Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peningkatan pendapatan kelompok nelayan Liniarti, Sri; Nasution, Rizky Surya Andhayani; Sihombing, Panangian Mahadi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i2.20551

Abstract

Nelayan adalah penduduk yang tinggal di pesisir Pantai dengan sumber pendapatan ekonomi bergantung pada sumber daya laut.Sehingga tingkat pendapatan nelayan relative rendah.Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada mitra UKM yaitu kelompok nelayan agar terjadi peningkatan dalam pendapatan mitra. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Perlis Kabupaten Langkat. Adapun metode dan tahapan pengabdian yang digunakan adalah Tahap desk study, tahap memberikan sosialilasi atau pelatihan dan penyuluhan langsung terkait manajemen bisnis tambak udang,pembukuan laporan penjualan hasil tangkap dan tambak,tahap penerapan teknologi pemasaran hasil tangkap dan tambak lewat E-Commerce dan pendampingan kepada mitra selama tambak udang berjalan tahap Evaluasi.Pengabdian berjalan selama 8 bulan terhitung April sampai November 2023.Peserta dari pengabdian ini yaitu Komunitas Nelayan yang berjumlah 10 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam penerapan manajemen bisnis yang baik serta tata kelola usaha,meningkatnya pengetahuan tentang teknik pemasaran ikan,udang baik dari hasil tangkap laut maupun tambak, tertibnya pengadministrasi keuangan  usaha mitra, sehingga pembukuan usaha mitra sudah tercatat dengan baik dan benar dan pengetahuan tentang regulasi pemerintah tentang perdagangan bisnis lewat branding dan ecommerce.
Antena Mikrostrip untuk Pita Frekuensi VHF A/G Dwiyanto, Dwiyanto; Sihombing, Panangian Mahadi; Novalianda, Sari; Majaya, Muhammad Zu; Kesuma, Agung Satria
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 13 No. 02 (2023): Artikel Riset Oktober 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/elektriese.v13i02.3482

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah antena mikrostrip yang mampu bekerja pada pita frekuensi untuk aplikasi very high frequency air to ground (VHF A/G), yaitu diantara 117 – 137 MHz. Saat ini, antena untuk aplikasi VHF A/G berukuran sangat besar dan berbiaya mahal. Untuk menanggulangi masalah ukuran antena dan biaya pabrikasi yang mahal maka pada peneltian ini diusulkan sebuah antena mikrostrip yang mampu bekerja pada pita frekuensi VHF A/G. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan papan FR4 Epoxy dengan ketebalan 1,6 mm sebagai bahan utama antena. Selanjutnya pada bagian layar atas (top layer) antena, dibentuk sebuah patch berbentuk garis berliku dengan sebuah microstrip line yang dilengkapi dengan single stub. Pada bagian layar bawah (bottom layer) antena, dibuat lapisan ground yang terbatas (limited ground) dan juga diaplikasikan teknik struktur ground yang dirusak (defected ground structure – DGS) berbentuk cincin heksagonal. Perancangan dan simulasi antena menggunakan simulator CST MWS dan pengukuran antena hasil pabrikasi menggunakan VNA Anritsu MS2034B. Berdasarkan hasil simulasi terdapat beberapa parameter yang mempengaruhi impedansi bandwidth dan rugi-rugi koefisien pantul (return loss) dari antena yang diusulkan. Parameter-parameter tersebut meliputi lebar patch, lebar stub, jari-jari dalam dan jari-jari luar DGS berbentuk cincin heksagonal. Berdasarkan hasil pengukuran antena yang telah dipabrikasi telah diketahui bahwa antena memiliki pita frekuensi kerja diantara 112 – 141 MHz (22,9%) dengan gain 1,8 dBi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa antena mikrostrip yang diusulkan ini telah memenuhi standar impedansi bandwidth untuk komunikasi aeronautika pada pita frekuensi untuk aplikasi VHF A/G, yaitu 117 – 137 MHz.
Studi Desain Teras Gas-Cooled Fast Reactor Berbahan Bakar Thorium Nitride Novalianda, Sari; Dwiyanto, Dwiyanto; Sihombing, Panangian Mahadi
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/elektriese.v14i01.4470

