Saputro, Sulistyo
Universitas Sebelas Maret

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH (MM) DAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN KEMAMPUAN MEMORI TERHADAP PRESTASI SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID Hapsari, Natalia Diyah; Saputro, Sulistyo; Mahardiani, Lina
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.818 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh metode pembelajaran Make a Match (MM) dan Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Koloid. (2) Pengaruh kemampuan memori terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Koloid. (3) Interaksi antara metode Make a Match (MM) dan Numbered Head Together (NHT) dengan kemampuan memori siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Koloid.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan penelitian desain faktorial 2x3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kartasura tahun pelajaran 2011/2012. Sampel diambil dengan teknik Cluster Random Sampling sejumlah 2 kelas. Kelas eksperimen 1 (NHT) dan kelas eksperimen 2 (MM). Pengumpulan data data menggunakan tes objektif (prestasi kognitif dan kemampuan memori) dan metode angket (prestasi afektif). Analisis data menggunakan Analisis Variansi Dua Jalan dengan Sel Tak Sama dilanjutkan uji komparasi ganda dengan uji Scheffe. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Terdapat pengaruh metode Make a Match (MM) dan Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar kognitif, tetapi tidak terdapat pengaruh metode Make a Match (MM) dan Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi siswa pada materi pokok Sistem Koloid. (2) Terdapat pengaruh kemampuan memori terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Sistem Koloid. (3) Terdapat interaksi antara metode pembelajaran Make a Match (MM) dan Numbered Head Together (NHT) dengan kemampuan memori terhadap prestasi kognitif, tetapi tidak ada interaksi antara metode pembelajaran Make a Match (MM) dan Numbered Head Together (NHT) dengan kemampuan memori terhadap prestasi afektif siswa pada materi Sistem Koloid.Kata kunci : Numbered Head Together, Make a Match, Kemampuan Memori, Prestasi Belajar, Sistem Koloid
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PROBLEM POSING PADA MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sugiharto, Sugiharto; Saputro, Sulistyo; Mukaromah, Mukaromah
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.972 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) efektivitas model pembelajaran kooperatif  TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan, (2) efektivitas model pembelajaran kooperatif  TGT dilengkapi Problem Posing terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan, dan (3) efektivitas model pembelajaran kooperatif TGT dilengkapi Problem Posing dan model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain ?Randomized Control Group Postest Only Design?. Sampel terdiri dari 3 kelas, yaitu kelas eksperimen  I, eksperimen II dan kontrol. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa data tes dan data angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis digunakan uji anava satu jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan model pembelajaran TGT lebih efektif dibanding metode diskusi informatif terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. (2) Penggunaan model pembelajaran TGT dilengkapi Problem Posing lebih efektif dibanding metode diskusi informatif terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. (3) Penggunaan model pembelajaran TGT dilengkapi Problem Posing lebih efektif dibanding model pembelajaran TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan.Kata Kunci: TGT, Problem Posing, hasil belajar, kelarutan dan hasil kali kelarutan.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DILENGKAPI DENGAN KOMPENDIUM AL-QUR’AN TERHADAP MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA (POKOK BAHASAN KONSEP MOL KELAS X MATEMATIKA DAN ILMU ALAM (MIA) MAN 2 MADIUN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015) Arfiyah, Afifatul; Mulyani, Sri; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.621 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh kompendium Al-Qur?an pada pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap minat belajar siswa, (2) pengaruh kompendium Al-Qur?an pada pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment research). Penelitian ini menggunakan desain penelitian Randomized Posttest Only Control Group Design dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 dengan jumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol dan siswa kelas X MIA 3 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes (angket, observasi dan dokumentasi). Uji hipotesis menggunakan uji Manova dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh signifikan penggunaan kompendium Al-Qur?an pada pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap minat belajar siswa, (2) ada pengaruh signifikan kompendium Al-Qur?an pada pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap prestasi belajar siswa aspek sikap dan pengetahuan, akan tetapi tidak ada pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa aspek keterampilan.
