Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penguatan Karakter Religius Anak Usia Dini Melalui Cerita Alkitab di Sekolah Minggu Br Silitonga, Ruslige Juliarti; Fitriani, Yulianti; Arzaqi, Roby Naufal
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1057

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan cerita Alkitab dalam memperkuat karakter religius anak usia dini di Sekolah Minggu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek anak usia 4–6 tahun, guru Sekolah Minggu, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa penyampaian cerita Alkitab secara sistematis, kontekstual, dan interaktif mampu membentuk sikap religius seperti iman, kasih, dan ketaatan. Cerita Daniel di Gua Singa menanamkan nilai iman dan ketaatan kepada Tuhan, sedangkan Orang Samaria yang Baik Hati mengajarkan kasih, empati, dan kepedulian terhadap sesama. Keberhasilan didukung oleh pemilihan cerita yang sesuai perkembangan anak, alat peraga menarik, penyampaian ekspresif, serta keterlibatan orang tua. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik di PAUD dan Sekolah Minggu dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung penguatan karakter religius anak usia dini
Upaya Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun melalui Pembiasaan Arnia, Syahla; Fitriani, Yulianti; Naufal Arzaqi, Roby
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengambangkan kemandirian pada anak usia dini melalui strategi pembiasaan di lingkungan sekolah. Teori perkembangan psikososial Erik Erikson menjadi dasar teoritik penelitian ini, khususnya pada tahap inisiatif versus rasa bersalah yang relevan dengan perkembangan anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan pengamatan awal di TK Al Ikhlas Japos 09, tingkat kemandirian anak tampak beragam, dari yang sudah cukup mandiri hingga yang masih bergantung pada bantuan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek seorang guru kelas B. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru sebagai informan utama, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru melakukan berbagai upaya strategis untuk menumbuhkan kemandirian anak,antara lain dengan memberikan pilihan aktivitas, membimbing rutinitas harian secara bertahap, serta memberikan dukungan emosional dan afirmasi positif saat anak mencoba melakukan sesuatu secara mandiri. Upaya-upaya tersebut berdampak pada peningkatan kemampuan anak dalam mengambil inisiatif,membangun kepercayaan diri, dan membuat keputusan secara mandiri. Temuan ini mengimplikasikan bahwa keterlibatan aktif guru melalui strategu pembiasaan yang konsisten dan kontekstual dapat menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan kemandirian pada anak usia dini.
Pengenalan Permainan Catur Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat Pada Anak Usia 5-6 Tahun Dewi, Sasa Sandra; Fitriani, Yulianti; Arzaqi, Roby Naufal
Kumarottama: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/kumarottama.v5i1.2735

Abstract

This research was motivated by the phenomenon of children increasingly engaging in gadgets and screen-based activities, which may negatively impact their development in the future. Therefore, this study focuses on introducing chess as an effort to improve memory skills in early childhood. The aim of this research is to explore how the introduction of chess to young children can enhance their memory abilities. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, involving children aged 5–6 years as the subjects. Data collection techniques included observation, tests, interviews, and documentation, which were analyzed using a qualitative approach through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that children's memory abilities improved by 80.16%, categorized as Very Well Developed (BSB). These findings indicate that introducing chess is effective for use in early childhood education. The results are recommended as a reference for teachers, schools, and future researchers in developing strategies to support cognitive development in early childhood.
STRATEGI ADAPTIF ORANG TUA BERDASARKAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DALAM MEMBIASAKAN PHBS PADA ANAK USIA DINI karunia, Aisah; roby naufal arzaqi; Nur Faizah Romadona; Ocih Setiasih
PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10 No 2 (2025): Pratama Widya Oktober 2025
Publisher : UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) is essential to be instilled from an early age, as it contributes significantly to the development of lifelong health habits. However, its implementation within families still encounters various challenges, particularly due to differences in parents educational backgrounds, levels of understanding, and socio-economic conditions. This study aims to explore the patterns of strategies used by parents in fostering CHLB in early childhood through a qualitative case study approach involving three mothers with different education levels and living environments. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using the Grounded Theory technique. The findings indicate that parents with higher education tend to adopt digital-based strategies, such as the use of educational videos and games, while parents with lower education rely more on traditional methods such as storytelling, modeling, and direct explanation. Challenges include limited time, financial constraints, and less supportive environments. The study emphasizes the importance of collaboration between schools and families to strengthen CHLB habituation in early childhood. 
The Role of an Inclusive Environment in Improving Early Childhood Executive Function Skills Roby Naufal Arzaqi; Aisah Karunia Rahayu; Deri Hendriawan
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol. 13 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v13i2.15535