Abstract

Energi nuklir merupakan salah satu energi terbarukan yang cukup menarik perhatian pemerintah indonesia bahkan dunia. Energi nuklir memiliki keunggulan dari kepadatan dayanya serta biaya operasinya yang relatif murah dibandingkan dengan sistem-sistem lainnya. Pada tahun 1950 Energi nuklir mulai digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir dan mulai berkembangnya reator nuklir dari generasi pertama hingga ke generasi keempat. Gas-Cooled Fast Reactor merupakan jalah satu jenis reaktor generasi empat berpendingin helium yang memiliki kelebihan yaitu tidak bereaksi dengan unsur lainnya. Thorium sebagai bahan bakar nuklir bersifat lebih aman, tidak mudah terbakar dan menghasilkan produk fisi jangka panjang.  Metode penelitian yang digunakan menggunakan seperagkat program SRAC disertai data nuklida pada JENDL 3.2. Hasil penelitian menunjukkan teras reaktor GFR dengan geometri teras silinder dan berbahan bakar Thorium Nitride yang homogen telah mencapai keadaan kritis dengan nilai excess reactivity sebesar 0,0034% pada fraksi volume 55% fuel, 10% cladding dan 35% coolant.
AN IOT PROTOTYPE FOR TEMPERATURE MONITORING AND AUTOMATIC CONTROL OF ELECTRIC MOTOR Sihombing, Panangian Mahadi; Usman, Usman; Samosir, Hairul Amren; Cahyadi, Catra Indra
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 9 No. 4 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v9i4.2255

Abstract

Abstract: The continuous use of an electric motor in some industries causes the electric motor to malfunction early. Such damage is generally caused by overheating. Therefore, to overcome the problem of overheating, most industries use two motors that work alternately. Both electric motors function as running and standby which are generally controlled manually by the operator or using a time delay relay (TDR). However, the control of both motors by the operator is not effective because it allows human error to occur. The use of TDR is also ineffective because it does not make the temperature of the electric motor a reference in controlling the work of the two electric motors. This research aims to produce a prototype that can monitor the temperature of the electric motor in real-time and control the electric motor based on the temperature of the electric motor. The Wemos D1R2 is used as a processor to control both electric motors and transmit the temperature of the electric motor to a smartphone via the internet. The MLX90614 sensor is used as an infrared-based temperature sensor. Based on the results of testing the overall performance of the prototype, it is known that the temperature readings of the electric motor are quite accurate with mean error and standard deviation of 0.13oC and 0.15oC, respectively. The prototype is also capable of controlling both electric motors automatically and controlling a cooler via a smartphone.            Keywords: Electric Motor; MLX90614; Overheating; Wemos D1R2.  Abstrak: Penggunaan sebuah motor listrik secara terus menerus pada sebagian industri menyebabkan motor listrik tersebut mengalami kerusakan lebih awal. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh panas berlebih. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah panas berlebih tersebut maka sebagian besar industri menggunakan dua buah motor yang bekerja secara bergantian. Kedua motor listrik tersebut difungsikan sebagai running dan standby yang mana umumnya dikendalikan secara manual oleh operator atau menggunakan time delay relay (TDR). Namun, pengendalian kedua motor oleh operator tidaklah efektif karena memungkinkan terjadinya human error. Penggunaan TDR juga tidak efektif karena tidak menjadikan suhu motor listrik sebagai acuan dalam mengendalikan kerja kedua motor listrik tersebut. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah prototipe yang mampu mengawasi suhu motor listrik secara real-time dan mengendalikan motor listrik berdasarkan suhu motor listrik. Wemos D1R2 digunakan sebagai prosesor untuk mengendalikan kedua motor listrik dan mengirimkan suhu motor listrik ke smartphone melalui internet. Sensor MLX90614 digunakan sebagai sensor suhu berbasis infra merah. Berdasarkan hasil pengujian kinerja prototipe secara keseluruhan diketahui bahwa hasil pembacaan suhu motor listrik cukup akurat dengan mean error dan standar deviasi masing-masing 0,13oC dan 0,15oC. Prototipe juga mampu mengontrol kedua motor listrik secara otomatis dan mengontrol sebuah pendingin melalui smartphone. Kata kunci: Motor Listrik; MLX90614; Panas Berlebih; Wemos D1R2. 
Sosialisasi Instalasi CCTV Berbasis IoT di Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai Amril , Muhammad; Sihombing, Panangian Mahadi; Samosir, Hairul Amren; Anwar, Syairi; Yuda, Yang
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 3 No. 2 (2023): Dedikasi Sains dan Teknologi : Volume 3 Nomor 2, Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v3i2.3525

