Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Jeumpa

UJI KANDUNGAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG TIRAM (Crassostrea sp.) Fajri, Rahmatul; Amri, Yulida
Jurnal Jeumpa Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi kandungan kitosan dari limbah cangkang tiram (Crassostrea sp.) merupakan salah satu upaya dalam menjaga lingkungan yaitu dengan memanfaatkan limbah cangkang tiram yang terdapat disekitar. Isolasi telah dilakukan melalui beberapa tahap. Tahapan tersebut yaitu tahap pertama proses deproteinasi, dimana pada tahap ini protein yang terkandung dalam cangkang tiram dihilangkan menggunakan larutan NaOH 5% dan hasil yang diperoleh protein yang hilang dari serbuk cangkang tiram sebesar 77%. Kemudian tahap demineralisasi menggunakan larutan HCl 10%, pada tahap ini mineral yang hilang sebesar 11% dari massa awal serbuk cangkang tiram. selanjutnya tahap deasetilasi dan yang terakhir tahap pengujian terhadap kandungan kitosan menggunakan larutan asam asetat. Pada pengujian menggunakan asam asetat Setelah melalui tahap-tahap tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat kitosan di dalam cangkang tiram (Crassostrea sp.)
Ekstraksi dan Uji Aktivitas Antioksidan Daun Benalu Kopi (Scurrula parasitica L.) dari Dataran Tinggi Gayo Amna, Ulil; Adelia, Adelia; Fajri, Rahmatul; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13210

Abstract

Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber antioksidan terus dikembangkan untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah daun benalu kopi (Scurrula parasitica L.), namun informasi mengenai aktivitas antioksidannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun S. parasitica L. yang diperoleh dari berbagai pelarut. Sampel daun benalu kopi yang berasal dari dataran tinggi Gayo diekstraksi secara maserasi bertingkat menggunakan n-heksana, etil asetat, dan metanol masing-masing selama 3 × 24 jam. Ekstrak yang diperoleh diuapkan menggunakan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak pekat. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) dengan konsentrasi DPPH 0,04 mM, sedangkan vitamin C digunakan sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak n-heksana sebesar 1,8%, etil asetat 2,5%, dan metanol 7,8%, dengan warna hijau kehitaman. Nilai IC₅₀ ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol masing-masing sebesar 524,20 ppm (lemah), 186,63 ppm (lemah), dan 59,36 ppm (kuat), sedangkan vitamin C memiliki nilai IC₅₀ sebesar 4,66 ppm (sangat kuat). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun S. parasitica L. memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dibandingkan ekstrak lainnya, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami.