Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMANFAATAN KELOR MENJADI STIK KELOR DALAM PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN SEHAT UNTUK MASYARAKAT Purnamasari, Wa Ode Dian; Zarliani, Wa Ode Al; Ajo, Antasalam; Wardana, Wardana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24711

Abstract

Pengembangan produk pangan berbasis kelor dapat memberikan manfaat nutrisi dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Proses pembuatan mencakup petikan dan rebus daun kelor, diikuti dengan penghalusan bersama bawang putih dan bawang merah. Adonan dicampur dengan tepung terigu, tepung kanji, margarin, telur, dan air kelor, kemudian diuleni hingga merata. Mie kelor dicetak sesuai selera menggunakan mesin pencetak mie, kemudian digoreng dalam minyak panas hingga berwarna golden brown. Setelah dingin, stik kelor dapat diberi tambahan sambalado atau dinikmati dengan rasa original sebelum dikemas. Peluang ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi produk pangan, tetapi juga memberikan potensi ekonomi yang besar bagi petani dan produsen lokal.
DARI KEBUN KE MEJA: INISIATIF PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN SELAI SEMANGKA UNTUK EKONOMI LOKAL DI DESA AMBUAU INDAH KECAMATAN LASALIMU KABUPATEN BUTON Purnamasari, Wa Ode Dian; Zarliani, Wa Ode Al; Ajo, Antasalam; Wardana, Wardana; Pattiiha, Maghfirah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33600

Abstract

pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, melalui pembuatan selai semangka. Program ini melibatkan penyuluhan kepada 25 anggota masyarakat desa tentang teknik pengolahan semangka dan strategi pemasaran produk. Dengan memanfaatkan semangka yang melimpah di desa, peserta diajarkan cara membuat selai semangka berkualitas tinggi serta metode pemasaran yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar. Fokus utama inisiatif ini adalah pada pengembangan ekonomi lokal dan diversifikasi produk desa, dengan harapan bahwa produksi selai semangka dapat menambah pendapatan keluarga dan memperkuat ketahanan ekonomi desa. Program ini juga mencakup rekomendasi untuk pengembangan kebun semangka menggunakan teknik pertanian yang lebih baik serta pendampingan berkelanjutan dalam produksi dan pemasaran. Selain itu, edukasi lanjutan diperlukan untuk meningkatkan keterampilan dan manajemen usaha masyarakat. Secara keseluruhan, inisiatif ini telah memberikan dampak positif dengan membuka peluang pendapatan baru dan meningkatkan keterampilan masyarakat. Dengan dukungan dan perbaikan berkelanjutan, program ini berpotensi untuk berkembang lebih jauh dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar di masa depan.
Sosialisasi Kewirausahaan Agribisnis Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Penguatan UMKM Pedesaan di Desa Burangasi Kabupaten Buton Selatan Wa Ode Dian Purnamasari; Wa Ode Al Zarliani; Antasalam Ajo; Wardana; Safrin Edy
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan UMKM perdesaan berbasis agribisnis merupakan strategi penting dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, rendahnya literasi kewirausahaan, keterbatasan inovasi produk, serta lemahnya akses pasar masih menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM di wilayah perdesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, motivasi, dan kapasitas kewirausahaan agribisnis pelaku UMKM melalui sosialisasi kewirausahaan berbasis sumber daya lokal di Desa Burangasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok terarah, serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 10 orang pelaku UMKM agribisnis skala rumah tangga. Evaluasi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan skala Likert dan diperkuat dengan data kualitatif hasil observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, meliputi pemahaman konsep kewirausahaan agribisnis, pemanfaatan sumber daya lokal, penciptaan nilai tambah produk, strategi pemasaran dan digitalisasi, serta motivasi mengembangkan usaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa sosialisasi kewirausahaan agribisnis efektif sebagai tahap awal dalam proses pemberdayaan UMKM perdesaan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya intervensi pengabdian masyarakat yang bersifat kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan dalam mendorong penguatan UMKM dan pembangunan ekonomi perdesaan berbasis potensi lokal.