Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PKM Branding Pangan Olahan Gula Aren (Tali Abrem, Bolu Kuwuk Gula Aren) Menggunakan Hygiene Plastic Di PKK Sriwijaya Sumbersari Kabupaten Jember Shofiyah, Rohimatush; Siswanto, Edhi
ABDIMASTEK Vol. 1 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v1i1.79

Abstract

PKM ini bertujuan untuk menyampaikan solusi terhadap permasalahan PKK Sriwijaya Sumbersari dalam mengembangkan usaha olahan gula aren dengan cara memperbaiki branding dan packaging produk yang sudah dipasarkan, sehingga akan meningkatkan minat konsumen dan omset penjualan produk olahan gula aren. Adapun permasalahan yang ditemui antara lain; (1) Minimnya pengetahuan anggota terkait Pembuatan Branding dan Packaging produk yang higienis; (2) Menurunnya konsumen pembeli olahan gula aren di Masa Pandemi Covid-19; (3) Produk belum memiliki Branding dan Hygiene Plastic Packaging yang menarik. Solusi yang ditawarkan adalah dengan (1) mengadakan pelatihan dan simulasi Branding Packaging produk Tali Abrem dan Bolu Kuwuk gula aren (2) Menyusun Brosur atau Modul Pelatihan; (3) Pendampingan mitra dalam mengoptimalkan potensi. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode presentasi, simulasi, studi kasus, dan diskusi tanya-jawab. Selain itu bahan atau materi untuk menunjang pemahaman peserta adalah 6 macam brosur bersumber dari BPOM Loka kabupaten Jember. Peserta tetap mematuhi protokol kesehatan dan sangat antusias dalam memahami materi dan juga pada sesi tanya-jawab. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, peserta memperoleh: informasi, peningkatan ilmu pengetahuan, pengalaman dan pemahaman tentang cara menentukan nama atau merk produk, pembuatan label, memilih kemasan yang aman, higinis.
Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Edukasi Dampak Mikroplastik kepada Anggota Ranting ‘Aisyiyah Patrang Shofiyah, Rohimatush; Musarofa, Musarofa; Siswanti, Yuvita Dian
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v6i1.22636209

Abstract

Mikroplastik   merupakan   partikel   plastik dengan rentang ukuran 5 mm. Mikroplastik dapat berupa mikroplastik primer dan mikroplastik sekunder. Sampah plastik, ketika dilepaskan atau dibuang ke air sebagai sedimen dengan konsentrasi yang lebih berbahaya, secara otomatis akan terbentuk di air laut. Beberapa logam yang mencemari air akibat kontaminasi sampah plastik, seperti logam berat dan bahan kimia organik, dapat meracuni manusia yang mengonsumsi biota laut yang terkontaminasi. Indonesia saat ini menghadapi darurat mikroplastik. Sebagai salah satu negara dengan produksi sampah plastik terbesar, maka Indonesia sendiri memiliki tanggung jawab besar dalam mengatasi masalah ini. Sayangnya, kesadaran masyarakat mengenai bahaya mikroplastik masih sangat rendah. Banyak yang belum memahami dampak jangka panjang dari penggunaan plastik sekali pakai terhadap ekosistem dan kesehatan manusia. Pengabdian ini dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada anggota Aisyiyah Patrang. Kegiatan meliputi sosialisasi, workshop, dan aksi nyata yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah plastik. Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif yang mampu mengurangi dampak mikroplastik secara berkelanjutan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada anggota Aisyiyah Patrang tentang mikroplastik dan bahaya yang ditimbulkannya.
Analisis Ergonomi Desain Mobil Listrik 2KW Bharata Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assesment (RULA) Akhdan Ibrahim; Mokh.Hairul Bahri; Rohimatush Shofiyah; Muhammad Zainur Ridlo; Nurhalim
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 9 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss9pp3707-3717

