Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EFEKTIVITAS MEMBACA KOMIK DAN METODE STORYTELLING DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG SARAPAN SEHAT Nababan, Sudarwati; Tete, Maria Ovianista
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): MARET
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v12i2.42239

Abstract

House Breakfast should be a healthy breakfast. A healthy breakfast contains the nutrients the body needs to carry out daily physical activities, increases endurance and supports children's growth. The aim of this research is to analyze the effectiveness of health education, reading comics and storytelling methods, in increasing students' knowledge about healthy breakfasts. This research is quasi-experimental research with a nonequivalent control group design. A sample of 45 students was taken using quota sampling technique. The sample was divided into 3 groups (intervention group 1, intervention group 2 and control group), each group had 15 respondents. The reason for the number 15 is because it considers the effectiveness of small group health education. The comic media used in this research is the health literacy comic series published by Pendidikan.id. The results of the research showed that there was an increase in students' knowledge after health education had a p-value of 0.000. Comic reading education and storytelling method comic education are equally effective in increasing students' knowledge. Comics are an alternative educational media that is suitable for elementary school children.
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK ORIENTASI REALITA PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA Yuldensia Avelina; Sudarwati Nababan; Maria Lambertina Barek Aran; Maria Suyanti; Clarita Hety N.D Maya
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2916

Abstract

Aspek yang mengalami penurunan secara degeneratif dari seorang lansia adalah fungsi kognitif.Penurunan fungsi kognitif pada lansia dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupannya. Hasilobservasi dan wawancara dengan pihak panti diperoleh informasi bahwa hampir semua lansiamengalami penurunan daya ingat baik ringan maupun berat, namun belum ada kegiatan atau terapi yangdapat membantu para lansia yang mengalami demensia tersebut untuk mengingat hal-hal sederhana.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentangdemensia dan cara mengingat hal-hal sederhana melalui terapi aktivitas kelompok (TAK) orientasirealita.Metode yang digunakan adalah dinamika kelompok, tanya jawab, dan perkenalan diri. Mediayang digunakan adalah laptop, speaker aktif, dan bola plastik. Bahan yang digunakan adalah instrumentMMSE (Mini Mental State Exam) untuk mengukur fungsi kognitif lansia. Peserta TAK adalah lansiayang mengalami demensia, tidak buta, dan tidak tuli. Lansia dibagi kedalam tiga kelompok sehinggapelaksanaan dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Jumlah peserta 30 orang. Kegiatan dimulai daritahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah semua lansiadapat memperkenalkan diri (nama dan asal wisma) dan dapat menyebutkan teman di samping kiri dankanannya. Para lansia antusias dalam mengikuti kegiatan hingga selesai. Perlunya kerjasama denganpihak eksternal baik pendidikan maupun puskesmas dalam penanganan lansia dengan demensia.Kata Kunci: Lansia, Demensia, Orientasi Realita, Terapi Aktivitas Kelompok
Perilaku Pacaran dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Seks Pranikah pada Remaja di Sikka Flores: Dating Behavior and Factors Affecting Premarital Sex in Adolescents in Sikka Flores Nababan, Sudarwati
Bali Medika Jurnal Vol 7 No 2 (2020): Bali Medika Jurnal Vol 7 No 2 Desember 2020
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v7i2.160

Abstract

Adolescence is a transitional period, fastest physic changes, sometimes is not balance with the mental changes, this problem can bring teenegers to premarital sexual behaviour not responsible. Survey results of adolescent sexual behaviour in Sikka district in 2017, adolescents aged 12 to 24 years who are not married and have had sexual intercourse as much as 35%, this percentagr is higher than the national percentage which is 10%. Data from Kota Uneng village in 2019, teenagers often hang out on the stone revetment while watching porn, there were 12 unwanted pregnancies cases. The aims of the research to explore the factors that influence dating behaviour and premarital sexin adolescent. The methods be used in this research is analytic observation with cross-sectional design. The sample of this study consists of 200 teenagers in Kota Uneng village,14-21 years old, the have a boyfriend or girlfriend selected by using proportional stratified random sampling. Data was collected using face to face interview. Data were then analysed with chi-square test and logistic regression method. This research found there is a relationship between knowledge of premarital sexual (p=0,005), access to pornographic media (p=0,000), family support (p=0,037), culture value (p=0,006), with dating behaviour and premarital sexin to the adolescent. The better religion understanding does not make adolescents to influenced (p=0,292). Adolescents who access pornography are 0,019 times more often possible to doing a mistaken dating behaviour than compared with the adolescents who don’t. Conclusion, Accessing pornography was the most significant factor related to premarital sexin behaviour in the Kota Uneng village.
Pengaruh pendidikan kesehatan metode storytelling tentang pencegahan covid-19 terhadap pengetahuan anak : The influence of health education method storytelling on prevention of covid-19 on children’s knowledge Cunha, Theresia Syrilla Da; Nababan, Sudarwati; Wida, Agustina Sisilia Wati Dua
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 3 (2022): Bali Medika Jurnal Vol 9 No 3 Desember 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i3.313

