Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

CATATAN ELEKTRONIK GAWATDARURAT BENCANA (CEGAB) UNTUK OPTIMALISASI MANAJEMEN BENCANA Jundapri, Kipa; Khairani, Ade Irma; Azhari, Mulkan; Febrina, Nadia; Wulandari, Anggy
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4569

Abstract

Electronic Disaster Emergency (CEGaB) is a platform that can be used to record data on patients/victims undergoing treatment in disaster conditions so that it can help in recording patient/victim data, as well as to get an overview in preparing for future disaster mitigation, so that preparations in facing disasters such as preparing human resources in this case the number and profession of health workers needed, the epidemiology of diseases that appear when a disaster occurs, as well as the need for consumables such as medicines needed if a disaster occurs in the future.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA MELALUI TINDAKAN KOMPRES DINGIN PADA AV SHUNT Rahma, Nur; Jundapri, Kipa; Susyanti, Deni; Suharto, Suharto
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1874

Abstract

Hemodialysis is an intervention designed to assist patients in managing fluid and electrolyte metabolism. The hemodialysis process involves puncturing the arteriovenous (AV) shunt area to facilitate dialysis. The repeated punctures in this area can result in pain. Research Objective: To provide an overview of nursing care for chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis through the use of cold compresses on the AV shunt site. Method: This study is a case study with a medical-surgical nursing care approach. The research was conducted from February to March 2023 on two chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis. Results and Discussion: After the intervention of applying cold compresses to patients I and II, a reduction in pain scale was observed. For patient I, the pain scale decreased from 6 (0-10) before the intervention to 3 (0-10) after the intervention. For patient II, the pain scale decreased from 5 (0-10) to 3 (0-10) after the intervention. Conclusion and Recommendations: Cold compresses can effectively reduce pain at the AV shunt puncture site in hemodialysis patients. Therefore, it is recommended to incorporate cold compress interventions for patients undergoing hemodialysis.
MOBILISASI DINI DENGAN LATIHAN GERAKAN ROM (RANGE OF MOTION) KEKUATAN OTOT PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Harianja, Anita Sari; Susyanti, Deni; Pratama, Muchti Yuda; Jundapri, Kipa; Siregar, Nita Mayrani
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1880

Abstract

Ischemic stroke is a condition of hypoxia or decreased oxygenation to brain tissue and is the result of poor blood supply, causing disability. The prevalence of stroke in Indonesia increases at ages > 75 years (50.3%). Objective: This study discusses nursing care for ischemic stroke patients at the Tk II Putri Hijau Kesdam I/BB Medan Hospital, with a focus on two patients who have the same diagnosis but different main complaints. Method: The first patient experienced impaired physical and neuromuscular mobility, with symptoms such as pain on the left side of the body, numbness, weakness, and difficulty sleeping. Meanwhile, other patients experience disorders in different body systems, requiring specific treatment to overcome these complaints. This study emphasizes that appropriate nursing care is needed in treating ischemic stroke patients. Result: Based on the assessment, planning and implementation of nursing actions, this research confirms the importance of correct nursing care in handling Ischemic Stroke at the Tk II Putri Hijau Kesdam I/BB Medan Hospital. This has the potential to increase the understanding and implementation of effective nursing practices for Ischemic Stroke patients.
HEAD UP 30˚  PADA PASIEN CEDERA KEPALA Susyanti, Deni; Jundapri, Kipa; Siregar, Baharuddin; Suharto; Mayrani Siregar , Nita
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 (2023): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v12i2.2491

Abstract

Cedera kepala meningkatkan tekanan intracranial sehingga mengalami penekanan pada area otak sehingga menimbulkan nyeri. head up 30˚  dapat menurunkan nyeri kepala akibat peningkatan oksigen menuju ke otak maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang posisi head up 30˚  pada pasien cedera kepala untuk menurunkan nyeri. Metode penelitian ini adalah deksriptif dengan jumlah sampel 30 orang yang dilakukan di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Hasil yang didapatkan adalah nilai p value 0.00 maka dapat disimpulkan bahwa posisi head up 30 dapat mengurangi nyeri pada pasien cedera kepala. Rekomendasi kepada perawat untuk menerapkan implementasi posisi head up 30˚  ini pada pasien cedera kepala untuk mengurangi nyeri
Pencegahan dan Perawatan Pressure Ulcer pada Pasien Stroke Non-Hemoragik di ICU Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan Wulandari, Dwi Pasma Setyo; Pratama, Muchti Yuda; Jundapri, Kipa
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v3i1.584