Abstract

The development of electric vehicles today is not only focused on energy efficiency, but also on user comfort and safety. The 2kW BHARATA electric car, as one of the innovations of light electric vehicles, is designed to meet the needs of environmentally friendly mobility. However, ergonomic design is an important factor in preventing musculoskeletal disorders (MSDs) that are often experienced by vehicle users. This study aims to evaluate the ergonomic aspects of the driver's cabin design of the 2KW BHARATA electric car using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) method. The main problems in this study include: (1) how to apply the RULA method in analyzing the risk of discomfort or potential injury due to the driver's work posture, and (2) how the effect of variations in the angle and length of the driver's body posture on the level of comfort and risk of injury in the vehicle cabin. The research method used is a descriptive quantitative approach. The cabin design process was carried out using SolidWorks 2017 software, while the ergonomic analysis was carried out through simulation on CATIA V5 software. The simulation subjects were individuals with a height of 170 cm. The data obtained were analyzed to determine the ergonomic risk score based on the indicators in the RULA method. The results of the analysis show that the final RULA score is 4, which is included in the moderate risk category. This score indicates that the driver's working posture still needs adjustment to reduce the potential for musculoskeletal system disorders (MSDs), although it is not yet in the high-risk category. The conclusion of this study shows that the cabin design has met most of the ergonomic principles, but improvements are still needed to improve driver comfort and safety. Further researchers are advised to conduct a more comprehensive ergonomic analysis by considering anthropometric data from various user body sizes so that the vehicle design can be used optimally by users with various body postures.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunitas Melalui Pelatihan Pembuatan Alat Perangkap Lemak (Grease Trap) Sederhana untuk Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga Al-Rosyid, Latifa Mirzatika; Galuh, Senki Desta; Abidin , Asroful; Shofiyah, Rohimatush; Yuswantini, Dwi Vebby Ria
ABDIMASTEK Vol. 4 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v4i1.3150

Abstract

Limbah cair adalah limbah dengan bentuk fisik cair yang selalu larut dalam air. Oleh karena itu, limbah cair ini dapat bergerak atau mengalir bersama aliran air (Al-Rosyid et al., 2024). Untuk mencegah pencemaran lingkungan, pengolahan air limbah sangat penting. Salah satu pilihan untuk pengolahan limbah cair adalah grease trap, yang dapat menurunkan kadar minyak dan lemak. Keunggulan dari grease trap adalah hasil pemisahan minyak dan lemak dapat digunakan kembali, tahan lama, biaya operasional dan perawatan rendah, tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, menghasilkan sedikit lumpur, dan dapat dikonfigurasi dengan pengolahan biologis (Astuti, 2019). Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat PRA Puger tentang efek limbah minyak dan lemak terhadap lingkungan, jenis teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah limbah minyak dan lemak, dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan membuat alat grease trap sederhana. Setelah kegiatan penyuluhan, peningkatan pengetahuan berkisar antara 50-64%. Dengan berbagi pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan, diharapkan masyarakat tidak terhalang untuk memiliki alat grease trap sederhana. Ini akan membantu mereka menjalani kehidupan yang sehat dan berkelanjutan.
Pengaruh Penambahan Ragi Tape dan Ragi Fermipan terhadap Produksi Bioetanol Berbahan Baku Limbah Kulit Durian Dimas Syafariyanto; Asroful Abidin; Rohimatush Shofiyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan terhadap bahan bakar fosil di Indonesia semakin mengkhawatirkan seiring meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan penduduk dan industri. Kondisi ini diperparah oleh sifat bahan bakar fosil yang tidak terbarukan serta dampak lingkungannya yang signifikan, seperti emisi karbon dioksida yang mempercepat pemanasan global. Salah satu solusi untuk mengatasi krisis energi dan isu lingkungan adalah pemanfaatan energi terbarukan berbasis biomassa, seperti bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ragi tape dan ragi Fermipan terhadap produksi bioetanol dari limbah kulit durian yang kaya lignoselulosa. Proses produksi bioetanol meliputi tahapan pretreatment kulit durian, hidrolisis menggunakan HCl, netralisasi dengan NaOH, fermentasi selama lima hari pada suhu ruang (±30°C), dan destilasi. Variasi massa ragi tape yang digunakan adalah 10, 20, dan 30 gram, sedangkan ragi Fermipan adalah 5, 10, dan 15 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ragi Fermipan 10 gram menghasilkan kadar etanol tertinggi sebesar 60% dengan volume destilat mencapai 128 ml. Sementara itu, perlakuan terbaik ragi tape ditunjukkan pada massa 20 gram dengan kadar etanol sebesar 56%. Temuan ini menunjukkan bahwa ragi Fermipan lebih efektif dibandingkan ragi tape dalam proses fermentasi bioetanol dari limbah kulit durian. Penelitian ini mendukung pengembangan energi alternatif dan pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan.
Pengaruh Variasi Arus Pada Pengelasan SMAW Terhadap Uji Kekuatan Bending dan Struktur Micro Baja ST 42 Mabrullah, Riki Alan; Kosjoko, Kosjoko; Shofiyah, Rohimatush
Journal of Engineering Science and Technology Vol. 2 No. 2 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jesty.v2i2.24

