Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Empowering School Health Units in Utilizing Ginger-Boiled Water and Green Coconut Water for Dysmenorrhea Relief Nova, Desri; Armi, Yeltra; Ningsih, Neneng Fitria; Sari, Meka Melani; Yusahadi S, RMI; Safitri, Devi Eka
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Global Sustainability Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/jcse.v1i2.39

Abstract

The purpose of the public discussion is to educate students, particularly teenage girls, on the use of experience materials to treat menstrual pain (dysmenorrhea). This program is implemented by using the School Health Unit as a media outlet to facilitate education and use ginger-boiled water and green coconut water as a substitute for menstrual pain. Through study and instruction, teenage girls learn about the benefits of ginger and green coconut, which contain natural compounds that can help reduce pain. As an easy, safe, and pleasant way to lessen the severity of menstruation, ginger boiled water, which has anti-inflammatory and anti-spasmodic properties, as well as green coconut water, which will be electrolyzed and include antioxidants, is recommended. Along with teaching, this program teaches students how to properly handle and consume both of these materials so they may use them independently. It is hoped that through this activity, teenage girls will have useful solutions to deal with dysmenorrhea and that they will also increase their awareness of the importance of reproductive health.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. A Dengan Gastritis Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Man, Maharul; Ningsih, Neneng Fitria
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.153

Abstract

Gastritis is inflammation of the stomach lining. This inflammation causes the stomach lining to swell, which ultimately causes the formation of epithelium from the stomach lining. Factors that are at risk for gastritis include smoking habits, a diet high in fat or salt, increasing age because over time the gastric mucosal lining will thin and weaken. The aim of this research is to examine and implement nursing care for patients with gastritis in the Warrior Room at Bangkinang Regional Hospital in 2024. This research method uses a descriptive research design in the form of a case study. The respondent in the case report is Mrs. A is 46 years old with gastritis. Data obtained by interviews, physical examination and supporting examinations. During the assessment the patient said he had pain in the pit of the stomach, nausea, vomiting, his right hand felt numb, his appetite decreased, the patient looked weak and lethargic. So researchers can formulate the main problem with the nursing diagnosis of acute pain related to physiological injurious agents. The intervention provided is identification of location, characteristics, duration, frequency, intensity of pain, and pain scale. In carrying out nursing actions on Mrs. A with gastritis is carried out according to the nursing plan that has been prepared. The results of the four day nursing visit to the client were resolved and plans were maintained. The researcher's hope from writing this case report is that it can provide a reference in providing nursing care to patients with gastritis.
HUBUNGAN PEKERJAAN ORANG TUA DAN PENGETAHUAN DENGAN PEMBERIAN MPASI < 6 BULAN PADA BALITA DI DESA RIDAN PERMAI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS BANGKINANG KOTA Pramudita, Rindiani; Syahda, Syukrianti; Ningsih, Neneng Fitria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3, Nomor 3, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i3.47490

Abstract

Gizi memegang peranan penting dalam siklus hidup manusia. Kekurangan gizi pada bayi dan bayi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan, bila tidak diatasi secara dini dapat berlanjut hingga dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pekerjaan orang tua dan pengetahuan dengan Pemberian MPASI < 6 bulan pada balita di Desa Ridan Permai wilayah kerja UPT Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita yang berjumlah 43 balita pada bulan Juni-November tahun 2023. Sampel pada penelitian ini adalah 43 ibu. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa sebagian besar Pemberian MPASI < 6 bulan pada balita berada pada kategori ya diberikan MPASI sebesar 26 responden (60.5%), sebagian besar pekerjaan ibu berada pada kategori ibu bekerja (ibu yang melakukan aktivitas diluar rumah)sebesar 27 responden (62.8%), sebagian besar pengetahuan ibu berada pada kategori kurang sebesar 25 responden (58.1%), sedangkan pada analisa bivariat di dapat hasil bahwa ada hubungan pekerjaan orang tua dan pengetahuan dengan Pemberian MPASI < 6 bulan pada balita di Desa Ridan Permai wilayah kerja UPT Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2023. Hasil penelitian diharapkan dapat sebagai bahan masukkan dan pertimbangan bagi ibu terutama ibu yang primipara untuk bisa berbagi informasi tentang pemberian MPASI < 6 bulan dan faktor yang berhubungan dengannya.
Asuhan Keperawatan Ny. P dengan Perilaku Caring Terhadap Kecemasan pada Pasien Kanker Serviks di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Apriyus, Rahma Dinda; Ningsih, Neneng Fitria; Kusumawati, Erma
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i2.811

Abstract

Kanker merupakan penyakit kronis karena menimbulkan dampak yang bertahan lama. Jika tidak segera mendapat pengobatan atau sudah stadium akhir, maka akan sulit sehingga prognosis penyakit ini akan semakin buruk dan bisa berakhir dengan kematian. Tujuan penelitian adalah Asuhan Keperawatan Pada Ny. P Dengan Terapi Perilaku Caring Terhadap Kecemasan Pada Pasien Kanker Serviks Di Ruang Tulip RS Arifin Achmad Pekanbaru. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama tiga hari dimulai pengkajian dengan hasil skala kecemasan 3 dengan kategori sedang Hanmilton Anxiety Rating Scale (HARS). Diagnosa keperawatan yang diangkat adalah kecemasan. Intervensi keperawatan dalam memberikan terapi perilaku merawat kecemasan pada pasien kanker serviks. Hasil penerapan menunjukkan penurunan skala kecemasan selama tiga hari pengobatan dengan evaluasi selama 3 hari dapat teratasi dengan skala kecemasan awal 3 (kecemasan sedang) hingga 0 (kecemasan ringan). Kesimpulannya, terapi Caring Behavior berpengaruh dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien kanker serviks, ditandai dengan berkurangnya skala kecemasan kategori non-cemas, serta perubahan positif pada tanda-tanda vital dan reaksi pasien. Untuk itu diharapkan perawat memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif pada klien yang mengalami kecemasan akibat kanker serviks.
Hubungan Premenstruasi Syndrome Dengan Disminore Pada Siswi SMAN 2 Bangkinang Kota Lestari, Nanda; Hidayat, Ridha; Ningsih, Neneng Fitria
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2, Juli 2025
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/juski.v1i2.242

Abstract

Dysmenorrhea is one of the disturbances experienced by women during their menstrual period. One of the causes of dysmenorrhea can be due to premenstrual syndrome (PMS), which includes both internal and external stressors affecting women. Stress among female students is often caused by pressure before exams, school assignments, graduation plans, and personal problems. This study aims to determine the relationship between premenstrual stress and dysmenorrhea among students at SMAN 2 Bangkinang Kota. The research employed a descriptive correlational survey design with a cross-sectional approach. The population consisted of 675 female students from grades X to XII. The sample was determined using the Slovin formula, with stratified random sampling and purposive sampling techniques, resulting in a total of 87 students. Data were collected using the Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF) questionnaire. The data were analyzed using the chi-square test with the Fisher exact test for significance. The results showed that 77 students (88.5%) experienced premenstrual syndrome, and 75 students (86.2%) experienced dysmenorrhea. Bivariate analysis revealed that of the 77 students with premenstrual syndrome, 70 (90.1%) experienced dysmenorrhea, while 7 (9.1%) did not, due to other factors. Further studies are recommended to conduct quasi-experiments to observe whether there are differences in women who experience stress compared to those who do not.
Asuhan Keperawatan pada Ny. R dengan Penerapan Terapi Guided Imagery terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Ca Mammae di Rawat Inap Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Suhendra, Andrea; Apriza, Apriza; Ningsih, Neneng Fitria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ca mammae adalah keganasan yang bermula dari sel-sel di payudara, Sebagian besar ca mammae bermula pada sel- sel yang melapisi duktus (kanker duktal). Beberapa kasus bermula di lobulu (kanker lobular) dan sebagian kecil bermula di jaringan lain. karena ca mammae dikenal sebagai penyakit yang tumbuh diam-diam namun mematikan (silent killer), karena pada stadium awal penyakit ini tidak menunjukkan gejala klinis yang spesifik. Pada pasien Ny.R keluhan utama pasien mengatakan nyeri pada payudara sebelah kiri, adanya benjolan dan disekitar benjolan terdapat luka ± 10 cm. Pasien mengatakan nyeri pada dada sebelah kiri, skala nyeri 6 (1-10), nyeri dirasakan saat diam dan bergerak, nyeri seperti tertusuk-tusuk, terus menerus, dari masalah tersebut intervensi yang tepat untuk mengurangi nyeri pada pasien Ny.R adalah terapi guided imagery. Tujuan karya ilmiah ners ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dengan memberikan terapi guided imagery. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dalam mengkaji, menganalisis data, dan mendiagnosa, pasien menderita Ca mammae dengan satu responden, dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Hasil asuhan keperawatan ini didapatkan adanya penurunan nyeri dari skala 6 menjadi skala 3. Hal ini menunjukkan bahwa terapi guided imagery mampu menurukan nyeri pada ca mammae. Diharapkan pasien dapat mengaplikasihkan terapi guided imagery secara rutin dengan harapan skala nyeri berkurang.
Pengaruh Media Vidio Animasi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Motivasi Tentang Pemeriksaan Sadari Dalam Pencegahan Kanker Payudara Tahun 2023 H, Desri Nova; Ningsih, Neneng Fitria; Armi, Yeltra; Ramadhanti, Indah Putri
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.24776

Abstract

Abstract Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2020, terdapat 2,3 juta wanita yang terdiagnosis kanker payudara dan 685,000 kematian secara global. Hingga akhir tahun 2020, ada 7,8 juta wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara dalam 5 tahun terakhir, hal tersebut menjadikan kanker payudara menjadi kanker paling umum di dunia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan, sikap dan motivasi tentang pemeriksaan SADARI dalam pencegahan kanker payudara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre ekperimen semu yang berfungsi untuk mengetahui segala gejala atau pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu, pendekatan yang digunakan pada pre ekperimen semu ini adalah one grup pretest posttest dalam one grup pretest posttest. Teknik pengambilan sampel adalah kuota sampling dimana sampelnya sebanyak 20 orang. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan sebelum diberikan media video animasi dengan setelah diberikan media video animasi dengan nilai p 0,000 (?<0,05), terdapat pengaruh yang signifikan antara sikap sebelum diberikan media video animasi dengan setelah diberikan media video animasi dengan nilai p 0,000 (?<0,05) dan pengaruh yang signifikan antara motivasi sebelum diberikan media video animasi dengan setelah diberikan media video animasi dengan nilai p 0,000 (?<0,05). Peneliti berharap agar petugas Kesehatan dapat memberikan sosialisasi akan pentingnya pemeriksaan SADARI guna pencegahan kanker payudara. Kata kunci : Pemeriksaan sadari, kanker payudara, Media video animasi
HUBUNGAN MENGKONSUMSI MINUMAN MANIS DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMAN 2 TAMBANG TAHUN 2023 Dahlan, Devi; Harahap, Dewi Anggriani; Ningsih, Neneng Fitria
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i2.428

Abstract

Obesitas merupakan keadaan kelebihan berat badan relatif seseorang akibat penumpukan zat gizi, terutama karbohidrat, lemak dan protein. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara pengeluaran kalori dan kebutuhan energi dan ketika mengonsumsi terlalu tinggi dibandingkan dengan kebutuhan atau pengeluaran energi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan mengkonsumsi minuman manis dengan kejadian obesitas pada remaja di SMAN 2 Tambang tahun 2023. Populasi penelitian seluruh kelas 11 SMAN 2 Tambang tahun 2023 sebanyak 354 siswa-siswi. Sampel menggunakan stratified random sampling yaitu 188 sampel siswa-siswi. Alat pengumpulan data Obesitas menggunakan penimbangan berat badan dan tinggi badan dan untuk menentukan konsumsi minuman manis menggunakan ffq (food frequency questionare). Analisa data yang digunakan analisa univariat dan bivariate menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan mengkonsumsi minuman manis dengan kejadian obesitas pada remaja (ρ value = 0,075) Kebiasaan mengonsumsi minuman manis tidak berkontribusi untuk meningkatkan berat badan pada remaja. Untuk mencegah berat badan berlebih disarankan mengonsumsi gizi seimbang dan menghindari makanan dan minuman yang tinggi glukosa.
Hubungan SelfCare Dengan Kualitas Hidup Pasien DM Tipe II Di Desa Tarai Bangun Azzahra, Yunita Putri; Afiah, Afiah; Nurman, Muhammad; Ningsih, Neneng Fitria
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i2.318

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah kondisi yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin dan efektivitas penggunaannya. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga mengurangi kualitas hidup pasien, dengan komplikasi seperti hipertensi, gangguan penglihatan, dan masalah kesehatan mental. Kualitas hidup pasien DM dapat terpengaruh oleh berbagai faktor, termasuk aspek fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Self-care merupakan tindakan yang dilakukan pasien untuk memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri, yang berperan penting dalam pengelolaan DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-care dan kualitas hidup pasien DM Tipe II di Desa Tarai Bangun, dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional dan melibatkan 92 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self care dengan kualitas hidup pada pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Upt Puskesmas Tambang. Penelitian ini menggunakan cross sectional dan dilakukan pada 26 Februari – 10 maret 2025 dengan jumlah sampel 92 orang. Data dikumpulkan menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil univariat menunjukkan 47 (51,1 %) orang memiliki self care baik dan 48 (52,2%) memiliki kualitas hidup baik. Uji chi square menunjukkan adanya hubungan self care dengan kualitas hidup pada pasien DM Tipe II Di Desa Tarai Bangun Wilayah kerja Upt Puskesmas Tambang p value ( 0,004 ). Penelitian ini diharapkan responden dapat meningkatkan perawatan diri untuk memiliki kualitas hidup baik seperti rutin memantau kadar gula darah.
Penerapan Thermotherapy Untuk Mengurangi Nyeri Dada Pasien STEMI Susmita, Sri Ardini; Riani, Riani; Ningsih, Neneng Fitria
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.173

Abstract

Thermotherapy is the application ofheat to the body to reduce pain intensity. This therapy is effectivein reducing both acute and chronic pain, as it can increase blood flowby dilating blood vessels and improve muscle elasticity, thereby reducing muscle stiffness. Thermotherapy is one of the non-pharmacological therapies used toreduce pain in patients with ST ElevationMyocardial Infarction (STEMI) patients. Optimal pain managementis crucial to prevent complications and improve patient comfort.This study used a case study design with a nursing care approachon Mr. N, a 62-year-old man diagnosed with STEMI. The studywas conducted from April 12-14, 2025, in the CVCU RoomArifin Achmad General Hospital, Riau Province. The assessment revealed that the patientexperienced stabbing chest pain radiating to the back, with a pain scale of7. The ECG showed ST elevation. The diagnosis wasacute painrelated to myocardial ischemia due to coronary artery obstruction. The interventions included the administration of thermotherapy.Thermotherapy was applied usinga hot water bottle filled with water at a temperature of 40-43°C and placed on thechest area for 15-20 minutes when the patient felt chest pain and was carried out for 3consecutive days. The pain scale was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). After the application of thermotherapy, the pain scale became a 3. It is hoped that thermotherapy can be used as an independent intervention by patients and families if they experience recurrent chest pain due to STEMI.