Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan furnitur berbasis upcycling waste material batu alam Gavrila Averina Tirtawijaya; Yusita Kusumarini; Filipus Priyo Suprobo
PRODUCTUM Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v4i2.4143

Abstract

The use of natural stone in the interior industry is often under-estimated and inefficient. So that unknowingly this causes a lot of waste material from the remaining cutting slabs or stone slabs. Even though if it is reviewed, natural stone waste material has the potential to be recycled into interior products with high aesthetics. In this design the authors collaborate with PT. Gajah Mada Sukses Trinity which is domiciled in Sidoarjo, East Java. This design aims to understand the characteristics of waste material and upcycling techniques that can be applied to highlight its uniqueness. The results of the design in the form of 3 sets of interior product design consisting of coffee tables, side tables, credenza, and console tables, 3 product realization consisting of 2 coffee tables and 1 side table, brands for products & media promotion, and several alternatives compilation of natural stone waste material into mosaic-shaped sheets. This design proves that natural stone waste materials can be reprocessed by upcycling techniques into high-quality interior products.
Perancangan furnitur sebagai fasilitas belajar anak autisme yang mengimplementasikan prinsip Universal Design Rhea Griselda; Purnama Esa Dora Tedjokoesoemo; Filipus Priyo Suprobo
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v5i2.7333

