Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Siswa SMA dalam Pembelajaran Matriks: Systematic Literature Review Hamid, Abdurahman; Asmaun, Asmaun; Alimuddin, Fauziyyah
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.367

Abstract

This aims of study are to analyze senior high school students’ learning difficulties in matrix topics and to identify their causal factors and potential instructional solutions through a Systematic Literature Review (SLR). Research on matrix learning difficulties is urgent, as matrices constitute a foundational topic for advanced mathematical concepts and their applications across various disciplines, yet many students continue to demonstrate persistent conceptual and procedural challenges. A total of 13 peer-reviewed articles published between 2014 and 2024 were systematically selected and analyzed based on three main focuses: types of learning difficulties, contributing factors, and recommended learning strategies. The findings indicate that students commonly experience difficulties in four aspects: understanding basic matrix concepts, performing matrix operations, solving contextual problems, and interpreting and constructing matrices from word problems. These difficulties are influenced by internal factors such as low mathematical ability and learning motivation, as well as external factors including social environment, limited instructional resources, and family economic conditions. This study recommends strengthening conceptual understanding, providing systematic operational practice, integrating visual learning media, and offering additional instructional support for students with limited learning resources. The results provide valuable insights for teachers, curriculum developers, and researchers to improve the quality of matrix learning at the secondary school level.
Tracing students understanding and misconceptions of continuity and differentiability through multi representations of mathematical problem Arsyad, Nurdin; Ikram, Muhammad; Alimuddin, Fauziyyah; Nisa, Khaerun; Sosa-Moguel, Landy; Garcia-Garcia, Javier
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 1 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i1.29062

Abstract

Purpose: This study investigates undergraduate students’ understanding and misconceptions concerning continuity and differentiability across multiple mathematical representations. It specifically examines whether misconceptions remain stable or shift when concepts are presented in symbolic, graphical, and contextual forms. Method: A qualitative exploratory case study was conducted involving 83 undergraduate mathematics education students at a leading public university in Indonesia. Data were collected using 11 validated and reliable multiple-choice items designed to elicit reasoning across different representations. Students’ written responses were analyzed to identify patterns of understanding and error. In-depth interviews with selected participants were conducted to clarify underlying reasoning processes. A collective case study framework was employed, treating each representation as a micro case to enable systematic cross-representation comparison. Findings: The results indicate that misconceptions were widespread and often consistent across representations. Common errors included interpreting graphical smoothness as proof of differentiability, assuming differentiability without verifying continuity, and conflating the existence of a limit with the function’s value. Many students relied on procedural manipulation, visual intuition, or contextual familiarity rather than formal limit-based reasoning, revealing fragmented conceptual understanding. Significance: The findings highlight the need for instructional approaches that explicitly integrate multiple representations and strengthen connections between intuitive reasoning and formal definitions. By addressing persistent misconceptions across representations, calculus instruction can better support the development of coherent and conceptually grounded mathematical understanding.
Analisis Pemahaman Matematis Siswa Field Independent terhadap Konsep Geometri pada Bangun Datar Segiempat Asmaun, Asmaun; Hamid, Abdurahman; Alimuddin, Fauziyyah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.8076

Abstract

Pemahaman matematis siswa terhadap konsep geometri bangun datar segiempat merupakan kemampuan yang sangat penting sebagai pondasi dalam menyelesaikan masalah khususnya bagi siswa dengan gaya kognitif field independent. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman matematis siswa field independent terhadap konsep bangun datar segiempat. Penelitian ini dilakukan di kelas VII MTs 1 Kota Makassar. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang siswa dengan gaya kognitif field independent yang terpilih. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan menetapkan kriteria untuk memilih subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Serta teknik analisis data yang digunakan secara kualitatif dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa siswa dengan gaya kognitif field independent memiliki pemahaman matematis terhadap konsep geometri pada bangun datar segiempat dengan cukup baik. Ditunjukkan dengan siswa yang mampu mencapai 5 indikator dengan baik dari 6 indikator pemahaman konsep matematis yang ditentukan. Siswa dengan gaya kognitif field independent secara umum memahami konsep segiempat dengan mempertimbangkan sifat-sifat setiap bangun sehingga mampu membuat keterkaitan antar bangun segiempat. Hanya pada indikator mengelompokkan yang termasuk contoh konsep dan bukan contoh konsep, siswa mengidentifikasi contoh dan bukan contoh bangun datar segiempat berdasarkan bentuk yang dilihatnya dan juga sifat-sifat yang diketahuinya, akan tetapi siswa kurang cermat dalam memperhatikan sifat-sifat tersebut sehingga belum sepenuhnya bisa mengelompokkan bangun segiempat dengan benar. Hasil ini dapat menjadi pertimbangan bagi guru dalam pembelajaran khususnya bagi siswa field independent pada materi terkait bangun datar segiempat.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Data dan Informasi Kepegawaian pada Kantor Regional IV BKN Makassar Ramadhani, Nabila; Baharuddin, Baharuddin; Zaki, Ahmad; Sutamrin, Sutamrin; Alimuddin, Fauziyyah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 05 Nomor 01 (April 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/e27qr605

Abstract

Pengelolaan data dan informasi kepegawaian merupakan aspek krusial dalam mendukung efektivitas administrasi publik dan pengambilan keputusan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan data kepegawaian melalui keterlibatan langsung dalam praktik kerja lapangan (PKL) di Kantor Regional IV BKN Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Regional IV BKN Makassar yang terhitung mulai dari tanggal 26 Mei 2025 sampai dengan tanggal 08 Agustus 2025. Metode yang digunakan meliputi observasi, partisipasi aktif, serta pendampingan dalam pengelolaan sistem informasi kepegawaian. Fokus kegiatan ini berada pada Bidang Informasi Kepegawaian, khususnya dalam pengelolaan arsip dan data kepegawaian aparatur sipil negara (ASN). Melalui kegiatan seperti pengecekan Nomor Induk Pegawai (NIP), penyusunan laporan arsip, dan input data digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terhadap alur pengelolaan data, peningkatan ketelitian dalam pengolahan informasi, serta optimalisasi pemanfaatan sistem digital. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung efisiensi layanan kepegawaian serta penguatan kompetensi praktis mahasiswa.