PENGEMBANGAN MEDIA LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS HIERARKI KONSEP UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA KELAS X POKOK BAHASAN PEREAKSI PEMBATAS Wijayanti, Dian; Saputro, Sulistyo; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.373 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah: (1) mengembangkan media pembelajaran pada Pokok Bahasan Pereaksi Pembatas untuk SMA kelas X. (2) mengetahui kualitas media pembelajaran untuk siswa pada Pokok Bahasan Pereaksi Pembatas. Penelitian pengembangan menggunakan metode beberapa tahapan yaitu: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan penelitian; (3) pengembangan produk awal; (4) uji lapangan awal; (5) revisi hasil uji lapangan awal; (6) uji lapangan lebih luas; (7) revisi hasil uji lapangan lebih luas; (8) uji kelayakan; dan (9) revisi hasil uji kelayakan. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan simple random sampling. Sampel dari teknik purposive sampling yaitu ahli media, ahli materi kimia dan guru kimia di SMA Negeri 1 Boyolali dan SMA Negeri 1 Teras. Pengambilan sampel siswa menggunakan teknik simple random sampling. Pengujian kualitas media menggunakan metode angket. Hasil penelitian: (1) Media pembelajaran berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis hierarki konsep untuk pembelajaran kimia kelas X Pokok Bahasan Pereaksi Pembatas telah dikembangkan melalui metode penelitian dan pengembangan. (2) Media pembelajaran Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis hierarki konsep untuk pembelajaran kimia kelas X Pokok Bahasan Pereaksi Pembatas secara umum memiliki kualitas yang baik berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, guru mata pelajaran kimia dan peserta didik di SMA Negeri 1 Boyolali dan SMA Negeri 1 Teras.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI DENGAN MEDIA PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA DAN PRESTASI BELAJAR TERMOKIMIA SISWA KELAS XI MIA SMA ISLAM 1 SURAKARTA Chaerunisa, Chaerunisa; Saputro, Sulistyo; Saputro, Agung Nugroho Catur
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.483 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan : (1) kemampuan kerjasama siswa pada materi termokimia; (2) prestasi belajar siswa pada materi pokok termokimia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA SMA Islam 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, test, dan angket. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media peta konsep dapat meningkatkan kemampuan kerjasama. Peningkatan kemampuan kerjasama siswa dapat dilihat dari kenaikan persentase kemampuan kerjasama siswa sebesar 73,6% pada siklus I dan meningkat menjadi 84% pada siklus II; (2) penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan media peta konsep dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari kenaikan persentase pada kemampuan kognitif siswa dari 50% pada siklus I dan meningkat menjadi 73% pada siklus II.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS HIERARKI KONSEP UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI REDOKS KELAS X.4 SMA NEGERI 1 NGEMPLAK Fatimah, Nur Fitri; Saputro, Sulistyo; Setyowati, Widiastuti Agustina Eko
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.803 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial siswa dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi lembar kerja siswa berbasis hierarki konsep pada materi pokok redoks di SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dilengkapi LKS berbasis hierarki konsep dapat meningkatkan interaksi sosial siswa dan prestasi belajar siswa pada materi pokok redoks di SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Persentase interaksi sosial meningkat dari 78,79% pada siklus I menjadi 80,96% pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar kognitif siswa pada siklus I adalah 34,28% meningkat menjadi 82,86% pada siklus II, sedangkan persentase capaian afektif pada siklus I adalah 85,29% meningkat menjadi 94,11% pada siklus II.
PEMBELAJARAN MODEL TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI DAN PERMAINAN ULAR TANGGA PADA MATERI POKOK SISTEM KOLOID DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI KELAS XI SMA NEGERI 1 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Mulyani, Sri; Saputro, Sulistyo; Rosyana, Wiad
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.52 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pengaruh pembelajaran model TGT menggunakan media permainan monopoli dan permainan ular tangga terhadap prestasi belajar siswa materi pokok sistem koloid; (2) Pengaruh kemampuan memori tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa materi pokok sistem koloid; (3) Interaksi antara pembelajaran model TGT menggunakan media permainan monopoli dan permainan ular tangga dengan kemampuan memori terhadap prestasi belajar siswa materi pokok sistem koloid. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sragen tahun ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah 2 kelas. Kelas eksperimen pertama dikenai model TGT menggunakan permainan monopoli dan kelas eksperimen kedua dikenai model TGT menggunakan permainan ular tangga. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik tes dan non tes (angket). Teknik tes untuk prestasi kognitif dan kemampuan memori, sedangkan teknik non tes (angket) untuk prestasi afektif. Analisa data menggunakan Analisis Variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tidak ada perbedaan pengaruh  pembelajaran model TGT menggunakan media permainan monopoli dan permainan ular tangga terhadap prestasi belajar siswa materi pokok sistem koloid; (2) Ada perbedaan pengaruh antara kemampuan memori siswa pada kategori tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi tidak pada prestasi belajar afektif siswa; (3) Tidak ada interaksi antara pembelajaran model TGT menggunakan media permainan monopoli dan permainan ular tangga dengan kemampuan memori terhadap prestasi siswa.Kata Kunci: Teams Games Tournament, Monopoli, Ular Tangga, Kemampuan Memori, Prestasi Belajar, Sistem Koloid