Abstract

Education is an effort to improve human resource quality and growth in a country, especially for those who have disabilities. According to the Central Bureau of Statistics, in 2020, as many as 5% of Indonesia’s population are disabled. Autism is one of the pervasive intellectual disabilities in children that hinders the development of cognitive, language, behavior, communication, and social interaction. In 2019, the work vacancy for the disabled only covers 0.28% of the general job opportunity in Indonesia and further decreased by 0.1% in 2020. Therefore, to improve the human life quality of the disabled, an appropriate education system and facilities that apply Universal Design compliance to their needs were essential. The uses 5 steps of Design Thinking methods consist of Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test methods are hopefully will resolve the problem systematically, in detail, and accurately. The result produced multifunction furnitur by applying FURNURTURE, which stands for Furniture and Nurture, as the design concept. FURNITURE has several functions, namely; an education facility, a therapeutic facility, and storage by applying the Universal Design principle. Hopefully, the design, product, and design principles could stand as a model for other autism educational facilities and services.
Perencanaan Dan Perancangan Book Café Di Kabupaten Jember Dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku Kennant E. Jessavi; Filipus Priyo Suprobo; Hana Rosilawati
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 6 No 1 (2022): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2022
Publisher : Universitas Widya Kartika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Book café diambil dari kata manga café, yang menyediakan tempat yang nyaman untuk membaca dan buku untuk rekreasi, terutama bagi yang kesulitan membeli buku atau tidak memiliki tempat membaca yang nyaman. Book café dapat menjadi solusi untuk masyarakat Kabupaten Jember mengakses buku dan tempat untuk membaca buku yang terjangkau dan nyaman. Metode pendekatan yang digunakan adalah arsitektur perilaku. Metode ini dipilih karena dengan fungsi bangunan sebagai tempat rekreasi, perilaku pengguna adalah faktor utama dalam menentukan desain. Site yang dipilih berada di tengah kota agar dapat diakses dengan mudah. Desain site dan bangunan dioptimalkan dengan analisa site dan penerapan konsep “Perilaku dalam membaca dan bersosialisasi”. Perilaku membaca didefinisikan sesuai tujuan dan karakteristik penggunanya. Perilaku bersosialisasi dibedakan menjadi dua yaitu perilaku individu seperti persepsi, kognisi serta perilaku spasial dan perilaku sosial seperti ruang personal, teritori, kesesakan dan kepadatan serta privasi. Tugas akhir ini diharapkan untuk menjadi salah satu referensi dari book café di Indonesia
Perencanaan dan Perancangan Klinik Gigi berkonsep Milenial dengan Pendekatan Psikologi Arsitektur di Surabaya Fenny Insiana Rustanto; F. Priyo Suprobo; Hana Rosilawati
Jurnal Anggapa Vol 1 No 1 (2022): ANGGAPA April 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat banyak yang beranggapan tentang perawatan dokter gigi yang menakutkan serta memakan banyak waktu. Klinik Gigi yang ada saat ini khususnya di kota Surabaya belum memperhatikan faktor – faktor yang menunjang kegiatan pasien dan dokter secara efisien. Perencanaan dan Perancangan Klinik Gigi di Jl. Kedung Cowek Kota Surabaya ini akan mengambil konsep milenial dengan pendekatan psikologi arsitektur yang nantinya dapat merespon kebutuhan pasien serta mengurangi gejala takut masyarakat akan dokter gigi. Metode yang dipakai merupakan tahapan desain menurut Donna P. Duerk (1993): tahap persiapan, pengumpulan data (primer dan sekunder), analisa, konsep perancangan, dan desain arsitektur. Sedangkan bentuk bangunan merupakan hasil penyesuaian kebutuhan yang ada di dalam Klinik Gigi dengan sistem kerja yang efisien serta mampu membuat pasien serta pengunjung nyaman dalam bangunan Klinik Gigi ini. Bangunan Klinik Gigi ini nantinya akan memberikan kesan nyaman dan menyenangkan dengan memperhatikan bagian interior serta eksterior bangunan. Selain itu juga akan ditambahkan banyak vegetasi pada ruang luar di dalam site untuk menanggapi pendekatan psikologi arsitektur yang memang ditujukan untuk pasien Klinik Gigi. Dengan adanya tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dari Klinik Gigi di Indonesia.
Perencanaan Dan Perancangan Pusat Kekristenan Oikumene Dengan Pendekatan Simbolis di Kota Surabaya Joshua Christian; F. Priyo Suprobo; Hana Rosilawati