Abstract

Stroke non-hemoragik merupakan jenis stroke yang terjadi secara patologis dari 80% jenis stroke yang terjadi karena penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. Tujuan penelitian ini adalah melakukan asuhan keperawatan dengan implementasi 5 elemen kunci bundle care terhadap pressure ulcer pada pasien stroke non-hemoragik. Metode penelitian ini adalah desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan medikal bedah yang terdiri dari pembagian: anamnesis, identitas klien, keluhan utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit terdahulu, riwayat penyakit keluarga, diagnosa keperawatan, intervensi dan implementasi 5 elemen bundle care yaitu: pengkajian risiko, pengkajian kulit, permukaan pendukung, nutrisi dan reposisi/alih baring serta melakukan evaluasi yang dilakukan pada dua pasien stroke non-hemoragik. Hasil penelitian diperoleh bahwa 5 elemen kunci bundle care dapat mencegah pressure ulcer dengan hasil pada kasus 1 yaitu sebelum implementasi luas luka tekan 2 Cm dan setelah implementasi menjadi 1 Cm sedangkan pasien 2 sebelum diberikan implementasi luka tekan bernilai 3 Cm dan setelah dilakukan implementasi menjadi 1 Cm. Kesimpulan dan saran penelitian ini diharapkan pencegahan dan perawatan dengan mengimplementasikan 5 elemen kunci bundle care dapat mengurangi pressure ulcer pada klien stroke non-hemoragik.
Implementasi Program Gizi Sekolah dalam Menurunkan Angka Kecurangan Makanan pada Anak Sekolah Dasar: Studi Kasus di Lima Sekolah Negeri Kota Metropolitan Jundapri, Kipa; Susyanti, Deni
Wellness Jurnal Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Mei
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program gizi sekolah dalam menurunkan angka kecurangan makanan pada anak sekolah dasar di lima sekolah negeri di Kota Metropolitan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumentasi terhadap program gizi sekolah yang telah diimplementasikan di lima sekolah tersebut. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program gizi sekolah telah memberikan dampak positif dalam menurunkan angka kecurangan makanan pada anak sekolah dasar. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan program ini antara lain dukungan penuh dari pihak sekolah dan orangtua, kerjasama yang baik antara sekolah dan pihak terkait, serta penyediaan makanan sehat dan bergizi di lingkungan sekolah. Namun, terdapat juga beberapa kendala yang dihadapi dalam implementasi program, seperti keterbatasan sumber daya dan tantangan dalam mengubah perilaku makan anak-anak. Kesimpulannya, implementasi program gizi sekolah memiliki peran yang signifikan dalam menurunkan angka kecurangan makanan pada anak sekolah dasar. Diperlukan upaya yang berkelanjutan dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program ini guna meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi anak-anak di sekolah.
TERAPI MUSIK KLASIK MOZART DALAM MENGATASI GANGGUAN TIDUR PADA PASIEN POST OPERASI ORIF DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Hutabarat, Evelyn; Jundapri, Kipa; Suharto, Suharto
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 11 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i11.1977

