Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA JEMBER Maulidatul Hasanah; Sofia Rhosma Dewi; Sasmiyanto, Sasmiyanto
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i1.6537

Abstract

Lansia mengalami perubahan fungsi kerja otak atau perubahan fungsi kognitif. Perubahan fungsi kognitif ini mempengaruhi kemampuan dalam perawatan lansia. Perawatan lansia bertujuan untuk mempertahankan kesehatan yang dapat dilakukan dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). PHBS mencegah terjadinya masalah kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis fungsi kognitif dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan Cross-Sectional dengan sampel sejumlah 86 responden yang dipilah menggunakan teknik rumus Slovin. Hasil uji statistic menggunakan uji korelasi Spearman Rank (Rho) menunjukan nilai p-value < ɑ = 0,05 yang berarti ada hubungan fungsi Kognitif dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember. Dengan arah korelasi positif artinya semakin baik fungsi kognitif semakin baik perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia. Oleh karena itu, pentingnya treatment untuk meningkatkan fungsi kognitif sehingga dapat melatih kemandirian lansia dalam perilaku hidup bersih dan sehat.
Sleep quality and cognitive function on self-rated health status among the elderly: Findings from the Indonesian family life survey (IFLS-5) Asri, Yuni; Zakaria, Amin; Yunita, Heny N.; Azizah, Fidrotin; Sasmiyanto, Sasmiyanto; Murtiyani, Ninik; B. Manga , Yankuba
Narra J Vol. 4 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v4i3.1103

Abstract

Cognitive decline poses a significant challenge for the elderly population globally. The aim of this study was to determine the prevalence of cognitive function and its associated factors among the elderly in the Indonesian family life survey’s fifth wave (IFLS-5) conducted from 2014 to 2015. The study included elderly individuals aged 60 and above, excluding proxy respondents and those with missing data. Various socio-demographic, cognitive function and health-related variables were analyzed, including age, sex, education level, marital status, residence, region, economic status, current employment, self-rated health status, happiness, sleep quality, depression, loneliness, and chronic conditions. Multivariate logistic regression analysis was used to identify the factors associated with cognitive functions among the 2,929 elderly respondents. The results revealed that 44.6% of the respondents reported poor cognitive function. In the unadjusted model, residence (OR: 0.81; 95%CI: 0.70–0.94), region of other islands (OR: 0.66; 95%CI: 0.54–0.81), sleep quality (OR: 0.53; 95%CI: 0.42–0.68), self-rated health status (OR: 1.38; 95%CI: 1.19–1.61), happiness (OR: 1.48; 95%CI: 1.22–1.79), and depression (OR: 1.22; 95%CI: 1.04–1.44) showed significant associations with cognitive function. After adjusting for confounding factors, the association remained significant for residence (OR: 0.77; 95%CI: 0.66–0.89), regions other than Java, Bali, and Sumatra (OR: 0.61; 95%CI: 0.50–0.76), self-rated health  (OR: 1.28; 95%CI: 1.09–1.51), happiness (OR: 1.30; 95%CI: 1.06–1.59), and sleep quality (OR: 0.60; 95%CI: 0.47–0.78). These findings emphasize the necessity of interventions aimed at enhancing sleep quality and overall health in order to preserve cognitive function among the elderly, thus potentially improving their quality of life. Implementing comprehensive health programs could significantly enhance the overall quality of life for the aging population, especially the elderly population.
Hubungan stretching dengan kejadian ankle sprain pada anggota club sepak bola Arjasa Situbondo Aji, Muhamad Ramdhani Puspita; Sasmiyanto, Sasmiyanto; Hamid, Mohammad Ali
FLORONA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Florona: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/florona.v3i2.1340

Abstract

Stretching merupakan salah satu bagian dasar dari program permulaan yang terdiri dari sekelompok aktivitas fisik yang dilakukan pada saat hendak melakukan suatu olahraga. Ankle sprain merupakan salah satu cedera akut yang sering terjadi pada sendi pergelangan kaki. Hal tersebut terjadi akibat adanya penekanan, melakukan gerakan membelok secara tiba-tiba keseleo dan mempengaruhi pada bagian sisi pergelangan kaki, bagian lateral dan ligament. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis hubungan stretching dengan kejadian ankle sprain pada anggota club sepak bola Arjasa Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel dari penelitian ini berjumlah 50 responden. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan kuesioner FADI (Foot and Ankle Disabillity Index). Berdasarkan hasil penelitian ini, dengan menggunakan statistik Spearman Rank (Rho) antara variabel stretching dan variabel ankle sprain terhadap 50 responden didapati hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Diharapkan para anggota club sepak bola Arjasa Situbondo mampu menerapkan metode stretching dengan tepat agar dapat mengurangi risiko cedera ankle sprain.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dan Terapi Pijat Kaki Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Hidayat, Cahya Tribagus; Sasmiyanto, Sasmiyanto; Elmaghfuroh, Dian Ratna
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v9i1.1558

