Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERAWATAN LUKA UNTUK PENCEGAHAN INFEKSI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II  DI RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Nurhaminda; Pratama, Muchti Yuda; Jundapri, Kipa
EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2024): EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/74pwvn79

Abstract

Diabetes melitus tipe II (DM) atau sering disebut penyakit kencing manis adalah penyakit kronis yang terjadi karena pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin atau karena tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan oleh pankreas. Tujuan penelitian ini adalah melakukan implementasi perawatan luka untuk mencegan infeksi pada klien diabetes melitus tipe II. Metode penelitian ini adalah desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan medikal bedah yang terdiri dari: pengkajian, diagnosa keperawatan yaitu resiko infeksi berhubungan dengan penyakit kronis (diabetes melitus), menentukan intervensi dan implementasi yaitu perawatan luka, setra melakukan evaluasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa implementasi luka dapat mencegah infeksi dengan hasil pada kasus 1 yaitu sebelum implementasi kedalaman luka yaitu 1 cm dan lebar 4 cm setelah implementasi kedalaman luka menjadi 1 cm dan lebar menjadi 3 cm, sedangkan pasien 2, sebelum diberikan implementasi perawatan luka dengan kedalaman 2 cm dan lebar 6 cm dan setelah dilakukan implementasi kedalaman luka menjadi 2 cm dan lebar menjadi 6 cm. Kesimpulan dan saran penelitian ini diharapkan implementasi perawatan luka dapat mencegah terjadinya infeksi pada pasien diebetes melitus tipe II..
PEMBERDAYAAN PRAREMAJA USIA 9–12 TAHUN DALAM KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI KONDISI GAWAT DARURAT KESEHATAN Jundapri, Kipa; Suharto; Manurung, Husny; Afriza, Reni; Agustin, Tia Pamela
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.224

Abstract

Kejadian gawat darurat kesehatan dapat terjadi pada semua kelompok usia dan sering kali tidak dapat diprediksi. Kondisi seperti henti jantung, tersedak, dan perdarahan akibat cedera dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Kesiapsiagaan menghadapi kondisi gawat darurat perlu ditanamkan sejak dini, termasuk pada kelompok praremaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan praremaja usia 9–12 tahun terhadap kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi gawat darurat kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 di SD 106190 Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa praremaja usia 9–12 tahun. Intervensi dilakukan melalui edukasi dan simulasi sederhana mengenai pertolongan pertama pada henti jantung, tersedak, dan perdarahan akibat cedera. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesiapsiagaan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis untuk mengetahui perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan praremaja setelah diberikan edukasi dan simulasi pertolongan pertama. Analisis statistik menunjukkan pemberdayaan praremaja berpengaruh signifikan terhadap kesiapsiagaan gawat darurat kesehatan dengan nilai p-value = 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberdayaan praremaja efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi gawat darurat kesehatan, khususnya pada penanganan henti jantung, tersedak, dan perdarahan akibat cedera.
CATATAN ELEKTRONIK GAWATDARURAT BENCANA (CEGAB) UNTUK OPTIMALISASI MANAJEMEN BENCANA Kipa Jundapri; Ade Irma Khairani; Mulkan Azhari; Nadia Febrina; Anggy Wulandari
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4569

Abstract

Electronic Disaster Emergency (CEGaB) is a platform that can be used to record data on patients/victims undergoing treatment in disaster conditions so that it can help in recording patient/victim data, as well as to get an overview in preparing for future disaster mitigation, so that preparations in facing disasters such as preparing human resources in this case the number and profession of health workers needed, the epidemiology of diseases that appear when a disaster occurs, as well as the need for consumables such as medicines needed if a disaster occurs in the future.