Abstract

Data Dinas Kesehatan tercatat 2.503 kasus positif covid-19 di Kabupaten Sikka hingga Juli 2021. Infeksi virus covid-19 dapat menyerang sistem pernapasan anak dan berpotensi menularkan pada teman-temannya saat bermain. Oleh sebab itu anak-anak perlu diajarkan cara pencegahan covid-19. Puskesmas Kewapante belum pernah memberikan edukasi tentang pencegahan covid-19 pada anak di Desa Umagera. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan pengetahuan anak tentang pencegahan covid-19 sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan metode storytelling. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen one group pretest posttest design. Sampel penelitian 20 anak usia 3-5 tahun terdaftar di Polindes Habilopong, diambil dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner panduan pertanyaan. Anak usia 3-5 tahun diberikan pendidikan kesehatan metode storytelling dilanjutkan demonstrasi cara menggunakan masker. Pendidikan kesehatan diberikan 6 pertemuan masing-masing pertemuan selama 15 menit. Buku cerita yang digunakan adalah 3 buku cerita seri edukasi korona. Analisis data menggunakan uji ranking bertanda wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian ada perbedaan bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan, nilai z -3934 dengan p value 0,000 lebih kecil dari 0,05. Pendidikan kesehatan menggunakan metode storytelling dikombinasikan dengan demonstrasi sebagai salah satu alternatif metode yang sesuai dengan sasaran anak usia 3-5 tahun.     Recorded by the health public department 2,165 positive cases of Covid-19 in Sikka Regency as of July 2021. Infection with the covid-19 virus can attack a child's respiratory system and has the potential to infect his friends while playing. Therefore, children need to be taught how to prevent Covid-19. Paramedics at the Kewapante Health Center have never provided education about preventing the transmission of covid-19 to children aged 3-5 years in Umagera Village. The results of community service previously found that storytelling is a creative educational strategy and has been proven to increase children's understanding. The purpose of this study was to analyze differences in children's knowledge about preventing transmission of Covid-19 before and after health education using the storytelling method at the Habilopong Polindes. This research is a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The research sample was 20 children aged 3-5 years who were registered at the Habilopong Polindes, who were taken using the total sampling technique. Data collection using a question guide questionnaire. Children aged 3-5 years are given health education using the storytelling method, and storybook media about preventing Covid-19, followed by demonstrations on how to put on and take off masks. Health education is given 6 times with 15 minutes for each meeting. The storybooks used are 3 story books of the corona education series, each book is told in 2 meetings. Data analysis used the Wilcoxon signed ranking test because of the results of the Shapiro Wilk sig test. 0.004 data is not normally distributed. The results of the study showed that there was a significant difference between knowledge before and after health education, the z -3934 with a p-value of 0.000 which was less than 0.05 Health education uses the storytelling method combined with demonstrations as an alternative method that is suitable for children aged 3-5 years.
Penerapan Terapi Foot Massage dan Dietary Approaches To Stop Hypertension Untuk Menurunkan Tekanan Darah Lansia Hipertensi Nababan, Sudarwati; Stefania, Margaretha
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.42152

