Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KARAKTER KAWASAN BERSEJARAH BERDASARKAN SIGNIFIKANSI BUDAYA PADA KORIDOR KAYUTANGAN Ariani Salam, Rahmi; Antariksa; Parlindungan, Johannes
Tata Kota dan Daerah Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2025.017.02.3

Abstract

Koridor Kayutangan di Kota Malang memiliki sejarah yang panjang sejak masa penjajahan Belanda pada tahun 1914, dengan demikian, koridor ini merupakan rumah bagi banyak contoh arsitektur kolonial. Urbanisasi yang terjadi di Kota Malang menyebabkan banyak bangunan kolonial berganti menjadi bangunan modern yang menyebabkan berkurangnya nilai dan ciri khas pada Koridor tersebut baik secara fisik maupun secara non-fisik, sehingga membahayakan karakter asli Koridor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter Koridor Kayutangan sebagai warisan bersejarah berdasarkan nilai signifikansi budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis coding. Kami mengumpulkan data melalui observasi lapangan dan wawancara bersama para ahli. Berdasarkan hasil diskusi, Koridor Kayutangan saat ini memiliki nilai estetitka yang tinggi dari aspek jalan, desain street furniture, dan bangunan. Meskipun desain street furniture, terutama lampu jalan, sempat menuai kontroversi, namun minat pengunjung tetap tinggi. Nilai arsitektur memperlihatkan berbagai langgam arsitektur pada bangunan di Koridor Kayutangan. Nilai sejarah menguraikan asal-usul nama Kayutangan, sejarah jalan, penggunaan lahan, dan bangunan di koridor tersebut. Nilai sosial mencerminkan hubungan antara masyarakat dan Koridor Kayutangan dalam aktivitas ruang publik, serta dampak revitalisasi dan pengaturan lalu lintas terhadap interaksi sosial. Nilai ilmiah mengungkap ketahanan struktur dan perkembangan teknologi terhadap bangunan bersejarah di Koridor Kayutangan.
STRATEGI ADAPTIVE REUSE PADA BANGUNAN BERSEJARAH GUEST HOUSE DI KOTA MALANG Prastiwi, Arindi; Yusran, Yusfan; Antariksa; Santoso, Joko Triwinarto
Tata Kota dan Daerah Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2025.017.02.4

Abstract

Kota Malang mengalami perkembangan pesat pada masa pemerintahan Hindia Belanda, sehingga sampai saat ini masih banyak ditemukan bangunan bersejarah sebagai warisan budaya yang seharusnya dilindungi. Kondisi pada bangunan bersejarah tersebut beragam, tidak sedikit yang terbengkalai namun beberapa lainnya mulai diupayakan untuk dikonservasi. Adaptive reuse merupakan salah satu upaya pelestarian cagar budaya dengan mengalihkan peran fungsi lama bangunan menjadi fungsi yang lebih baik dan bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penerapan adaptive reuse pada salah satu bangunan cagar budaya di Kota Malang yaitu Fendi’s Guest House yang awalnya berupa rumah tinggal dan telah beralih fungsi menjadi guest house.  Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, kajian studi kasus (case study) digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan adaptive reuse berdasarkan teori strategi desain adaptive reuse beserta teknik renovasi dalam transformasi bangunannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fendi’s Guest House mengalami strategi installation tingkat 4 di tahun 2007 dan strategi insertion tingkat 7 di tahun 2013. Pada bangunan induk, teknik renovasi cenderung diterapkan secara semi permanen atau dalam bentuk penambahan yang tidak merusak struktur dan kondisi fisik bangunan.
Visual Quality of Streetscape Arrangement in Enhancing Tourist Attraction in the Historic Street Corridor of Karangturi Village, Lasem Nisa Nurillah, Luthfiyatun; Ernawati, Jenny; Antariksa
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2025.013.03.02.

Abstract

The street corridors in historic areas play a crucial role in enhancing tourism appeal and have a significant impact on creating memorable spatial experiences. In Karangturi Village, Lasem, visual elements not only represent historical and local cultural values but also serve as key attractions that enrich visitors’ overall experiences. This study aims to examine the visual quality of the streetscape along the historic corridor in Karangturi Village, Lasem, using a quantitative approach through questionnaires distributed to 185 visitors. The assessment focuses on five aspects of visual landscape quality: dominance, unity, continuity, uniqueness, and rhythm. The results indicate that the visual elements of the streetscape are highly rated and align with the historical character of the area, particularly in the dominance of street lighting and the uniqueness of building designs. These findings suggest that visual landscape design functions not merely as an aesthetic component but also as a strategic instrument to support the development of heritage-based tourism.