Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Catha Edulis Consumption and its Effects on Economic and Social Well-Being in Yemen Abdulsiddik, Yusep; Afifah, Sarah
Alhurriyah Vol 9 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-hurriyah.v9i2.8581

Abstract

This qualitative study investigates the impact of Catha edulis (qat) consumption on the economic and social well-being in Yemen, employing the Maqashid Syari'ah framework and a review of relevant literature. Based on secondary data from prior research and sources on Maqashid Syari'ah, the study reveals that qat consumption has significant negative effects on Yemeni society. Socially, it leads to diminished productivity, higher unemployment, and strained family relationships. Economically, the expense of qat diverts resources from essential needs, worsening poverty. Additionally, excessive qat use is linked to health issues, such as oral diseases and psychological problems, which further deteriorate societal well-being. The analysis, viewed through the Maqashid Syari'ah perspective which aims to protect and promote the well-being of individuals and society highlights a misalignment between qat’s socio-cultural benefits and Shariah objectives of safeguarding health, wealth, and family integrity. The study concludes with recommendations for policy and community strategies to address the adverse impacts of qat and foster a more comprehensive approach to improving well-being in Yemen
Political Trust as a Predictor of Vote Buying Attitudes among New Voters Nadipa, Salma Putri; Afifah, Sarah
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 1 (2024): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i1.14007

Abstract

Vote buying activities that often occur close to general election contestations can influence the views of novice voters on politics in Indonesia, one of which is political beliefs. Therefore, this research aims to determine the relationship between political trust and vote buying attitude which was carried out using a correlational quantitative approach. The subjects used in the research were 347 novice voters in Palembang City who were obtained using a purposive sampling technique. The data was measured using the Political Trust Scale from Akhrani (2016), the Vote Buying Scale from Sumantri (2021). Data analysis in this research uses Pearson Product Moment correlation. The results of this study show that there is no relationship between political trust and vote buying attitude (r=-0.009, n=347, p=0.868). This means that there is no significant relationship between the two variables studied. Future research is expected to examine other variables that can influence political trust.Kegiatan vote buying yang sering terjadi mendekati kontestasi pemilihan umum dapat mempengaruhi pandangan pemilih pemula terhadap perpolitikan di Indonesia salahsatunya terhadap kepercayaan politik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan political trust dan vote buying attitude yang dilakukan menggunkan pendekatan kuantitatif korelasional. Subyek dalam penelitian yang digunakan adalah 347 pemilih pemula di Kota Palembang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Data yang diukur menggunakan Skala Polotical Trust dari Akhrani (2016), Skala Vote Buying dari Sumantri (2021). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukan tidak adanya hubungan antara political trust dengan vote buying attitude (r=-0,009, n=347, p=0.868). Hal ini bermakna bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel yang diteliti. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk meneliti variabel lain yang dapat mempengaruhi political trust. 
DUKUNGAN SOSIAL DAN PET ATTACHMENT SEBAGAI PREDIKTOR KESEPIAN PADA DEWASA AWAL BERSTATUS LAJANG Cahyani, Zulita Regita; Afifah, Sarah
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i2.6822