Abstract

Hipertensi dikenal juga sebagai “silent killer” merupakan penyakit yang berpotensi fatal yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan gagal ginjal. Permasalahan hipertensi pada populasi lansia di Indonesia menempati posisi pertama. Asuhan keperawatan gerontik dengan penerapan terapi foot massage dan Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) dapat menurunkan tekanan darah lansia. Foot massage dan diet DASH dapat mengurangi rasa nyeri dan memperlancar aliran darah dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi foot massage dan diet DASH. Metode penelitian kuantitatif rancangan studi kasus. Pengambilan data melalui wawancara, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil pengkajian ditemukan Ny.M.S dan Ny.A.S mengeluh sakit pada tengkuk dan kepala, tekanan darah Ny.M.S: 160/100 mmHg dan Ny.A.S : 150/100 mmHg. Diagnosa keperawatan yang ditegakan adalah nyeri akut, Intervensi keperawatan yang diberikan sistem supportif educatif meliputi manajemen nyeri dan edukasi diet. Implementasi keperawatan dilakukan sesuai dengan perencanaan keperawatan yang telah di tetapkan. Hasil evaluasi tekanan darah Ny.M.S dan Ny.A.S menurun dan nyeri berkurang. Simpulan Asuhan Keperawatan Gerontik dengan Penerapan terapi Foot massage dan diet DASH mampu menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa nyeri.
IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI BAGI MURID DI SEKOLAH DASAR INPRES ENAKTER Nababan, Sudarwati; Wata, Rafaelis Stefanya
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.5004

Abstract

Kemampuan literasi SD Inpres Enakter Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka berdasarkan hasil Asesemen Nasional berwarna merah. Hal ini berarti lebih dari 60% murid tidak mencapai batas kompetensi minimum untuk kecakapan literasi. Literasi bagi murid penting karena pembiasaan dan kecakapan literasi sejak dini dapat membuka wawasan pengetahuan murid yang lebih luas, sebagai bekal untuk menghadapi tantangan global. PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi murid di SD Inpres Enakter melalui program literasi. Program yang telah dilaksanakan sesuai rencana aksi kolaborasi dengan warga sekolah yaitu mading sekolah, pohon literasi, pojok baca, revitalisasi perpustakaan, reading award, duta perpustakaan dan poster literasi. Hasil pretest Analisis Kompetensi Minimum kelas diketahui 60% murid tidak mencapai batas kompetensi minimum. Hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi murid sebesar 23%. SD Inpres Enakter diharapkan tetap melanjutkan semua program
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Gerontik Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Brief Counseling pada Lansia Hipertesi di Seksi Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Padu Wau Novensia Daro, Elisa; Nababan, Sudarwati
Jurnal Keperawatan Duta Medika Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Duta Medika
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/4wf2ty40

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan sebuah kondisi medis dimana lansia tekanan darahnya meningkat diatas normal yaitu lebih dari 140/90 mmHg dan dapat mengalami resiko kesakitan bahkan kematian. Relaksasi otot progresif dan brief counseling akan mengurangi ketegangan otot dan membantu merubah perilaku serta mengurangi rasa nyeri karena memperlancar aliran energi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif dan brief counseling terhadap penurunan tekanan darah. Penelitian kuantitatif rancangan studi kasus. Pengambilan data melalui wawancara, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Simpulan asuhan keperawatan gerontik dengan penerapan teknik relaksasi otot progresif dan brief counseling mampu menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa nyeri.
Penerapan Genggam Bola Karet dan Mindfulness Therapy Meningkatan Kekuatan Otot dan Mengurangi Kecemasan Lansia Stroke di Kesejahteraan Sosial Paduwau Febiana Nona Batang; Sudarwati Nababan
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 2 (2024): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i2.3637

Abstract

Background: Stroke is damage to brain tissue caused by a sudden reduction or cessation of oxygen supply in the blood. Brain tissue that experiences a decrease in oxygen supply in the blood will die and no longer function. Stroke can cause weakness in muscles or body movement coordination. Elderly stroke sufferers feel low self-esteem due to disability and anxiety about death. One of the non-pharmacological techniques to overcome muscle weakness and overcome anxiety is rubber ball grip therapy and mindfulness therapy. The purpose of this case study is to determine the effect of Rubber Ball Grasp and Mindfulness Therapy on muscle strength and anxiety levels. The method used in this case study design is a nursing care process approach. The subjects in this case study were 2 patients, obtained from inclusion and exclusion criteria, data collection using Manual Muscle Testing (MMT) and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The results of the case study show that the average muscle strength and anxiety level after being given the rubber ball grip therapy intervention for 6 days and mindfulness therapy for 3 days experienced changes from muscle strength without movement, muscle contractions could be felt/visible to normal full movement against gravity. and combat minimal resistance and severe to moderate levels of anxiety. In conclusion, there is an influence of rubber ball handheld therapy and mindfulness therapy on stroke elderly in the Paduwau Maumere Elderly Social Welfare Section.
PENDAMPINGAN MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MEMBUAT ALAT PERNAPASAN SEDERHANA MENGGUNAKAN BOTOL BEKAS Lora, Maria Hermina Nona; Nababan, Sudarwati; Putra, Sukarman Hadi Jaya; S, Mansur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31758