Abstract

This study aims to explore the role of an inclusive environment in supporting the development of Executive Function (EF) skills in early childhood. EF is needed to face modern challenges that require critical thinking, problem-solving, and emotional regulation. However, challenges such as the lack of teacher training and adaptive educational resources hinder EF's optimal development. This study uses a qualitative method with a case study design. Through in-depth interviews with three ECCE teachers then analysed using thematic analysis, the study found that although an inclusive environment provides a great opportunity to develop EF, there is an urgent need for further support, both in teacher training and educational facilities. An inclusively designed environment not only supports social development, but also creates ideal conditions for the development of EF skills in early childhood, especially children with special needs. The results of this study are expected to contribute to improving EF skills and encouraging the application of inclusion principles more effectively in early childhood education.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIPBOOK SEBAGAI BAHAN EDUKASI PENDIDIKAN SEKOLAH RAMAH ANAK Dwi Indah Anggraini; Deri Hendriawan; Roby Naufal Arzaqi
Al-Abyadh Vol 8 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI INSTITUT AGAMA ISLAM DINIYYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v8i1.1636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi flipbook sebagai bahan ajar pendukung program Sekolah Ramah Anak (SRA). Penelitian ini menggunakan metode Design and Development (D&D) model Ken Peffers hingga tahap ketiga, yaitu identifikasi masalah, penentuan tujuan, dan desain-pengembangan. Identifikasi dilakukan melalui observasi dan wawancara di SPS Negeri Bale Bermain Cempaka Putih Ceria, yang menunjukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang SRA dan keterbatasan media edukasi yang tersedia. Flipbook yang dikembangkan menggabungkan teks, gambar, dan fitur interaktif. Hasil validasi ahli menunjukkan kelayakan tinggi dengan skor validasi ahli materi sebesar 93% dan validasi ahli media sebesar 94%. Media ini berpotensi menjadi alat edukasi yang efektif untuk mendukung pelaksanaan SRA, meskipun perlu pengujian lebih lanjut dalam implementasi nyata.
Pengembangan youngpreneurship dalam pengabdian kepada masyarakat melalui analisis swot, value proposition, dan google trends Maulani, Syifa Fajar; Handayani, Melia; Widiyanto, Kukuh; Ainiah, Siti Kurotul; Rahmawati, Anisa Yuli; Salim, H. Herli; Arzaqi, Roby Naufal
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22086

Abstract

Abstrak Tingkat pengangguran di Indonesia yang cukup tinggi sangat mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat kita. Anak-anak di jalanan yang harusnya masih bisa meraih jenjang pendidikan yang tinggi justru harus harus kandas karena ekonomi keluarga yang tidak mendukung. Adapun permasalahan umur yang menjadi batasan untuk mecari kerja sehingga harus menunggu umur yang tepat agar bisa melamar pekerjaan. Dengan adanya ilmu tentang kewirausahaan disini yaitu untuk memberikan ilmu pengetahuan bagi mereka baik pengangguran lulusan sekolah maupun mahasiswa yang masih mengalami kendala dalam bekerja. Dengan memanfaatkan kreativitas yang ada sehingga hal itu setidaknya bisa membuat pengangguran, lulusan sekolah dan mahasiswa bisa mendapatkan penghasilan. Dengan menggunakan metode pelaksanaan berupa penyampaian materi mengenai business model canvas, analisis sumber daya manusia yang dimiliki, analisis ide produk dengan google trends lalu diungkapkan melalui value propotion sehingga mendapatkan hasil serta arah yang jelas mengenai usaha yang dijalankan. Setelah itu dilakukanlah kegiatan praktikum untuk membuat produk dengan satu contoh yaitu cold pressed juice yang dimana mahasiswa/i bisa memanfaatkan buah-buahan serta sayuran yang ada sehingga menghasilkan produk minuman sari buah murni tanpa campuran air atau pemanis buatan lainnya. Melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam baik itu mengenai bisnis, pemasaran, sustainable melalui konsep bisnis cold pressed juice. Dalam kegiatan ini diharapkan bisa membekali mahasiswa dengan keterampilan seta pengetahuan yang baik untuk terjun ke dunia bisnis, menciptakan lapangan pekerjaan serta memberikan kontribusi positif untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat; value propotion canvas; google trends; bussiness idea. Abstract The relatively high unemployment rate in Indonesia greatly affects the level of welfare of our society. Children on the streets who should still be able to achieve a high level of education have to fail because the family economy is not supportive. The problem with age is that it limits them when looking for work, so they have to wait for the right age to be able to apply for a job. The existence of knowledge about entrepreneurship is here to provide knowledge for those who still experience problems in working. Utilizing existing creativity can at least enable them to earn income. By using an implementation method in the form of delivering material regarding the business model canvas, analyzing the human resources they have, analyzing product ideas using Google Trends, and then expressing them through value proportions so that they get clear results and direction regarding their business. After that, practical activities were carried out to make products with one example, namely cold pressed juice, where they could use existing fruits and vegetables to produce pure fruit juice drink products without a mixture of water or other artificial sweeteners. Through this community service activity, students gain a deep understanding of business, marketing, and sustainability through the cold-pressed juice business concept. It is hoped that this activity can equip students with good skills and knowledge to enter the business world, create jobs, and make a positive contribution to Indonesia's economic progress. Keywords: community service; value proportion canvas; google trends; business idea.
Pengembangan Puzzle Geometri sebagai Media Dukung Pengalaman Eksploratif pada Anak Usia 5-6 Tahun Mutiarasari, Eliana; Fitriani, Yulianti; Arzaqi, Roby Naufal
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7476

