Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Poetry Training for Tunas Harapan TK Students Using the Picture and Picture Method Dardanila; Mulyadi; Susilo, Hariadi; Sembiring, Sugihana; Kudadiri, Amhar; Marsella, Emma
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v8i1.13579

Abstract

This training aims to train students speaking abilities and skills at Kindergarten Tunas Harapan Binjai. Poetry training from an early age hones the ability to think imaginatively, interest in reading, courage to express thoughts and feelings from the sensory process through the five senses in an image. Training was carried out in four sessions. In the first session, counseling was carried out and poetry material was delivered by the service team. The second session, training participants were asked to see and explain pictures using the five senses. The third session, Tunas Harapan Kindergarten students composed a poem by presenting pictures. The fourth session, Tunas Harapan Kindergarten students performed poetry in front of other participants and trainers, namely the service team, who gave feedback to Tunas Harapan Kindergarten students. After all participants appeared, a competition was held between participants and then the best participants I, II and III were selected. The results of this poetry training are: (1) Training from an early age the thinking and imagination skills of Tunas Harapan Kindergarten students in poetry. (2) Training Tunas Harapan Kindergarten students' interest and talent in poetry from an early age. (3) Providing intensive poetry training for Tunas Harapan Kindergarten students.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Gambir Tebing Tinggi Nurhalizah, Siti; Dardanila, Dardanila; Sembiring, Sugihana Br
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13486

Abstract

Alih kode merupakan peralihan bahasa dalam bentuk peralihan kalimat satuan bahasa dari satu bahasa ke bahasa lain untuk memperluas gaya bahasa atau ragam bahasa. Alih kode dilakukan dengan sengaja untuk maksud tertentu, alih kode terjadi karena perbedaan latar belakang antar seseorang dengan orang lain. Begitu pula dengan campur kode yang merupakan penggunaan satuan bahasa dari satu bahasa ke bahasa lain untuk memperluas gaya bahasa atau ragam bahasa. Campur kode terjadi karena perbedaan latar belakang antar seseorang dengan orang lain. Alih kode dan campur kode masuk ke dalam ranah studi Sosiolinguistik. Sosiolinguistik merupakan studi tentang bahasa yang berkaitan dengan masyarakat. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi antarpedagang dan pembeli di Pasar Gambir Tebing Tinggi dan menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode antarpedagang dan pembeli di Pasar Gambir Tebing Tinggi. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan metode cakap. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berkaitan dengan analisis kontekstual, khususnya dengan mengacu pada konsep komponen tutur sebagai dasar rancangannya. Dalam rangka melaksanakan pendekatan ini, tuturan- tuturan yang didapat dari tahap pengambilan data, dianalisis dengan mendasarkan pada konteks sosial dan kultural yang realisasinya telah tertuang dalam konsep komponen tutur. Adapun hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 20 data berupa bentuk alih kode pada tataran kalimat dan sebanyak 18 data bentuk campur kode. Adapun faktor penyebab terjadinya alih kode yaitu penutur, lawan tutur, hadirnya orang ketiga dan perubahan topik pembicaraan. Kemudian, faktor penyebab campur kode yaitu faktor penggunaan istilah yang populer dan mitra bicara.
Analisis Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif Guru dalam Proses Belajar Mengajar di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III Kajian Pragmatik Sirait, Floren’s Nova Sari; Dardanila, Dardanila; Sembiring, Sugihana Br
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis serta fungsi tindak tutur direktif dan tindak tutur ekspresif pada proses belajar mengajar guru di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata lisan dari guru yang diamati. Data penelitian ini adalah data tuturan guru di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III yang diindikasikan mengandung tindak tutur direktif dan tindak tutur ekspresif. Teknik analisis data yang dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: transkripsi data, klasifikasi data, dan tahap deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jenis tindak tutur direktif meliputi : permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin, dan nasihat. Enam fungsi tindak tutur direktif meliputi : meminta dan menuntut yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III. Sedangkan pada tindak tutur ekspresif hasil penelitian menunjukan terdapat enam jenis tindak tutur ekspresif meliputi : terima kasih, menyambut atau salam, permintaan maaf, bersimpati, marah, memuji. Enam fungsi tindak tutur ekspresif meliputi : terima kasih, sapaan, permintaan maaf, marah, memuji, menyindir.
Campur Kode dalam Kolom Komentar Online Shop Shopee : Kajian Sosiolinguistik Panjaitan, Novia Yollanda; Widayati, Dwi; Sembiring, Sugihana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis campur kode yang ditemukan dalam kolom komentar online shop shopee, dan (2) bentuk campur kode yamg ditemukan dalam kolom komentar online shop shopee. Teori yang digunakan dalam menganalisis data adalah teori campur kode yang dikemukakan oleh Suwito. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode simak yang didukung dengan teknik bebas libat cakap, teknik tangkap layar, dan teknik catat sedangkan dalam penganalisisan data menggunakan metode padan yang didukung dengan teknik pilah unsur penentu (teknik PUP) serta dilanjutkan dengan teknik baca markah. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : ditemukan adanya jenis campur kode yang ada dalam kolom komentar online shop Shopee tersebut yaitu, campur kode ke dalam (inner code mixing), campur kode ke luar (outher code mixing), dan campur kode campuran (hybrid code mixing). Bentuk-bentuk campur kode yang terdapat dalam kolom komentar online shop Shopee yaitu : (1) campur kode yang berwujud kata, (2) campur kode yang berwujud frasa, dan (3) campur kode yang berwujud baster.
Pengenalan Aksara Batak Simalungun bagi Siswa Sekolah Dasar Negeri 091311 Pargampualan Kecamatan Panombean Panei Kabupaten Simalungun Sinaga, Warisman; Damanik, Ramlan; Sinulingga, Jekmen; Purba, Asriaty R; Tampubolon, Flansius; Herlina, Herlina; Mulyani, Rozanna; Fadlin, Fadlin; Baharuddin, Baharuddin; Sembiring, Sugihana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksara Batak Simalungun memiliki bentuk yang unik dan berbeda dari aksara Latin yang biasa digunakan dalam sistem pendidikan nasional. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam membaca serta menulis aksara Batak Simalungun di kalangan generasi muda dapat mengancam keberlangsungan aksara ini. Aksara Batak Simalungun memiliki bentuk yang lebih kompleks dan artistik, dengan garis-garis yang lebih meliuk-liuk dan berpola. Kesan ornamen dan hiasan tampak jelas dalam aksara ini. Aksara ini digunakan dalam naskah-naskah adat, cerita rakyat, dan seni ukir oleh suku Simalungun. Aksara Simalungun hanya memiliki 19 huruf dan harus menggunakan 8 tanda bacanya dalam penulisan. Oleh karena itu, pengenalan dan pembelajaran aksara Batak Simalungun di sekolah dasar sangatlah penting. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan aksara Batak Simalungun kepada siswa Sekolah Dasar Negeri 091311 Pargampualan., meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya melestarikan warisan budaya lokal., membekali siswa dengan keterampilan dasar membaca dan menulis aksara Batak Simalungun. Kegiatan ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hasil Pengabdian ini yakni terdapat 19 induk surat. Dalam Pelaksanaan Pengabdian ini Mengenalkan Aksara Batak Simalungun kepada Siswa Sekolah Dasar Negeri 091311 Pargampualan, Meningkatkan Kesadaran Siswa Akan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya Lokal, Membekali Siswa dengan Keterampilan Dasar Membaca dan Menulis Aksara Batak Simalungun. Dengan pengabdian inidiharap mendapatkan dukungan dari pihak sekolah serta masyarakat, diharapkan siswa dapat mengenali, memahami, dan mencintai aksara Batak Simalungun sebagai bagian dari identitas mereka. Upaya ini tidak hanya akan memperkaya wawasan budaya siswa, tetapi juga menjaga keberlangsungan aksara Batak Simalungun di masa depan.
Religious Values in Novels Love at the Edge of the Prayer Rug Asma Nadia's Work: Sociology of Literature Nasution, Tri Putri Ananda; Sembiring, Sugihana Br; Bambang Riyanto, Bambang Riyanto
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7366

