Claim Missing Document
Check
Articles

INTERPRETASI MAKNA PERIBAHASA BAHASA JEPANG YANG MENGGUNAKAN UNSUR BINATANG INU (ANJING), NEKO (KUCING), SARU (KERA) DAN UMA (KUDA) Luh Eni Dipya Wulandari; I Wayan Sadyana; I Kadek Antartika
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i1.9690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur yang digunakan dalam peribahasa Jepang yang menggunakan kata inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda) dan (2) mengetahui makna yang terkandung dalam peribahasa Jepang yang terbentuk dari kata inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda). Subjek dalam penelitian ini adalah unsur binatang yang digunakan dalam peribahasa Jepang yaitu, inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan deskripsi tentang sifat, perawakan, kemampuan dan cara hidup pada masing-masing binatang inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda). Selain itu makna yang terkandung dalam peribahasa Jepang yang terbentuk dari kata inu (anjing), neko (kucing), saru (kera) dan uma (kuda) menyatakan makna positif dan negatif mengenai watak, sifat, dan tingkah laku hidup manusia dalam kehidupan bermasyarakat.Kata Kunci : Kotowaza, Interpretasi, Makna 論文の目的は、(1)日本語において動物「犬」、「猫」、「猿」、「馬」を使用する諺を抽出すること、(2)これらの諺が使用された場合の意味を明らかにすることである。データは、資料及び書籍より収集し、定性的解釈記述法により分析したものである。研究の結果、これらの諺の意味として動物の性質、様子、能力、生き方を表現する意味がそれぞれあり、社会生活における人間生活の個性、性質、行為について肯定的なもの、否定的なものの両方を持つ。keyword : 諺、解釈、意味
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN KOSA KATA JLPT LEVEL 3 BERBASIS ANDROID UNTUK MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA JEPANG, UNDIKSHA Putu Kartika Chandra L; I Wayan Sadyana; I Kadek Antartika
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i3.10427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran kosakata verba JLPT level 3 berbasis android. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengembangan Sugiyono (2015). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Pendidikan Ganesha (berikut disingkat menjadi Undiksha). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan angket. Kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa aplikasi pembelajaran kosa kata JLPT level N3 yang dapat membantu mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman kosakata verba pada materi JLPT level N3. Kelebihan dari aplikasi ini adalah penyajian materi yang telah disesuaikan dengan kemampuan dan cara belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, serta latihan soal yang dikemas dalam bentuk permainan. Aplikasi ini diharapkan mampu membantu mahasiswa untuk mencapai target kelulusan JLPT level 3 dengan meningkatkan pemahaman pada kosakata verba.Kata Kunci : aplikasi, kosa kata Bahasa Jepang, JLPT N3, android 本論の目的は、ガネシャ教育大学日本語教育学科学生ための日本語能力試験N3 受験用語彙学習アプリケーションの開発である。本研究はR&Dであり、スギヨノ理論を利用したものである。本研究の対象は、ガネシャ教育大学日本語教育学科学生である。データは観察、インタビュー、アンケートにより収集し、それを定性的記述法により分析した。本研究の成果は、学生が日本語能力試験N3レベルの動詞の語彙理解を強化するための補助学習アプリケーションである。このアプリケーションの利点は、日本語教育専攻の学生の能力や学習スタイルに対応したものであること、そして演習はゲーム形式で学習できることである。このアプリケーションによって、動詞の語彙理解を高められ、日本語能力試験N3に合格するという目標達成ため学生の助けとなることを期待するものである。keyword : アプリケーション、日本語語彙、日本語能力試験N3、アンドロイド
