Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

School-Based Earthquake Emergency Response Education in Bekasi Sutarman; Arfiani Yulianti Fiyul; Neneng Sulastri
The International Journal of Education Management and Sociology Vol. 4 No. 5 (2025): September - October : The International Journal of Education Management and Soc
Publisher : PDPI (Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijems.v4i5.242

Abstract

Although Bekasi is not classified as an area with high earthquake frequency, it remains vulnerable to the impacts of fault shifts and regional seismic activity. Low awareness and limited knowledge among the community particularly students regarding earthquake emergency response procedures can increase the risk of casualties and losses when disasters occur. This community service program aimed to enhance the preparedness of students and teachers through school-based earthquake emergency response education. The implementation methods included disaster awareness sessions, evacuation procedure training, emergency response simulations, and the establishment of evacuation routes within school environments. The program was conducted in several primary and secondary schools in the Bekasi area, involving school stakeholders, the Regional Disaster Management Agency (BPBD), and disaster relief volunteers. The results showed an 85% improvement in students’ understanding of self-rescue steps, along with the formation of school disaster response teams capable of executing evacuation procedures. This initiative is expected to serve as a sustainable education model that can be adopted by other schools in Bekasi to minimize the impact of future earthquakes.
School-Based Earthquake Emergency Response Education in Bekasi Sutarman; Arfiani Yulianti Fiyul; Neneng Sulastri
The International Journal of Education Management and Sociology Vol. 4 No. 5 (2025): September - October : The International Journal of Education Management and Soc
Publisher : PDPI (Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijems.v4i5.242

Abstract

Although Bekasi is not classified as an area with high earthquake frequency, it remains vulnerable to the impacts of fault shifts and regional seismic activity. Low awareness and limited knowledge among the community particularly students regarding earthquake emergency response procedures can increase the risk of casualties and losses when disasters occur. This community service program aimed to enhance the preparedness of students and teachers through school-based earthquake emergency response education. The implementation methods included disaster awareness sessions, evacuation procedure training, emergency response simulations, and the establishment of evacuation routes within school environments. The program was conducted in several primary and secondary schools in the Bekasi area, involving school stakeholders, the Regional Disaster Management Agency (BPBD), and disaster relief volunteers. The results showed an 85% improvement in students’ understanding of self-rescue steps, along with the formation of school disaster response teams capable of executing evacuation procedures. This initiative is expected to serve as a sustainable education model that can be adopted by other schools in Bekasi to minimize the impact of future earthquakes.
Implementasi Media Pembelajaran Dongeng pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Cahyati, Cici; Sulastri, Neneng; Firmansyah, Fadli Anwar; Husaeni, Alpi Syaban
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 3 (2023): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v4i3.278

Abstract

Proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kelas III Madrasah Ibtidayah Sukarasa masih belum optimal dalam menggunakan metode pembelajaran, dikarenakan guru masih menggunakan metode ceramah, maka diperlukan inovasi salah satunya media sebagai alat pembelajaran, khususnya pada materi dongeng. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yaitu melibatkan pemikiran kritis yang dilakukan oleh pelaku aksi guru atau praktisi dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang situasi dalam konteks pembelajaran praktis. Tahapan dalam penelitian ini adalah meliputi observasi terhadap siswa selama pembelajaran, pencatatan lapangan mulai dari perencanaan pembelajaran hingga pelaksanaan, dan akan digunakan sebagai dasar untuk refleksi, dan ujian menilai tingkat keberhasilan pembelajaran setiap siklus. Hasil dari penelitian ini adalah, Pertama, selama penerapan pembelajaran media dongeng dapat meningkatkan dalam kemampuan siswa dalam belajar. Kedua, hasil peningkatan ini terlihat dalam pencapaian tingkat ketuntasan belajar siswa, dengan perolehan nilai rata-rata dari siklus I sebesar 61,75 meningkat menjadi 76,25 pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui media dongeng memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa.
DAMPAK DAN PENANGGULANGAN MASYARAKAT KORBAN BANJIR BANDANG DI KABUPATEN SUKABUMI Sutarman, Sutarman; Ardiyanti, Ardiyanti; Sukanti, Lina; Fiyul, Arfiani Yulianti; Sulastri, Neneng
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42455

