Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Efektifitas Senam Lansia Terhadap Fungsi Fisik, Keseimbangan, Dan Kualitas Hidup : Systematic Literature Review (SLR) Pahlawan, Rizky Gumilang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8760

Abstract

Lansia adalah tahap terakhir perjalanan hidup manusia, dari lahir hingga usia di atas 60 tahun. Individu lanjut usia umumnya mengalami penurunan biologis. Penurunan massa tulang dan otot ini menyebabkan penurunan keseimbangan, yang secara signifikan meningkatkan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektifitas efektifitas senam lansia terhadap fungsi fisik, keseimbangan, dan kualitas hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap artikel ulasan dengan sumber jurnal Google Scholar rentang waktu 2020-2025. Berdasarkan hasil pencarian ketujuh literture melalui Google Scholar disimpulkan bahwa senam lansia mempengaruhi fungsi fisik, keseimbangan, dan kualitas hidup pada lansia. Hasil rata-rata dari ketujuh artikel tersebut menunjukkan peningkatan hasil fungsi fisik, keseimbangan, dan kualitas hidup pada lansia setelah intervensi seperti senam lansia. Semua aktivitas fisik yang dilakukan dalam penelitian ini merangsang produksi protein di otak.
Aktivitas Fisik Terstruktur Dan Fungsi Kognitif Pada Lansia : Literature Review Pahlawan, Rizky Gumilang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan adalah proses alami yang terkait erat dengan penurunan fungsi saraf, seperti kemampuan otak untuk mengirimkan sinyal dan berkomunikasi. Seiring bertambahnya usia, terjadi perubahan fisik dan fungsional pada otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektifitas aktifitas fisik dan fungsi kognitif pada lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap artikel ulasan dengan sumber jurnal Google Scholar rentang waktu 2021-2025. Berdasarkan hasil pencarian ketujuh literture melalui Google Scholar disimpulkan bahwa aktifitas fisik mempengaruhi fungsi kognitif pada lansia. Hasil rata-rata dari ketujuh artikel tersebut menunjukkan peningkatan hasil kognitif pada lansia setelah intervensi seperti senam otak, latihan aerobik, dan jalan santai. Semua aktivitas fisik yang dilakukan dalam penelitian ini merangsang produksi protein di otak.
SPTK HALUSINASI: SOLUSI PENURUNAN HALUSINASI PENDENGARAN DORONGAN BUNUH DIRI PADA PASIEN SKIZOFRENIA Rizky Gumilang Pahlawan; Ai Mona
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 14, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.14.1.2026.12-19

Abstract

Halusinasi pendengaran Adalah gejala umum pasien dengan skizofrenia, seringkali bersifat mengancam, memerintah, atau menghina, yang dapat memperburuk kondisi psikologis pasien dan meningkatkan risiko bunuh diri. Penanganan halusinasi pendengaran menjadi focus utama yang perlu di lakukan  karena dampak halusinasi dapat mengancam nyawa dengan adanya dorongan bunuh diri. Salah satu ttindakan yang dialkukan adalah dengan Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan (SPTK). Tujuan: penelitian bertujuan untuk mengetahu pengaruh SPTK Haslusinasi terhadap penurunan halusinasi pendengaran dengan dorongan bunuh diri. Metode: Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan  kuasi ekpreimental dengan Pretest dan Postest Control Group dua kelompok perlakuan (eksperimen) dan kelompok pembanding (control). Sampel pada penelitian ini sejumlah 30 sampel terdiridari 2 kelompok,  instrument  untuk mengukur halusinasi pendengaran pada penelitian ini menggunakan AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale).tehnik pengambilan sampel menggunkan accidental sampling . penelitian ini dilaksanakan diruang RSJ provisi jawabarat.  Hasil: terdapat pengaruh SPTK halusinasi terhadap penurunan halusinasi pendengaran. Hasil analisis Paired T-test didapatkan perbedaan score dengan nilai sig.0,000 pada kelompok eksperimen, dan tidak ada perbedaan score dengan nilai Sig. 0,096 pada kelompok kontrol, Kesimpulan: Terdapat pengaruh SPTK terhadap score haluasinasi pendengran dengan dorongan bunuh diri pada pasien skizofrenia.
Literature Review: Dampak Media Sosial Terhadap Gangguan Kecemasan dan Perilaku Self-Injury (Self -Harm) pada Remaja Rizky Gumilang Pahlawan; Cintia Sukma Nurjanah; Agni Noviani; Selvi Dwi Habibah; Asti Muthia Hasanah; Tia Adita Febriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 6 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sciencejurnalkesehatanmasyarakatdanteknologiterapan.v2i6.412

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media sosial yang semakin meningkat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kesehatan mental remaja. Penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat memicu gangguan kecemasan yang berpotensi berkembang menjadi perilaku self-injury. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial, gangguan kecemasan, dan perilaku self-injury serta mengidentifikasi intervensi yang efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional pada database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed tahun 2021–2025. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA hingga diperoleh 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak terkontrol berhubungan dengan meningkatnya gangguan kecemasan pada remaja yang dapat berkembang menjadi perilaku self-injury. Faktor utama yang memengaruhi meliputi cyberbullying, perbandingan sosial, dan kecanduan media sosial, sementara konseling kelompok dan terapi expressive writing terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan.  
Pemberian Edukasi Keluarga Mengenai Hipertensi Dan Pemanfaatan Jus Mentimun Sebagai Terapi Pendamping Rizky Gumilang Pahlawan; M. Iqbal Sutisna; Elisa Sophia Nur Rohmani; Elvira Malia Chandra; Linda Mayliana; Mega Nazwah Fadila; Mia Amelianti; Nazwa Nur Hanifah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kfwkry56

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat diterapkan di masyarakat adalah edukasi kesehatan disertai pemanfaatan terapi herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga serta mendukung pengendalian tekanan darah melalui edukasi kesehatan keluarga dan pemanfaatan jus mentimun sebagai terapi pendamping. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan satu orang pasien hipertensi beserta keluarganya. Edukasi kesehatan mengenai pengelolaan hipertensi diberikan, dilanjutkan dengan pemaksaan dan pemberian jus mentimun sebanyak 250 ml satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan dengan mengamati perubahan tekanan darah dan pemahaman target. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sasaran dan keluarga serta penurunan tekanan darah setelah pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat langsung sebagai upaya pendampingan dalam pengelolaan hipertensi secara nonfarmakologis.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Kesehatan Jiwa melalui Penyuluhan Kesehatan di Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi Rizky Gumilang Pahlawan; Septia Putri Hartanti; Zahra Laila Junistiani; Syipa Ananta Zahra; Desi Novitasari; Agustina Hermawanti; Turindah Turindah; Ahmad Adhi Karya
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v4i3.2305

Abstract

Mental health is an important aspect of overall well-being that influences how individuals think, behave, and interact with others. The increasing prevalence of mental disorders at both global and national levels indicates that mental health remains a significant public health concern. Limited public knowledge about mental health can hinder prevention, early detection, and proper management of mental disorders. This community service activity aimed to improve public knowledge and awareness regarding the importance of maintaining mental health. The activity was conducted on May 23, 2026, in Cibabat Village, North Cimahi District, involving 25 community members. Educational methods included lectures, discussions, question-and-answer sessions, and the use of supporting media such as leaflets and PowerPoint presentations. The results showed that participants were actively involved throughout the activity and demonstrated increased understanding of mental health concepts, risk factors, signs and symptoms of mental disorders, and prevention strategies. Continuous mental health education involving families and community members is recommended to strengthen awareness, enhance early detection, and support the promotion of mental well-being in the community.
The Effect of the Guessing the Sound (GATSU) Game on Android Mobile Phones on the Decrease in Auditory Hallucinations in Schizophrenia Rizky Gumilang Pahlawan; Istianah Istianah; Ahamd Arifin; Syifa FA; Icih Susanti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.479

Abstract

Handling of auditory hallucination symptoms in schizophrenia patients is very important because schizophrenia is a chronic severe mental disorder that lasts throughout life and has safety risks. Efforts to treat hallucinations other than pharmacological therapy need to be combined with non-pharmacological therapy. The non-pharmacological therapy method that has been present at this time still uses a direct method and requires several components for its implementation so that it needs an update effort with an accessible and efficient method, one of which is the Android-based voice guessing game (GATSU). The purpose of this study was to determine the effect of the Android-based voice guessing game (GATSU) on reducing auditory hallucinations in schizophrenia patients. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group. The experimental group was given treatment with an Android-based mobile phone GATSU 5 times with a duration of 5-10 minutes each time and the control group was given treatment to guess images and sounds directly with 5 times with a duration of 10 minutes. Sample in this study was 30 respondents and sampling technique in this study used accidental sampling sampling divided into 2 groups15 experimental groups and 15 control groups.  The measuring instrument used auditory hallucination rating scale (AHRS) The instrument has through validity and reliability testing and has been declared valid and reliable for measuring auditory hallucinations. The results of the study obtained hallucination scores in the experimental group with a median pretest score of 42 and a median posttest score of 7. in the control group the median pretest score was 30 and a median posttest score of 27. Based on the results of the Wilcoxson test in the experimental group, a P-Value of 0.001 was obtained, the control group obtained a P-Value of 0.255. And in the experimental group and the control group, a Value of 0.001 was obtained . It can be concluded that Gatsu Therapy has a significant effect in reducing hallucination scores compared to the control group.
Sosialisasi dan Edukasi Di Daerah Cipatat Mengenai Terapi Herbal Rebusan Kunyit sebagai Upaya Pengendalian Kadar Kolesterol Rizky Gumilang Pahlawan; Muhammad Iqbal Sutisna; Indri Setia Martina; Sopia Nurma Yunita Lerian; Helsa Azizah S; Marselina Novianti Setiawan; Jesen jesen jesen
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24454

Abstract

Hiperkolesterolemia ditandai dengan tingginya konsentrasi kolesterol dalam darah, khususnya Low-Density Lipoprotein (LDL). Sifatnya yang aterogenik membuat kolesterol mudah mengendap dan membentuk plak pada dinding pembuluh darah, yang jika dibiarkan dapat memicu gangguan serius pada sistem kardiovaskular. Kondisi ini umumnya dipicu oleh faktor usia, tingkat stres, hingga kebiasaan makan yang tidak teratur. Sebagai solusi alternatif, masyarakat sering memanfaatkan air rebusan kunyit. Kandungan kurkuminoid di dalamnya terbukti efektif membantu menurunkan kadar kolesterol dengan cara mengoptimalkan metabolisme lemak serta meningkatkan sekresi empedu. Program pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 19 Desember 2025 terhadap keluarga dan Masyarakat yang berjumlah 10 orang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, dan meningkatkan kesadaran perilaku hidup sehat. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan menggunakan media berupa power point, leaflet dan distribusi pre test dan post test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan adanya kesadaran dan perilaku hidup sehat.
Pengaruh Konseling Spiritual terhadap Efikasi Diri ODHA di Poli Kemuning RSUD Soreang Kabupaten Bandung Rustandi, Budi; Manalu, Lisbet Octovia; Pahlawan, Rizky Gumilang; Sukaenah, Een
Jumantik Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i1.6859

Abstract

AIDS merupakan masalah kesehatan yang serius yang diakibatkan oleh virus HIV. Terdapatnya penurunan efikasi diri pada ODHA akibat stigma yang timbul di masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling spiritual dengan efikasi diri ODHA di Poli Kemuning RSUD Soreang. Metode penelitian ini adalah quasi-experiment dengan populasi 47 pasien HIV/AIDS yang memeriksakan diri ke Poli Kemuning RSUD  Soreang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, jumlah sampel 32 responden. Instrumen penelitian menggunakan HIV-SE, analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan efikasi diri kurang sebelum dilakukan intervensi (75%) pada kelompok perlakuan dan kontrol (62,5%). Nilai efikasi diri sesudah intervensi pada kelompok intervensi kategori baik (43,75%) dan Kelompok kontrol (56,25%) adalah kurang. Hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai P = 0,000 pada kelompok perlakuan yang menunjukan ada pengaruh konseling spiritual terhadap efikasi diri dan  pada kelompok kontrol diperoleh nilai P = 0,058, yang menunjukan tidak ada pengaruh pengaruh konseling spiritual terhadap efikasi diri. Terdapat pengaruh konseling spiritual terhadap efikasi diri ODHA di Poli Kemuning RSUD Soreang Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi tempat pelayanan kesehatan untuk mengembangkan program atau standar operasional prosedur dengan pendekatan konseling spiritual dalam meningkatkan efikasi diri pada pasien yang dengan HIV/AIDS.
Pengaruh Pemberian Permainan Papan terhadap Pengetahuan Pertolongan Pertama untuk Pingsan di Kalangan Siswa Maura Banowati; Budi Rustandi; Rizky Gumilang Pahlawan
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 6 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v6i2.14698

Abstract

Fainting (syncope) is a condition characterized by a temporary loss of consciousness that can occur among students in the school environment. This study aimed to determine the effect of using a board game on knowledge of first aid for fainting among students at SMPN 39 Bandung. The study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 41 respondents, selected using total sampling. The research instrument was a questionnaire on first aid knowledge for fainting. Data analysis was conducted univariately and bivariately using the Wilcoxon test. The pretest results showed that most respondents had a low level of knowledge, with 31 students (75.6%) in the “poor” category, 9 students (22.0%) in the “fair” category, and 1 student (2.4%) in the “good” category. After the board game intervention, the posttest results indicated that most respondents had a good level of knowledge, with 39 students (95.1%) in the “good” category and 2 students (4.9%) in the “fair” category. The Wilcoxon test results showed that 39 respondents experienced an increase in knowledge, 2 respondents remained the same, and none experienced a decrease.