Abstract

Saat ini, close circuit television (CCTV) banyak diaplikasikan di berbagai bangunan baik di perkantoran, pertokoan maupun perumahan. Hal ini terjadi karena di daerah perkotaan rentan terjadi kasus pencurian maupun tindakan kekerasan. Kelurahan Medan Tenggara merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Medan Denai Kota Medan. Berdasarkan laporan dari pihak Kelurahan Medan Tenggara kepada Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Penerbangan Medan (Poltekbang Medan), masyarakat sering mengalami pencurian baik sepeda motor, uang dan barang berharga lainnya. Berdasarkan masalah tersebut, Tim PKM Poltekbang Medan tertarik melakukan pelatihan instalasi CCTV berbasis internet of things (IoT) untuk masyarakat di kelurahan tersebut. Hal ini juga didukung oleh hasil survei di lapangan bahwa masyarakat belum mampu menginstal CCTV berbasis IoT secara mandiri. Dan masih keberatan untuk menggunakan jasa instalasi CCTV berbasis IoT. Instalasi CCTV berbasis IoT diperlukan agar area yang diawasi dapat diakses melalui ponsel pintar secara real-time. Tahapan sosialisasi ini diawali dengan penjelasan teori terkait CCTV berbasis IoT dan prosedur instalasinya. Selanjutnya, dilakukan praktik instalasi CCTV berbasis IoT secara langsung oleh peserta. Dan tahapan terakhir adalah evaluasi pemahaman peserta melalui pra-test dan post-test. Setelah pelatihan ini dilakukan diharapkan masyarakat mampu menginstal CCTV secara mandiri sehingga dapat mengantisipasi resiko pencurian lebih lanjut. Dan juga diharapkan juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan sebagai usaha jasa instal CCTV berbasis IoT.
The Implementation of IoT-Based Siwarola and Marketplace to Improve the Welfare of Farmers: Implementasi Siwarola Berbasis IoT dan Pasar Online untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Mawardi, Mawardi; Sihombing, Panangian Mahadi; Rafiqah Humaira
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.23340

Abstract

This activity aims to improve the welfare of freshwater fish farmers through the implementation of an aerator monitoring and control system (Siwarola) based on the Internet of Things (IoT) and online marketplace (Marketplace). Training and mentoring were carried out at the Pondok Miri Asri Farmer Group, Deli Serdang Regency, with pre-test and post-test evaluations as well as Likert scales. The training that has been provided includes socialization of water quality parameters suitable for freshwater fish farming, the application of IoT-based Siwarola technology, and Marketplace applications in the form of Tokopedia and Shopee. The results show that by applying IoT-based Siwarola, the average fish weight has increased by 109.52% and reduced the average tilapia mortality rate by 44.44%. Meanwhile, by jointly applying the Marketplace application and IoT-based Siwarola technology, it has succeeded in expanding marketing beyond the local area and increasing partner revenue by up to 190.98%. This program demonstrates the effectiveness of IoT-based technology and Marketplace applications in supporting sustainable fish farming results