Abstract

Kreativitas guru memainkan peran penting dalam menyampaikan materi pembelajaran demi meningkatkan hasil belajar siswa. Di SMP Negeri Pemana, khususnya dalam mata pelajaran IPA kelas VIII, telah dilakukan observasi dan wawancara dengan guru untuk mengevaluasi metode pembelajaran yang digunakan. Hasil observasi menunjukkan bahwa guru menggunakan metode pembelajaran dengan menayangkan materi dalam bentuk video, dan hasilnya adalah tingkat pemahaman siswa sekitar 60%. Hal ini menandakan bahwa meskipun video dapat menarik minat siswa, namun tidak sepenuhnya efektif dalam meningkatkan pemahaman materi secara mendalam. Sebagai respons terhadap hasil observasi tersebut, dilakukan intervensi melalui program pengabdian oleh mahasiswa. Intervensi ini khusus untuk kelas VIII dengan mengembangkan media pembelajaran menggunakan alat peraga untuk menyampaikan materi. Salah satu media yang digunakan adalah alat pernapasan sederhana yang terbuat dari botol bekas. Alat peraga ini dirancang untuk memberikan gambaran konkret dan lebih mendalam mengenai konsep yang dipelajari dalam materi IPA, khususnya tentang sistem pernapasan. Penggunaan alat peraga ini bertujuan untuk membuat pembelajaran lebih interaktif dan memfasilitasi pemahaman yang lebih baik di kalangan siswa. Hasil dari penerapan media pembelajaran dengan alat peraga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa. Tingkat pemahaman, keaktifan, dan kreativitas siswa meningkat menjadi sekitar 85%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga dalam pembelajaran dapat membuat konsep yang abstrak menjadi lebih nyata dan mudah dipahami. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa inovasi dalam metode pembelajaran, seperti penggunaan alat peraga, dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa, meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar, dan merangsang kreativitas mereka.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DEPRESI DAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK “RELAKSASI IMAJINASI TERBIMBING” PADA LANSIA DI SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA PADU WAU MAUMERE Avelina, Yuldensia; Nababan, Sudarwati; Barek Aran, Maria Lambertina; Herminsih, Adelheid Riswanti; Sadipun, Donatus Korbianus
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1596

Abstract

Depresi pada lansia lebih tinggi terjadi pada lansia yang hidup di panti jompo dibandingkandengan lansia yang hidup di komunitas dengan perkiraan 11 sampai 78%. Hal ini terjadi akibatperasaan negative yang dialami karena merasa kurangnya perhatian dan kasih saying darikeluarga juga karena ditinggalkan oleh keluarga. Keadaan depresi ini berpengaruh terhadapkesehatan tubuh secara komprehensif maupun hubungan sosialnya. Kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para lansia tentang depresi danmengajarkan lansia teknik relaksasi imajinasi terbimbing agar membantu lansia mengatasidepresinya. Metode yang digunakan adalah ceramah untuk kegiatan penyuluhan kesehatandepresi dan terapi aktivitas kelompok untuk teknik relaksasi imajinasi terbimbing. Jumlah lansiayang ada di Panti Jompo Seksi Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Padu Wau Maumere sebanyak65 orang, tetapi yang mengkuti kegiatan ini hanya berjumlah 51 orang saja, karena beberapalansia ada yang sedang sakit sehingga membutuhkan bedrest total dan juga ada usianya sudahsangat tua sehingga tidak bisa berkumpul bersama. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalahlansia yang hadir memahami penyuluhan yang diberikan dan merasa damai di hati dan pikiranmenjadi lebih tenang serta rileks. Para lansia sangat antusias mengikuti seluruh rangkaiankegiatan hingga selesai.Kata Kunci: Depresi Lansia, Penyuluhan Kesehatan, Relaksasi Imajinasi Terbimbing