Abstract

  ABSTRACT ORIF surgery is one of the surgical procedures used to manipulate fractured bone fragments so that they can return to their original position. This surgical procedure can cause pain, which may lead to sleep disturbances. Therefore, an intervention is needed to help improve sleep quality. One non-pharmacological method that can be used is classical Mozart music therapy, which aims to reduce anxiety, alleviate pain, and enhance comfort during the recovery process. This study aims to describe the application of classical Mozart music therapy in addressing sleep disturbances in post- ORIF surgery patients. This research employed a descriptive method with a case study approach involving two patients. The results showed that after administering music therapy for three consecutive days, both patients demonstrated improved sleep quality. For the first patient, sleep duration on the first day was approximately 6 hours, which increased to 8 hours by the third day. For the second patient, sleep duration was initially 4 hours on the first day and increased to 8-9 hours on the third day. The findings conclude that classical Mozart music therapy can be an effective nursing intervention to improve sleep quality in post-ORIF surgery patients. This therapy can also be easily implemented in various healthcare facilities.     ABSTRAK Operasi ORIF merupakan salah satu tindakan pembedahan untuk memanipulasi fragmen tulang yang patah atau terjadi fraktur untuk dapat kembali seperti semula. Tindakan operasi yang dilakukan akan menimbulkan nyeri sehingga nyeri dapat menyebabkan gangguan tidur. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Salah satu metode non farmakologis yang dapat digunakan adalah dengan cara terapi musik klasik Mozart, yang bertujuan untuk mengurangi kecemasan, nyeri dan meningkatkan kenyamanan selama proses pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terapi musik klasik Mozart dalam mengatasi gangguan tidur pada pasien post operasi ORIF. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap kedua pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi musik selama tiga hari, pada kedua pasien didapatkan data pada pasien pertama, waktu tidur pada hari pertama kurang lebih dari 6 jam dan pada hari ketiga mengalami peningkatan waktu tidur yaitu menjadi 8 jam. Sedangkan pada pasien kedua, waktu tidur pada hari pertama 4 jam, dan pada hari ketiga mengalami peningkatan waktu tidur yaitu menjadi 8-9 jam. Kesimpulan menunjukan bahwa terapi musik klasik Mozart dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan yang efektif untuk membantu meningkatkan kualitas tidur pada pasien post operasi ORIF. Terapi ini juga dapat diterapkan secara sederhana di berbagai fasilitas layanan kesehatan. .
IMPLEMENTASI PERAWATAN LUKA UNTUK PENCEGAHANINFEKSI PADA PASIEN POST ORIF FRAKTUR FEMUR DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Alfatika, Inaya; Suharto, Suharto; Jundapri, Kipa
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i12.2006

Abstract

ABSTRACT Femur fracture is one of the most common trauma cases that often requires surgical intervention using the Open Reduction Internal Fixation (ORIF) method. Post-ORIF patients are at high risk of developing surgical site infections; therefore, proper wound care in accordance with standard operating procedures (SOP) is a crucial factor in preventing complications. This study aims to describe the implementation of wound care in preventing infection among post-ORIF femur fracture patients at TK Il Putri Hijau Hospital, Medan. The research employed a descriptive design with a case study approach involving two patients who underwent ORIF procedures. The nursing process included assessment, nursing diagnosis determination, intervention planning, implementation, and evaluation. The results showed that both patients initially presented with pain and surgical wounds that were moist, reddish, and had drainage. The interventions provided included wound condition monitoring, sterile dressing changes, administration of antibiotics as indicated, and patient and family education on wound care. The evaluation revealed significant improvement in wound conditions, indicated by reduced pain, dry wounds, absence of pus, decreased edema, and no necrotic tissue observed. These findings demonstrate that optimal wound care implementation in accordance with SOP effectively prevents infection in post-ORIF patients. In conclusion, wound care is an essential aspect of improving the healing quality of post-ORIF femur fracture patients; thus, nurses must apply appropriate, measurable, and continuous nursing actions ABSTRAK Fraktur femur merupakan salah satu kasus trauma yang sering memerlukan tindakan operasi dengan metode Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Pasien post ORIF sangat berisiko mengalami infeksi luka operasi, sehingga perawatan luka yang tepat sesuai standar prosedur operasional menjadi faktor penting dalam mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi perawatan luka dalam pencegahan infeksi pada pasien post ORIF fraktur femur di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien yang menjalani tindakan ORIF. Proses keperawatan meliputi pengkajian, penentuan diagnosa keperawatan, perumusan intervensi, implementasi, serta evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pasien memiliki keluhan utama berupa nyeri dan luka operasi dengan kondisi awal basah, kemerahan, dan terdapat drainase. Intervensi yang diberikan meliputi pemantauan kondisi luka, penggantian balutan dengan teknik steril, pemberian antibiotik sesuai indikasi, serta edukasi kepada pasien dan keluarga terkait perawatan luka. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada kondisi luka, ditandai dengan berkurangnya nyeri, luka menjadi kering, tidak terdapat pus, edema menurun, serta tidak tampak jaringan nekrotik. Hal ini membuktikan bahwa implementasi perawatan luka yang optimal sesuai SOP mampu mencegah terjadinya infeksi pada pasien post ORIF. Kesimpulannya, perawatan luka merupakan aspek esensial dalam meningkatkan kualitas penyembuhan pasien post ORIF fraktur femur, sehingga perawat perlu menerapkan tindakan yang tepat, terukur, dan berkesinambungan.