaja Putri Di Sma 1 Barunawati Jakarta Barat Giyantini, Kamila; Larasati, Lela; Rochanah, Siti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6027

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai oleh berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi. Pada remaja putri, salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang sering terjadi adalah gangguan menstruasi, yang dapat berupa ketidakteraturan siklus, nyeri menstruasi, maupun perubahan durasi dan volume perdarahan. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam terjadinya gangguan menstruasi adalah stres. Stres pada remaja dapat muncul akibat tuntutan akademik, tekanan sosial, maupun masalah personal yang berpotensi mengganggu keseimbangan hormonal tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan gangguan menstruasi pada remaja putri di SMA 1 Barunawati Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 49 siswi kelas X yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat stres Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42) serta kuesioner gangguan menstruasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres ringan dan stres sedang, masing-masing sebesar 26,5%. Selain itu, sebanyak 53,1% responden dilaporkan mengalami gangguan menstruasi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,013 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan gangguan menstruasi. Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat stres yang dialami remaja putri, maka semakin besar kemungkinan terjadinya gangguan menstruasi.
Pemberdayaan Siswa Sebagai Peer Educator Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Peningkatan Kualitas Generasi Sadar Kesehatan di SMP Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan Idriani, Idriani; Rita, Erni; Awaliah, Awaliah; Widiastuti, Eni; Zuryati, Masmun; Setiyono, Erwan; Rochanah, Siti; Sukma, Febi; Fatihah, Putri Regina; Suwasti, Enggar Ajeng
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1141

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan membentuk konselor sebaya terlatih dengan  membekali pengetahuan dan ketrampilan konselor sebaya tentang kesehatan reproduksi remaja dan cara-cara menangani permasalahannya. Metode pelaksanaan adalah dengan membentuk konselor sebaya terlatih tentang kesehatan reproduksi. Konselor ini setelah mendapatkan pelatihan akan dikembalikan ke lingkungan sekolah dan diharapkan dapat menjadi Agent of Change untuk memberikan informasi tentang kesehatan resproduksi pada teman sebaya-nya di sekolah tersebut.  Hasil ketercapaian kegiatan dapat dinilai dari peningkatan pengetahuan sebelum diberikan edukasi Kesehatan Reproduksi dari 74,62 menjadi 87,69 dengan P Value 0,005, keaktifan peer edukator dalam kegiatan dan adanya kepuasan mitra terhadap kegiatan. Kesimpulan kegiatan yaitu terbentuk duta siswa sebagai peer edukator dan adanya peningkatan pengetahuan peer edukator setelah penyuluhan tentang kesehatan reproduksi. Rekomendasi adalah pentingnya pemberdayaan siswa sebagai Peer Educator kesehatan reproduksi remaja dalam upaya  peningkatan kualitas generasi sadar kesehatan
Efektifitas edukasi kesehatan reproduksi dengan mengunakan video terhadap pengetahuan remaja : The effectiveness of reproductive health education using video on adolescents' knowledge Idriani; Ernirita; Awaliah; Widiastuti, Eni; Zuryati, Masmun; Setiyono, Erwan; Rochanah, Siti; Sukma, Febi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.3145

Abstract

remaja adalah seks bebas, kehamilan diluar nikah, aborsi, persalinan dini, penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS. Upaya yang tepat dilakukan dalam menangani kesehatan reproduksi remaja yaitu dengan cara edukasi kesehatan karena dapat meningkatkan kontrol diri dan memperbaiki kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan reproduksi dengan penggunaan media video terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Penelitian dilaksanakan di SMPN Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen NonEquivalent Control Group Design Pretest and Posttest. Responden penelitian ini berjumlah 136 responden dipilih dengan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata pengetahuan sebelum diberikan edukasi kesehatan reproduksi sremaja mengalami peningkatan, Hasil uji statistik didapatkan nilai P Value 0,000, dapat disimpulkan ada perbedaan yang siqnifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan reproduksi remaja dengan media video di SMP Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan. Pada remaja di sekolah atau di masyarakat melalui edukasi dengan media video agar terhindar dari perilaku negatif kesehatan reproduksi antara lain pergaulan atau seks bebas, narkoba, kehamilan di luar nikah, aborsi, pernikahan usia dini, HIV/ AIDS.
Hubungan Persepsi tentang KB dengan Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Babelan 1 Perlih, Maharani; Larasati, Lela; Rochanah, Siti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6278

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mengendalikan pertumbuhan penduduk. Keberhasilan program KB sangat dipengaruhi oleh persepsi wanita usia subur (WUS) terhadap penggunaan kontrasepsi, karena persepsi yang positif dapat mendorong penggunaan kontrasepsi, sedangkan persepsi yang negatif dapat menjadi hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi tentang KB dengan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur di Puskesmas Babelan 1. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 54 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi positif tentang KB, yaitu sebanyak 30 responden (55,6%), dan sebanyak 31 responden (57,4%) menggunakan alat kontrasepsi. Hasil analisis statistik menjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi tentang KB dengan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur dengan nilai p < 0,05 dan nilai Oods Ratio (OR) sebesar 7,667. Hal ini menjukkan bahwa wanita usia subur yang memiliki persepsi positif tentang KB memiliki peluang lebih besar untuk menggunakan kontrasepsi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan konseling Keluarga Berencana untuk membentuk persepsi positif pada wanita usia subur guna mendukung keberhasilan program KB.
Efektivitas Edukasi Berbasis Video Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Mencegah Kekurangan Energi Kronik (KEK) Di Puskesmas Kecamatan Koja Jakarta Utara Novac, Nabella; Larasati, Lela; Rochanah, Siti; Nurhayati, Ety
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6510

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi masyarakat yang serius karena berkaitan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas ibu serta luaran kehamilan yang tidak optimal. KEK dapat menyebabkan anemia, komplikasi kehamilan dan persalinan, serta meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, prematur, dan gangguan tumbuh kembang. Meskipun berbagai program gizi telah dilakukan, kasus KEK masih ditemukan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Koja. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian KEK adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai pemenuhan gizi seimbang dan kebutuhan energi selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan metode edukasi yang efektif, menarik, dan mudah dipahami, salah satunya melalui penggunaan media video animasi yang bersifat visual dan interaktif. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Koja dengan melibatkan 86 ibu hamil sebagai responden yang dipilih secara purposive. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah pemberian edukasi menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan skor pengetahuan. Penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah intervensi. Nilai rata-rata pre-test sebesar 66,69 dan meningkat menjadi 86,05 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p<0,05). Kesimpulan edukasi menggunakan media video animasi terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Kecamatan Koja.