Jurnal Anggapa Vol 1 No 1 (2022): ANGGAPA April 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah puncak Gerakan Reformasi yang membuat gereja Protestan berpisah dengan gereja Katolik Roma, gereja terus mengembangkan teologi di dalamnya sehingga melahirkan aliran-aliran baru dalam kekristenan dengan berbagai doktrin, ajaran, dan tradisi hingga saat ini. Hal inilah yang mendasari Gerakan Oikuemene untuk menciptakan gereja yang Esa di dalam Kristus. Perencanaan dan perancangan Pusat Kekristenan Oikumene merupakan wadah dan pusat kegiatan kerohanian Kristen bagi seluruh umat Kristen dari berbagai denominasi. Agama terbesar kedua di Kota Surabaya bahkan di Provinsi Jawa Timur, umat Kristen belum memiliki tempat untuk melakukan kegiatan kerohanian Kristen secara Oikumenis. Pusat Kekristenan Oikumene yang dirancang di Kota Surabaya menerapkan Arsitektur Simbolis sebagai dasar perancangan baik dalam fasad bangunan, konsep ruang, dan tatanan landskap, namun tetap mengutamakan akan konsep ekologis didalamnya, seperti pencahayaan alami, penghawaan alami, dan ruang terbuka hijau. Metode yang dipakai dalam perencanaan dan perancangan: Tahapan desain, Pengumpulan data (primer dan sekunder), Analisa, Konsep perancangan, Desain Arsitektur. Konsep yang diambil dalam perencanaan dan perancangan Pusat Kekristenan Oikumene adalah Arsitektur Simbolis, yang mana simbol-simbol dalam Kekristenan yang memiliki makna dan filosofi serta diakui dan dipercaya oleh seluruh denominasi Kristen dijadikan acuan dalam mendesain bentuk fasad, dan konsep ruang. selain itu dalam penataan massa bangunan, sirkulasi dan tatanan site juga menerapkan simbol-simbol kekristenan sebagai acuan desain. Dengan adanya tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi referensi dari desain Pusat Kekristenan Oikumene di Indonesia.
Perencanaan dan Perancangan Book café di Kabupaten Jember dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku Kennant E. Jessavi; F. Priyo Suprobo; Hana Rosilawati
Jurnal Anggapa Vol 1 No 2 (2022): ANGGAPA November 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Book café diambil dari kata manga café , yang menyediakan tempat yang nyaman untuk membaca dan buku untuk rekreasi, terutama bagi yang kesulitan membeli buku atau tidak memiliki tempat membaca yang nyaman. Book café dapat menjadi solusi untuk masyarakat Kabupaten Jember mengakses buku dan tempat untuk membaca buku yang terjangkau dan nyaman. Metode pendekatan yang digunakan adalah arsitektur perilaku. Metode ini dipilih karena dengan fungsi bangunan sebagai tempat rekreasi, perilaku pengguna adalah faktor utama dalam menentukan desain. Site yang dipilih berada di tengah kota agar dapat diakses dengan mudah. Desain site dan bangunan dioptimalkan dengan analisa site dan penerapan konsep “Perilaku dalam membaca dan bersosialisasi”. Perilaku membaca didefinisikan sesuai tujuan dan karakteristik penggunanya. Perilaku bersosialisasi dibedakan menjadi dua yaitu perilaku individu seperti persepsi, kognisi serta perilaku spasial dan perilaku sosial seperti ruang personal, teritori, kesesakan dan kepadatan serta privasi. Tugas akhir ini diharapkanuntuk menjadi salah satu referensi dari Book café di Indonesia
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN CO-WORKING SPACE BERBASIS HEALING SEBAGAI ALTERNATIF PERKANTORAN DI SURABAYA Stefanny Devi Setiabudi; Filipus Priyo Suprobo; Risma Andarini
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 6 No 1 (2022): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2022
Publisher : Universitas Widya Kartika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk memaparkan segala sesuatu mengenai healing co-working space. Dalam penulisan tugas akhir ini pengumpulan data didapat melalui buku, e-book, maupun jurnal. Banyak hal berupa informasi yang diperoleh yang tentunya mempermudah dalam penyusunan pra tugas akhir ini. Tidak hanya itu, kita juga dapat mengetahui hal penting yang belum kita ketahui sebelumnya mengenai (1) co-working space, (2) minimal ruangan yang diadakan, (3)serta penyediaan fasilitas dasar co-working space. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian ini adalah kurangnya pemahaman desainer akan kesehatan pengguna bangunan terutama dalam aspek tingkat stress pengguna bangunan.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN BOOK CAFÉ DI KABUPATEN JEMBER DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Kennant E. Jessavi; F.Priyo Suprobo; Hana Rosilawati
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 6 No 1 (2022): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2022
Publisher : Universitas Widya Kartika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Book café diambil dari kata manga café, yang menyediakan tempat yang nyaman untuk membaca dan buku untuk rekreasi, terutama bagi yang kesulitan membeli buku atau tidak memiliki tempat membaca yang nyaman. Book café dapat menjadi solusi untuk masyarakat Kabupaten Jember mengakses buku dan tempat untuk membaca buku yang terjangkau dan nyaman. Metode pendekatan yang digunakan adalah arsitektur perilaku. Metode ini dipilih karena dengan fungsi bangunan sebagai tempat rekreasi, perilaku pengguna adalah faktor utama dalam menentukan desain. Site yang dipilih berada di tengah kota agar dapat diakses dengan mudah. Desain site dan bangunan dioptimalkan dengan analisa site dan penerapan konsep “Perilaku dalam membaca dan bersosialisasi”. Perilaku membaca didefinisikan sesuai tujuan dan karakteristik penggunanya. Perilaku bersosialisasi dibedakan menjadi dua yaitu perilaku individu seperti persepsi, kognisi serta perilaku spasial dan perilaku sosial seperti ruang personal, teritori, kesesakan dan kepadatan serta privasi. Tugas akhir ini diharapkan untuk menjadi salah satu referensi dari book café di Indonesia
Perencanaan dan Perancangan Klinik Gigi berkonsep Milenial dengan Pendekatan Psikologi Arsitektur di Surabaya Rustanto, Fenny Insiana; Suprobo, F. Priyo; Rosilawati, Hana
Jurnal Anggapa Vol 1 No 1 (2022): ANGGAPA Volume 1 No 1 April 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v1i1.436

