Claim Missing Document
Check
Articles

UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI SEDIAAN HIDROGEL DAUN MIANA (COLEUS SCUTELLARIOIDES [L.] BENTH) SECARA IN VIVO Rorrong, Arnelita Gloryensha; Siampa, Jainer Pasca; Abdullah, Surya Sumantri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32038

Abstract

Daun Miana (Coleus scutellarioides [L.] Benth) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki berbagai aktivitas farmakologi, termasuk antiinflamasi. Inflamasi merupakan reaksi lokal pada jaringan vaskular terhadap cedera yang ditandai dengan gejala, seperti rubor (kemerahan), kalor (panas), dolor (nyeri), dan tumor (pembengkakan). Basis gel yang umum digunakan dalam sediaan farmasi adalah gel hidrofobik dan gel hidrofilik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak daun miana dan efektivitas antiinflamasi dari sediaan hidrogel ekstrak daun miana serta evaluasi sifat fisik sediaan hidrogel antiinflamasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap dimana formula sediaan hidrogel dari ekstrak etanol daun miana dengan variasi konsentrasi 0,5%, 0,75%, dan 1% yang diinduksi formalin 1% pada kaki tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji in vivo dan formula sediaan hidrogel ekstrak etanol daun miana secara signifikan dapat menurunkan edema kaki tikus pada konsentrasi 1%, yang menunjukkan efek antiinflamasi tidak berbeda nyata dengan kontrol positif. Pada sediaan hidrogel ekstrak etanol daun miana memenuhi standar persyaratan yang baik untuk evaluasi sifat fisik, yaitu organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat, dan daya sebar. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa hidrogel ekstrak etanol daun miana memiliki efektivitas sebagai antiinflamasi dan dapat digunakan sebagai pengobatan antiinflamasi.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN HIDROGEL EKSTRAK ETANOL DAUN MIANA (COLEUS SCUTELLARIOIDES (L.) BENTH) Desinta, Ni Wayan; SIAMPA, JAINER PASCA; MANSAUDA, KARLAH LIFIE RIANI
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32072

Abstract

Antioksidan diperlukan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas dan bermanfaat untuk melindungi kulit dari Reactive Oxygen Species (ROS) yang dapat menyebabkan munculnya garis halus, kulit kering, dan keriput. Tanaman yang dikenal dengan kandungan antioksidan yang tinggi adalah tanaman miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun miana (0,5%; 0,75%) yang dapat dijadikan sediaan hidrogel dan efektif sebagai antioksidan serta memenuhi syarat karakteristik fisik sediaan yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji viskositas, uji pH, uji daya lekat dan uji daya sebar. Pengujian antioksidan ekstrak dan sediaan hidrogel menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian pada ekstrak mendapatkan IC50 sebesar 5,111 mg/L, sedangkan  F1 mendapatkan IC50 sebesar 26,653 mg/L; F2 mendapatkan IC50 sebesar 17,641 mg/L. Berdasarkan analisis statistik menggunakan ANOVA One Way, F2 merupakan formula terbaik sebagai sediaan hidrogel ekstrak etanol daun miana.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN ROLL ON AROMATERAPI MINYAK CENGKEH (SYZIGIUM AROMATICUM) KHAS SULAWESI UTARA Ticoalu, Pricilia Kesia; Siampa, Jainer Pasca; Jayanti, Meilani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32197

Abstract

Cengkeh (Syzigium aromaticum) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri dari Sulawesi Utara yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai minyak gosok yang alami dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi serta menentukan efektifitas sediaan roll on aromaterapi minyak cengkeh berdasarkan karakteristik fisik sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium untuk mengembangkan formulasi sediaan dengan variasi konsentrasi minyak cengkeh 5%, 10% dan 15% menggunakan metode pencampuran. Kemudian diuji secara fisik meliputi  uji organoleptik, pH, homogenitas, bobot jenis, viskositas, iritasi dan hedonik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sediaan roll on aromaterapi minyak cengkeh memenuhi syarat uji dengan organoleptik (cairan bening dan kekuningan berbau khas cengkeh), pH 5, homogen, bobot jenis 0,859-0,912, nilai viskositas 4,115- 4,745, tidak mengiritasi kulit dan formulasi dengan konsentrasi 15% menjadi sediaan yang paling banyak disukai. Kesimpulannya, minyak cengkeh dapat di formulasikan menjadi sediaan roll on aromaterapi yang memenuhi persyaratan karakteristik fisik sediaan dan memenuhi  uji iritasi dan uji hedonik.