Abstract

Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir bandang di Kabupaten Sukabumi serta upaya penanggulangan terhadap dampak yang dirasakan oleh para korban. Penelitian ini dilakukan melalui survei langsung ke lokasi banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, pengamatan, dan kajian literatur dari berbagai media online nasional. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendukung pengembangan kurikulum, peningkatan profesionalisme pendidik, dan penerapan metode pengajaran yang berbasis pada interaksi sosial di masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan warga terdampak, relawan yang terlibat langsung di lokasi bencana, serta kajian literatur, khususnya dari media daring. Kesimpulan Dampak banjir bandang di Kabupaten Sukabumi mencakup tujuh orang dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor. Salah satu aksi tanggap yang dilakukan adalah kegiatan distribusi bantuan oleh tim Maharani Peduli berupa 1.000 porsi makanan siap saji, yang terdiri dari nasi putih, balado ayam, tumis sayur labu siam, kerupuk, dan air mineral. Penanganan korban dilakukan oleh tim SAR bersama relawan yang berhasil mengevakuasi para korban dari arus deras dan menyelamatkan mereka dengan selamat.
Empowering Mathematical Problem Solving in Elementary Classrooms: Challenges and Opportunities in Society 5.0 Cipta, Eliva Sukma; Nurainiyah, Nurainiyah; Sulastri, Neneng; Suherman, Usep; Maulana, Dick Dick
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 12, No 2 (2025): October 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v12i2.21701

Abstract

AbstractThe Society 5.0 era demands the world of education to equip students with critical, creative, and solution-oriented thinking skills in dealing with real problems. This study aims to explore the level of elementary school students' mathematical problem-solving abilities and identify the challenges and opportunities faced by teachers in building these skills in the Society 5.0 era. This study uses a mixed method approach with a sequential explanatory model. Quantitative data were obtained through problem-solving tests given to 60 fifth-grade students from two public elementary schools in Bandung Regency who were selected using stratified random sampling. The results showed that students' problem-solving abilities were in the moderate category (average = 21.6 out of a maximum score of 32), with the highest performance at the "implementing the plan" stage and the lowest at the "re-checking" stage. Qualitative data was obtained through interviews and observations of four mathematics teachers. Thematic analysis revealed challenges in the form of limited time, reflective materials, and the use of technology. However, teachers also saw opportunities through contextual approaches and digital platforms. These results demonstrate the importance of innovative, reflective, and technology-integrated mathematics learning designs to equip students with 21st-century skills.Keywords: problem solving, elementary classrooms, society 5.0.AbstrakEra Society 5.0 menuntut dunia pendidikan untuk membekali peserta didik dengan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan berorientasi solusi dalam menghadapi permasalahan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar dan mengidentifikasi tantangan serta peluang yang dihadapi guru dalam membangun keterampilan tersebut di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan model eksplanatori sekuensial. Data kuantitatif diperoleh melalui tes pemecahan masalah yang diberikan kepada 60 siswa kelas V dari dua sekolah dasar negeri di Kabupaten Bandung yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa berada pada kategori sedang (rata-rata = 21,6 dari skor maksimum 32), dengan kinerja tertinggi pada tahap "melaksanakan rencana" dan terendah pada tahap "memeriksa ulang". Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap empat guru matematika. Analisis tematik mengungkap tantangan berupa keterbatasan waktu, materi reflektif, dan penggunaan teknologi. Namun, guru juga melihat peluang melalui pendekatan kontekstual dan platform digital. Hasil-hasil ini menunjukkan pentingnya desain pembelajaran matematika yang inovatif, reflektif, dan terintegrasi dengan teknologi untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21.Kata kunci: pemecahan masalah, sekolah dasar, society 5.0.
Strategi Internalisasi Nilai-nilai Akhlak dalam Upaya Membentuk Kepedulian Sosial Siswa Hery Susanto; Aji Setiaji; Neneng Sulastri
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi internalisasi nilai-nilai akhlak dalam upaya membentuk kepedulian sosial siswa SMKN 1 Majalaya Kabupaten Bandung. Metode Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan okumentasi. Adapun hasil dari penelitian antara lain: (1) Perencanaan, melakukan pengamatan kondisi dan situasi sekolah, membuat konsep internalisasi nilai-nilai akhlak dalam setiap pembelajaran, mengorganisasikan sumber-sumber belajar, dan menetapkan evaluasi pembelajaran. (2) Pelaksanaan, di dalam kelas dengan pemberian motivasi dan nasehat-nasehat dan di luar kelas dengan kegiatan keagamaan yaitu Pembiasaan shalat dhuha berjama’ah melalui Ekskul Ikatan Remaja Mesjid, Tahfidz Qur’an, Bakti Sosial, Mengadakan pengajian dengan mendatangkan penceramah dari luar, Memperdengarkan bacaan murotal sebelum KBM. (3) Evaluasi, penilaian konteks evaluasi, penilaian tentang masukan, penilaian tentang proses, penilaian tentang produk/hasil. Adapun Implikasinya terhadap pembentukan sikap kepedulian siswa ialah terbiasa melaksanakan ibadah, menghormati guru, keakraban dengan teman yang lain, memiliki kepedulian terhadap orang lain yang terkena musibah, bersikap toleran, dan taat peraturan.