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan antara pet attachment terhadap kesepian yang dialami dewasa awal lajang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi ganda. Terdapat 122 partisipan yang berusia 18-40 tahun yang memiliki hewan peliharaan dan berstatus lajang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan alat ukur skala likert dengan menggunakan skala dukungan sosial (Sulistiani dkk., 2022), skala pet attachment (Fitriyana, 2014) dan skala kesepian (Rinaldi, 2021). Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, kemudian data ditabulasi dan di analisis menggunakan program IBM SPSS Versi 26. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara dukungan sosial, pet attachment terhadap tingkat kesepian dengan nilai 14.803 atau > 3.07  dan p=0.000 (p<0.05). Secara simultan, dukungan sosial dan pet attachment berpengaruh negatif terhadap kesepian sebesar 55.1% dan sisanya 44.9% dipengaruhi oleh variabel lain.Kata Kunci : dukungan sosial, pet attachment, kesepian, dewasa awal. Abstract : The purpose of this study was to determine whether there is a significant influence between pet attachment and loneliness experienced by young single adults. This study uses quantitative methods with multiple regression analysis techniques. There were 122 participants aged 18-40 years who had pets and were single. Data collection used a questionnaire with a Likert scale measuring instrument using a social support scale (Sulistiani et al., 2022), a pet attachment scale (Fitriyana, 2014), and a loneliness scale (Rinaldi, 2021). The sampling technique used in this study was purposive sampling, then the data were tabulated and analyzed using the IBM SPSS Version 26 program. The results of the study showed that there was a significant negative effect between social support, pet attachment on the level of loneliness with a value of 14,803 or > 3.07 and p=0.000 (p < 0.05). Simultaneously, social support and pet attachment have a negative effect on loneliness by 55.1% and the remaining 44.9% are influenced by other variables.Keywords: social support, pet attachment, loneliness, early adulthood.
Pemaafan Diri Pada Mantan Pecandu Narkoba di Lapas Klas IIA Banyuasin Prist, Irene; Afifah, Sarah
Indonesian Journal of Psychological Studies Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Kalimantan TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/ijps.v1i2.3696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemaafan diri, untuk mengetahui fase pemaafan dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemaafan pada mantan pecandu narkoba di Lapas Klas IIA Banyuasin. Proses pemaafan diri yang dimaksudkan adalah empat fase pemaafan diri yang dikemukakan Nashori (2014) yang meliputi fase pengungkapan, fase keputusan, fase tindakan, dan fase hasil atau pendalaman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang laki-laki dengan menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya metode pengumpulan data menggunakanwawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mantan pecandu narkoba mengalami masalah emosional berupa rasa bersalah, malu dan rasa berdosa. Emosi negatif ini mereka alami ketika menyadari dan mengakui pelanggaran yang dilakukannya selama pembinaan di Lapas Klas IIA Banyuasin. Kemudian terkait proses pemaafan diri, secara umum subjek telah melalui keempat fase pemaafan diri dan telah berhasil memaafkan diri atas pelanggaran yang mereka lakukan.
Peran Inhibitory Self Control sebagai Predikator Vote Buying Attitude pada Pemilih Pemula di Palembang Ikhsani, Iffah Tsabita; Afifah, Sarah
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 1 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY MARCH
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i1.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Inhibitory self control dengan vote buying attitude pada pemilih pemula. Self control ialah kemampuan individu dalam mengarahkan tingkah lakunya sendiri, dan kemampuan individu dalam menekan terjadinya perilaku implusif. Sedangkan inhibitory control adalah sebagai pengontrol diri dengan menghambat kecendrungan dari internal maupun eksternal. Vote buying ialah suatu kegiatan yang memberikan uang secara tunai, barang ataupun jasa dari kandidat kepada pemilih secara sistematis pada kampanye menjelang pemilihan disertai dengan janji-janji politik agar pemilih bersimpatik lalu mendukung kandidat tersebut. Sampel pada penelitian ini berjumlah 347 pemilih pemula dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data denngan menggunakan skala self control dan skala vote buying. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelasi. Analisis data menunjukkan adanya hubungan antara inhibitory self control dengan vote buying pada pemilih pemula. Dilihat dari hasil korelasi Pearson Product Moment yang didapat dari niali r yakni -0,174 dengan nilai signifikasi 0,046 (p 0,05). Maka berdasarkan data tersebut hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima.
PERBANDINGAN TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MELALUI MEDIA INTERAKTIF MISCHIEF DAN KONVENSIONAL Ismah, NFn; Afifah, Sarah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.716 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i2.243

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat pemahaman konsep matematika siswamelalui media interaktif mischief dan media konvensional pada materi relasi dan fungsi. Objek penelitian ini adalahsiswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri 20 Jakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Kelas VIII-1 ditetapkan sebagaikelas eksperimen dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol. Proses pembelajaran di kelas eksperimen menggunakanmedia interaktif mischief sedangkan kelas kontrol menggunakan media konvensional. Metode penelitian yang digunakanadalah quasi eksperimen dengan hipotesis terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep matematika siswa melaluimedia interaktif mischief dan media konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkatpemahaman konsep matematika siswa melalui media interaktif mischief dan media konvensional. Hal ini terbukti darihasil perhitungan yang menunjukkan hasil uji-t (dua pihak) sebesar 2,162 lebih besar dari ttabel yakni 1,991 (2,162 >1,992). Selain itu, hasil perhitungan uji-t (satu pihak) menunjukkan thitung sebesar 2,162 lebih besar dari ttabel sebesar1,665 (2,162 > 1,665). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa rata-rata pemahaman konsep siswayang diajar menggunakan media interaktif mischief lebih tinggi dari pada siswa yang diajar menggunakan mediakonvensional. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi pihak sekolah dalam mengembangkanmedia pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.Kata Kunci: pemahaman konsep matematika, audio visual, mischief, relasi dan fungsi.ABSTRACT:The objective of this study was to get to know the comparison between mathemtical concept understandingby students trough “mischief” interactive media and conventional media on the material of relations and functions. Theobject was the students of grade VIII at MTs Negeri 20 Jakarta in 2014/2015 Academic Year. Grade VIII-1 was statedto be the experimental class and grade VIII-2 was as the control class. The experimental class was taught by usingmischief interactive media while the control class was taught by using conventional media. This study used quasiexperiment with the hypothesis that there was difference in understanding level on mathematical concept by studentstaught by using mischief interactive media and those taught by conventional media. The result showed that there wasdifference in the use of mischief interactive media and conventional media in terms of the students’ understandinglevel on mathematical concept at experimental class and control class. This was proven by the result of calculationshowing the result of t-test (two parties) amounting to 2.162 greater than ttable which was 1.991 (2.162> 1.992). Inaddition, the calculation result of t-test (one-party) showed that thitung 2.162 was greater than ttabel 1.665 (2.162> 1.665).Based on the data analysis, it can be concluded that the average of students’ understanding on mathematical concepttaught by using mischief interactive media was higher than those taught by using conventional media. This studyresult is expected to be inspiring schools in developing information and communication technology based learningmaterial.Keywords: mathematical concept understanding, audio visual, mischief, relations and functions.