Abstract

This research aims to analyze the effect of variations in welding current on the mechanical strength of ST 42 steel using the SMAW welding method and E6013 electrodes with a diameter of 3.2 mm. The variations in welding current used are 90A, 100A and 110A. The tensile test results show that a welding current of 110A produces the highest tensile test value with a yield point (YP) of 8,368 MPa, maximum stress (MAX) of 9,890 MPa, and break point (BREAK) of 5,283 MPa. Bending tests indicate that a welding current of 110A produces the highest bending strength of 10.118 MPa. Microstructural observations revealed that the highest percentage of pearlite was present in welding with a current of 110A, which contributed to an increase in the tensile strength of the material. From the results of this research, it can be concluded that the increase in welding current is directly proportional to the increase in the mechanical strength of ST 42 steel
Pemanfaatan Lahan Kosong di SMAN 1 Plaosan Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Afifah Rosyidah; Rohimatush Shofiyah; Ira Agustiningtyas Indiarti; Rangga Ardhika; Akhmad Aksalla Putra; Niswah Rosyidah; Satrio Aji Sasongko; Mariavania Aurellia; Ahmad Naufal Ilham
Sewagati Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i1.8946

Abstract

Ketahanan pangan menjadi isu yang sangat penting dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-2, yaitu Zero Hunger. Upaya peningkatan ketahanan pangan dapat dilakukan melalui optimalisasi sumber daya lokal, termasuk pemanfaatan lahan kosong dan pengelolaan limbah organik di lingkungan sekolah. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMAN 1 Plaosan, Kabupaten Magetan, yang memiliki potensi lahan subur di lereng Gunung Lawu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekolah melalui pemanfaatan lahan kosong. Metode kegiatan meliputi observasi lahan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan penanaman aneka sayur, buah dan herbal yang produktif untuk menghijaukan dan meningkatkan produktivitas lahan sekolah yang masih kosong. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mampu meningkatkan kualitas sosial dan produktivitas warga sekolah dalam proses belajar mengajar serta dapat menciptakan lingkungan hijau yang lebih sejuk dan nyaman dalam melaksanakan pembelajaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil dan mampu mendukung program School Food Care di SMA Negeri 1 Plaosan yang secara berkelanjutan dalam penerapannya telah beberapa kali panen sehingga sangat mendukung terciptanya ketahanan pangan di lingkungan sekolah. Program ini menjadi langkah awal yang penting menuju penerapan pertanian berkelanjutan dan peningkatan kemandirian pangan di lingkungan sekolah.
Pelatihan Pembuatan Produk Eco-Enzym Multifungsi Dari Berbagai Macam Sampah Kulit Buah Rohimatush Shofiyah; Musarofah Musarofah; Yuvita Dian Siswanti; Dina Mardiyantoro; Achmad Ludito Faturroji Thalib
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i1.2152

Abstract

Sampah organik merupakan salah satu sampah yang banyak dihasilkan dan menjadi salah satu polemik masalah persampahan di Indonesia yang terus menjadi perbincangan. Timbulan samapah di Indonesia dari 177 Kabupaten pada tahun 2023 sebesar 20,6 juta ton/tahun dengan sampah yang terkelola masih 65,4% dan 34,6% sampah yang belum terkelola. Kabupaten Lumajang merupakan salah satu Kabupaten dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan pedagang yang merupakan sumber penghasil sampah organik. Minimnya informasi mengenai pengolahan sampah organik di kalangan masyarakat menjadi salah satu faktor permasalahan dalam pengelolaan sampah. Perlu adanya sosialisasi dan bimbingan mengenai pengolahan sampah khususnya sampah organik menjadi eco-enzym kepada masyarakat. Dikarenakan sasaran utama kegiatan ini adalah Masyarakat sekitar daerah yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan pedagang maka pengabdian bekerjasama dengan masyarakat kelompok petani dan pedagang di Desa Kedungmoro Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang untuk merealisasikan kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan PkM ini menggunakan metode sosialisasi, demonstrasi dan pelatihan secara langsung. Hasil dari PkM ini adalah para peserta dapat memahami bahwasannya sangat penting menjaga lingkungan dan memanfaatkan kembali sampah organik (kulit buah-buahan) yang telah dihasilkan menjadi produk Eco-Enzym Multifungsi yang bermanfaat bagi kesehatan manusia dan lingkungan serta berniali jual yang menjadikannya sebagai peluang usaha yang menjanjikan kedepannya. Sekitar 87% masyarakat tersebut paham dan antusias dengan materi yang diberikan.
Pengaruh Posisi Pengelasan pada Pengelasan SMAW Material Baja SS400 terhadap Kekuatan Tarik dan Bending Sambungan Las Kiki Kurniawan; Kosjoko Kosjoko; Rohimatush Shofiyah
Jurnal Kendali Teknik dan Sains Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jkts-widyakarya.v3i3.5607

Abstract

Welding is one of the most essential metal joining processes in manufacturing, construction, and industrial applications, where Shielded Metal Arc Welding (SMAW) remains widely used due to its flexibility, cost-effectiveness, and ability to be applied in various welding positions. This study aims to analyze the effect of welding position variations on the mechanical properties of SS400 steel, particularly in terms of tensile strength, bending strength, and microstructural characteristics. The experimental method was conducted using 6 mm thick SS400 steel with E6013 electrodes of 2.6 mm diameter in three welding positions: 1G, 2G, and 3G. The welded specimens were then tested through tensile testing (ASTM E8) and bending testing (ASTM E190-14), followed by microstructural analysis in the weld metal area. The results revealed that welding position significantly affects the mechanical properties of welded joints, where the 3G position produced the highest tensile strength of 188.48 kgf/mm², while the 2G position produced the lowest tensile strength of 113.70 kgf/mm². Conversely, the bending test showed that the 2G position provided the maximum bending strength of 1394 kgf/mm², followed by 3G and 1G positions. Microstructural observations demonstrated variations in the distribution of ferrite, pearlite, martensite, and cementite phases across different welding positions, with the dominance of ferrite and pearlite in the 3G specimen contributing to higher tensile strength, while the dominance of martensite and cementite in the 2G specimen enhanced hardness and bending resistance. Overall, this study confirms that welding position plays a crucial role in determining the quality of SS400 welded joints, and the findings are expected to serve as practical guidance for industry in selecting appropriate welding positions for construction needs, while encouraging further research with additional variables such as electrode type, welding current, and post-weld heat treatment to achieve a more comprehensive understanding.
Pengaruh Geometri Kampuh V-GROOVE Pada Sambungan Las SMAW Terhadap Kekuatan Bending Baja St-41 Muhammad Ferry Rodzak; Asroful Abidin; Rohimatush Shofiyah
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7316

Abstract

Pengelasan merupakan proses penyambungan dua material logam dengan menggunakan energi panas sehingga menghasilkan sambungan yang permanen. Salah satu metode pengelasan yang banyak digunakan dalam dunia industri adalah Shielded Metal Arc Welding (SMAW) karena memiliki proses yang sederhana, biaya relatif ekonomis, dan mampu diaplikasikan pada berbagai jenis material. Kualitas sambungan las dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah variasi sudut kampuh yang dapat mempengaruhi penetrasi las dan kekuatan sambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sudut kampuh V-Groove 65°, 75°, dan 85° terhadap kekuatan bending hasil las SMAW berbahan baja ST-41. Cara penelitian menerapkan metode eksperimen dengan pendekatan one-factor-at-a-time (OFAT). Material yang digunakan berupa baja ST-41 dengan elektroda E6013 dan arus pengelasan sebesar 110 A. Pengujian yang dilakukan hanya berupa uji bending untuk mengetahui kemampuan sambungan las dalam menerima pembebanan lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi sudut kampuh berpengaruh terhadap kekuatan bending sambungan las. Nilai kekuatan bending tertinggi diperoleh pada sudut kampuh 85° sebesar 58,156 MPa, sedangkan nilai terendah diperoleh pada sudut kampuh 65°. Semakin besar sudut kampuh, maka penetrasi pengelasan yang dihasilkan semakin baik sehingga meningkatkan kekuatan bending hasil las pada baja ST-41.