Abstract

Masyarakat banyak yang beranggapan tentang perawatan dokter gigi yang menakutkan serta memakan banyak waktu. Klinik Gigi yang ada saat ini khususnya di kota Surabaya belum memperhatikan faktor – faktor yang menunjang kegiatan pasien dan dokter secara efisien. Perencanaan dan Perancangan Klinik Gigi di Jl. Kedung Cowek Kota Surabaya ini akan mengambil konsep milenial dengan pendekatan psikologi arsitektur yang nantinya dapat merespon kebutuhan pasien serta mengurangi gejala takut masyarakat akan dokter gigi. Metode yang dipakai merupakan tahapan desain menurut Donna P. Duerk (1993): tahappersiapan, pengumpulan data (primer dan sekunder), analisa, konsep perancangan, dan desain arsitektur. Sedangkan bentuk bangunan merupakan hasil penyesuaian kebutuhan yang ada di dalam Klinik Gigi dengan sistem kerja yang efisien serta mampu membuat pasien serta pengunjung nyaman dalam bangunan Klinik Gigi ini. Bangunan Klinik Gigi ini nantinya akanmemberikan kesan nyaman dan menyenangkan dengan memperhatikan bagian interior serta eksterior bangunan. Selain itu juga akan ditambahkan banyak vegetasi pada ruang luar di dalam site untuk menanggapi pendekatan psikologi arsitektur yang memang ditujukan untuk pasien Klinik Gigi. Dengan adanya tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dari Klinik Gigi di Indonesia.
Perencanaan Dan Perancangan Pusat Kekristenan Oikumene Dengan Pendekatan Simbolis di Kota Surabaya Christian, Joshua; Suprobo, F. Priyo; Rosilawati, Hana
Jurnal Anggapa Vol 1 No 1 (2022): ANGGAPA Volume 1 No 1 April 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v1i1.440

Abstract

Setelah puncak Gerakan Reformasi yang membuat gereja Protestan berpisah dengan gereja Katolik Roma, gereja terus mengembangkan teologi di dalamnya sehingga melahirkan aliran-aliran baru dalam kekristenan dengan berbagai doktrin, ajaran, dan tradisi hingga saat ini. Hal inilah yang mendasari Gerakan Oikuemene untuk menciptakan gereja yang Esa didalam Kristus. Perencanaan dan perancangan Pusat Kekristenan Oikumene merupakan wadah dan pusat kegiatan kerohanian Kristen bagi seluruh umat Kristen dari berbagai denominasi. Agama terbesar kedua di Kota Surabaya bahkan di Provinsi Jawa Timur, umat Kristen belum memiliki tempat untuk melakukan kegiatan kerohanian Kristen secara Oikumenis. Pusat Kekristenan Oikumene yang dirancang di Kota Surabaya menerapkan Arsitektur Simbolis sebagai dasar perancangan baik dalam fasad bangunan, konsep ruang, dan tatanan landskap, namun tetap mengutamakan akan konsep ekologis didalamnya,seperti pencahayaan alami, penghawaan alami, dan ruang terbuka hijau. Metode yang dipakai dalam perencanaan dan perancangan: Tahapan desain, Pengumpulan data (primer dan sekunder), Analisa, Konsep perancangan, Desain Arsitektur. Konsep yang diambil dalam perencanaan dan perancangan Pusat Kekristenan Oikumene adalah Arsitektur Simbolis, yang mana simbol-simbol dalam Kekristenan yang memiliki makna dan filosofi serta diakui dan dipercaya oleh seluruh denominasi Kristen dijadikan acuan dalam mendesain bentuk fasad, dan konsep ruang. selain itu dalam penataan massa bangunan, sirkulasi dan tatanan site juga menerapkan simbol-simbol kekristenan sebagai acuan desain. Dengan adanya tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi referensi dari desain Pusat Kekristenan Oikumene di Indonesia.