Abstract

Terbatasnya media pembelajaran alternatif di PAUD yang mampu mengintegrasikan pengenalan bentuk geometri dengan pengembangan kreativitas, kemampuan kognitif, dan motorik halus anak menjadi dasar penelitian ini. Tujuan penelitian adalah mengembangkan media Puzzle Geometri sebagai alat pembelajaran inovatif bagi anak usia 5–6 tahun untuk mendukung pengalaman belajar yang eksploratif dan menyenangkan. Penelitian menggunakan model pengembangan Borg & Gall yang meliputi enam tahap: analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi, dan uji coba luas. Subjek penelitian adalah 16 anak kelompok B di TKN Cipocok Jaya Kota Serang. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta angket validasi dari ahli bahasa, materi, dan media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Puzzle Geometri memenuhi kriteria sangat layak, dan hasil uji coba lapangan memperlihatkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan, kreativitas, koordinasi tangan, serta pemahaman anak terhadap bentuk geometri. Temuan ini mengindikasikan bahwa media Puzzle Geometri efektif sebagai sarana pembelajaran berbasis bermain yang mampu mengoptimalkan perkembangan kognitif dan motorik halus anak usia dini.
Edukasi mitigasi bencana bagi anak usia dini di Pulau Sebesi melalui game edukatif dan papan interaktif Arzaqi, Roby Naufal; Hendriawan, Deri; Nuroniah, Pepi; Rahayu, Aisah Karunia; Ra'uf, Ardi Sirajudin; Ningsih, Rizma Rubia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35209

Abstract

Abstrak Kesiapsiagaan bencana perlu ditanamkan sejak usia dini terutama di wilayah rawan bencana seperti Pulau Sebesi, Lampung Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitigasi bencana pada anak usia dini, guru, dan orang tua melalui edukasi berbasis media inovatif. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan guru, sosialisasi orang tua, edukasi anak melalui game edukatif SMIGGI, papan interaktif, lagu mitigasi, simulasi evakuasi, serta evaluasi dengan pre-test, post-test, dan observasi langsung. Kegiatan dilakukan pada tanggal 5-7 Agustus 2025 yang melibatkan 23 anak, 23 orang tua, dan 4 guru PAUD. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan guru (rata-rata skor naik dari 55% menjadi 88%) dan orang tua (dari 48% menjadi 82%). Anak-anak juga menunjukkan keterampilan yang baik: 78% mampu memainkan game SMIGGI secara mandiri, 91% berhasil menempelkan prosedur mitigasi di papan interaktif dengan benar, dan 91% dapat menyanyikan lagu mitigasimem dengan lancar. Simulasi evakuasi memperlihatkan sebagian besar anak mampu mengikuti instruksi dengan tertib. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan bermain, bernyanyi, dan praktik langsung efektif meningkatkan kesiapsiagaan bencana sejak dini. Program ini merekomendasikan integrasi media edukasi ke dalam kurikulum PAUD serta pengulangan simulasi secara rutin agar kesiapsiagaan anak dan keluarga dapat terus terjaga. Kata kunci: anak usia dini; game edukatif; kesiapsiagaan; mitigasi bencana; papan interaktif. Abstract Disaster preparedness needs to be instilled from an early age, especially in disaster-prone areas such as Sebesi Island, South Lampung. This community service activity aims to improve understanding and disaster mitigation skills in early childhood, teachers, and parents through innovative media-based education. The methods used include initial observation, teacher training, parent socialization, children's education through SMIGGI educational games, interactive boards, mitigation songs, evacuation simulations, and evaluation with pre-test, post-test, and direct observation. The activity involved 23 children, 23 parents, and 4 PAUD teachers. The results showed a significant increase in the knowledge of teachers (the average score increased from 55% to 88%) and parents (from 48% to 82%). Children also showed good skills: 78% were able to play SMIGGI games independently, 91% managed to correctly paste the mitigation procedures on the interactive board, and 91% were able to sing mitigation songs fluently. The evacuation simulation showed that most of the children were able to follow instructions in an orderly manner. These findings confirm that play, singing, and hands-on practices are effective in improving disaster preparedness early on. This program recommends the integration of educational media into the PAUD curriculum and the regular repetition of simulations so that the preparedness of children and families can continue to be maintained. Keywords: disaster mitigation; early childhood; educational games; interactive boards; preparedness.