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN KOSA KATA JLPT LEVEL 3 BERBASIS ANDROID UNTUK MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA JEPANG, UNDIKSHA Putu Kartika Chandra Lestari; I Wayan Sadyana; I Kadek Antartika
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i3.10428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran kosakata verba JLPT level 3 berbasis android. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengembangan Sugiyono (2015). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Pendidikan Ganesha (berikut disingkat menjadi Undiksha). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan angket. Kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa aplikasi pembelajaran kosa kata JLPT level N3 yang dapat membantu mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman kosakata verba pada materi JLPT level N3. Kelebihan dari aplikasi ini adalah penyajian materi yang telah disesuaikan dengan kemampuan dan cara belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, serta latihan soal yang dikemas dalam bentuk permainan. Aplikasi ini diharapkan mampu membantu mahasiswa untuk mencapai target kelulusan JLPT level 3 dengan meningkatkan pemahaman pada kosakata verba.Kata Kunci : aplikasi, kosa kata Bahasa Jepang, JLPT N3, android 本論の目的は、ガネシャ教育大学日本語教育学科学生ための日本語能力試験N3 受験用語彙学習アプリケーションの開発である。本研究はR&Dであり、スギヨノ理論を利用したものである。本研究の対象は、ガネシャ教育大学日本語教育学科学生である。データは観察、インタビュー、アンケートにより収集し、それを定性的記述法により分析した。本研究の成果は、学生が日本語能力試験N3レベルの動詞の語彙理解を強化するための補助学習アプリケーションである。このアプリケーションの利点は、日本語教育専攻の学生の能力や学習スタイルに対応したものであること、そして演習はゲーム形式で学習できることである。このアプリケーションによって、動詞の語彙理解を高められ、日本語能力試験N3に合格するという目標達成ため学生の助けとなることを期待するものである。keyword : アプリケーション、日本語語彙、日本語能力試験N3、アンドロイド
KONSEP PERBANDINGAN LINTAS BUDAYA DALAMPEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERPENDEKATAN SAINTIFIKDI SMA NEGERI 4 SINGARAJA Made Elisa Nityasari D; I Wayan Sadyana; I Kadek Antartika
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.10431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) budaya Jepang dan budaya Indonesia yang diperkenalkan dalam proses pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja, (2) proses mengasosiasi yang dilakukan dalam membandingkan kedua budaya tersebut pada pembelajaran Bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja, dan (3) kendala yang dihadapi dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja tidak hanya terbatas pada penguasaan kosakata dan tata bahasa saja tapi juga sudah aplikatif. Dibuktikan dengan diperkenalkannya budaya Indonesia dan budaya Jepang dalam pembelajaran berupa budaya komunikasi, etika, dan pakaian dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Guru pun telah melakukan perbandingan budaya Indonesia dan budaya Jepang dalam pembelajaran. Meskipun, perbandingan yang dilakukan baru sebatas menyelipkan hal-hal yang berkaitan dengan lintas budaya. Proses membandingkan budaya tersebut, dilakukan pada langkah mengasosiasi dalam pembelajaran berpendekatan saintifik. Dari lima langkah pendekatan saintifik yang ada (mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan), langkah menanya dan megasosiasi jarang dilaksanakan. Adapun kendala yang dihadapi adalah kurangnya buku penunjang bahasa Jepang yang berkaitan dengan mengasosiasi lintas budayaKata Kunci : perbandingan lintas budaya, bahasa Jepang, pendekatan saintifik 本論は、(1) シンガラジャ第4公立高等学校日で行われる本語授業において紹介されている日本文化とインドネシア文化、(2) 当校日本語授業で行われる日イ両文化を比較しながら、共通点を探し出す過程について論じたものである、(3) 当校日本語授業において直面する問題点について明らかにする。