Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

RANCANGAN GENERATOR SET SEBAGAI CATU DAYA CADANGAN DI GEDUNG TOWER AIRNAV UNIT ALOR Forianata, Riko; Kosasih, Ahmad; Kurniawati, Zulina
Jurnal Penelitian Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Juni 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v10i2.2025

Abstract

Gedung Tower AirNav Unit Alor merupakan fasilitas vital yang mendukung navigasi penerbangan di wilayah Alor. Keandalan pasokan listrik sangat krusial untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasional, mengingat peralatan navigasi udara sangat bergantung pada suplai listrik yang stabil. Saat ini, catu daya cadangan yang tersedia hanya mampu bertahan dalam waktu yang sangat terbatas, sehingga meningkatkan risiko gangguan operasional.Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem catu daya cadangan dengan menggunakan generator set (genset) yang sesuai dengan standar Annex 14, dan PUIL 2011. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) level satu, yang mencakup analisis kebutuhan daya, pemilihan spesifikasi genset, desain sistem peralihan daya otomatis menggunakan Automatic Transfer Switch (ATS) dan Automatic Main Failure (AMF), serta estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kapasitas genset optimal yang dibutuhkan adalah 20 kVA dengan pemakaian maksimal 16 kVA. Sistem ini juga dilengkapi dengan perlindungan MCCB 40 A, kabel NYY 4 × 6 mm², serta tangki bahan bakar berkapasitas 700–1000 liter untuk mendukung operasional selama 7 hari dalam kondisi darurat.Dengan rancangan ini, diharapkan Gedung Tower AirNav Unit Alor memiliki sistem catu daya cadangan yang andal, mampu memastikan operasional navigasi udara tetap berjalan meskipun terjadi pemadaman listrik utama. Keywords: Catu daya cadangan, generator set, Automatic Transfer Switch (ATS), AirNav Alor, keandalan listrik.
Exploring the Impact of Problem-Based Learning and Curiosity on Enhancing Higher-Order Thinking Skills in Elementary Science Hanifah, Hanifah; Irdalisa, Irdalisa; Kosasih, Ahmad; Akbar, Budhi
International Journal of Elementary Education Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v9i2.86350

Abstract

High-order thinking skills (HOTS) are important skills that need to be developed early on. The Problem Based Learning (PBL) model as an active learning approach has the potential to improve students' HOTS by involving them in solving real-world problems. This study aims to evaluate the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) model and curiosity in improving high-order thinking skills (HOTS) of fifth-grade elementary school students, as well as to analyze the interaction of the two variables in supporting the development of students' cognitive skills. The research method applied is an experimental study with a 2 x 2 factorial design, involving two independent variables, namely the Problem Based Learning (PBL) model and curiosity, and one dependent variable, namely high-order thinking skills (HOTS). The sample used in this study was 68 fifth-grade students from two elementary schools in Jakarta who were randomly selected using the cluster random sampling technique. The data collection techniques used were through HOTS ability tests, curiosity questionnaires, and observations of the learning process. Data analysis was carried out using a two-way ANOVA test to identify the influence and interaction between variables. In conclusion, the Problem Based Learning (PBL) model is effective to be applied in learning to improve students' HOTS, especially if supported by a high sense of curiosity. This approach can create a more meaningful and relevant learning environment, and become one of the innovative strategies in efforts to improve the quality of learning at the elementary school.
ANALISIS DAN RANCANGAN SISTEM CATU DAYA CADANGAN DI GEDUNG AIRNAV INDONESIA CABANG BANDUNG BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA W, Ramadhan Rizki; Kosasih, Ahmad; Lamtiar, Suse
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.46094

Abstract

Sumber catu daya utama Airnav Indonesia Cabang Bandung masih disuplai oleh pihak PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Husein Sastranegara Bandung. Hal itu pernah menyebabkan terjadinya miskomunikasi dalam hal perbaikan atau perawatan catu daya listrik dari PT Angkasa Pura Indonesia. Pada tanggal 30 September 2020 suplai catu daya dari bandara padam pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB yang menyebabkan seluruh peralatan Airnav Indonesia Cabang Bandung mati total, sedangkan backup power supply  utamanya hanya UPS dengan kapasitas 12kVA yang mampu bertahan 45 menit - 1 jam. Oleh karena itu perlu adanya backup catu daya cadangan yang mampu bertahan lama seperti genset mandiri dari Airnav Indonesia Cabang Bandung. Rancangan ini menggunakan metode R&D level 1 dari Sugiyono. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara pihak terkait, dan dokumentesi. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan mulai dari pengambilan data, analisis data, dan perancangan desain. Dari hasil penelitian diperoleh hasil persentase beban puncak UPS 12kVA pada siang hari 26,87% dan malam hari 25,78%. Kemudian daya total peralatan terpasang sebesar 19.512 Watt dengan I terpasang 37,05 A.
SOSIALISASI ASPEK KESELAMATAN PADA INSTALASI LISTRIK Desryanto, Nurhedhi; Widiarto, Hendro; Koswara, Iwan; Putra, Adli Adia; Isdy, Muhammad Zaky; Soebiantoro, Rubby; Taryana, Taryana; Kosasih, Ahmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36836