Abstract

This research is qualitative research with descriptive methods. The problem studied is to find out the depictions of religious values in the novel Cinta di Ujung Sajadah by Asma Nadia. The approach used in reviewing research is with a literary sociology approach. The data collection technique was carried out by carefully reading the cibta novel at the end of the prayer mat, finding religious values, marking the text of the novel which is related to religious values, and noting the religious values contained in the novel. Based on the research results, it was concluded that there are religious values in the novel Cinta di Ujung Sajadah by Asma Nadia. First, the value of human relationship with God, namely faith, worship, patience. Second, the value of human relations with oneself, namely, sincerity, trustworthiness, honesty, maintaining personal purity, introspective, covering one's private parts, not holding grudges, and being brave. Third, the value of human relationships with other humans, namely helping each other, forgiving mistakes, being open-minded. Fourth, the value of human relations with nature, namely maintaining and preventing damage to nature and utilizing nature.
Shifting the Use of Karo Language to Indonesian for the Karo Community in Tanjung Sari Village, Medan Selayang District, Medan City: Sociolinguistic Study Simbolon, Lustina; Sembiring, Sugihana Br; Ritonga, Parlaungan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7512

Abstract

This study aims to describe the process of language shift and the driving factors for the shift in the use of the language. This study is a type of qualitative descriptive research. The data source for this study is in the form of excerpts from interviews with 10 informants. The data collection techniques used were observation and conversation (interview) with capture techniques, face-to-face conversation techniques and recording and note-taking techniques. The data were analyzed using a theory with a sociolinguistic approach. The results of this study indicate that there is a process of shifting the use of Karo language into Indonesian in the second generation of children of the Karo language speaking community in Tanjung Sari Village, Medan Selayang District, Medan City. Of the 10 informants, 2 people experienced a subordinate bilingual process (B1>B2), 3 people experienced equivalent bilingualism (B1=B2) and 5 people experienced subordinate bilingualism (B2>B1) and were driven by migration factors, economic and social factors as well as school and education factors.
CAMPUR KODE DALAM VIDEO YOUTUBE WARINTIL OFFICIAL KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Saragih, Ramadani; Sembiring, Sugihana; Kudadiri, Amhar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peristiwa campur kode yang terjadi dalam youtube Warintil official. Adapun masalah yang diteliti dalam penelitian ini berupa jenis campur kode, dan faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data diantaranya simak, sadap, bebas libat cakap, rekam dan teknik catat. Adapun metode yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan metode padan translasional dengan teknik dasar pilah unsur penentu, didukung dengan teknik pembeda larik tulisan dan teknik pilah unsur penentu pembeda referen. Hasil dari penelitian menunjukan terdapat dua jenis campur kode yang terjadi, yaitu campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Jenis campur kode dominan adalah jenis campur kode ke luar sebanyak 60 data sedangkan jenis campur kode ke dalam berjumlah 16 data. Faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam youtube Warintil official antara lain penggunaan istilah yang lebih populer, mitra bicara, fungsi dan tujuan, untuk membangkitkan rasa humor, dan untuk sekedar bergengsi.