研究の対象は、シンガラジャ第4公立高等学校日本語担当教師である。データは、観察、インタビュー、記録写真により収集した。結果は、当校の日本語授業は、語彙力や文法力を学習するだけではなく、日イ両文化の社会一般生活に見える、会話、エチケット、衣服などを紹介するために適応したものである。日本語担当教師は、日イ両文化を比較することも指導していることが明らかになった。一方、文化の比較においては異なる事項だけを取り上げるのみである。日イ両文化を比較する過程においては、科学的方法論に基づき段階的に共通点を探し出すことが行われている。科学的方法論は、観察、質疑、試行、関連、伝達の5つの段階に分けられるが、質疑及び関連についてはほとんど行われていない。また、問題点として文化を比較するための関連日本語教材の不足が挙げられる。keyword : 比較文化、日本語、科学的方法論
STUDI KOMPARATIF STRUKTUR CERITA DAN LATAR BUDAYA PADA DONGENG RAJAPALA DAN DONGENG HAGOROMO Luh Gede Utari .Utami Dewi; I Kadek Antartika; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.10432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) struktur cerita dongeng Rajapala dan dongeng Hagoromo, (2) unsur-unsur budaya yang terdapat di dalam dongeng Rajapala dan dongeng Hagoromo, (3) persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam dongeng Rajapala dan dongeng Hagoromo. Untuk dapat menganalisis ketiga hal tersebut, digunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan sastra bandingan, pendekatan strukturalisme A.J. Greimas dan pendekatan kebudayaan. Ketiga pendekatan tersebut digunakan karena yang menjadi objek penelitian ini adalah dua karya sastra yang berbeda bahasa yang kemudian dibandingkan dari segi struktur cerita dan budayanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik mencatat, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) struktur cerita pada dongeng Rajapala terdiri dari 7 aktan dan dongeng Hagoromo terdiri dari 9 aktan. (2) unsur budaya yang terdapat yaitu unsur religi yang digambarkan dengan keyakinan terhadap bidadari, kepercayaan terhadap angka, keyakinan terhadap suatu lokasi dan keyakinan terhadap suatu benda, unsur sosial digambarkan dengan janji dan kebohongan dan unsur mata pencaharian digambarkan dengan sistem pekerjaan. (3) persamaan pada kedua dongeng yaitu persamaan pada struktur aktan, memiliki keyakinan yang sama terhadap bidadari dan kepercayaan terhadap angka. Sementara, perbedaannya yaitu keyakinan terhadap suatu lokasi, cara mendapatkan pakaian bidadari, nilai sosial, dan sistem pekerjaan.Kata Kunci : dongeng, sastra bandingan, struktur cerita, latar budaya. 本論は、(1)童話『ラジャパラ』と『羽衣』の物語構成。(2)両童話で描かれる文化事情。(3)両童話に見られる類似点相違点を明らかにする。これは比較文学論A.J.Greimas による構造論、および文化論より分析した。この3つの論はこの研究において2種の物語構成と文化を比較するために必要であると考える。データは、それぞれの作品から取り出し、それを定性的記述法により分析した。この結果、(1)『ラジャパラ』は7つ、『羽衣』は9つの部分から編成されている。(2)文化的事情では、天使に対する信仰によって描かれる宗教観、数に対する信仰、場所に対する信仰物質にたいする信仰が挙げられる。社会的事情は真実と虚構、職業で描かれる生活様式があげられる。(3)両童話における共通点は編成、天使に対する信頼と数に対する信用であり、相違点は場所に関する信用、天使の衣装を得る方法、社会の反応、職業の仕組みが挙げられる。keyword : 童話、比較文学、物語構成、文化背景
ANALISIS PEMAKAIAN KANDOUSHI ODOROKI DAN IGAIKAN DALAM DORAMA Q10 (KYUUTO) EPISODE 1-4(SUATU KAJIAN PRAGMATIK) I Komang Dharma Weda; Kadek Eva Krishna Adnyani; I Kadek Antartika