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Sosialisasi Aspek Keselamatan pada Instalasi Listrik" dilaksanakan di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya anggota Karang Taruna, mengenai pentingnya keselamatan dalam instalasi listrik. Instalasi listrik yang tidak aman dapat menimbulkan risiko serius seperti kebakaran, sengatan listrik, dan kecelakaan fatal lainnya. Berdasarkan analisis situasi, terdapat berbagai permasalahan seperti kecelakaan kerja, ketidakpatuhan terhadap regulasi, kurangnya pengetahuan dan keterampilan, kondisi instalasi yang tidak aman, perubahan teknologi, kurangnya kesiapan dalam menanggapi darurat, serta kompleksitas instalasi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PKM ini menawarkan solusi berupa sosialisasi yang mencakup penyampaian materi teori, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi analisis materi, penyampaian materi secara tatap muka, kegiatan praktik instalasi listrik yang aman, dan evaluasi melalui tes serta kuisioner. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim pengurus yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, serta partisipasi aktif dari mitra seperti pemerintah desa dan narasumber ahli instalasi listrik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai aspek keselamatan instalasi listrik, serta kemampuan praktis dalam menghadapi situasi darurat. Kesimpulan menunjukkan bahwa PKM ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keselamatan listrik, serta peran aktif Karang Taruna dalam menyebarkan pengetahuan ini kepada masyarakat luas. Saran yang diberikan antara lain perlunya sosialisasi lanjutan dan pelatihan praktis yang lebih mendalam untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program keselamatan listrik di masa depan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dalam penggunaan instalasi listrik.
INSTALASI ULANG JARINGAN LISTRIK DI PONDOK PESANTREN NURUL HIDAYAH DESA MEKARJAYA PANONGAN KABUPATEN TANGERANG Widiarto, Hendro; Taryana, Taryana; Desryanto, Nurhedi; Koswara, Iwan; Kosasih, Ahmad; Kurniawan, Edi; Soebiantoro, Rubby
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37612

Abstract

Dalam mengoperasikan beban listrik kita membutuhkan penghantar. Gangguan listrik dapat terjadi dan mengakibatkan timbulnya hal-hal yang tidak kita kehendaki. Gangguan listrik bisa mengakibatkan beban tidak teraliri listrik atau tidak bias beroperasi atau bahkan timbul kebakaran. Bahaya kebakaran bias terjadi apabila ada kebocoran listrik atau adanya hubung singkat. Untuk menghindari gangguan tersebut maka kita harus pastikan instalasi listik kita harus terpasang sesuai standart yang ditetapkan. Latar belakanng pemilihan pengabdian masyarakat tersebut adalah terjadinya kebakaran di Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang diakibatkan listrik. Metode dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah melakukan instalasi ulang seluruh kamar santri dan ruang majelis. Untuk menghasilkan kualitas instalasi listrik yang baik, aman dan andal maka kita menggunakan acuan yang ada. Acuan tersebut adalah Persyaratan Umum Instalasi Listrik.Saat memasang instalasi listrik tentunya membutuhkan beberapa perhatian. Perhatian yang dibutuhkan adaah perhatian dalam penggunaan dan menentukan pengaman dan penghantar. Komponen yang dipakai harus mempunyai standar keamanan. Perhatian yang lain adalah terkait kuat penerangan. Karena apabila penerangan kurang bias menimbulkan gangguan penglihatan. Nilai kuat penerangan juga diatur dalam ketentuan SNI 03-6575-2001. Nilai kuat penerangan dalam satuan lux. Pembahasan dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah Besarnya pengaman MCB dan sekering untuk kamar santri sebesar 2 ampere. Besarnya lampu tiap kamar 15 watt . Besar penghantar 1,5mm. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bahwa instalasi ulang dapat dilaksanakan dan berhasil dengan baik.