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi menjadi masalah kesehatan secara global, karena tingginya frekuensi kejadiannya dan tingginya resiko untuk menjadi penyakit jantung dan pembuluh darah. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan melalui observasi dan wawancara pada 50 KK di Desa Glundengan, Tanjungrejo, dan Kesilir, Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember didapatkan hasil jika masalah kesehatan terbanyak yang dialami oleh masyarakat usia dewasa dan lansia adalah hipertensi. Salah satu upaya atau intervensi yang dilakukan untuk mengendalikan hipertensi pada masyarakat adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pengendalian hipertensi serta demonstrasi terapi pijat kaki untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dan terapi pijat kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan one-group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat dengan usia dewasa dan lansia dengan hipertensi sejumlah 25 responden yang diambil menggunakan consecutive sampling. Uji statistik menggunakan t test paired sampel dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 84% pengetahuan masyarakat terkait hipertensi mengalami peningkatan, 56% sikap masyarakat terkait hipertensi mengalami peningkatan, 52 % perilaku masyarakat terkait pengendalian hipertensi mengalami peningkatan, 68 % tekanan darah masyarakat dengan hipertensi mengalami penurunan dan p value = 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dan terapi pijat kaki berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan dan mengajarkan terapi pijat kaki untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Pengaruh Seduhan Teh Hijau dan Kayu Manis Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember Maulidiyah, Ananda Riskiyatul; Widada, Wahyudi; Sasmiyanto, Sasmiyanto
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang konsisten pada nilai ≥140/90 mmHg. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Teh hijau dan kayu manis dikenal memiliki berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memengaruhi tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh seduhan teh hijau dan kayu manis terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 30 pasien hipertensi, dibagi menjadi kelompok eksperimen (15 orang, menerima seduhan) dan kontrol (15 orang). Pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik dilakukan sebelum dan sesudah eksperimen. Data dianalisis dengan paired t-test dan independent t-test (α<0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok eksperimen setelah pemberian seduhan teh hijau dan kayu manis Rata-rata selisih penurunan tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi adalah 17,33 mmHg dan diastolik 9,53 mmHg. Sementara itu, pada kelompok kontrol, tidak ditemukan perubahan tekanan darah yang besar. Perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan perbedaan penurunan tekanan darah yang sangat signifikan (p-value sistolik = 0,002; p-value diastolik = 0,013). Kesimpulannya, seduhan teh hijau dan kayu manis memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi
Hubungan Penurunan Visus Penglihatan Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Hipertensi di RSD Kalisat Jember Wulandari, Putri; Sasmiyanto, Sasmiyanto; Adi, Ginanjar Sasmito
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visus penglihatan merupakan baik buruknya fungsi mata secara keseluruhan. Kondisi medis yang kronis seperti hipertensi dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang berakibat pada penurunan visus penglihatan. Penurunan visus penglihatan dapat membatasi aktivitas sehari-hari dan menimbulkan ketergantungan, koondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penurunan visus penglihatan dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi di RSD Kalisat Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi pendekatan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 55 orang penderita hipertensi di RSD Kalisat Jember yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi visus menggunakan Snellen Chart dan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan secara statistik antara penurunan visus penglihatan dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (rho) sebesar -0.340 dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.011 (p < 0.05). Mayoritas pasien hipertensi di RSD Kalisat Jember sebesar (54,5%) mengalami penurunan visus sedang, dan (70,9%) memiliki kualitas hidup rendah. Pasien dengan angka penurunan visus sedang didapatkan kualitas hidup rendah pada pasien hipertensi di RSD Kalisat Jember di RSD Kalisat. Temuan ini menekankan perlunya perhatian lebih terhadap kondisi penglihatan pasien hipertensi guna meningkatkan kualitas hidupnya secara holistik.
The Relationship of Health Behavior with the Area of Sugar Content and Quality of Life of Diabetes Patients Sasmiyanto, Sasmiyanto
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 4 No 2 (2019): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jkp.v4i2.349

Abstract

Background: Having type 2 diabetes mellitus would be a pshycologically threat for diabetic patients. This study was conduct to investigate the correlation between health behavior towards blood glucose and quality of life of diabetic patients. Method: This study is correlational study conducted with cross sectional approach. It is involving 100 respondents of diabetic patient who involved in Prolanis Programme and was taken by purposive sampling. The data was taken by using questionnaires and gluco test and the analysed by using Spearman Correlation Test. Result: The results show p value of 0.000 and coefficient correlation of 0.724 for health behavior and blood glucose consentration. In the other hand the results show p value 0.000 and coefficient correlation of 0.892 for health behavior anf quality of life. It mean that there are significant and positively correlationship between health behavior towards blood glucose and quality of life of diabetic patients. Conclusion: The health care providers should pay attention to psychological aspect of diabetic clients since it proven to have contribution towards the controlling of blood glucose and their quality of life.