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bentuk kandoushi odoroki dan igaikan yang terdapat pada dorama Q10(キュート)episode 1-4, (2) mengetahui penggunaan serta realisasi bunyi kandoushi odoroki dan igaikan berdasarkan konteks situasi penutur pada dorama Q10 (キュート)Episode 1-4. Subjek penelitian ini adalah penutur dalam dorama yang menggunakan tuturan kandoushi odoroki dan igaikan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menyimak dan mencatat. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan referensial dan metode padan pragmatis dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding menyamakan sebagai teknik lanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kandoushi odoroki dengan dasar terkejut karena mendengar sesuatu memiliki bentukへっ(he), はっ (hah), えー (eee), はー(haaa). Dasar terkejut karena melihat sesuatu atau seseorang memiliki bentuk あれ (are), はっ (hah), あっ (a), おー (ooo), えっ (e), ほー (hoo), うわー (uwaaa), えー (eee), はー(haaa), あー (aaa), ひゃー (hyaaa). Dasar terkejut karena dugaan diri sendiri memiliki bentuk はー(haaa) dan kandoushi igaikan dengan dasar terkejut karena diluar dugaan memiliki bentuk へー (heee). (2) penggunaan kandoushi odoroki yang memiliki dasar terkejut karena melihat, mendengar atau merasakan suatu hal, dipengaruhi oleh kesan yang dirasakan penutur. Sedangkan penggunaan kandoushi igaikan memiliki dasar terkejut karena diluar dugaan memiliki kesan terkejut dugaan awal penutur berbeda dengan kenyataan yang terjadi. Pengucapan kandoushi odoroki memiliki intonasi yang berbeda-beda sesuai dengan situasi serta kesan keterkejutan yang dialami oleh penutur. Sedangkan pengucapan kandoushi igaikan memiliki intonasi yang semakin meninggi dibagian akhir pengucapan.Kata Kunci : Kandoushi odoroki dan igaikan, penggunaan dan realisasi bunyi kandoushi odoroki dan igaikan 本論の目的は、(1)ドラマ『Q10(キュート)』第1話~第4話で使用された驚嘆及び意外感を表す感動詞の形態、(2)当ドラマの出演者によって、それらの感動詞がどのように発音表現されているかを明らかにすることである。対象は、感動詞を表現する当ドラマの出演者である。データは、視聴及び記述により収集し、それを発話行為法を基本、関連比較法を二次的に使用し、参照及び語用論により分析したものである。結果は次の通りである。(1)驚嘆を表す感動詞には、へっ、はっ、えー、はーが認められた。また、事柄や人物により、あれ、はっ、あっ、おー、えっ、ほー、うわー、えー、はー、あー、ひゃーが使用される。自己疑念による驚嘆は、はーが表現され、意外感を表す感動詞は予想を覆された時の驚きと共に、へーが使用されている。(2)驚嘆の感動詞は、発話者の思考を裏切る場合に表現される。一方、意外感を表す感動詞では、発話者の想定外のことが起こった場合に表現される。また、驚嘆の感動詞が使用される表現では、発話者が遭遇する場面、驚きの度合いにより、イントネーションが変化する。意外感の感動詞では、発話の語尾が上がる発音になる。keyword : 驚嘆及び意外感を表す感動詞の形態、使用と発音、驚嘆及び意外感を表す感動詞
VARIASI LATIHAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA (KAIWA) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG BERPENDEKATAN SAINTIFIK OLEH GURU BAHASA JEPANG DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2016/2017 Putu Ririn Indra Lestari Giri; I Wayan Sadyana; I Kadek Antartika
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.11615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Variasi latihan yang digunakan dalam pengembangan kemampuan berbicara bahasa Jepang berpendekatan saintifik di SMA Negeri 4 Singaraja (2) dasar acuan guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja dalam mengembangkan variasi latihan berbasis saintifik (3) kendala yang dihadapi dalam membuat variasi latihan pengembangan kemampuan berbicara bahasa Jepang berbasis pendekatan saintifik. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitataif. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa (1) guru menerapkan variasi latihan berpendakatan saintifik utamanya pada kegiatan ‘oyou renshuu’ dengan menyesuaikan pada materi dan tingkatan kelas serta menggunakan variasi latihan drill dan tanya jawab (interview) (2) dasar acuan guru bahasa Jepang di SMA Negeri 4 Singaraja dalam mengembangkan variasi latihan berbicara berpendekatan saintifik adalah tuntutan kurikulum. (3) kendala yang dihadapi dalam membuat variasi latihan kemampuan berbicara bahasa Jepang adalah membuat variasi latihan yang sesuai dengan karakteristik, keadaan siswa di kelas, dan materi yang diajarkan. Kata Kunci : variasi latihan, saintifik, kaiwa, bahasa Jepang 本論の目的は、(1) シンガラジャ公立第四高等学校日本語科授業における会話能力を高めるために使用される練習の多様性、(2) 同校指導者の科学的接近法による練習を運用する目的、(3) 科学的接近法による日本語会話練習において同校指導者が直面する問題、を明らかにすることである。データは、観察、インタビューにより収集し、それを定性的記述法によって分析したものである。この結果、(1) 同校指導者は、授業内容、学年によりドリル練習及び質疑応答による応用練習において科学的接近法を運用している。(2) 同校指導者が、練習の多様性を運用するのは、カリキュラムに沿ったものである。(3) 日本語会話練習において直面する問題点として、クラスの特性、状況、指導内容によって練習内容を作成しなければならないことである。keyword : 練習の多様性、科学的、会話、日本語
INTERFERENSI DALAM PEMAKAIAN BAHASA JEPANG PEDAGANG SOUVENIR DI PASAR UBUD Ni Kadek Ayu Wulandari; I Kadek Antartika; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12134

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis interferensi yang digunakan oleh para pedagang di kawasan Pasar Ubud serta faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya interferensi bahasa Jepang tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa interaksi tuturan bahasa Jepang para pedagang terhadap wisatawan Jepang ketika melakukan interaksi jual-beli aneka souvenir. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik lanjutannya yaitu teknik rekam dan catat. Teori yang digunakan yaitu teori interferensi bahasa menurut Jendra (2007). Hasil dari penelitian ini menunjukan tiga jenis interferensi bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jepang yang digunakan oleh pedagang di pasar Ubud, diantaranya interferensi fonologi, interferensi morfologi dan interferensi leksikal. Interferensi pada tataran fonologi terjadi pada perubahan bunyi chouon, youon, sokuon, konsonan nasal, dan penambahan konsonan. Kemudian, interferensi pada tataran morfologi terjadi pada pengulangan (reduplikasi) kata, perubahan bentuk dan pembalikan susunan kalimat. Interferensi pada tataran leksikal terjadi pada peminjaman bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ketika mempromosikan barang dagangan, melakukan transaksi dan mengakhiri transaksi. Kemudian, faktor-faktor yang dianggap sebagai pemicu terjadinya interferensi bahasa Jepang para pedagang di Pasar Ubud adalah kedwibahasaan pedagang, terbawanya kebiasaan bahasa Ibu, tingkat pendidikan dan usia. Kata Kunci : Interferensi Bahasa, Kedwibahasaan, Bahasa Jepang 本研究は、ウブド市場の土産店の店員が使用する日本語の誤用及びその誤用が起こる要因を論じたものである。これは、日本人観光客に対し民芸信を売買する際に店員が使用する日本語の定性的記述研究である。データは、観察、撮影、記述により収集した。分析は、イ・ワヤン・ジェンドラ(2007)の言語の誤用理論を参考にした。結果、ウブド市場の土産店において店員が使用する日本語には、発音、形態、語彙の三種に問題点が明らかになった。発音に置ける問題点は、長音、拗音、促音、鼻子音、子音、形態における問題点として、単語の繰り返し、活用変化の誤り、単語の配列の誤り、語彙における問題点として、物品を売るまたは支払いの際にインドネシア語、英語が混在することが挙げられる。誤用の起こる要因として、日本言語学習経験、年齢、母国語に現地語が含まれる多言語生活が挙げられる。keyword : 日本語の誤用分析, 多言語、日本語
