Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Karaton

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL DI SEKOLAH BERBASIS KEUGGULAN BUDAYA KHAS SAPEKEN DI KABUPATEN SUMENEP Salamet, Salamet; Asmoni, Asmoni; Jamilah, Jamilah; Mulyadi, Mulyadi; Matroni, Matroni; Sukitman, Tri; Yazid, Abd
Jurnal Karaton Vol 2 No 1 (2022): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman budaya dan bahasa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke menemukan berbagai perbedaan dan bentuk budaya dan bahasa. Budaya yang beraneka ragam ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan memantapkan nilai-nilai agar tetap menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Membaca keragaman tersebut Indonesia membutuhkan strategi dan tanggung jawab dalam meningkatkan dan melestarikan budaya lokal. Menghadapi fenomena suksesi nasional di Indonesia, masih banyak masyarakat khususnya pelajar di lembaga pendidikan masih awam dengan budaya lokal. Untuk penelitian ini, kami memilih pendekatan kualitatif (pendekatan kualitatif, penelitian kualitatif) yang mencakup pertimbangan praktis dan moral. Pengembangan pendidikan keunggulan Muatan lokal bahasa Bajo pertama harus didukung oleh SDM (guru budaya Lokal) yang berkualitas yang memiliki pengetahuan budaya, khususnya mengenai bahasa, memiliki kemampuan dalam menyusun rencana pembelajaran yang baik serta mampu melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar yang mempuni. Model Pembelajaran Muatan lokal bahasa Bajo ini akan memberikan manfaat kedua sebagai pedoman atau acuan bagi guru-guru budaya lokal di semua tingkatan sekolah dalam melaksanakan pembelajaran budaya lokal; ketiga menyeimbangkan keberagaman bahasa di pulau Sapeken dengan menetapkan empat bahasa yang penting untuk dipelajari dalam materi muatan lokal, yaitu bahasa Madura 50%, bahasa Bajo 30%, bahasa Mandar 10%, dan bahasa Bugis 10%.
PENDAMPINGAN BELAJAR SISWA ABK DALAM MENGATASI KESULITAN MENGENAL HURUF DI SLB DHARMA WANITA SUMENEP Sukitman, Tri; Afra Nada, Nafisah
Jurnal Karaton Vol 2 No 1 (2022): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengatahui pendampingan belajar siswa dirumah dalam mengatasi kesulitan mengenal huruf pada anak berkebutuhan khusus di SLB dharma Wanita. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Yang menjadi sumber data primer dalam wawancara adalah orang tua, kepala sekolah, dan guru kelas B SLB Dharma Wanita dan sumber data sekunder guru kelas dan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan belajar siswa dengan menggunakan teknik mnemonic. Hasil tersebut menunjukkan adanya perkembangan yang baik sesudah adanya pendampingan dirumah dan siswa mulai bisa mengenal/mengingat huruf. Maka adanya pendampingan belajar dirumah untuk mengatasi kesulitan mengenal huruf ada perkembangan yang signifikan dalam mengenal dan mengingat huruf pada siswa ABK di SLB Dharna Wanita.
REVITALISASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK Hartono, Hartono; Sukitman, Tri
Jurnal Karaton Vol 2 No 2 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia merupakan Negara kaya akan khasanah budaya, bahasa, etnis, suku, ras, agama, dan lain-lainnya. Negara majemuk besar kemungkinan akan memunculkan meluasnya disintegrasi sosial yang bisa memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik antar suku, agama, ras, dan berbagai golongan sampai saat ini masih marak terjadi. Konflik kekerasan yang bernuansa politik, etnis dan agama seperti yang terjadi di berbagai wilayah. Paradigma inilah yang menyebutkan bahwa dalam lingkaran sosial bangsa Indonesia masih kokoh semangat narsistik egosentrisnya, yang kemudian berujung pada kasus SARA (suku, agama dan ras). Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut adalah melalui proses pembelajaran. Pembelajaran tidak hanya melibatkan komunikasi antara guru dengan siswa akan tetapi bagaimana proses pembelajaran tersebut menjadikan sebagai sarana para siswa untuk membentuk karakter mereka menjadi manusia yang seutuhnya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjawab berbagai tantangan dan sekaligus memberikan masukan bagamaina menumbuhkan karakter bangsa melalui peran pendidikan multikultural. Artikel ini termasuk dalam jenis penelitian kajian kepustakaan dengan menggunakan analisis deskriptif dengan menganalisis data-data yang diperoleh dari studi literatur terhadap jurnal, buku, maupun dokumen lain. Adapun hasil kajian kepustakaan menghasilkan proses dan implementasi pendidikan mutikultural di sekolah khususnya di Sekolah Dasar.
PENGUATAN NILAI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Sukitman, Tri; Hardiansyah, Framz; AR, Muhammad Misbahudholam
Jurnal Karaton Vol 3 No 1 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil pelajar Pancasila merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran di Sekolah Dasar khususnya pada pembalajaran kurikulum Merdeka. Pendidikan di Sekolah Dasar tidak hanya memperhatikan perkembangan akademik siswa akan tetapi perkembangan karakter yang mencerminkan nilai Pancasila juga wajib untuk di aplikasikan. Profil pelajar Pancasila sangat penting untuk ditindaklanjuti oleh stakeholder di sekolah agar siswa tidak hanya cerdas akademiknya melainkan siswa juga punya kecerdasan karakter pribadi yang mencerminkan nilai Pancasila. Profil pelajar Pancasila bertujuan untuk menumbuhkan karakter dan kepribadian positif pada diri siswa sehingga mempunyai karakter Pancasila untuk selanjutnya dapat diaplikasikan dalam kehidupannya. Dalam pengaplikasiannya profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran di Sekolah tentunya membutuhkan strategi yang sesuai dengan karakter anak melalui penguatan nilai dengan cara habituasi, keteladanan, dan pendekatan individual, serta pengintegrasian kepada pembelajaran di kelas.