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS BLOG UNTUK MATERI STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR SMA KELAS XI Sari, Ratna Almira; Saputro, Sulistyo; Catur Saputro, Agung Nugroho
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.7 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan modul pembelajaran kimia berbasis blog yang memenuhi kriteria baik digunakan dalam pembelajaran kimia untuk materi struktur atom dan sistem periodik unsur SMA kelas XI berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru mata pelajaran kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengadaptasi model pengembangan Borg and Gall. Langkah-langkah pengembanganya adalah sebagai berikut : (1) analisis potensi dan masalah, (2) perencanaan, (3) pengembangan draft produk, (4) tahap validasi dan revisi, (5) uji coba skala kecil dan revisi, (6) uji coba skala menengah dan revisi, (7) uji coba skala besar dan revisi. Kesimpulannya adalah modul pembelajaran kimia berbasis blog yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria baik digunakan dalam pembelajaran kimia. Hal ini sesuai dengan penilaian dari ahli media pembelajaran, ahli materi,  dan reviewer. Ahli media menilai baik dengan skor penilaian 85 dari skor maksimal 115 . Ahli materi menilai sangat baik dengan skor penilaian 118 dari skor maksimal 145. Reviewer 1 menilai baik dengan skor penilaian 102 dari skor maksimal 125. Reviewer 2 menilai baik dengan skor penilaian 96 dari skor maksimal 125. Hasil uji coba lapangan pada uji coba skala kecil untuk modul pembelajaran kimia berbasis blog sebesar 50% berada pada kualifikasi cukup baik. Hasil uji coba skala menengah sebesar 63,4% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji coba skala besar sebesar 65% berada pada kualifikasi baik.Kata Kunci: pengembangan dan penelitian, modul pembelajaran kimia, blog, struktur atom dan sistem periodik unsur
STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA MATERI STRUKTUR ATOM DAN SPU SISWA KELAS X SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Malikhah, Isma; Catur Saputro, Agung Nugroho; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.572 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) pengaruh metode TGT (Teams Games Tournament) dan RTE (Rotating Trio Exchange) terhadap prestasi belajar siswa aspek kognitif materi struktur atom dan SPU, (2) pengaruh metode TGT dan RTE terhadap prestasi belajar aspek afektif materi struktur atom dan SPU, (3) pengaruh aktivitas belajar terhadap prestasi belajar kognitif materi struktur atom dan SPU, (4) pengaruh aktivitas belajar terhadap prestasi belajar afektif materi struktur atom dan SPU, (5) interaksi metode pembelajaran TGT dan RTE dengan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar kognitif materi struktur atom dan SPU, (6) interaksi metode pembelajaran TGT dan RTE dengan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar afektif materi struktur atom dan SPU. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta 2013/2014 yang terdiri dari 4 kelas dengan rata-rata tiap kelas 38 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan: (1) observasi untuk mendapatkan skor aktivitas belajar, (2) kuesioner untuk mendapatkan nilai prestasi belajar kognitif dan afektif, (3) tes untuk mengukur prestasi belajar kognitif. Analisis data menggunakan ANAVA dua jalan dan uji lanjut dengan metode Scheffe.. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) pembelajaran metode TGT dan RTE berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, rata rata metode TGT adalah 75,17 dan RTE 77,17, (2) pembelajaran menggunakan TGT dan RTE berpengaruh terhadap prestasi belajar afektif, rata-rata metode TGT adalah 77,94 dan RTE RTE is 77,67, (3) aktivitas belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar kognitif aktivitas belajar tinggi sebesar 78,12 dan rendah 71,47, (4) aktivitas belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar afektif aktivitas belajar tinggi sebesar 74,58 dan rendah 71,47, (5) interaksi metode pembelajaran TGT dan RTE terhadap prestasi belajar kognitif aktivitas belajar tinggi lebih baik sebesar 80,90>74,25, (6) interaksi metode pembelajaran TGT dan RTE dengan prestasi belajar afektif aktivitas belajar tinggi lebih baik sebesar 74,56>71,38.
EFEKTIVITAS METODE KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI PADA MATERI STOIKIOMETRI Muslichatun, Diana; Saputro, Sulistyo; Eko Setyowati, Widiastuti Agustina
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.043 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi belajar siswa menggunakan metode kooperatif tipe STAD dan tipe TGT berbantuan media peta konsep pada materi stoikiometri, (2) perbedaan prestasi belajar siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dan rendah pada materi stoikiometri, (3) interaksi antara metode kooperatif tipe STAD dengan tipe TGT berbantuan media peta konsep dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa pada materi stoikiometri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi penelitian adalah siswa kelas X semester genap SMA N 2 Wonogiri tahun pelajaran 2014/2015. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yakni kelas X MIA 1 dan X MIA 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan prestasi belajar aspek pengetahuan dan keterampilan siswa menggunakan metode kooperatif tipe STAD dan tipe TGT berbantuan media peta konsep pada materi stoikiometri, akan tetapi tidak terdapat perbedaan prestasi belajar aspek sikap siswa menggunakan metode kooperatif tipe STAD dan tipe TGT berbantuan media peta konsep pada materi stoikiometri , dengan hasil rataan nilai prestasi pengetahuan dan keterampilan siswa dengan metode kooperatif tipe STAD berbantuan media peta konsep lebih baik dibandingkan metode kooperatif tipe TGT berbantuan media peta konsep, (2) tidak ada perbedaan prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dan rendah pada materi stoikiometri, (3) tidak ada interaksi antara metode kooperatif tipe STAD dengan tipe TGT berbantuan media peta konsep dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa pada materi stoikiometri.