ANALISIS PENGGUNAAN ONEE KOTOBA (RAGAM BAHASA WARIA) OLEH TOKOH MR. 2 (BON CLAY) DALAM ANIME ONE PIECE Ni Putu Dian Anggasari Dian Anggasari; I Kadek Antartika; Kadek Eva Krishna Adnyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ciri lingual Onee Kotoba yang digunakan oleh tokoh okama yaitu Mr. 2 (Bon Clay) dalam anime One Piece serta faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan Onee Kotoba tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak catat. Sedangkan dalam analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ciri lingual ninshou daimeishi, shuujoshi, dan kandoushi yang digunakan Mr. 2. Ninshou daimeshi yang diambil dari danseigo yaitu koitsu, sedangkan ninshou daimeishi yang diambil dari joseigo yaitu anta, dan ninshou daimeishi yang tergolong onee kotoba yaitu achishi. Untuk penggunaan shuujoshi, terdapat 7 ciri lingual shuujoshi yang diambil dari joseigo, yaitu wa, kashira, no yo, wa ne, wa yo, yo ne, dan na no yo. Untuk ciri lingual kandoushi yang digunakan, diambil dari joseigo yaitu ara. Selain itu ada juga pemakaian secara bersamaan dalam satu ujaran ninshou daimeishi dengan ninshou daimeishi, ninshou daimeishi dengan shuujoshi, kandoushi dengan shuujoshi, dan shuujoshi dengan shuujoshi. Juga ada pemakaian secara bersamaan dalam satu ujaran ninshou daimeishi, shuujoshi dengan kandoushi. Adapun faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan onee kotoba yaitu, faktor latar dan situasi interaksi, partisipan dalam interaksi, topik pembicaraan dan fungsi interaksi.Kata Kunci : Onee Kotoba, Ninshoo Daimeishi, Shuujoshi, Kandoushi 本研究の目的は、アニメ『ワンピース』に登場するオカマの Mr. 2 (ボン・クレー)のオネエことばの種類と使用背景の要因を知ることである。研究の対象は、アニメ『ワンピース』に登場するオカマの Mr. 2 (ボン・クレー)である。データは、視聴及び抜粋記述により収集し、これを「Miles & Huberman」理論を基に定性的記述法により分析した。結果、Mr.2により使用されるオネエことばには、特徴的なものとして人称代名詞、終助詞、感動詞がある。人称代名詞では男性語から「こいつ」、女性語からは「あんた」、純粋なオネエ言葉として「あちし」が使用される。終助詞は、女性により使用される「わ」、「かしら」、「のよ」、「わね」、「わよ」、「よね」、「なのよ」の7語認められた。感動詞は、女性により使用される「あら」の1語認められた。その他、一つの表現の中に人称代名詞と人称代名詞、人称代名詞と終助詞、感動詞と終助詞、終助詞と終助詞が複合したもの、人称代名詞と終助詞と感動詞が複合したものが認められた。使用背景要因として、対話者に対し感情的になった場合、対話者との話題、行動行為に対する反映が挙げられる。keyword : オネエことば、人称代名詞、終助詞、感動詞
ANALISIS KANYOUKU DALAM NOVEL NIJUUSHI NO HITOMI KARYA SAKAE TSUBOI Ni Luh Putu Novita Dewi Novita Dewi; I Kadek Antartika; I Wayan Sadyana
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 3 No. 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kanyouku berserta konteks kalimatnya dan hubungan makna kanyouku dalam novel Nijushi no Hitomi karya Sakae Tsuboi. Penelitian ini menggunakan teori kanyouku yang dikemukakan oleh Yutaka (1960) dan jenis kanyouku berdasarkan makna yang dikemukakan oleh Muneo (1992). Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data, dan metode informal untuk menyajikan hasil analisis. Terdapat 22 data yang ditemukan.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis kanyouku yaitu kanyouku yang menunjukan perasaan dan emosi, menunjukan tubuh, sifat dan menunjukan kelakuan gerak dan tindakan. Makna kanyouku dalam kalimat ditinjau dari penggunaan gaya bahasanya yaitu metonimi, sinekdoke dan metafora. Kata Kunci : semantik, kanyouku, hubungan makna, Ni Juushi No Hitomi 本研究の目的は、壺井栄著小説『二十四の瞳』における慣用句の種類、文脈における慣用句と文意の関連性を明らかにすることである。ここではYutaka (1960)による 慣用句理論及び Muneo (1992)による慣用句分類理論を参考にし、それを定性的記述法により分析した。分析結果は、インフォーマル法を使用した。この結果、22種の慣用句が認められた。慣用句は感覚、感情を表現するもの、体、性格、態度を表現するもの、行為、動作、行動を表現するものの3種に分類できる。文章内において慣用句と文意には隠喩、直喩、比喩の関連性がある。keyword : 意味論、慣用句、意味の関連、二十四の瞳