Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Rekonstruksi Nilai Karakter Tokoh dalam Fiksi Sejarah Majapahit dan Relevansinya pada Peserta Didik Masa Kini Susanto, Rudi Umar; Ghufron, Syamsul
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekonsiliasi serta analisis karakter tokoh dalam karya fiksi sejarah yang berlatar Kerajaan Majapahit dan mengkaji relevansinya dalam konteks pendidikan peserta didik pada masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks terhadap karya fiksi sejarah Majapahit, didukung oleh kajian literatur yang relevan mengenai pendidikan karakter dan historiografi sastra. Analisis dilakukan dengan menelaah penggambaran tokoh, konflik, serta nilai-nilai moral yang terkandung dalam alur cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh-tokoh dalam fiksi sejarah Majapahit merepresentasikan berbagai nilai karakter utama, antara lain kepemimpinan yang visioner, ketahanan dalam menghadapi tantangan, kesetiaan terhadap nilai dan komitmen, serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pendidikan karakter saat ini, khususnya dalam membentuk peserta didik yang berintegritas, tangguh, dan berkepribadian luhur. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa fiksi sejarah dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran alternatif yang kontekstual dan bermakna. Pendidik dapat menggunakan fiksi sejarah Majapahit sebagai media untuk menanamkan nilai karakter sekaligus memperkaya pemahaman peserta didik terhadap sejarah dan budaya Nusantara. Pembelajaran tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga afektif dan reflektif.
Narasi Hegemoni Tokoh Dalam Novel Kupu-Kupu Malam Karya Achmad Munif Sebagai Bentuk Pembelajaran Pendidikan Karakter Susanto, Rudi Umar; Aquariza, Novi Rahmania
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i12.1361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk hegemoni tokoh dalam novel Kupu-Kupu Malam karya Achmad Munif serta menjelaskan relevansinya terhadap pembelajaran pendidikan karakter. Novel ini memuat berbagai narasi dominasi dan relasi kuasa yang terepresentasi melalui tindakan dan tuturan antartokoh, sehingga berpotensi menjadi sumber belajar yang kaya bagi pengembangan literasi kritis dan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana pragmatik. Data berupa dialog tokoh dikumpulkan melalui pembacaan mendalam dan penandaan tuturan yang mengandung tindak tutur direktif, kemudian dianalisis berdasarkan teori tindak tutur (Austin–Searle) dan hegemoni Gramsci. Validasi dilakukan melalui triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan empat bentuk hegemoni utama, yakni hegemoni melalui tuturan memaksa, hegemoni sosial melalui tuturan menyuruh dan mendesak, hegemoni kekuasaan maskulin melalui ancaman dan tantangan, serta hegemoni psikologis melalui permohonan atau permintaan yang manipulatif. Keempat bentuk hegemoni tersebut memperlihatkan relasi kuasa yang bertumpu pada dominasi gender, kekuasaan ekonomi, status sosial, dan kontrol psikologis. Dari perspektif pendidikan karakter, temuan ini memberikan peluang pembelajaran yang luas, terutama dalam menanamkan nilai empati, keadilan, keberanian moral, kesadaran gender, serta kemampuan menolak dominasi dan kekerasan. Dengan demikian, novel ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk membangun peserta didik yang reflektif, kritis, dan berintegritas.